<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sidikalang.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Sidikalang News - Inspirasi Konsumen Sidikalang</title>
        <link>https://sidikalang.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Sidikalang dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sidikalang</description>
        <lastBuildDate>Wed, 09 Jul 2025 14:47:02 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sidikalang.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Sidikalang News - Inspirasi Konsumen Sidikalang</title>
            <link>https://sidikalang.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Apresiasi Program KBR Kemenhut di Bintang Hulu Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;apresiasi&#45;program&#45;kbr&#45;kemenhut&#45;di&#45;bintang&#45;hulu&#45;dairi&#45;YvQEuT1ZeE/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;apresiasi&#45;program&#45;kbr&#45;kemenhut&#45;di&#45;bintang&#45;hulu&#45;dairi&#45;YvQEuT1ZeE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:59:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi memgapresiasi apresiasi program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu Sei Ular.&amp;nbsp;Kegiatan ini berlangsung selama 6 bulan mulai pembibitan sampai bibit siap tanam. Kegiatan dikerjakan masyarakat, yang bergabung dalam wadah kelompok tani hutan.&amp;nbsp;Ketua Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Parden Bintang dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (26/6/2026), mengatakan, jenis bibit yang diadakan, kopi, aren, alpukat, pinang dan kemiri, 33 ribu batang.&amp;nbsp;&quot;Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat kepada warga, kegiatan ini langsung kami kerjakan mulai tanam biji dan kami harus pastikan pertumbuhannya bagus sampai dapat dibagikan kepada warga. Dalam proses pembibitan sampai tanam kita juga didampingi pihak BPDAS Wampu Sei Ular dan KPH XlV Sidikalang,&quot; kata Parden.&amp;nbsp;Salah satu warga penerima bibit bermarga Bintang mengatakan bibit itu sangat berguna baginya. Ia menerima bibit kopi 300 batang, aren 30 dan alpukat 20 batang, semuanya gratis.&amp;nbsp;&quot;Semoga program yang begini tetap berlanjut untuk desa kita ini,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sementara Pendamping Masyarakat di Bidang Kehutanan, Daniel Simbolon, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dalam program KBR ini.&amp;nbsp;Menurutnya, esensi utama program ini adalah kemandirian masyarakat. Warga dilatih langsung dari hulu ke hilir, mulai dari teknik pembibitan yang benar hingga pengelolaan administrasi kelompok.&amp;nbsp;&quot;Kedepan, kami berharap program ini menjadi solusi nyata untuk menghijaukan kembali lahan kritis dan meningkatkan produktivitas ekonomi desa,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi memgapresiasi apresiasi program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu Sei Ular.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini berlangsung selama 6 bulan mulai pembibitan sampai bibit siap tanam. Kegiatan dikerjakan masyarakat, yang bergabung dalam wadah kelompok tani hutan.&nbsp;<br><br>Ketua Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Parden Bintang dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (26/6/2026), mengatakan, jenis bibit yang diadakan, kopi, aren, alpukat, pinang dan kemiri, 33 ribu batang.&nbsp;<br><br>"Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat kepada warga, kegiatan ini langsung kami kerjakan mulai tanam biji dan kami harus pastikan pertumbuhannya bagus sampai dapat dibagikan kepada warga. Dalam proses pembibitan sampai tanam kita juga didampingi pihak BPDAS Wampu Sei Ular dan KPH XlV Sidikalang," kata Parden.&nbsp;<br><br>Salah satu warga penerima bibit bermarga Bintang mengatakan bibit itu sangat berguna baginya. Ia menerima bibit kopi 300 batang, aren 30 dan alpukat 20 batang, semuanya gratis.&nbsp;<br><br>"Semoga program yang begini tetap berlanjut untuk desa kita ini," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara Pendamping Masyarakat di Bidang Kehutanan, Daniel Simbolon, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dalam program KBR ini.&nbsp;<br><br>Menurutnya, esensi utama program ini adalah kemandirian masyarakat. Warga dilatih langsung dari hulu ke hilir, mulai dari teknik pembibitan yang benar hingga pengelolaan administrasi kelompok.&nbsp;<br><br>"Kedepan, kami berharap program ini menjadi solusi nyata untuk menghijaukan kembali lahan kritis dan meningkatkan produktivitas ekonomi desa," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/warga-apresiasi-program-kbr-kemenhut-di-bintang-hulu-dairi_z2qpqcfqe1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perbaiki Jalan Pertanian, Warga Apresiasi Pemdes Sitinjo II Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/perbaiki&#45;jalan&#45;pertanian&#45;warga&#45;apresiasi&#45;pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;dairi&#45;CDC3js4Fpv/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/perbaiki&#45;jalan&#45;pertanian&#45;warga&#45;apresiasi&#45;pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;dairi&#45;CDC3js4Fpv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 25 Jun 2026 13:35:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Desa Sitinjo ll, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berterimakasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, atas perbaikan jalan menuju lahan pertanian warga.&amp;nbsp;Pemdes Sitinjo II telah merealisasi permintaan warga terkait perbaikan jalan pertanian yang selama ini mereka mintakan. Terlebih, gorong&#45;gorong atau jembatan dimaksud sangat membahayakan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari&#45;harinya.&amp;nbsp;&quot;Kami masyarakat Desa Sitinjo ll mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dairi dan Pemdes Sitinjo yang telah melakukan perbaikan itu, dimana akses jalan pertanian ini kami gunakan dalam proses pengantaran hasil tani kami ke pasar dan kiranya pemerintah daerah dan pemdes semakin solid dalam proses peningkatan infrastruktur di desa ini,&quot; ujar salah satu warga bermarga Sagala.&amp;nbsp;Dikonfirmasi WahanaNews.co, Kamis (25/6/2026) dilokasi bangunan gorong gorong itu, Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako mengatakan, memang jalan itu adalah akses masyarakat penghubung Dusun lV ke Dusun lll.&amp;nbsp;&quot;Selama ini telah dikeluhkan warga karena akses ini adalah jalan pertanian warga dan memang gorong&#45;gorong ini sudah beberapa kali diajukan warga untuk diperbaiki, namun pada saat ini baru bisa kita perbaiki,&quot; kata Umum.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Desa Sitinjo ll, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berterimakasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, atas perbaikan jalan menuju lahan pertanian warga.&nbsp;<br><br>Pemdes Sitinjo II telah merealisasi permintaan warga terkait perbaikan jalan pertanian yang selama ini mereka mintakan. Terlebih, gorong-gorong atau jembatan dimaksud sangat membahayakan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-harinya.&nbsp;<br><br>"Kami masyarakat Desa Sitinjo ll mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dairi dan Pemdes Sitinjo yang telah melakukan perbaikan itu, dimana akses jalan pertanian ini kami gunakan dalam proses pengantaran hasil tani kami ke pasar dan kiranya pemerintah daerah dan pemdes semakin solid dalam proses peningkatan infrastruktur di desa ini," ujar salah satu warga bermarga Sagala.&nbsp;<br><br>Dikonfirmasi WahanaNews.co, Kamis (25/6/2026) dilokasi bangunan gorong gorong itu, Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako mengatakan, memang jalan itu adalah akses masyarakat penghubung Dusun lV ke Dusun lll.&nbsp;<br><br>"Selama ini telah dikeluhkan warga karena akses ini adalah jalan pertanian warga dan memang gorong-gorong ini sudah beberapa kali diajukan warga untuk diperbaiki, namun pada saat ini baru bisa kita perbaiki," kata Umum.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/perbaiki-jalan-pertanian-warga-apresiasi-pemdes-sitinjo-ii-dairi_lt9Bm2IZ99.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Penggunaan Dana Bos SMAN 1 Parbuluan Dairi Tidak Transparan, Diduga Ada Korupsi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/penggunaan&#45;dana&#45;bos&#45;sman&#45;1&#45;parbuluan&#45;dairi&#45;tidak&#45;transparan&#45;diduga&#45;ada&#45;korupsi&#45;cRzBidzDQU/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/penggunaan&#45;dana&#45;bos&#45;sman&#45;1&#45;parbuluan&#45;dairi&#45;tidak&#45;transparan&#45;diduga&#45;ada&#45;korupsi&#45;cRzBidzDQU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Jun 2026 10:25:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, tidak transparan, sehingga patut diduga ada unsur korupsi.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Ketua DPD Sumatera Utara Martabat Prabowo Gibran, Tenno Purba kepada wartawan, di Sidikalang, Selasa (23/6/2026).&amp;nbsp;Disebut, pihaknya telah melayangkan surat konfirmasi terkait penggunaan dana BOS tahun 2023 dan 2024, melalui surat Nomor: 002/MPG/SU/06/2026, namun pihak sekolah tidak merespon.&amp;nbsp;&quot;Dari sini kita melihat, kepala sekolah tidak transparan terkait penggunaan dana BOS di sekolah itu. Maka patut diduga ada unsur korupsi dalam penggunaan BOS 2023 2024 di SMA Negeri 1 Parbuluan,&quot; kata Tenno.&amp;nbsp;Ditambahkan, seharusnya pejabat publik harus terbuka, sebagaimana diatur dalam Undang&#45;undang Keterbukaan Informasi maupun Undang&#45;undang Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.&amp;nbsp;Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Parbuluan Elmus Situmorang dikonfirmasi WahanaNews.co baik disekolahnya maupun lewat WhatsApp, tidak berhasil. Nomor WhatsApp WahanaNews.co pun diblokir.&amp;nbsp;Pengawas SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara wilayah Dairi, Sabungan Tambunan dan Sondi Makmur Simatupang dikonfirmasi lewat WhatsApp, menyarankan media untuk bertemu dengan Kepala SMA Negeri 1 Parbuluan, untuk detailnya konfirmasi.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, tidak transparan, sehingga patut diduga ada unsur korupsi.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Ketua DPD Sumatera Utara Martabat Prabowo Gibran, Tenno Purba kepada wartawan, di Sidikalang, Selasa (23/6/2026).&nbsp;<br><br>Disebut, pihaknya telah melayangkan surat konfirmasi terkait penggunaan dana BOS tahun 2023 dan 2024, melalui surat Nomor: 002/MPG/SU/06/2026, namun pihak sekolah tidak merespon.&nbsp;<br><br>"Dari sini kita melihat, kepala sekolah tidak transparan terkait penggunaan dana BOS di sekolah itu. Maka patut diduga ada unsur korupsi dalam penggunaan BOS 2023 2024 di SMA Negeri 1 Parbuluan," kata Tenno.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, seharusnya pejabat publik harus terbuka, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Keterbukaan Informasi maupun Undang-undang Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Parbuluan Elmus Situmorang dikonfirmasi WahanaNews.co baik disekolahnya maupun lewat WhatsApp, tidak berhasil. Nomor WhatsApp WahanaNews.co pun diblokir.&nbsp;<br><br>Pengawas SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara wilayah Dairi, Sabungan Tambunan dan Sondi Makmur Simatupang dikonfirmasi lewat WhatsApp, menyarankan media untuk bertemu dengan Kepala SMA Negeri 1 Parbuluan, untuk detailnya konfirmasi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/penggunaan-dana-bos-sman-1-parbuluan-dairi-tidak-transparan-diduga-ada-korupsi_UCaIa9c0Ol.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MTsN Dairi Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah TP 2026/2027</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mtsn&#45;dairi&#45;buka&#45;penerimaan&#45;murid&#45;baru&#45;madrasah&#45;tp&#45;20262027&#45;kCEw13JbOO/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mtsn&#45;dairi&#45;buka&#45;penerimaan&#45;murid&#45;baru&#45;madrasah&#45;tp&#45;20262027&#45;kCEw13JbOO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 17:38:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Dairi, Sumatera Utara, mulai melaksanakan tahapan seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran (TP) 2026/2027.&amp;nbsp;Panitia PMBM Mulki Parinduri dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (23/6/2026) mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal madrasah dalam menjaring calon peserta didik yang berkualitas melalui proses seleksi yang terencana dan sistematis.&amp;nbsp;Adapun syarat pendaftaran diantaranya, berusia minimal 11 tahun dan maksimal 15 tahun, menyerahkan berkas seperti fotocopy akta lahir 2 lembar, fotocopy kartu keluarga 2 lembar (min 2020), pasfoto 3x4 warna 3 lembar, fotocopy DKTL/ijazah legalisir dan fotocopy KTP orang tua.&amp;nbsp;Sementara Kepala MTsN Dairi Dahli Padang, SPd.MM di kantornya mengatakan keunggulan sekolah itu diantaranya adalah pendidikan islami dasar berkualitas global, berahlak mulia, seperti pembekalan ajaran agama yang kuat, pendidikan dan tenaga kependidikan profesional.&amp;nbsp;&quot;Fasilitas kita engkap, laboratorium IPA dan komputer, sains, lingkungan aman dan asri. Pembelajaran diluar kelas, ekstrakurikuler seperti silat, basket, futsal, sarana olah raga, kurikulum lengkap berbasis agama, perpustakaan, UKS, mushola, semua mendukung pembelajaran,&quot; kata Dahli.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu Dahli menjelaskan beberapa prestasi yang diraih sekolah seperti juara 1 KSM se&#45;Sumatera Utara (2023, 2024, 2025), juara 1 drumband pada MTQ 2022&#45;2025, juara 3 turnamen futsal se&#45;Kabupaten Dairi 2026, juara 3 festival&amp;nbsp; film pendek madrasah 2024, juara 1 marjalengkat se&#45;Kabupaten Dairi 2022&#45;2024.&amp;nbsp;Pihak madrasah berharap seluruh peserta didik yang telah dinyatakan diterima&amp;nbsp; segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.&amp;nbsp;Sehingga, proses persiapan awal tahun ajaran baru dapat berjalan lancar dan seluruh siswa baru dapat mengikuti kegiatan dengan optimal.&amp;nbsp;Keberhasilan PMBM tahun ini diharapkan menjadi awal baik bagi MTsN Dairi dalam mencetak murid berilmu, beriman dan berahlak mulia serta semakin memperkuat posisi mandrasah sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Dairi, Sumatera Utara, mulai melaksanakan tahapan seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran (TP) 2026/2027.&nbsp;<br><br>Panitia PMBM Mulki Parinduri dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (23/6/2026) mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal madrasah dalam menjaring calon peserta didik yang berkualitas melalui proses seleksi yang terencana dan sistematis.&nbsp;<br><br>Adapun syarat pendaftaran diantaranya, berusia minimal 11 tahun dan maksimal 15 tahun, menyerahkan berkas seperti fotocopy akta lahir 2 lembar, fotocopy kartu keluarga 2 lembar (min 2020), pasfoto 3x4 warna 3 lembar, fotocopy DKTL/ijazah legalisir dan fotocopy KTP orang tua.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala MTsN Dairi Dahli Padang, SPd.MM di kantornya mengatakan keunggulan sekolah itu diantaranya adalah pendidikan islami dasar berkualitas global, berahlak mulia, seperti pembekalan ajaran agama yang kuat, pendidikan dan tenaga kependidikan profesional.&nbsp;<br><br>"Fasilitas kita engkap, laboratorium IPA dan komputer, sains, lingkungan aman dan asri. Pembelajaran diluar kelas, ekstrakurikuler seperti silat, basket, futsal, sarana olah raga, kurikulum lengkap berbasis agama, perpustakaan, UKS, mushola, semua mendukung pembelajaran," kata Dahli.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu Dahli menjelaskan beberapa prestasi yang diraih sekolah seperti juara 1 KSM se-Sumatera Utara (2023, 2024, 2025), juara 1 drumband pada MTQ 2022-2025, juara 3 turnamen futsal se-Kabupaten Dairi 2026, juara 3 festival&nbsp; film pendek madrasah 2024, juara 1 marjalengkat se-Kabupaten Dairi 2022-2024.&nbsp;<br><br>Pihak madrasah berharap seluruh peserta didik yang telah dinyatakan diterima&nbsp; segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.&nbsp;<br><br>Sehingga, proses persiapan awal tahun ajaran baru dapat berjalan lancar dan seluruh siswa baru dapat mengikuti kegiatan dengan optimal.&nbsp;<br><br>Keberhasilan PMBM tahun ini diharapkan menjadi awal baik bagi MTsN Dairi dalam mencetak murid berilmu, beriman dan berahlak mulia serta semakin memperkuat posisi mandrasah sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/mtsn-dairi-buka-penerimaan-murid-baru-madrasah-tp-20262027_nLPvp48Sue.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Bintang Hulu Minta Komitmen BPBD Dairi Terkait Janji Perbaikan Longsor</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;bintang&#45;hulu&#45;minta&#45;komitmen&#45;bpbd&#45;dairi&#45;terkait&#45;janji&#45;perbaikan&#45;longsor&#45;Gixa4go4p2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;bintang&#45;hulu&#45;minta&#45;komitmen&#45;bpbd&#45;dairi&#45;terkait&#45;janji&#45;perbaikan&#45;longsor&#45;Gixa4go4p2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 13:41:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Rimo Bunga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang&amp;nbsp; Kabupaten Dairi, memohon BPBD Dairi untuk merealisasi janji penanganan longsor yang terjadi di lokasi mereka.&amp;nbsp;Salah satu warga yang namanya enggan disebut mengatakan bahwa lokasi longsor sudah 2 kali di cek dan difoto BPBD Dairi di bulan April, namun sampai saat ini belum ada penanganan.&amp;nbsp;&quot;Sudah di cek. Namun belum ditangani sampai sekarang. Lokasi longsor ini sangat membahayakan warga sekitar apalagi di malam hari yang dimana lokasi ini tidak ada lampu jalan. Longsor sudah parah, melebihi 50 persen badan jalan&quot; katanya, Rabu (17/6/2026).&amp;nbsp;Disebut, jalan akses itu merupakan jalan warga dalam pengurusan administrasi warga dan merupakan akses jalan dalam pengantaran hasil tani. Juga, penghubung antara Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Sitinjo.&amp;nbsp;Lurah Bintang Hulu Isnan Bintang dikonfirmasi mengatakan, sudah melayangkan surat permohonan perbaikan ke BPBD Dairi, No 620/159/binhul lV/2026.&amp;nbsp;Sementara Kepala BPBD Dairi Dekman Sitopu mengatakan, surat sudah diproses dan tindak lanjut dengan penerbitan surat sudah disampakan ke Dinas PUTR sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Rimo Bunga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang&nbsp; Kabupaten Dairi, memohon BPBD Dairi untuk merealisasi janji penanganan longsor yang terjadi di lokasi mereka.&nbsp;<br><br>Salah satu warga yang namanya enggan disebut mengatakan bahwa lokasi longsor sudah 2 kali di cek dan difoto BPBD Dairi di bulan April, namun sampai saat ini belum ada penanganan.&nbsp;<br><br>"Sudah di cek. Namun belum ditangani sampai sekarang. Lokasi longsor ini sangat membahayakan warga sekitar apalagi di malam hari yang dimana lokasi ini tidak ada lampu jalan. Longsor sudah parah, melebihi 50 persen badan jalan" katanya, Rabu (17/6/2026).&nbsp;<br><br>Disebut, jalan akses itu merupakan jalan warga dalam pengurusan administrasi warga dan merupakan akses jalan dalam pengantaran hasil tani. Juga, penghubung antara Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Sitinjo.&nbsp;<br><br>Lurah Bintang Hulu Isnan Bintang dikonfirmasi mengatakan, sudah melayangkan surat permohonan perbaikan ke BPBD Dairi, No 620/159/binhul lV/2026.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala BPBD Dairi Dekman Sitopu mengatakan, surat sudah diproses dan tindak lanjut dengan penerbitan surat sudah disampakan ke Dinas PUTR sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/warga-bintang-hulu-minta-komitmen-bpbd-dairi-terkait-janji-perbaikan-longsor_g9Xvg8922K.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Open Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Ketua DPP Gema Sicike&#45;Cike II Dimeriahkan Tim Luar Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/open&#45;turnamen&#45;sepak&#45;bola&#45;piala&#45;bergilir&#45;ketua&#45;dpp&#45;gema&#45;sicike&#45;cike&#45;ii&#45;dimeriahkan&#45;tim&#45;luar&#45;dairi&#45;t4gtRzpBwb/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/open&#45;turnamen&#45;sepak&#45;bola&#45;piala&#45;bergilir&#45;ketua&#45;dpp&#45;gema&#45;sicike&#45;cike&#45;ii&#45;dimeriahkan&#45;tim&#45;luar&#45;dairi&#45;t4gtRzpBwb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:44:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Turnamen sepak bola piala bergilir Ketua DPP Gema Sicike&#45;cike Cup jilid ll kembali digelar, diikuti 21 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi, termasuk dari berbagai daerah di luar Dairi.&amp;nbsp;Tim luar Dairi diantaranya, PERSEPUTRA KOTACANE, TRIPLE X SAMOSIR, FOOTWORK MEDAN, PAKALIMA dari Pakpak barat, SIMBAHI FC dari Sembahe, yang dimana beberapa tim ini beberapa kali menjuarai beberapa turnamen di Sumatera Utara.&amp;nbsp;Turnamen yang dibuka Minggu (14/6/2026) itu memperebutkan total hadiah Rp110 juta. Juara l Rp30 juta, Juara ll Rp20 juta, Juara lll Rp10 juta, Juara lV Rp5 juta, dan juga hadiah para pemain terbaik, top score dan juga tim terbaik.&amp;nbsp;Ditemui WahanaNews.co di sekretariat DPP Gema Sicike&#45;cike, di jalan Nusantara Sidikalang, Ketua DPP Gema Sicike&#45;cike Andi Prokeri Ujung yang juga Plt Ketua PSSI Kabupaten Dairi mengatakan, turnamen open ke semua tim di berbagai daerah supaya kiranya semua tim sepak bola dan SSB dapat bertanding di perhelatan turnamen sepak bola DPP Gema Sicike&#45;cike.&amp;nbsp;&quot;Selain menghadirkan atmosfer kompetisi ajang ini juga mempererat hubungan antar suku dan ras bahwasanya kita ketahui Dairi sangat beragam suku dan juga agama. Kita juga berharap melahirkan bibit pemain potensial yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Dairi ke level lebih tinggi,&quot; kata Andi.&amp;nbsp;Adapun tim yang bertanding di turnamen dimaksud adalah:&amp;nbsp;POOL AA1 .LAE HOLE FC&amp;nbsp;A2 .PSSP PARONGILA3 .PERSEPUTRA KOTA CANEA4 .TIGA LINGGA FCA5 .BINTANG MARSADA&amp;nbsp;Pool BB1.TRIPLE&#45;X SAMOSIRB2 .PASI FC&amp;nbsp;B3 .SADANI BOLAB4 .KOPAS REBORNB5.VIKTORI DAIRI&amp;nbsp;Pool CC1 .PUTRA KALANG FCC2 .DAIRI MOUNTAINSC3 .SIMBAHI FCC4 .MT PUTRA GRUPC5 .SIDIKALANG FCC6 .PUTRA KALANG JR&amp;nbsp;Pool DD1 .SITINJO NUSANTARAD2 .IKJ DAIRID3 .PAKALIMAD4 .BRI SIDIKALANGD5 .FOOTWORK MEDAN&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Turnamen sepak bola piala bergilir Ketua DPP Gema Sicike-cike Cup jilid ll kembali digelar, diikuti 21 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi, termasuk dari berbagai daerah di luar Dairi.&nbsp;<br><br>Tim luar Dairi diantaranya, PERSEPUTRA KOTACANE, TRIPLE X SAMOSIR, FOOTWORK MEDAN, PAKALIMA dari Pakpak barat, SIMBAHI FC dari Sembahe, yang dimana beberapa tim ini beberapa kali menjuarai beberapa turnamen di Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Turnamen yang dibuka Minggu (14/6/2026) itu memperebutkan total hadiah Rp110 juta. Juara l Rp30 juta, Juara ll Rp20 juta, Juara lll Rp10 juta, Juara lV Rp5 juta, dan juga hadiah para pemain terbaik, top score dan juga tim terbaik.&nbsp;<br><br>Ditemui WahanaNews.co di sekretariat DPP Gema Sicike-cike, di jalan Nusantara Sidikalang, Ketua DPP Gema Sicike-cike Andi Prokeri Ujung yang juga Plt Ketua PSSI Kabupaten Dairi mengatakan, turnamen open ke semua tim di berbagai daerah supaya kiranya semua tim sepak bola dan SSB dapat bertanding di perhelatan turnamen sepak bola DPP Gema Sicike-cike.&nbsp;<br><br>"Selain menghadirkan atmosfer kompetisi ajang ini juga mempererat hubungan antar suku dan ras bahwasanya kita ketahui Dairi sangat beragam suku dan juga agama. Kita juga berharap melahirkan bibit pemain potensial yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Dairi ke level lebih tinggi," kata Andi.&nbsp;<br><br>Adapun tim yang bertanding di turnamen dimaksud adalah:&nbsp;<br><br>POOL A<br>A1 .LAE HOLE FC&nbsp;<br>A2 .PSSP PARONGIL<br>A3 .PERSEPUTRA KOTA CANE<br>A4 .TIGA LINGGA FC<br>A5 .BINTANG MARSADA&nbsp;<br><br>Pool B<br>B1.TRIPLE-X SAMOSIR<br>B2 .PASI FC&nbsp;<br>B3 .SADANI BOLA<br>B4 .KOPAS REBORN<br>B5.VIKTORI DAIRI&nbsp;<br><br>Pool C<br>C1 .PUTRA KALANG FC<br>C2 .DAIRI MOUNTAINS<br>C3 .SIMBAHI FC<br>C4 .MT PUTRA GRUP<br>C5 .SIDIKALANG FC<br>C6 .PUTRA KALANG JR&nbsp;<br><br>Pool D<br>D1 .SITINJO NUSANTARA<br>D2 .IKJ DAIRI<br>D3 .PAKALIMA<br>D4 .BRI SIDIKALANG<br>D5 .FOOTWORK MEDAN&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/open-turnamen-sepak-bola-piala-bergilir-ketua-dpp-gema-sicike-cike-ii-dimeriahkan-tim-luar-dairi_xNnY4uis82.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PD Pasar Dairi Konsisten Menertibkan Pedagang di Luar Pasar</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pd&#45;pasar&#45;dairi&#45;konsisten&#45;menertibkan&#45;pedagang&#45;di&#45;luar&#45;pasar&#45;VCb5k8tK07/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pd&#45;pasar&#45;dairi&#45;konsisten&#45;menertibkan&#45;pedagang&#45;di&#45;luar&#45;pasar&#45;VCb5k8tK07/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 13 Jun 2026 10:32:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi terus aktif beroperasi dan secara rutin melakukan penertiban di sejumlah titik padat perdagangan.&amp;nbsp;Penertiban para pedagang yang memasang lapak jualannya dibahu jalan atau trotoar konsisten dilakukan, demikian dengan himbauan dilarang berjualan di luar pasar, selalu disosialisasikan.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co, Sabtu (13/6/2026).&amp;nbsp;&quot;Kita selalu giat melakukan penertipan para pedagang di luar pasar, supaya berjualan didalam lapak yang kita siapkan. PD Pasar juga telah menyiapkan ratusan lapak kosong untuk para pedagang dan kita pastikan pengurusan lapak untuk para pedagang kita permudah,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, monitoring selalu dilakukan, terutama pada hari Sabtu, yang merupakan hari pekan di pasar Sidikalang.&amp;nbsp;Lumpin menghimbau agar pedagang tidak melanggar PP Nomor 125 tahun 2012. Aturan ini melarang berdagang difasilitas umum dan jalan, yang mengganggu ketertiban umum.&amp;nbsp;Demikian dengan Perda Kabupaten Dairi Nomor 1 tahun 2016. Aturan ini secara ketat melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi terus aktif beroperasi dan secara rutin melakukan penertiban di sejumlah titik padat perdagangan.&nbsp;<br><br>Penertiban para pedagang yang memasang lapak jualannya dibahu jalan atau trotoar konsisten dilakukan, demikian dengan himbauan dilarang berjualan di luar pasar, selalu disosialisasikan.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co, Sabtu (13/6/2026).&nbsp;<br><br>"Kita selalu giat melakukan penertipan para pedagang di luar pasar, supaya berjualan didalam lapak yang kita siapkan. PD Pasar juga telah menyiapkan ratusan lapak kosong untuk para pedagang dan kita pastikan pengurusan lapak untuk para pedagang kita permudah," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, monitoring selalu dilakukan, terutama pada hari Sabtu, yang merupakan hari pekan di pasar Sidikalang.&nbsp;<br><br>Lumpin menghimbau agar pedagang tidak melanggar PP Nomor 125 tahun 2012. Aturan ini melarang berdagang difasilitas umum dan jalan, yang mengganggu ketertiban umum.&nbsp;<br><br>Demikian dengan Perda Kabupaten Dairi Nomor 1 tahun 2016. Aturan ini secara ketat melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pd-pasar-dairi-konsisten-menertibkan-pedagang-di-luar-pasar_vdl51juw7B.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Surat Pindah Alamat FSPTI&#45;KSPSI Dairi Diduga Melanggar Hukum</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/surat&#45;pindah&#45;alamat&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;diduga&#45;melanggar&#45;hukum&#45;gImZuJK4U7/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/surat&#45;pindah&#45;alamat&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;diduga&#45;melanggar&#45;hukum&#45;gImZuJK4U7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:19:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ketua DPC FSPTI&#45;KSPSI Dairi, Sumatera Utara, Gomgom Tulus Panggabean meminta Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) meninjau kembali surat pindah alamat kantor FSPTI&#45;KSPSI yang dipindahkan alamatnya dari jalan Makam Pahlawan ke jalan Pegagan.&amp;nbsp;Berdasarkan pencacatan yang diterima Gomgom Panggabean No.560&#45;4&#45;OP/05/DTKS/3/lll/2015 yang beralamat di jalan Makam Pahlawan, dilegalisir Pengadilan Negeri Sidikalang.&amp;nbsp;Gomgom kepada WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026) mengatakan bahwasanya perpindahan alamat seharusnya diketahui dirinya dan anggota.&amp;nbsp;&quot;Yang dimana ijin pencatatan yang saya terima dari pemerintah tahun 2015 sah dan dialamatkan berkantor dirumah saya. Perpindahan alamat ke pihak lain tanpa sepengetahuan saya, hal ini menurut saya sangat melanggar hukum seperti yang tertuang di pasal 263 KUHP pelaku pemalsuan surat atau dokumen yang menimbulkan hak dengan tujuan seolah&#45;olah asli dan menimbulkan kerugian diancam pidana penjara 6 tahun lamanya,&quot; katanya.&amp;nbsp;Gomgom juga mengatakan sebelumnya ia juga meminta pemerintah cek keabsahan FSPTI&#45;KSPSI Dairi yang menurutnya memang adanya dualisme kepengurusan, dan semua harus di cek instansi terkait seperti permintaan sebelumnya.&amp;nbsp;&quot;Karena saya juga memiliki pemblokiran PC FSPTI&#45;KSPSI dari KEMENKUMHAM RI. Saya berharap semua pelaku usaha ataupun para pengusaha merasa nyaman dan tidak terganggu dengan keberadaan SPSI di Kabupaten Dairi ini,&quot; ujar Gomgom.&amp;nbsp;Terpisah Kepala DPMPTSPK Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirrmasi di kantornya Rabu (10/6/2026) mengatakan, perpindahan alamat yang disetujui bukan semata urusan mereka tetapi mereka hanya mengikuti SOP perpindahan domisili ketenagakerjaan yaitu perpindahan alamat kantor FSPTI&#45;KSPSI dari kantor lama ke kantor yang baru yang dimana syarat pindah domisili sudah disetujui instansi terkait seperti Kelurahan Sidikalang.&amp;nbsp;Sesuai surat keterangan domisili perusahaan no 470/1695/Xll/kel.sdk/2024 tanggal 13 Desember 2024.&amp;nbsp;&quot;Perpindahan ini terkait ketenagakerjaan makanya kami urusi dengan sebaik mungkin karena kami hanya bertindak sebagai mediator,&quot; ujar saut Maruli tua Sinaga.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ketua DPC FSPTI-KSPSI Dairi, Sumatera Utara, Gomgom Tulus Panggabean meminta Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) meninjau kembali surat pindah alamat kantor FSPTI-KSPSI yang dipindahkan alamatnya dari jalan Makam Pahlawan ke jalan Pegagan.&nbsp;<br><br>Berdasarkan pencacatan yang diterima Gomgom Panggabean No.560-4-OP/05/DTKS/3/lll/2015 yang beralamat di jalan Makam Pahlawan, dilegalisir Pengadilan Negeri Sidikalang.&nbsp;<br><br>Gomgom kepada WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026) mengatakan bahwasanya perpindahan alamat seharusnya diketahui dirinya dan anggota.&nbsp;<br><br>"Yang dimana ijin pencatatan yang saya terima dari pemerintah tahun 2015 sah dan dialamatkan berkantor dirumah saya. Perpindahan alamat ke pihak lain tanpa sepengetahuan saya, hal ini menurut saya sangat melanggar hukum seperti yang tertuang di pasal 263 KUHP pelaku pemalsuan surat atau dokumen yang menimbulkan hak dengan tujuan seolah-olah asli dan menimbulkan kerugian diancam pidana penjara 6 tahun lamanya," katanya.&nbsp;<br><br>Gomgom juga mengatakan sebelumnya ia juga meminta pemerintah cek keabsahan FSPTI-KSPSI Dairi yang menurutnya memang adanya dualisme kepengurusan, dan semua harus di cek instansi terkait seperti permintaan sebelumnya.&nbsp;<br><br>"Karena saya juga memiliki pemblokiran PC FSPTI-KSPSI dari KEMENKUMHAM RI. Saya berharap semua pelaku usaha ataupun para pengusaha merasa nyaman dan tidak terganggu dengan keberadaan SPSI di Kabupaten Dairi ini," ujar Gomgom.&nbsp;<br><br>Terpisah Kepala DPMPTSPK Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirrmasi di kantornya Rabu (10/6/2026) mengatakan, perpindahan alamat yang disetujui bukan semata urusan mereka tetapi mereka hanya mengikuti SOP perpindahan domisili ketenagakerjaan yaitu perpindahan alamat kantor FSPTI-KSPSI dari kantor lama ke kantor yang baru yang dimana syarat pindah domisili sudah disetujui instansi terkait seperti Kelurahan Sidikalang.&nbsp;<br><br>Sesuai surat keterangan domisili perusahaan no 470/1695/Xll/kel.sdk/2024 tanggal 13 Desember 2024.&nbsp;<br><br>"Perpindahan ini terkait ketenagakerjaan makanya kami urusi dengan sebaik mungkin karena kami hanya bertindak sebagai mediator," ujar saut Maruli tua Sinaga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/surat-pindah-alamat-fspti-kspsi-dairi-diduga-melanggar-hukum_eaka37Ahxq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kemarau Panjang, PLN Sidikalang Himbau Warga Waspada Kebakaran</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;pln&#45;sidikalang&#45;himbau&#45;warga&#45;waspada&#45;kebakaran&#45;r4Htzn9sFy/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;pln&#45;sidikalang&#45;himbau&#45;warga&#45;waspada&#45;kebakaran&#45;r4Htzn9sFy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 12:28:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pihak PT PLN termaksud jajaran ULP wilayah Kabupaten Dairi mengingatkan warga untuk waspada bahaya kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik, terlebih di musim kemarau panjang saat ini.&amp;nbsp;Himbauan itu disampaikan Manager ULP PT PLN Sidikalang Marudut Sinaga, ditemui WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026).&amp;nbsp;Beberapa langkah pencegahan, dikatakan Marudut, pertama, jangan membakar sampah sembarangan, terutama di areal terbuka atau dekat vegetasi kering dan instalasi jaringan atau tiang.&amp;nbsp;Kedua, waspadai jarak aman, pastikan dahan atau ranting pohon berjarak minimal 3 meter dari jaringan kabel listrik untuk menghindari gesekan atau percikan api.&amp;nbsp;Ketiga, cek instalasi listrik, lakukan pemeriksaan berkala pada peralatan listrik di rumah guna mencegah korsleting akibat kabel terkelupas.&amp;nbsp;Selanjutnya, kepada masyarakat terkhusus buat anak&#45;anak jangan bermain layangan apalagi dekat kabel jaringan tegangan tinggi karena sangat membahayakan.&amp;nbsp;&quot;Kiranya warga Dairi dapat mengikuti langkah&#45;langkah yang kita berikan dalam mengurangi resiko kebakaran di wilayah kita,&quot; ujar Sinaga.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pihak PT PLN termaksud jajaran ULP wilayah Kabupaten Dairi mengingatkan warga untuk waspada bahaya kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik, terlebih di musim kemarau panjang saat ini.&nbsp;<br><br>Himbauan itu disampaikan Manager ULP PT PLN Sidikalang Marudut Sinaga, ditemui WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026).&nbsp;<br><br>Beberapa langkah pencegahan, dikatakan Marudut, pertama, jangan membakar sampah sembarangan, terutama di areal terbuka atau dekat vegetasi kering dan instalasi jaringan atau tiang.&nbsp;<br><br>Kedua, waspadai jarak aman, pastikan dahan atau ranting pohon berjarak minimal 3 meter dari jaringan kabel listrik untuk menghindari gesekan atau percikan api.&nbsp;<br><br>Ketiga, cek instalasi listrik, lakukan pemeriksaan berkala pada peralatan listrik di rumah guna mencegah korsleting akibat kabel terkelupas.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, kepada masyarakat terkhusus buat anak-anak jangan bermain layangan apalagi dekat kabel jaringan tegangan tinggi karena sangat membahayakan.&nbsp;<br><br>"Kiranya warga Dairi dapat mengikuti langkah-langkah yang kita berikan dalam mengurangi resiko kebakaran di wilayah kita," ujar Sinaga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kemarau-panjang-pln-sidikalang-himbau-warga-waspada-kebakaran_VEm379wd3m.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rumah Potong Hewan Dairi Tidak Terawat</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rumah&#45;potong&#45;hewan&#45;dairi&#45;tidak&#45;terawat&#45;v3hhsa1EJd/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rumah&#45;potong&#45;hewan&#45;dairi&#45;tidak&#45;terawat&#45;v3hhsa1EJd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 12:53:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga mengeluhkan kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di jalan Rumah Potong, Kelurahan Sidikalang&amp;nbsp; Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Kondisi RPH yang berdekatan dengan pemukiman warga itu, dinilai sangat tidak layak beroperasi, diduga karena minimnya perhatian pemerintah.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, Selasa (26/5/2026), bangunan RPH tampak usang dan bau tak sedap menyeruak dari sisa pemotong hewan yang tak bersih.&amp;nbsp;Bagian pintu gerbang sudah keropos. Memasuki areal bangunan fasilitasnya ada yang kurang seperti saluran air panas, meja pemotongan daging sangat jorok, lantai dan pemeriksaan buat daging yang sudah siap dikonsumsi atau dipasarkan juga rusak, ditambah anjing warga yang sangat mengganggu aktifitas pemotongan.&amp;nbsp;Ditemui awak media dilokasi petugas RPH Rapen Berutu mengatakan dia belum mempunyai sertifikat halal dari BPJPH&amp;nbsp; sertifikat nomor kontrol veteriner dari Kementerian pertanian dan pemotongan hewan biasanya hanya dilakukan 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan Kamis.&amp;nbsp;&quot;Tetapi kita selalu stanby dilokasi karena saya tinggal di rumah dinas tepat disamping RPH,&quot; ujar Rapen.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga mengeluhkan kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di jalan Rumah Potong, Kelurahan Sidikalang&nbsp; Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Kondisi RPH yang berdekatan dengan pemukiman warga itu, dinilai sangat tidak layak beroperasi, diduga karena minimnya perhatian pemerintah.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, Selasa (26/5/2026), bangunan RPH tampak usang dan bau tak sedap menyeruak dari sisa pemotong hewan yang tak bersih.&nbsp;<br><br>Bagian pintu gerbang sudah keropos. Memasuki areal bangunan fasilitasnya ada yang kurang seperti saluran air panas, meja pemotongan daging sangat jorok, lantai dan pemeriksaan buat daging yang sudah siap dikonsumsi atau dipasarkan juga rusak, ditambah anjing warga yang sangat mengganggu aktifitas pemotongan.&nbsp;<br><br>Ditemui awak media dilokasi petugas RPH Rapen Berutu mengatakan dia belum mempunyai sertifikat halal dari BPJPH&nbsp; sertifikat nomor kontrol veteriner dari Kementerian pertanian dan pemotongan hewan biasanya hanya dilakukan 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan Kamis.&nbsp;<br><br>"Tetapi kita selalu stanby dilokasi karena saya tinggal di rumah dinas tepat disamping RPH," ujar Rapen.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780466078_b0b7d8c5b8ad0807da62.jpg"></figure><p>Kondisi Rumah Potong Hewan, di Sidikalang, Dairi [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / Roy Daniel Munthe]</p><p>Sementara pantauan wartawan di pasar daging Sidikalang masih banyak pengusaha yang melakukan pemotongan liar ditempat masing-masing tanpa pantauan pemerintah yang dimana sangat berdampak jika tanpa keterlibatan pemerintah seperti pengecekan kesehatan daging yang dimana sudah diluar standart higienis dan terbuangnya potensi retribusi pemerintah daerah yang seharusnya masuk kas daerah.&nbsp;<br><br>Mengacu pada dasar hukum dan regulasi standart Rumah Potong Hewan (RPH) diatur dalam Permentan Nomor 13/Permentan/OT.140/1/2010, pedoman ini memastikan fasilitas penyembelihan menghasilkan daging yang aman sehat utuh dan halal.&nbsp;<br><br>Terpisah Kabid perikanan dan peternakan Dinas Pertanian Hamaska Silalahi dikantornya mengatakan perbaikan RPH akan diajukan.&nbsp;<br><br>"Saya juga masih baru menjabat sebagai Kabid dan masalah pemotong liar kami seharusnya dibantu instansi lain seperti Satpol PP dan PD Pasar supaya semua dapat berjalan lancar karena ada aturannya," ujar Hamaska.&nbsp;<br><br>Sementara Kadis Pertanian Dairi Kesti Rusda Angkat dikonfirmasi lewat WhatsApp menjawab ringan.&nbsp;<br><br>"Begitulah kondisinya sekarang," tulisnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/rumah-potong-hewan-dairi-tidak-terawat_2N1iE0sIis.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rokok Tanpa Cukai Bebas Beredar di Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rokok&#45;tanpa&#45;cukai&#45;bebas&#45;beredar&#45;di&#45;dairi&#45;ba0LI3BaGu/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rokok&#45;tanpa&#45;cukai&#45;bebas&#45;beredar&#45;di&#45;dairi&#45;ba0LI3BaGu/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 16:37:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Peredaran rokok tanpa cukai semakin marak di berbagi wilayah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pengawasan pihak terkait diduga minim, sehingga rokok ilegal itu dapat diedarkan dengan bebas, hingga ke pelosok.&amp;nbsp;Hal itu sebagaimana pantuan wartawan di beberapa grosir dan toko di sekitaran Sidikalang, Senin (25/5/2026).&amp;nbsp;Salah satunya, grosir yang terletak di daerah Panji Desa Sitinjo ll, yang diusahai marga B.&amp;nbsp;Informasi dari salah satu warga yang namanya enggan disebut, pembongkaran rokok tanpa cukai selalu dilakukan di malam hari.&amp;nbsp;Dikonfirmasi wartawan lewat seluler, pengusaha bermarga B itu tidak mau mengangkat telepon.&amp;nbsp;Sebagaimana diketahui, peredaran rokok tanpa cukai adalah aktivitas ilegal, melanggar undang&#45;undang cukai, merugikan negara triliunan rupiah dan mengganggu kesehatan karena produksi yang tidak jelas, tidak ada pengawasan pemerintah.&amp;nbsp;Sanksi hukum Undang&#45;undang Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, pasal 54 menyiratkan menyediakan, menjual atau menyediakan rokok tanpa pita cukai bisa dipenjara 1&#45;5 tahun penjara atau denda 2&#45;10 kali denda kali nilai cukai yang harus dibayar.&amp;nbsp;Terpisah Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako membenarkan bahwa B adalah penduduk Sitinjo ll, tetapi menyebut tidak tahu mengenai peredaran rokok tanpa cukai dimaksud.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Peredaran rokok tanpa cukai semakin marak di berbagi wilayah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pengawasan pihak terkait diduga minim, sehingga rokok ilegal itu dapat diedarkan dengan bebas, hingga ke pelosok.&nbsp;<br><br>Hal itu sebagaimana pantuan wartawan di beberapa grosir dan toko di sekitaran Sidikalang, Senin (25/5/2026).&nbsp;<br><br>Salah satunya, grosir yang terletak di daerah Panji Desa Sitinjo ll, yang diusahai marga B.&nbsp;<br><br>Informasi dari salah satu warga yang namanya enggan disebut, pembongkaran rokok tanpa cukai selalu dilakukan di malam hari.&nbsp;<br><br>Dikonfirmasi wartawan lewat seluler, pengusaha bermarga B itu tidak mau mengangkat telepon.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diketahui, peredaran rokok tanpa cukai adalah aktivitas ilegal, melanggar undang-undang cukai, merugikan negara triliunan rupiah dan mengganggu kesehatan karena produksi yang tidak jelas, tidak ada pengawasan pemerintah.&nbsp;<br><br>Sanksi hukum Undang-undang Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, pasal 54 menyiratkan menyediakan, menjual atau menyediakan rokok tanpa pita cukai bisa dipenjara 1-5 tahun penjara atau denda 2-10 kali denda kali nilai cukai yang harus dibayar.&nbsp;<br><br>Terpisah Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako membenarkan bahwa B adalah penduduk Sitinjo ll, tetapi menyebut tidak tahu mengenai peredaran rokok tanpa cukai dimaksud.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/rokok-tanpa-cukai-bebas-beredar-di-dairi_9SITk0B6h9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anggota DPRD Sumut Reses di Kuta Gambir Dairi, Ini Harapan Masyarakat</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;sumut&#45;reses&#45;di&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;ini&#45;harapan&#45;masyarakat&#45;R3gFO90s18/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;sumut&#45;reses&#45;di&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;ini&#45;harapan&#45;masyarakat&#45;R3gFO90s18/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 May 2026 10:05:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Luhut Simanjuntak melaksanakan reses lll tahun ll 2025/2026 di Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (19/5/2026).&amp;nbsp;Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir berharap adanya beberapa kunjungan atau reses anggota DPRD Sumut ataupun anggota DPRD Dairi ke Kuta Gambir dapat bermanfaat untuk masyarakat.&amp;nbsp;Salah satu warga bermarga Girsang mengatakan bahwasanya pertemuan demikian telah sering diikutinya di kantor Kelurahan Kuta Gambir, tetapi kelurahan itu tetap tertinggal dari kelurahan lain yang ada di Kecamatan Sidikalang.&amp;nbsp;&quot;Seperti musrenbang, reses anggota DPRD Dairi, saya dan beberapa masyarakat meminta perbaikan jalan, pembukaan jalan pertanian, alat pertanian, saluran drainase yang dimana permohonan tersebut sampai sekarang tidak terealisasi. Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir 75 persen adalah petani,&quot; katanya.&amp;nbsp;Pantauwan WahanaNews.co, beberapa ruas jalan rusak, jalan pertanian susah dilalui petani karena harus melewati perladangan warga dan drenase yang tersumbat.&amp;nbsp;Warga berharap kunjungan anggota DPRD Sumut Luhut Simanjuntak dapat membawa perubahan maupun perhatian pemerintah untuk Kelurahan Kuta Gambir.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Luhut Simanjuntak melaksanakan reses lll tahun ll 2025/2026 di Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (19/5/2026).&nbsp;<br><br>Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir berharap adanya beberapa kunjungan atau reses anggota DPRD Sumut ataupun anggota DPRD Dairi ke Kuta Gambir dapat bermanfaat untuk masyarakat.&nbsp;<br><br>Salah satu warga bermarga Girsang mengatakan bahwasanya pertemuan demikian telah sering diikutinya di kantor Kelurahan Kuta Gambir, tetapi kelurahan itu tetap tertinggal dari kelurahan lain yang ada di Kecamatan Sidikalang.&nbsp;<br><br>"Seperti musrenbang, reses anggota DPRD Dairi, saya dan beberapa masyarakat meminta perbaikan jalan, pembukaan jalan pertanian, alat pertanian, saluran drainase yang dimana permohonan tersebut sampai sekarang tidak terealisasi. Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir 75 persen adalah petani," katanya.&nbsp;<br><br>Pantauwan WahanaNews.co, beberapa ruas jalan rusak, jalan pertanian susah dilalui petani karena harus melewati perladangan warga dan drenase yang tersumbat.&nbsp;<br><br>Warga berharap kunjungan anggota DPRD Sumut Luhut Simanjuntak dapat membawa perubahan maupun perhatian pemerintah untuk Kelurahan Kuta Gambir.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/anggota-dprd-sumut-reses-di-kuta-gambir-dairi-ini-harapan-masyarakat_o7wzS0k8Pz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Personel Polrestabes Medan Terbukti Hanya Langgar SOP, Bebas dari Tuduhan Pelecehan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/personel&#45;polrestabes&#45;medan&#45;terbukti&#45;hanya&#45;langgar&#45;sop&#45;bebas&#45;dari&#45;tuduhan&#45;pelecehan&#45;petput87oJ/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/personel&#45;polrestabes&#45;medan&#45;terbukti&#45;hanya&#45;langgar&#45;sop&#45;bebas&#45;dari&#45;tuduhan&#45;pelecehan&#45;petput87oJ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 07:24:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan &#45; Sidang dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara kembali digelar, Senin (11/5/2026).&amp;nbsp;Dalam persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), terungkap bahwa terperiksa berinisial SDS tidak terbukti melakukan pelecehan sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.&amp;nbsp;Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan perempuan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus pemeriksaan berada pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan dugaan tindak pidana pelecehan.&amp;nbsp;Dalam putusannya, majelis sidang menyatakan SDS terbukti melakukan pelanggaran SOP dan kode etik. Namun, tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana, termasuk tuduhan pelecehan yang sebelumnya ramai dibicarakan di ruang publik.&amp;nbsp;Tim kuasa hukum SDS dari Kantor Natio Law Firm yang terdiri dari Mery Betti Sitorus, S.H., Angelius Simbolon, S.H., Ramses Sitorus, S.H., dan H. Abdul Salman Kari, S.H., M.H., CPM, dan Romi Tampubolon,SH yang diwakili oleh Romi Tampubolon, menyambut baik putusan tersebut.&amp;nbsp;Ia menilai keputusan majelis sidang telah mencerminkan keadilan serta berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.&amp;nbsp;“Putusan hari ini kami nilai jujur dan adil. Klien kami terbukti hanya melanggar SOP dan kode etik, tidak ada pelanggaran lain seperti pelecehan sebagaimana yang dituduhkan. Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara, Kabid Propam, serta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar Romi kepada wartawan usai sidang.&amp;nbsp;Ia menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap pihak&#45;pihak yang sebelumnya menyampaikan tuduhan tidak berdasar.&amp;nbsp;“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan mengkaji langkah hukum terhadap pihak&#45;pihak yang telah menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti,” katanya.&amp;nbsp;Terkait isu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Romi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan hanya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.&amp;nbsp;Dengan putusan ini, SDS disebut dapat kembali menjalankan tugas kedinasannya seperti semula.&amp;nbsp;Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, karena dapat merusak nama baik seseorang maupun institusi.&amp;nbsp;“Kami berharap masyarakat tidak terburu&#45;buru menyimpulkan suatu peristiwa dari informasi yang belum terverifikasi. Perlu kehati&#45;hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama jika berpotensi merusak nama baik seseorang dan institusi Polri,” tutupnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan </strong>- Sidang dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara kembali digelar, Senin (11/5/2026).&nbsp;<br><br>Dalam persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), terungkap bahwa terperiksa berinisial SDS tidak terbukti melakukan pelecehan sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.&nbsp;<br><br>Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan perempuan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus pemeriksaan berada pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan dugaan tindak pidana pelecehan.&nbsp;<br><br>Dalam putusannya, majelis sidang menyatakan SDS terbukti melakukan pelanggaran SOP dan kode etik. Namun, tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana, termasuk tuduhan pelecehan yang sebelumnya ramai dibicarakan di ruang publik.&nbsp;<br><br>Tim kuasa hukum SDS dari Kantor Natio Law Firm yang terdiri dari Mery Betti Sitorus, S.H., Angelius Simbolon, S.H., Ramses Sitorus, S.H., dan H. Abdul Salman Kari, S.H., M.H., CPM, dan Romi Tampubolon,SH yang diwakili oleh Romi Tampubolon, menyambut baik putusan tersebut.&nbsp;<br><br>Ia menilai keputusan majelis sidang telah mencerminkan keadilan serta berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.&nbsp;<br><br>“Putusan hari ini kami nilai jujur dan adil. Klien kami terbukti hanya melanggar SOP dan kode etik, tidak ada pelanggaran lain seperti pelecehan sebagaimana yang dituduhkan. Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara, Kabid Propam, serta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar Romi kepada wartawan usai sidang.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap pihak-pihak yang sebelumnya menyampaikan tuduhan tidak berdasar.&nbsp;<br><br>“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan mengkaji langkah hukum terhadap pihak-pihak yang telah menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti,” katanya.&nbsp;<br><br>Terkait isu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Romi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan hanya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.&nbsp;<br><br>Dengan putusan ini, SDS disebut dapat kembali menjalankan tugas kedinasannya seperti semula.&nbsp;<br><br>Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, karena dapat merusak nama baik seseorang maupun institusi.&nbsp;<br><br>“Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa dari informasi yang belum terverifikasi. Perlu kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama jika berpotensi merusak nama baik seseorang dan institusi Polri,” tutupnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/personel-polrestabes-medan-terbukti-hanya-langgar-sop-bebas-dari-tuduhan-pelecehan_yy60Xvm72t.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Propam Gelar Sidang Etik Oknum Polisi di Polda Sumut, Putusan Pekan Depan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/propam&#45;gelar&#45;sidang&#45;etik&#45;oknum&#45;polisi&#45;di&#45;polda&#45;sumut&#45;putusan&#45;pekan&#45;depan&#45;eCpIDs9ZzP/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/propam&#45;gelar&#45;sidang&#45;etik&#45;oknum&#45;polisi&#45;di&#45;polda&#45;sumut&#45;putusan&#45;pekan&#45;depan&#45;eCpIDs9ZzP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 16:56:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan &#45; Sidang pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara digelar, Kamis (7/5/2026).&amp;nbsp;Persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tersebut menghadirkan saksi&#45;saksi serta pelapor guna memperjelas rangkaian peristiwa.&amp;nbsp;Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan wanita. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses persidangan saat ini berfokus pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan pada dugaan tindak pidana pelecehan yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik.&amp;nbsp;Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami sejumlah pengunjung di sebuah pusat kebugaran di Kota Medan.&amp;nbsp;“Para member mengaku sering kehilangan uang di loker khusus wanita. Mereka kemudian melakukan upaya jebakan dengan mendokumentasikan uang yang disimpan sebelum berolahraga,” ujarnya.&amp;nbsp;Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan modus meminjam kunci master loker dari resepsionis. Loker tersebut hanya dapat diakses menggunakan dua kunci, yakni milik member dan kunci master yang berada di pihak pengelola.&amp;nbsp;“Berdasarkan pengakuan tersangka, terdapat sekitar 10 korban dengan total kerugian mencapai Rp15 hingga Rp16 juta. Motifnya ekonomi dan gaya hidup,” kata Adrian.&amp;nbsp;Pelaku yang telah bekerja selama kurang lebih satu tahun di pusat kebugaran tersebut diduga menjalankan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2025. Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku tertangkap tangan oleh salah satu korban.&amp;nbsp;Sementara itu, oknum berinisial SDS diketahui telah selesai menjalani penempatan khusus (patsus) selama 30 hari. Polda Sumut menyatakan bahwa sidang putusan atas pelanggaran kode etik tersebut dijadwalkan akan digelar pada pekan depan.&amp;nbsp;Di sisi lain, pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penahanan terhadap SDS dilakukan karena pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan, bukan terkait dugaan pelecehan seksual.&amp;nbsp;Polda Sumut memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan </strong>- Sidang pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara digelar, Kamis (7/5/2026).&nbsp;<br><br>Persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tersebut menghadirkan saksi-saksi serta pelapor guna memperjelas rangkaian peristiwa.&nbsp;<br><br>Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan wanita. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses persidangan saat ini berfokus pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan pada dugaan tindak pidana pelecehan yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik.&nbsp;<br><br>Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami sejumlah pengunjung di sebuah pusat kebugaran di Kota Medan.&nbsp;<br><br>“Para member mengaku sering kehilangan uang di loker khusus wanita. Mereka kemudian melakukan upaya jebakan dengan mendokumentasikan uang yang disimpan sebelum berolahraga,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan modus meminjam kunci master loker dari resepsionis. Loker tersebut hanya dapat diakses menggunakan dua kunci, yakni milik member dan kunci master yang berada di pihak pengelola.&nbsp;<br><br>“Berdasarkan pengakuan tersangka, terdapat sekitar 10 korban dengan total kerugian mencapai Rp15 hingga Rp16 juta. Motifnya ekonomi dan gaya hidup,” kata Adrian.&nbsp;<br><br>Pelaku yang telah bekerja selama kurang lebih satu tahun di pusat kebugaran tersebut diduga menjalankan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2025. Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku tertangkap tangan oleh salah satu korban.&nbsp;<br><br>Sementara itu, oknum berinisial SDS diketahui telah selesai menjalani penempatan khusus (patsus) selama 30 hari. Polda Sumut menyatakan bahwa sidang putusan atas pelanggaran kode etik tersebut dijadwalkan akan digelar pada pekan depan.&nbsp;<br><br>Di sisi lain, pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penahanan terhadap SDS dilakukan karena pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan, bukan terkait dugaan pelecehan seksual.&nbsp;<br><br>Polda Sumut memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/propam-gelar-sidang-etik-oknum-polisi-di-polda-sumut-putusan-pekan-depan_HX8vNVGm8q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SMK Pariwisata Prima Sidikalang Tamatkan 74 Siswa, Kasek Optimis Tembus Dunia Kerja</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/smk&#45;pariwisata&#45;prima&#45;sidikalang&#45;tamatkan&#45;74&#45;siswa&#45;kasek&#45;optimis&#45;tembus&#45;dunia&#45;kerja&#45;e9J2Vj7giG/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/smk&#45;pariwisata&#45;prima&#45;sidikalang&#45;tamatkan&#45;74&#45;siswa&#45;kasek&#45;optimis&#45;tembus&#45;dunia&#45;kerja&#45;e9J2Vj7giG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 16:10:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menamatkan 74 siswa. Acara pelepasan digelar di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&amp;nbsp;Kepala SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Rejeki Situmorang, S.Pd, M.Tr.Par, mengatakan 74 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 itu terdiri dari 56 siswa jurusan perhotelan dan 18 siswa jurusan layanan pariwisata.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Rejeki menyebut, acara pelepasan dimaksud sebagai prosesi mengembalikan siswa ke orang tua, setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.&amp;nbsp;Rejeki berharap sekaligus berkeyakinan bahwa para lulusan dimaksud akan mampu menembus dunia kerja, di sektor pariwisata.&amp;nbsp;&quot;Siswa yang kita lepas hari ini, kami optimis sudah siap bekerja di sektor pariwisata maupun menjadi wirausaha,&quot; katanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menamatkan 74 siswa. Acara pelepasan digelar di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&nbsp;<br><br>Kepala SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Rejeki Situmorang, S.Pd, M.Tr.Par, mengatakan 74 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 itu terdiri dari 56 siswa jurusan perhotelan dan 18 siswa jurusan layanan pariwisata.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Rejeki menyebut, acara pelepasan dimaksud sebagai prosesi mengembalikan siswa ke orang tua, setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.&nbsp;<br><br>Rejeki berharap sekaligus berkeyakinan bahwa para lulusan dimaksud akan mampu menembus dunia kerja, di sektor pariwisata.&nbsp;<br><br>"Siswa yang kita lepas hari ini, kami optimis sudah siap bekerja di sektor pariwisata maupun menjadi wirausaha," katanya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778231482_0d0a7fcedea2fe79ac0a.jpg"></figure><p>Peserta acara pelepasan 74 siswa SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang TP 2025/2026, di balai budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Senada, Ketua Panitia Viyen Sinaga, S.Pd mengatakan, untuk Dairi, SMK Swasta Prima Sidikalang masih menjadi pilihan masyarakat khususnya di bidang pariwisata.&nbsp;<br><br>Terpisah, Hendrik Purba, salah satu orang tua siswa kepada WahanaNews.co mengatakan, ia percaya dengan SMK Swasta Prima Sidikalang, karena 2 anaknya merupakan lulusan dari sekolah itu dan kini telah bekerja di hotel di Bali dan Jakarta.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam acara, Mardurum Manurung, M.Pd, dari Cabang Dinas Pendidikan Sumut, Komite Sekolah Jasnan Sipayung, SH, pihak Polres Dairi dan para orangtua.&nbsp;<br><br>Juga, lulusan SMK Pariwisata Sidikalang seperti Stevaldo Sihaloho, A.Md.Par, yang bekerja di kapal pesiar Royal Carribean dan Ananda Josua Siburian, S.Tr.Par yang sekarang bekerja di Hotel Tentram Jakarta.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/smk-pariwisata-prima-sidikalang-tamatkan-74-siswa-kasek-optimis-tembus-dunia-kerja_4h1erY88dm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dualisme, Pemerintah Diminta Cek Keabsahan Pengurus F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dualisme&#45;pemerintah&#45;diminta&#45;cek&#45;keabsahan&#45;pengurus&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;0wPHOWYs6l/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dualisme&#45;pemerintah&#45;diminta&#45;cek&#45;keabsahan&#45;pengurus&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;0wPHOWYs6l/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 05 May 2026 11:50:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) diminta untuk mengecek keabsahan kepengurusan DPC F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Gomgom Panggabean, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia&#45;Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI&#45;K.SPSI) Dairi, kepada WahanaNews.co, Selasa (5/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Saya minta Pemkab Dairi memanggil kedua belah pihak yang masing&#45;masing mengaku pengurus, untuk dicek kebenarannya, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan di Dairi,&quot; kata Gomgom.&amp;nbsp;Disebut, ia sebagai ketua F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi, sebagaimana ijin yang diterima dari Disnaker Kabupaten Dairi, pencatatan nomor 560&#45;4/OP/05/DTKS/3/lll/2015.&amp;nbsp;Gomgom juga meminta para pengusaha dapat diikut sertakan dalam rapat atau pertemuan bersama F.SPTI&#45;K.SPSI dan Pemkab Dairi, sehingga pengusaha tida merasa terganggu dengan keberadaan F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi.&amp;nbsp;Ditambahkan, sebagai bentuk keabsahan kepengurusannya, ia ikut serta dalam acara peringatan hari buruh di lapangan Mapolres Dairi yang dihadiri Kapolres Dairi, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh adat dan juga unsur TNI&amp;nbsp;Sementara itu, beredar informasi terdapat 2 pengutipan SPSI di beberapa toko atau usaha di kota Sidikalang.&amp;nbsp;Salah satu pengusaha yang namanya enggan disebut mengatakan bahwasanya dia sering didatangi oknum yang mengatas namakan SPSI diketuai dua orang berbeda.&amp;nbsp;&quot;Kami selaku pengusaha sangatlah terganggu kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan penertiban terhadap oknum atau menetapkan SPSI yang sah di Kabupaten Dairi ini,&quot; harapnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) diminta untuk mengecek keabsahan kepengurusan DPC F.SPTI-K.SPSI Dairi.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Gomgom Panggabean, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Dairi, kepada WahanaNews.co, Selasa (5/5/2026).&nbsp;<br><br>"Saya minta Pemkab Dairi memanggil kedua belah pihak yang masing-masing mengaku pengurus, untuk dicek kebenarannya, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan di Dairi," kata Gomgom.&nbsp;<br><br>Disebut, ia sebagai ketua F.SPTI-K.SPSI Dairi, sebagaimana ijin yang diterima dari Disnaker Kabupaten Dairi, pencatatan nomor 560-4/OP/05/DTKS/3/lll/2015.&nbsp;<br><br>Gomgom juga meminta para pengusaha dapat diikut sertakan dalam rapat atau pertemuan bersama F.SPTI-K.SPSI dan Pemkab Dairi, sehingga pengusaha tida merasa terganggu dengan keberadaan F.SPTI-K.SPSI Dairi.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, sebagai bentuk keabsahan kepengurusannya, ia ikut serta dalam acara peringatan hari buruh di lapangan Mapolres Dairi yang dihadiri Kapolres Dairi, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh adat dan juga unsur TNI&nbsp;<br><br>Sementara itu, beredar informasi terdapat 2 pengutipan SPSI di beberapa toko atau usaha di kota Sidikalang.&nbsp;<br><br>Salah satu pengusaha yang namanya enggan disebut mengatakan bahwasanya dia sering didatangi oknum yang mengatas namakan SPSI diketuai dua orang berbeda.&nbsp;<br><br>"Kami selaku pengusaha sangatlah terganggu kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan penertiban terhadap oknum atau menetapkan SPSI yang sah di Kabupaten Dairi ini," harapnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dualisme-pemerintah-diminta-cek-keabsahan-pengurus-fspti-kspsi-dairi_mrhe4e4wxf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Sitinjo Dairi Gotong Royong Perbaiki Longsor</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;sitinjo&#45;dairi&#45;gotong&#45;royong&#45;perbaiki&#45;longsor&#45;zyObn02Apx/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;sitinjo&#45;dairi&#45;gotong&#45;royong&#45;perbaiki&#45;longsor&#45;zyObn02Apx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 04 May 2026 13:50:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Hujan deras akhir&#45;akhir ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Seperti yang terjadi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, hujan mengakibatkan longsor pada aliran air minum dan persawahan warga.&amp;nbsp;Warga pun berinisiatif bergotong&#45;royong memperbaiki jalur pipa air minum, sekaligus saluran air ke persawahan, Senin (4/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Menunggu ada bantuan pemerintah, kami warga disini berembuk, kemudian menyepakati segera bergotong&#45;royong memperbaiki, karena aliran ini vital untuk kebutuhan air minun dan persawahan warga,&quot; kata Sihotang, salah satu warga.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, lokasi longsor berdekatan dengan persawahan dan aliran air digunakan warga Dusun III untuk air minum.&amp;nbsp;Terpisah, Kadus III Sitinjo, Edu Naibaho mengatakan, sebelumnya warga sudah komplain dengan keadaan longsor dan musyawarah untuk melakukan gotong royong secepatnya.&amp;nbsp;&quot;Kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memberikan perhatian untuk dapat melakukan perbaikan yang utuh untuk kenyamanan warga,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Hujan deras akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Seperti yang terjadi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, hujan mengakibatkan longsor pada aliran air minum dan persawahan warga.&nbsp;<br><br>Warga pun berinisiatif bergotong-royong memperbaiki jalur pipa air minum, sekaligus saluran air ke persawahan, Senin (4/5/2026).&nbsp;<br><br>"Menunggu ada bantuan pemerintah, kami warga disini berembuk, kemudian menyepakati segera bergotong-royong memperbaiki, karena aliran ini vital untuk kebutuhan air minun dan persawahan warga," kata Sihotang, salah satu warga.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, lokasi longsor berdekatan dengan persawahan dan aliran air digunakan warga Dusun III untuk air minum.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kadus III Sitinjo, Edu Naibaho mengatakan, sebelumnya warga sudah komplain dengan keadaan longsor dan musyawarah untuk melakukan gotong royong secepatnya.&nbsp;<br><br>"Kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memberikan perhatian untuk dapat melakukan perbaikan yang utuh untuk kenyamanan warga," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/warga-sitinjo-dairi-gotong-royong-perbaiki-longsor_ZLqnbb4o4w.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>AHY Silaturahmi dengan Umat Katolik, Menyampaikan Pesan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/ahy&#45;silaturahmi&#45;dengan&#45;umat&#45;katolik&#45;menyampaikan&#45;pesan&#45;q9v3HSLU06/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/ahy&#45;silaturahmi&#45;dengan&#45;umat&#45;katolik&#45;menyampaikan&#45;pesan&#45;q9v3HSLU06/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 12:35:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (13/4/2026).&amp;nbsp;Berikut kesan dan pesan AHY, sebagaimana diunggah dalam akun facebooknya, Agus Yudhoyono, yang dibagikan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.&amp;nbsp;Senang bisa bersilaturahmi dengan umat Katolik di Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu (13/4).&amp;nbsp;Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat dari Romo Jhems Kumolontang; Romo Marianus Ada; Bapak Fransiskus Amir Phendy, Wakil Ketua Dewan Paroki; dan Ibu Estherina Arianti, Ketua Lumrn Christi serta seluruh komunitas Bumen Christi, rasanya seperti berada di tengah keluarga sendiri.&amp;nbsp;Saya juga sangat terkesan dengan tema besar Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, yaitu &quot;Pertobatan Ekologis&quot;.&amp;nbsp;Maknanya sangat dalam; sebuah ajakan untuk sadar bahwa bumi kita hanya satu. Dan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur ke depan tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi harus menjamin keberlanjutan (sustainability) demi masa depan anak cucu kita.&amp;nbsp;Terima kasih juga kepada adik&#45;adik jemaat muda, khususnya atas lukisan indah dan lagu &quot;Hidup adalah Kesempatan&quot; yang dibawakan dengan sangat menyentuh.&amp;nbsp;Pesannya jelas: jangan sia&#45;siakan waktu untuk berbuat baik bagi sesama manusia dan bangsa.&amp;nbsp;Selamat menyambut ulang tahun ke&#45;40 untuk Gereja Santo Andreas bulan November mendatang. Semoga kedamaian dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua. Amin.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (13/4/2026).&nbsp;<br><br>Berikut kesan dan pesan AHY, sebagaimana diunggah dalam akun facebooknya, Agus Yudhoyono, yang dibagikan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.&nbsp;<br><br>Senang bisa bersilaturahmi dengan umat Katolik di Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu (13/4).&nbsp;<br><br>Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat dari Romo Jhems Kumolontang; Romo Marianus Ada; Bapak Fransiskus Amir Phendy, Wakil Ketua Dewan Paroki; dan Ibu Estherina Arianti, Ketua Lumrn Christi serta seluruh komunitas Bumen Christi, rasanya seperti berada di tengah keluarga sendiri.&nbsp;<br><br>Saya juga sangat terkesan dengan tema besar Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, yaitu "Pertobatan Ekologis".&nbsp;<br><br>Maknanya sangat dalam; sebuah ajakan untuk sadar bahwa bumi kita hanya satu. Dan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur ke depan tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi harus menjamin keberlanjutan (sustainability) demi masa depan anak cucu kita.&nbsp;<br><br>Terima kasih juga kepada adik-adik jemaat muda, khususnya atas lukisan indah dan lagu "Hidup adalah Kesempatan" yang dibawakan dengan sangat menyentuh.&nbsp;<br><br>Pesannya jelas: jangan sia-siakan waktu untuk berbuat baik bagi sesama manusia dan bangsa.&nbsp;<br><br>Selamat menyambut ulang tahun ke-40 untuk Gereja Santo Andreas bulan November mendatang. Semoga kedamaian dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua. Amin.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/ahy-silaturahmi-dengan-umat-katolik-menyampaikan-pesan_anDL0jh3ws.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jalan Amblas Mengancam Keselamatan, Warga Kuta Gambir Dairi Harapkan Perhatian</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jalan&#45;amblas&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;warga&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;harapkan&#45;perhatian&#45;aQbGN7TAxg/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jalan&#45;amblas&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;warga&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;harapkan&#45;perhatian&#45;aQbGN7TAxg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:22:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Gorong&#45;gorong rusak menyebabkan badan jalan berlobang di persimpangan Kuta Gambir, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengancam keselamatan pengguna jalan.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, mengurangi resiko kecelakaan, jalan berlobang ditutupi warga dengan ban bekas, Rabu (8/4/2026).&amp;nbsp;Warga enggan disebut namanya menjelaskan, badan jalan di persimpangan Jalan Hasoman dengan Jalan Batu Kapur itu, telah lama rusak.&amp;nbsp;&quot;Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Masyarakat yang lewat terancam keselamatannya, apalagi kalau malam hari. Kami mohon perhatian pemerintah untuk perbaikannya,&quot; ujar warga tersebut.&amp;nbsp;Terpisah Lurah Kuta Gambir Anisa Fonisa Nasution dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, telah melayangkan surat permohonan perbaikan gorong&#45;gorong dimaksud, ke Dinas PUTR Dairi, namun belum ada tanggapan.&amp;nbsp;Sementara Sekretaris Dinas PUTR Dairi Agus Kacaribu mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada Juni 2026.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Gorong-gorong rusak menyebabkan badan jalan berlobang di persimpangan Kuta Gambir, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengancam keselamatan pengguna jalan.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, mengurangi resiko kecelakaan, jalan berlobang ditutupi warga dengan ban bekas, Rabu (8/4/2026).&nbsp;<br><br>Warga enggan disebut namanya menjelaskan, badan jalan di persimpangan Jalan Hasoman dengan Jalan Batu Kapur itu, telah lama rusak.&nbsp;<br><br>"Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Masyarakat yang lewat terancam keselamatannya, apalagi kalau malam hari. Kami mohon perhatian pemerintah untuk perbaikannya," ujar warga tersebut.&nbsp;<br><br>Terpisah Lurah Kuta Gambir Anisa Fonisa Nasution dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, telah melayangkan surat permohonan perbaikan gorong-gorong dimaksud, ke Dinas PUTR Dairi, namun belum ada tanggapan.&nbsp;<br><br>Sementara Sekretaris Dinas PUTR Dairi Agus Kacaribu mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada Juni 2026.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/jalan-amblas-mengancam-keselamatan-warga-kuta-gambir-dairi-harapkan-perhatian_pW0DdsuJ47.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga dan Staf Kelurahan Kuta Gambir Sambut Hangat Lurah Baru</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dan&#45;staf&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;sambut&#45;hangat&#45;lurah&#45;baru&#45;efIfBUnj8M/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dan&#45;staf&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;sambut&#45;hangat&#45;lurah&#45;baru&#45;efIfBUnj8M/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 04 Mar 2026 13:33:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga dan staf Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan&amp;nbsp; Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyambut hangat lurah yang baru, Anni Fonisa Nasution.&amp;nbsp;Ditemui WahanaNews.co, mereka berharap agar lurah yang baru dapat membawa Kelurahan Kuta Gambir ke arah yang lebih baik kedepan.&amp;nbsp;&quot;Kami berharap lurah yang baru ini lebih baik dari yang sebelumnya. Pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal,&quot; kata warga, enggan disebut namanya, Rabu (4/3/2026).&amp;nbsp;Terpisah, Lurah Kuta Gambir ditemui WahanaNews.co mengetakan, akan membenahi pelayanan dan kehadiran staf kelurahan di kantor lurah.&amp;nbsp;&quot;Yang harus kita benahi adalah pengelolaan administrasi perkantoran dan kehadiran ASN, PKK dan lansia kita aktifkan dan berikan SK. Kelompok tani, posyandu harus kita kunjungi setiap ada kegiatan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, mengingat Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Sidikalang di tahun 2025 sangat rendah, dikatakan harus dilakukan pengecekan dan pengutipan PBB Kelurahan Kuta Gambir lebih intensif.&amp;nbsp;Tidak lupa Anni mengatakan kepling adalah ujung tombak di kelurahan, maka kepling harus mengetahui segala sesuatunya yang ada di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga dan staf Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan&nbsp; Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyambut hangat lurah yang baru, Anni Fonisa Nasution.&nbsp;<br><br>Ditemui WahanaNews.co, mereka berharap agar lurah yang baru dapat membawa Kelurahan Kuta Gambir ke arah yang lebih baik kedepan.&nbsp;<br><br>"Kami berharap lurah yang baru ini lebih baik dari yang sebelumnya. Pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal," kata warga, enggan disebut namanya, Rabu (4/3/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Kuta Gambir ditemui WahanaNews.co mengetakan, akan membenahi pelayanan dan kehadiran staf kelurahan di kantor lurah.&nbsp;<br><br>"Yang harus kita benahi adalah pengelolaan administrasi perkantoran dan kehadiran ASN, PKK dan lansia kita aktifkan dan berikan SK. Kelompok tani, posyandu harus kita kunjungi setiap ada kegiatan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, mengingat Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Sidikalang di tahun 2025 sangat rendah, dikatakan harus dilakukan pengecekan dan pengutipan PBB Kelurahan Kuta Gambir lebih intensif.&nbsp;<br><br>Tidak lupa Anni mengatakan kepling adalah ujung tombak di kelurahan, maka kepling harus mengetahui segala sesuatunya yang ada di lingkungan masing-masing.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/warga-dan-staf-kelurahan-kuta-gambir-sambut-hangat-lurah-baru_V5sQvJAXNz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Sidikalang Gelar Gotong Royong</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dukung&#45;indonesia&#45;asri&#45;pemerintah&#45;kecamatan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;gotong&#45;royong&#45;RL9qLVb7cE/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dukung&#45;indonesia&#45;asri&#45;pemerintah&#45;kecamatan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;gotong&#45;royong&#45;RL9qLVb7cE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 12 Feb 2026 14:25:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama jajaran TNI dan kelurahan, menggelar gotong royong kebersihan di seputaran kota Sidikalang, Kamis (12/2/2026).&amp;nbsp;Plt Camat Sidikalang Fitri Berutu dikonfirmasi wartawan disela kegiatan mengatakan, kegiatan itu untuk mendukung program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo.&amp;nbsp;&quot;Sekaligus untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan, dan akan menjadi agenda rutin, membersihkan pekarangan, parit, diseputaran kota, termasuk Kelurahan Sidiangkat, Batang Beruh, Sidikalang, Bintang Hulu dan Kelurahan Kuta Gambir.&amp;nbsp;Plt Camat Sidikalang pun berharap agar seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri dan pemerintah tetap bekerjasama untuk kebersihan lingkungan sekitar.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama jajaran TNI dan kelurahan, menggelar gotong royong kebersihan di seputaran kota Sidikalang, Kamis (12/2/2026).&nbsp;<br><br>Plt Camat Sidikalang Fitri Berutu dikonfirmasi wartawan disela kegiatan mengatakan, kegiatan itu untuk mendukung program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo.&nbsp;<br><br>"Sekaligus untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan, dan akan menjadi agenda rutin, membersihkan pekarangan, parit, diseputaran kota, termasuk Kelurahan Sidiangkat, Batang Beruh, Sidikalang, Bintang Hulu dan Kelurahan Kuta Gambir.&nbsp;<br><br>Plt Camat Sidikalang pun berharap agar seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri dan pemerintah tetap bekerjasama untuk kebersihan lingkungan sekitar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/dukung-indonesia-asri-pemerintah-kecamatan-sidikalang-gelar-gotong-royong_L549k79cfq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemdes Sitinjo II Bersama Mahasiswa Poltekes Kemenkes Medan Gelar Jumat Bersih</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;bersama&#45;mahasiswa&#45;poltekes&#45;kemenkes&#45;medan&#45;gelar&#45;jumat&#45;bersih&#45;lN7ry8ge23/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;bersama&#45;mahasiswa&#45;poltekes&#45;kemenkes&#45;medan&#45;gelar&#45;jumat&#45;bersih&#45;lN7ry8ge23/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:22:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara bersama masyarakat dan mahasiswa Poltekes Kemendes, menggelar kegiatan Jumat bersih, Jumat (30/1/2026).&amp;nbsp;Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako ditemui WahanaNews.co disela kegiatan mengatakan, kegiatan dimaksud dalam rangka meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara bersama masyarakat dan mahasiswa Poltekes Kemendes, menggelar kegiatan Jumat bersih, Jumat (30/1/2026).&nbsp;<br><br>Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako ditemui WahanaNews.co disela kegiatan mengatakan, kegiatan dimaksud dalam rangka meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1769761399_e688531253ad7138b6a3.jpg"></figure><p>Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako, di kegiatan Jumat bersih di Sitinjo II, Jumat (30/1/2026)</p><p>"Kegiatan bersih-bersih ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar dan upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Jumat bersih, menjadi agenda rutin," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara salah seorang mahasiswa Poltekes Kemenkes Medan mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini sejalan dengan visi dan misi Poltekes Kemenkes Medan yaitu membangun jiwa yang peka, produktif, edukatif, koperatif dan adaptif.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pemdes-sitinjo-ii-bersama-mahasiswa-poltekes-kemenkes-medan-gelar-jumat-bersih_zV0eAoOhIj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Keluhkan Pelayanan Kelurahan Kuta Gambir Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;keluhkan&#45;pelayanan&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;GuMiG7sXGc/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;keluhkan&#45;pelayanan&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;GuMiG7sXGc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 27 Jan 2026 11:05:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari pihak kelurahan.&amp;nbsp;Pasalnya, sesuai pengakuan beberapa warga, lurah maupun aparaturnya diduga jarang masuk kantor. Karenanya, layanan administrasi masyarakat pun sering terkendala.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari pihak kelurahan.&nbsp;<br><br>Pasalnya, sesuai pengakuan beberapa warga, lurah maupun aparaturnya diduga jarang masuk kantor. Karenanya, layanan administrasi masyarakat pun sering terkendala.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1769486808_b6c919e2515a922c49f5.jpg"></figure><p>Kondisi ruangan di kantor Lurah Kuta Gambir, Sidikalang, Dairi, Selasa (27/1/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / Roy Daniel Munthe]</p><p>"Sering warga terkendala mengurus administrasi. Ini pun saya mau mengurus surat domisili, belum berhasil. Sudah jam 9, belum ada pegawai disini," kata seorang warga tidak bersedia disebut namanya, ditemui WahanaNews.co di kantor itu, Selasa (27/1/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Kuta Gambir Hairul Anwar Bintang coba dikonfirmasi, tidak berhasil. Ia tidak berada dikantornya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur : Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/warga-keluhkan-pelayanan-kelurahan-kuta-gambir-dairi_u2zeFg2Kj8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menyambut HUT ke&#45;14, DPD Partai Nasdem Dairi Gelar Donor Darah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/menyambut&#45;hut&#45;ke&#45;14&#45;dpd&#45;partai&#45;nasdem&#45;dairi&#45;gelar&#45;donor&#45;darah&#45;K8i528qln2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/menyambut&#45;hut&#45;ke&#45;14&#45;dpd&#45;partai&#45;nasdem&#45;dairi&#45;gelar&#45;donor&#45;darah&#45;K8i528qln2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 06 Nov 2025 16:11:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar bakti sosial dengan melakukan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan SM. Raja Sidikalang, Kamis (6/11/2025).&amp;nbsp;Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis dilakukan para medis dipimpin dr. Boksa Tampubolon, selaku Kepala Unit Pelaksana PMI.&amp;nbsp;Ketua DPD Partai Nasdem Dairi, Nasib Marudur Sihombing mengatakan, donor darah dan cek kesehatan dilakukan bagi pengurus maupun kader partai dan masyarakat itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke&#45;14 Partai Nasdem.&amp;nbsp;&quot;Tujuan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus dan masyarakat, agar warga yang membutuhkan darah dapat terbantu,&quot; kata Nasib.&amp;nbsp;Politisi muda itu pun menghimbau agar semua pengurus dan kader Partai Nasdem tetap konsisten dan solid untuk membawa arus perubahan kedepan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar bakti sosial dengan melakukan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan SM. Raja Sidikalang, Kamis (6/11/2025).&nbsp;<br><br>Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis dilakukan para medis dipimpin dr. Boksa Tampubolon, selaku Kepala Unit Pelaksana PMI.&nbsp;<br><br>Ketua DPD Partai Nasdem Dairi, Nasib Marudur Sihombing mengatakan, donor darah dan cek kesehatan dilakukan bagi pengurus maupun kader partai dan masyarakat itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-14 Partai Nasdem.&nbsp;<br><br>"Tujuan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus dan masyarakat, agar warga yang membutuhkan darah dapat terbantu," kata Nasib.&nbsp;<br><br>Politisi muda itu pun menghimbau agar semua pengurus dan kader Partai Nasdem tetap konsisten dan solid untuk membawa arus perubahan kedepan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir112025/menyambut-hut-ke-14-dpd-partai-nasdem-dairi-gelar-donor-darah_702501scT3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PT DPM Diminta Serius Urus Izin Amdal</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pt&#45;dpm&#45;diminta&#45;serius&#45;urus&#45;izin&#45;amdal&#45;MtpvzCEI2u/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pt&#45;dpm&#45;diminta&#45;serius&#45;urus&#45;izin&#45;amdal&#45;MtpvzCEI2u/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 23 Oct 2025 10:23:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Managemen PT Dairi Prima Mineral (DPM) diminta lebih serius mengurus izin Amdal, sehingga dapat segera beroperasi.&amp;nbsp;Masyarakat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, sangat berharap PT DPM segera beroperasi, karena akan sangat berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya warga lingkar tambang.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Habib Kudadiri Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak) Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga kepada media, Rabu (22/10/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami berharap sekaligus meminta managemen PT DPM lebih serius mengurus izin Amdalnya, sehingga dapat segera beroperasi,&quot; kata Habib.&amp;nbsp;Menurutnya, jika PT DPM beroperasi, setidaknya akan terbuka lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya bagi warga sekitar lingkar tambang.&amp;nbsp;Terpisah, Superintendent External Relations PT DPM Baiq Idayani dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp menyebut, pengurusan Amdal dimaksud telah lulus kelengkapan administrasi.&amp;nbsp;&quot;Kami saat ini sedang berjuang mengurus Amdal dan tahapan saat ini kami sudah lulus kelengkapan administrasi, tinggal menunggu jadwal sidang komisi Amdal,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, sebagai investor, PT DPM sangat berharap tambang ini segera beroperasi. Karena selama tambang belum jalan, perusahaan telah&amp;nbsp; mengeluarkan banyak anggaran untuk kebutuhan operasional seperti membayar tenaga kerja, kegiatan pemeliharaan, CSR dan lainnya.&amp;nbsp;Sebagaimana diketahui, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Hanif Faisol Nurofiq mencabut izin kelayakan lingkungan PT DPM.&amp;nbsp;Hal itu sebagaimana Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor: 888 tahun 2025, tanggal 21 Mei 2025, tentang pencabutan atas keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.854/MENLHK/SETJEN/PLA.4/8/2022, tentang Kelayakan lingkungan hidup kegiatan pertambangan seng dan timbal di Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara oleh PT Dairi Prima Mineral.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Managemen PT Dairi Prima Mineral (DPM) diminta lebih serius mengurus izin Amdal, sehingga dapat segera beroperasi.&nbsp;<br><br>Masyarakat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, sangat berharap PT DPM segera beroperasi, karena akan sangat berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya warga lingkar tambang.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Habib Kudadiri Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak) Kecamatan Silima Pungga-pungga kepada media, Rabu (22/10/2025).&nbsp;<br><br>"Kami berharap sekaligus meminta managemen PT DPM lebih serius mengurus izin Amdalnya, sehingga dapat segera beroperasi," kata Habib.&nbsp;<br><br>Menurutnya, jika PT DPM beroperasi, setidaknya akan terbuka lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya bagi warga sekitar lingkar tambang.&nbsp;<br><br>Terpisah, Superintendent External Relations PT DPM Baiq Idayani dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp menyebut, pengurusan Amdal dimaksud telah lulus kelengkapan administrasi.&nbsp;<br><br>"Kami saat ini sedang berjuang mengurus Amdal dan tahapan saat ini kami sudah lulus kelengkapan administrasi, tinggal menunggu jadwal sidang komisi Amdal," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, sebagai investor, PT DPM sangat berharap tambang ini segera beroperasi. Karena selama tambang belum jalan, perusahaan telah&nbsp; mengeluarkan banyak anggaran untuk kebutuhan operasional seperti membayar tenaga kerja, kegiatan pemeliharaan, CSR dan lainnya.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diketahui, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Hanif Faisol Nurofiq mencabut izin kelayakan lingkungan PT DPM.&nbsp;<br><br>Hal itu sebagaimana Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor: 888 tahun 2025, tanggal 21 Mei 2025, tentang pencabutan atas keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.854/MENLHK/SETJEN/PLA.4/8/2022, tentang Kelayakan lingkungan hidup kegiatan pertambangan seng dan timbal di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara oleh PT Dairi Prima Mineral.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102025/pt-dpm-diminta-serius-urus-izin-amdal_vTYk1bkL46.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SEHACI Project Gelar Kampanye “Kids Grow Strong and Nation Grows Bright” di Belawan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sehaci&#45;project&#45;gelar&#45;kampanye&#45;kids&#45;grow&#45;strong&#45;and&#45;nation&#45;grows&#45;bright&#45;di&#45;belawan&#45;Eywko07c2S/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sehaci&#45;project&#45;gelar&#45;kampanye&#45;kids&#45;grow&#45;strong&#45;and&#45;nation&#45;grows&#45;bright&#45;di&#45;belawan&#45;Eywko07c2S/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Oct 2025 16:09:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Komunitas Sehat Tanpa Cacing (Sehaci) Project bersama komunitas Senyum Kecil menggelar kampanye edukasi kesehatan bertajuk “Kids Grow Strong and Nation Grows Bright”, di Kampung Nelayan, Belawan, Minggu (28/9/2025).&amp;nbsp;Keterangan pers diterima WahanaNews.co melalui Humas Sehaci Amelia Sihite, acara berlangsung pukul 10.00 Wib hingga 12.20 Wib menghadirkan 40 anak dengan rentang usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti rangkaian kegiatan interaktif mengenai pencegahan penyakit cacingan.&amp;nbsp;Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya angka infeksi cacing di Indonesia.&amp;nbsp;Data Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi penyakit cacingan masih berkisar antara 2,5 persen hingga 62 persen, dengan rata&#45;rata kasus pada anak usia sekolah dasar mencapai 28,12 persen.&amp;nbsp;Kondisi ini paling banyak ditemukan pada anak&#45;anak di kawasan dengan sanitasi terbatas, seperti pesisir pantai dan lingkungan padat penduduk.&amp;nbsp;Kampanye ini berhasil berlangsung meriah dan edukatif dengan menghadirkan Gabriella Selin, seorang mahasiswa kedokteran sebagai pembicara utama.&amp;nbsp;Anak&#45;anak tidak hanya mendengarkan pemaparan mengenai bahaya penyakit cacingan, tetapi juga terlibat aktif melalui yel&#45;yel bertema kebersihan, praktik cuci tangan yang benar dengan metode atraktif, serta permainan edukatif yang dirancang agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami.&amp;nbsp;Untuk menutup kegiatan, anak&#45;anak diberikan kesempatan memberikan penilaian melalui metode “review star” yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan serta pengalaman setelah mengikuti rangkaian acara.&amp;nbsp;Martha Br Simanungkalit, selaku Leader SEHACI Project, menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami anak&#45;anak.&amp;nbsp;“Acara ini kami kemas mulai dari hal paling sederhana, yaitu mencuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktivitas, Kami juga mengedukasi anak&#45;anak untuk selalu menggunakan alas kaki,” jelas Martha.&amp;nbsp;Dia menambahkan bahwa fokus utama kampanye adalah mendorong anak&#45;anak rutin mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali sebagai upaya langkah awal.&amp;nbsp;Sebagai bentuk apresiasi, setiap anak juga menerima merchandise hasil dukungan sponsor dari Kalbe, Fitbar, Chill Go by Morinaga, HydroCoco dan Cleo.&amp;nbsp;Sementara itu, Medan Ride Foundation turut mengambil peran penting melalui donasi yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.&amp;nbsp;Menutup kegiatan, Martha Br Simanungkalit selaku Ketua Pelaksana yang juga merupakan salah satu anak pesisir Belawan menyampaikan harapan pribadinya.&amp;nbsp;“Sebagai anak pesisir Belawan, saya tahu betul bagaimana rasanya tumbuh dengan keterbatasan. Karena itu, saya berharap adik&#45;adik di kampung ini mendapat perhatian lebih terhadap kesehatan mereka. Saya ingin mereka tumbuh kuat, sehat, dan cerdas, agar kelak mampu meraih cita&#45;cita setinggi langit dan kembali mengulurkan tangan untuk membantu anak&#45;anak pesisir lainnya,&quot; katanya.&amp;nbsp;Dengan pesan kuat tersebut, kampanye ini tidak hanya menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, tetapi juga menggarisbawahi nilai keberlanjutan,&amp;nbsp; membangun generasi sehat yang mampu menjadi agen perubahan bagi bangsa Indonesia.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Komunitas Sehat Tanpa Cacing (Sehaci) Project bersama komunitas Senyum Kecil menggelar kampanye edukasi kesehatan bertajuk “Kids Grow Strong and Nation Grows Bright”, di Kampung Nelayan, Belawan, Minggu (28/9/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan pers diterima WahanaNews.co melalui Humas Sehaci Amelia Sihite, acara berlangsung pukul 10.00 Wib hingga 12.20 Wib menghadirkan 40 anak dengan rentang usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti rangkaian kegiatan interaktif mengenai pencegahan penyakit cacingan.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya angka infeksi cacing di Indonesia.&nbsp;<br><br>Data Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi penyakit cacingan masih berkisar antara 2,5 persen hingga 62 persen, dengan rata-rata kasus pada anak usia sekolah dasar mencapai 28,12 persen.&nbsp;<br><br>Kondisi ini paling banyak ditemukan pada anak-anak di kawasan dengan sanitasi terbatas, seperti pesisir pantai dan lingkungan padat penduduk.&nbsp;<br><br>Kampanye ini berhasil berlangsung meriah dan edukatif dengan menghadirkan Gabriella Selin, seorang mahasiswa kedokteran sebagai pembicara utama.&nbsp;<br><br>Anak-anak tidak hanya mendengarkan pemaparan mengenai bahaya penyakit cacingan, tetapi juga terlibat aktif melalui yel-yel bertema kebersihan, praktik cuci tangan yang benar dengan metode atraktif, serta permainan edukatif yang dirancang agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami.&nbsp;<br><br>Untuk menutup kegiatan, anak-anak diberikan kesempatan memberikan penilaian melalui metode “review star” yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan serta pengalaman setelah mengikuti rangkaian acara.&nbsp;<br><br>Martha Br Simanungkalit, selaku Leader SEHACI Project, menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami anak-anak.&nbsp;<br><br>“Acara ini kami kemas mulai dari hal paling sederhana, yaitu mencuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktivitas, Kami juga mengedukasi anak-anak untuk selalu menggunakan alas kaki,” jelas Martha.&nbsp;<br><br>Dia menambahkan bahwa fokus utama kampanye adalah mendorong anak-anak rutin mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali sebagai upaya langkah awal.&nbsp;<br><br>Sebagai bentuk apresiasi, setiap anak juga menerima merchandise hasil dukungan sponsor dari Kalbe, Fitbar, Chill Go by Morinaga, HydroCoco dan Cleo.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Medan Ride Foundation turut mengambil peran penting melalui donasi yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.&nbsp;<br><br>Menutup kegiatan, Martha Br Simanungkalit selaku Ketua Pelaksana yang juga merupakan salah satu anak pesisir Belawan menyampaikan harapan pribadinya.&nbsp;<br><br>“Sebagai anak pesisir Belawan, saya tahu betul bagaimana rasanya tumbuh dengan keterbatasan. Karena itu, saya berharap adik-adik di kampung ini mendapat perhatian lebih terhadap kesehatan mereka. Saya ingin mereka tumbuh kuat, sehat, dan cerdas, agar kelak mampu meraih cita-cita setinggi langit dan kembali mengulurkan tangan untuk membantu anak-anak pesisir lainnya," katanya.&nbsp;<br><br>Dengan pesan kuat tersebut, kampanye ini tidak hanya menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, tetapi juga menggarisbawahi nilai keberlanjutan,&nbsp; membangun generasi sehat yang mampu menjadi agen perubahan bagi bangsa Indonesia.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102025/sehaci-project-gelar-kampanye-kids-grow-strong-and-nation-grows-bright-di-belawan_ySAnQdwMhx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Usulan Ubah Skema Makan Bergizi Gratis Jadi Uang Tunai, Ini Respon Pemerintah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/usulan&#45;ubah&#45;skema&#45;makan&#45;bergizi&#45;gratis&#45;jadi&#45;uang&#45;tunai&#45;ini&#45;respon&#45;pemerintah&#45;qr73cpkVcS/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/usulan&#45;ubah&#45;skema&#45;makan&#45;bergizi&#45;gratis&#45;jadi&#45;uang&#45;tunai&#45;ini&#45;respon&#45;pemerintah&#45;qr73cpkVcS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 21 Sep 2025 12:23:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abenk Sihite]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Usulan mengubah skema pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi uang tunai mengemuka. Pemerintah dinilai lebih baik memberikan uang tunai kepada orang tua murid di sekolah untuk menyiapkan makan siang kepada anaknya.&amp;nbsp;Melansir finance.detik.com, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, ide tersebut sah&#45;sah saja disampaikan oleh siapapun.&amp;nbsp;Namun, dia menegaskan konsep pemberian makan siang secara langsung kepada siswa di sekolah sudah merupakan skema terbaik yang bisa dijalankan.&amp;nbsp;&quot;Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan,&quot; ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).&amp;nbsp;Usulan pemberian uang tunai kepada orang tua siswa diungkapkan di tengah maraknya keracunan yang terjadi pada siswa penerima MBG di sekolah.&amp;nbsp;Soal hal ini, Prasetyo bilang apabila ada catatan masalah pada program Makan Gratis semuanya tidak masalah dan akan ditampung pemerintah untuk diperbaiki.&amp;nbsp;&quot;Kalau nanti ada catatan ya kita akui dan kita perbaiki,&quot; lanjut Prasetyo.&amp;nbsp;Usulan MBG Jadi Uang TunaiSebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris yang mengusulkan agar MBG diberikan tunai kepada orang tua siswa.&amp;nbsp;Dia menyoroti standard operating procedure (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kurang baik dan membuat banyaknya kasus keracunan terjadi.&amp;nbsp;Dia curiga kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah akibat tidak dijalankannya SOP dari BGN dengan baik oleh SPPG.&amp;nbsp;Charles mengatakan rata&#45;rata persiapan bahan baku menu MBG dilakukan di pukul 23.00 atau malam sebelum distribusi. Makanan, katanya, dimasak pukul 04.00 dan dibungkus pukul 07.00, sementara baru dihidangkan sekitar pukul 11.00&#45;12.00 WIB. Risiko makanan terkontaminasi bakteri jadi sangat tinggi.&amp;nbsp;Selain itu, Charles juga mendorong BGN mencoba pola lain dalam penyediaan makan bergizi gratis. Salah satunya, dia mengusulkan memberikan uang kepada orang tua siswa agar bisa menyiapkan makan bergizi untuk anak masing&#45;masing.&amp;nbsp;&quot;Bahkan opsi memberikan uang kepada orang tua murid misalnya. Sehingga orang tua murid bisa menyediakan makanan sendiri untuk anak&#45;anaknya,&quot; ujar Charles kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Usulan mengubah skema pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi uang tunai mengemuka. Pemerintah dinilai lebih baik memberikan uang tunai kepada orang tua murid di sekolah untuk menyiapkan makan siang kepada anaknya.&nbsp;<br><br>Melansir finance.detik.com, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapapun.&nbsp;<br><br>Namun, dia menegaskan konsep pemberian makan siang secara langsung kepada siswa di sekolah sudah merupakan skema terbaik yang bisa dijalankan.&nbsp;<br><br>"Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).&nbsp;<br><br>Usulan pemberian uang tunai kepada orang tua siswa diungkapkan di tengah maraknya keracunan yang terjadi pada siswa penerima MBG di sekolah.&nbsp;<br><br>Soal hal ini, Prasetyo bilang apabila ada catatan masalah pada program Makan Gratis semuanya tidak masalah dan akan ditampung pemerintah untuk diperbaiki.&nbsp;<br><br>"Kalau nanti ada catatan ya kita akui dan kita perbaiki," lanjut Prasetyo.&nbsp;<br><br><strong>Usulan MBG Jadi Uang Tunai</strong><br>Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris yang mengusulkan agar MBG diberikan tunai kepada orang tua siswa.&nbsp;<br><br>Dia menyoroti standard operating procedure (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kurang baik dan membuat banyaknya kasus keracunan terjadi.&nbsp;<br><br>Dia curiga kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah akibat tidak dijalankannya SOP dari BGN dengan baik oleh SPPG.&nbsp;<br><br>Charles mengatakan rata-rata persiapan bahan baku menu MBG dilakukan di pukul 23.00 atau malam sebelum distribusi. Makanan, katanya, dimasak pukul 04.00 dan dibungkus pukul 07.00, sementara baru dihidangkan sekitar pukul 11.00-12.00 WIB. Risiko makanan terkontaminasi bakteri jadi sangat tinggi.&nbsp;<br><br>Selain itu, Charles juga mendorong BGN mencoba pola lain dalam penyediaan makan bergizi gratis. Salah satunya, dia mengusulkan memberikan uang kepada orang tua siswa agar bisa menyiapkan makan bergizi untuk anak masing-masing.&nbsp;<br><br>"Bahkan opsi memberikan uang kepada orang tua murid misalnya. Sehingga orang tua murid bisa menyediakan makanan sendiri untuk anak-anaknya," ujar Charles kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/usulan-ubah-skema-makan-bergizi-gratis-jadi-uang-tunai-ini-respon-pemerintah_43NN92gKik.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tuntut Tutup PT Gruti, Ratusan Warga Demo ke DPRD, Bupati dan Polres Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tuntut&#45;tutup&#45;pt&#45;gruti&#45;ratusan&#45;warga&#45;demo&#45;ke&#45;dprd&#45;bupati&#45;dan&#45;polres&#45;dairi&#45;A5jp2a5CX3/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tuntut&#45;tutup&#45;pt&#45;gruti&#45;ratusan&#45;warga&#45;demo&#45;ke&#45;dprd&#45;bupati&#45;dan&#45;polres&#45;dairi&#45;A5jp2a5CX3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 18 Sep 2025 16:03:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Lima ratusan warga Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berunjukrasa ke kantor DPRD, kantor Bupati dan Polres Dairi, Kamis (18/9/2025).&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, massa yang tergabung dalam Aliansi Petani Untuk Keadilan (APUK) itu tiba di depan gedung DPRD Dairi sekitar pukul 10.45 Wib.&amp;nbsp;Ditempat itu, pengunjukrasa menuntut agar Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani keluar menemui mereka. Namun, Sabam tidak hadir, karena sedang dinas ke luar kota.&amp;nbsp;Kendati beberapa anggota DPRD Dairi hadir menemui mereka, pengunjukrasa tetap menuntut agar Ketua DPRD Dairi yang hadir langsung menerima tuntutan mereka.&amp;nbsp;Karena Ketua DPRD Dairi tidak hadir, pengunjukrasa pun mengajak anggota dewan yang hadir itu untuk bersama&#45;sama menyampaikan aspirasi ke kantor bupati.&amp;nbsp;Di kantor bupati, Pangihutan Sijabat, koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, yang pada intinya agar pemerintah menutup PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) dari Kecamatan Parbuluan dan Kecamatan Sumbul.&amp;nbsp;&quot;Kegiatan mereka telah merusak alam. Menebang kayu alam dengan alasan melakukan penghijauan dengan menanam kopi sebagai pengganti kayu,&quot; katanya.&amp;nbsp;Kemudian disebutkan, tindakan PT Gruti yang menebang kayu alam, telah merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga ke bibir sungai dan menutup aliran sungai.&amp;nbsp;Kegiatan itu menimbulkan kekeringan sehingga 5.191 jiwa masyarakat Parbuluan VI tidak lagi mendapat sumber air minum.&amp;nbsp;Ditambahkan, aktivitas PT Gruti juga telah merusak akses jalan pertanian yang sehari&#45;hari dilalui masyarakat petani untuk keperluan keberlangsungan hidup.&amp;nbsp;Menurut mereka, Komisi I DPRD Dairi telah merekomendasikan kepada PT GRUTI dan BumDes Desa Parbuluan VI untuk menghentikan kegiatan penebangan kayu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, namun tidak di indahkan.&amp;nbsp;Kepada Bupati Dairi Vickner Sinaga yang hadir menerima mereka didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, pengunjukrasa meminta agar dilakukan audit BumDesa Parbuluan VI.&amp;nbsp;Bupati Dairi juga diminta mencabut SK Kepala Desa dan beberapa perangkatnya karena menurut mereka Kepala Desa&amp;nbsp; melakukan penyalahgunaan wewenang terhadap masyarakat Parbuluan VI.&amp;nbsp;Sebab, melalui surat&amp;nbsp; tanggal 4 Pebruari 2022 bahwa PT Gruti hanya mengelola lahan non produktif. Ternyata terjadi perambahan hutan.&amp;nbsp;Kemudian Kepala Desa juga membuat pemberitaan di sejumlah media massa bahwa masyarakat Parbuluan VI sudah menerima kehadiran PT.Gruti dan telah merasakan manfaatnya padahal akibat kehadirannya menjadi perpecahan di tengah masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Ini kami masyarakat Parbuluan menolak kehadiran PT Gruti. Tutup PT Gruti yang menyengsarakan masyarakat Parbuluan VI,&quot; teriak orator.&amp;nbsp;Menanggapi pengunjukrasa, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan, pihaknya telah menyurati PT. Gruti dan BumDes Parbuluan VI agar menghentikan penebangan pohon sebelum ada&amp;nbsp; penyelesaian masalah yang terjadi di desa itu.&amp;nbsp;Bupati juga menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi di Parbuluan VI termasuk Bumdes akan diaudit.&amp;nbsp;&quot;Sudah saya perintahkan Inspektorat saya supaya melakukan audit,&quot; tegas Vickner Sinaga.&amp;nbsp;Di Polres Dairi, massa diterima Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan didampingi Wakapolres Kompol Diarma Munthe beserta PJU Polres Dairi.&amp;nbsp;Massa meninggalkan Polres Dairi dengan tertib setelah perwakilan warga Parbuluan VI sebanyak 20 orang membuat laporan atas perambahan hutan dan pengrusakan lingkungan di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan.&amp;nbsp;Terpisah, Halim Lumbanbatu anggota Komisi III DPRD Dairi di kantor Dewan kepada media ini mengatakan, anggota dewan selalu mengakomodir aspirasi masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Yang jelas kita negara demokrasi yang berpihak kepada masyarakat banyak,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;Aksi demonstrasi berlangsung damai dalam pengawalan ketat dari TNI dan personel Polres Dairi dan Pakpak Bharat.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Lima ratusan warga Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berunjukrasa ke kantor DPRD, kantor Bupati dan Polres Dairi, Kamis (18/9/2025).&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, massa yang tergabung dalam Aliansi Petani Untuk Keadilan (APUK) itu tiba di depan gedung DPRD Dairi sekitar pukul 10.45 Wib.&nbsp;<br><br>Ditempat itu, pengunjukrasa menuntut agar Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani keluar menemui mereka. Namun, Sabam tidak hadir, karena sedang dinas ke luar kota.&nbsp;<br><br>Kendati beberapa anggota DPRD Dairi hadir menemui mereka, pengunjukrasa tetap menuntut agar Ketua DPRD Dairi yang hadir langsung menerima tuntutan mereka.&nbsp;<br><br>Karena Ketua DPRD Dairi tidak hadir, pengunjukrasa pun mengajak anggota dewan yang hadir itu untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi ke kantor bupati.&nbsp;<br><br>Di kantor bupati, Pangihutan Sijabat, koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, yang pada intinya agar pemerintah menutup PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) dari Kecamatan Parbuluan dan Kecamatan Sumbul.&nbsp;<br><br>"Kegiatan mereka telah merusak alam. Menebang kayu alam dengan alasan melakukan penghijauan dengan menanam kopi sebagai pengganti kayu," katanya.&nbsp;<br><br>Kemudian disebutkan, tindakan PT Gruti yang menebang kayu alam, telah merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga ke bibir sungai dan menutup aliran sungai.&nbsp;<br><br>Kegiatan itu menimbulkan kekeringan sehingga 5.191 jiwa masyarakat Parbuluan VI tidak lagi mendapat sumber air minum.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, aktivitas PT Gruti juga telah merusak akses jalan pertanian yang sehari-hari dilalui masyarakat petani untuk keperluan keberlangsungan hidup.&nbsp;<br><br>Menurut mereka, Komisi I DPRD Dairi telah merekomendasikan kepada PT GRUTI dan BumDes Desa Parbuluan VI untuk menghentikan kegiatan penebangan kayu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, namun tidak di indahkan.&nbsp;<br><br>Kepada Bupati Dairi Vickner Sinaga yang hadir menerima mereka didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, pengunjukrasa meminta agar dilakukan audit BumDesa Parbuluan VI.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi juga diminta mencabut SK Kepala Desa dan beberapa perangkatnya karena menurut mereka Kepala Desa&nbsp; melakukan penyalahgunaan wewenang terhadap masyarakat Parbuluan VI.&nbsp;<br><br>Sebab, melalui surat&nbsp; tanggal 4 Pebruari 2022 bahwa PT Gruti hanya mengelola lahan non produktif. Ternyata terjadi perambahan hutan.&nbsp;<br><br>Kemudian Kepala Desa juga membuat pemberitaan di sejumlah media massa bahwa masyarakat Parbuluan VI sudah menerima kehadiran PT.Gruti dan telah merasakan manfaatnya padahal akibat kehadirannya menjadi perpecahan di tengah masyarakat.&nbsp;<br><br>"Ini kami masyarakat Parbuluan menolak kehadiran PT Gruti. Tutup PT Gruti yang menyengsarakan masyarakat Parbuluan VI," teriak orator.&nbsp;<br><br>Menanggapi pengunjukrasa, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan, pihaknya telah menyurati PT. Gruti dan BumDes Parbuluan VI agar menghentikan penebangan pohon sebelum ada&nbsp; penyelesaian masalah yang terjadi di desa itu.&nbsp;<br><br>Bupati juga menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi di Parbuluan VI termasuk Bumdes akan diaudit.&nbsp;<br><br>"Sudah saya perintahkan Inspektorat saya supaya melakukan audit," tegas Vickner Sinaga.&nbsp;<br><br>Di Polres Dairi, massa diterima Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan didampingi Wakapolres Kompol Diarma Munthe beserta PJU Polres Dairi.&nbsp;<br><br>Massa meninggalkan Polres Dairi dengan tertib setelah perwakilan warga Parbuluan VI sebanyak 20 orang membuat laporan atas perambahan hutan dan pengrusakan lingkungan di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan.&nbsp;<br><br>Terpisah, Halim Lumbanbatu anggota Komisi III DPRD Dairi di kantor Dewan kepada media ini mengatakan, anggota dewan selalu mengakomodir aspirasi masyarakat.&nbsp;<br><br>"Yang jelas kita negara demokrasi yang berpihak kepada masyarakat banyak," sebutnya.&nbsp;<br><br>Aksi demonstrasi berlangsung damai dalam pengawalan ketat dari TNI dan personel Polres Dairi dan Pakpak Bharat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/tuntut-tutup-pt-gruti-ratusan-warga-demo-ke-dprd-bupati-dan-polres-dairi_UgBpsBii95.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemerintah Pusat Diharapkan Investigasi Pembakaran Fasilitas PT Gruti</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemerintah&#45;pusat&#45;diharapkan&#45;investigasi&#45;pembakaran&#45;fasilitas&#45;pt&#45;gruti&#45;oQt3S1307f/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemerintah&#45;pusat&#45;diharapkan&#45;investigasi&#45;pembakaran&#45;fasilitas&#45;pt&#45;gruti&#45;oQt3S1307f/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 15 Sep 2025 15:06:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah pusat diharapkan agar melakukan investigasi terkait pembakaran fasilitas PT. Gunung Raya Utama Timber Industri (Gruti) di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami berharap pemerintah pusat untuk segera melakukan investigasi terkait peristiwa itu,&quot; kata Sekretaris Desa (Sekdes) Parbuluan VI, Romulus Nadeak, dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (15/9/2025).&amp;nbsp;Romulus menyebut, massa warga desa melakukan aksi dimaksud untuk menolak kehadiran PT Gruti di daerah itu.&amp;nbsp;Ditambahkan, kehadiran PT Gruti di Desa Parbuluan VI, turut juga membawa efek positif terhadap masyarakat setempat yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur dan juga bantuan&#45;bantuan sosial.&amp;nbsp;&quot;Namun kalau kita berpikir dari hal negatifnya, yang pasti segala sesuatunya di dunia ini memiliki hal negatif, tergantung manusianya melihat dari sudut mana dan juga kepentinganya,&quot; kata Romulus.&amp;nbsp;&quot;Makanya harapan saya pemerintah untuk segera menyikapi masalah ini untuk melihat langsung kelapangan apa penyebab peristiwa pembakaran fasilitas PT Gruti,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Pemerintah diminta langsung berkomunikasi dengan masyarakat, agar pihak pihak terkait tidak salah dalam menentukan sikap.&amp;nbsp;Terpisah, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan melalui Kasat Reskrim AKP Wilson M.Panjaitan dikonfirmasi mengatakan, pihak PT Gruti telah membuat laporan terkait peristiwa tersebut.&amp;nbsp;&quot;Kita masih mendalami masalah itu,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah pusat diharapkan agar melakukan investigasi terkait pembakaran fasilitas PT. Gunung Raya Utama Timber Industri (Gruti) di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).&nbsp;<br><br>"Kami berharap pemerintah pusat untuk segera melakukan investigasi terkait peristiwa itu," kata Sekretaris Desa (Sekdes) Parbuluan VI, Romulus Nadeak, dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (15/9/2025).&nbsp;<br><br>Romulus menyebut, massa warga desa melakukan aksi dimaksud untuk menolak kehadiran PT Gruti di daerah itu.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kehadiran PT Gruti di Desa Parbuluan VI, turut juga membawa efek positif terhadap masyarakat setempat yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur dan juga bantuan-bantuan sosial.&nbsp;<br><br>"Namun kalau kita berpikir dari hal negatifnya, yang pasti segala sesuatunya di dunia ini memiliki hal negatif, tergantung manusianya melihat dari sudut mana dan juga kepentinganya," kata Romulus.&nbsp;<br><br>"Makanya harapan saya pemerintah untuk segera menyikapi masalah ini untuk melihat langsung kelapangan apa penyebab peristiwa pembakaran fasilitas PT Gruti," tambahnya.&nbsp;<br><br>Pemerintah diminta langsung berkomunikasi dengan masyarakat, agar pihak pihak terkait tidak salah dalam menentukan sikap.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan melalui Kasat Reskrim AKP Wilson M.Panjaitan dikonfirmasi mengatakan, pihak PT Gruti telah membuat laporan terkait peristiwa tersebut.&nbsp;<br><br>"Kita masih mendalami masalah itu," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/pemerintah-pusat-diharapkan-investigasi-pembakaran-fasilitas-pt-gruti_B5e0Wct1zZ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Badan Jalan Amblas ke Jurang di Simungun Dairi, Mengancam Keselamatan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;amblas&#45;ke&#45;jurang&#45;di&#45;simungun&#45;dairi&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;abPI1dc02E/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;amblas&#45;ke&#45;jurang&#45;di&#45;simungun&#45;dairi&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;abPI1dc02E/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Sep 2025 09:41:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Badan jalan hotmix di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, longsor ke jurang sepanjang lebih kurang 5 meter.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co di lokasi, setengah badan jalan hotmix itu longsor kejurang. Dua potong kayu tertancap di lokasi sebagai pertanda agar pengguna jalan hati&#45;hati.&amp;nbsp;Warga di sekitar lokasi longsornya badan jalan itu, mengaku marga Sihombing mengatakan, longsornya badan jalan tersebut sangat mengancam pengguna jalan, terutama pada malam hari.&amp;nbsp;&quot;Memang belum pernah ada korban jiwa akibat kerusakan jalan itu. Tapi hendaknya jangan menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki. Sangat membahayakan, apalagi bagi pengguna jalan yang bukan warga disini,&quot; kata Sihombing kepada WahanaNews.co, Senin (8/9/2025).&amp;nbsp;Sihombing menambahkan, badan jalan yang longsor itu sudah lama terjadi, saat daerah tersebut di guyur hujan lebat berkepanjangan.&amp;nbsp;Melihat kondisi kerusakan jalan itu, kecil kemungkinan dapat diperbaiki jika hanya mengandalkan gotong royong dan swadaya masyarakat karena membutuhkan dana yang cukup besar.&amp;nbsp;Untuk menghindari korban jiwa dan kerusakan yang lebih fatal, warga berharap agar pihak berkompeten seperti Dinas PUTR atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera memperbaiki jalan dimaksud.&amp;nbsp;&quot;Sebab kalau badan jalan sempat putus total, sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat termasuk anak sekolah yang setiap hari melalui jalan itu akan terganggu,&quot; kata Sihombing.&amp;nbsp;Kepala Desa Simungun Tupang Sianturi, hendak dikonfirmasi kekantornya, tidak berhasil.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Badan jalan hotmix di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, longsor ke jurang sepanjang lebih kurang 5 meter.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co di lokasi, setengah badan jalan hotmix itu longsor kejurang. Dua potong kayu tertancap di lokasi sebagai pertanda agar pengguna jalan hati-hati.&nbsp;<br><br>Warga di sekitar lokasi longsornya badan jalan itu, mengaku marga Sihombing mengatakan, longsornya badan jalan tersebut sangat mengancam pengguna jalan, terutama pada malam hari.&nbsp;<br><br>"Memang belum pernah ada korban jiwa akibat kerusakan jalan itu. Tapi hendaknya jangan menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki. Sangat membahayakan, apalagi bagi pengguna jalan yang bukan warga disini," kata Sihombing kepada WahanaNews.co, Senin (8/9/2025).&nbsp;<br><br>Sihombing menambahkan, badan jalan yang longsor itu sudah lama terjadi, saat daerah tersebut di guyur hujan lebat berkepanjangan.&nbsp;<br><br>Melihat kondisi kerusakan jalan itu, kecil kemungkinan dapat diperbaiki jika hanya mengandalkan gotong royong dan swadaya masyarakat karena membutuhkan dana yang cukup besar.&nbsp;<br><br>Untuk menghindari korban jiwa dan kerusakan yang lebih fatal, warga berharap agar pihak berkompeten seperti Dinas PUTR atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera memperbaiki jalan dimaksud.&nbsp;<br><br>"Sebab kalau badan jalan sempat putus total, sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat termasuk anak sekolah yang setiap hari melalui jalan itu akan terganggu," kata Sihombing.&nbsp;<br><br>Kepala Desa Simungun Tupang Sianturi, hendak dikonfirmasi kekantornya, tidak berhasil.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/badan-jalan-amblas-ke-jurang-di-simungun-dairi-mengancam-keselamatan_K32D0mtujI.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Badan Jalan Menuju Desa Pardomuan Dairi Rusak Parah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;menuju&#45;desa&#45;pardomuan&#45;dairi&#45;rusak&#45;parah&#45;71U95suh0b/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;menuju&#45;desa&#45;pardomuan&#45;dairi&#45;rusak&#45;parah&#45;71U95suh0b/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Sep 2025 15:58:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Badan jalan menuju Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rusak parah. Hal itu membuat masyarakat mengeluh.&amp;nbsp;Keluhan tersebut juga dirasakan warga Desa Lae Itam, Lae Markelang, Lae Luhung termasuk Lae Logan Kecamatan Siempat Nempu Hilir.&amp;nbsp;Salah satu warga Desa Pardomuan, Jauli Simbolon (67) mengatakan, kondisi jalan rusak mulai dari Gunung Merah Desa Sopobutar hingga Desa Pardomuan, cudah cukup lama.&amp;nbsp;Padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.&amp;nbsp;Dikatakan, Desa Pardomuan merupakan daerah sumber Pendapatan Asli Daerah. Sebab di desa ini ada pekan (pajak) setiap hari Senin dan cukup ramai.&amp;nbsp;&quot;Kami sangat menyesalkan pemerintah daerah sepertinya tutup mata melihat kondisi jalan menuju Desa Pardomuan yang sangat parah. Jangankan manusia, kami rasa, harimau saja sulit melalui jalan ini,&quot; kata Simbolon kesal, Selasa (9/9/2025).&amp;nbsp;Tokoh masyakat Desa Pardonuan, Pardomuan Sianturi (72) didampingi Kepala Desa Darto Suparman Tamba, mengakui parahnya kondisi jalan menuju Desa Pardomuan.&amp;nbsp;Jalan yang rusak parah sepanjang 7 kilometer, mulai dari Dusun Gunung Merah Desa Sopo Butar.&amp;nbsp;&quot;Atas nama masyarakat, kami dan kepala desa sangat mengharapkan perhatian serius oleh Pemkab Dairi, untuk memperbaiki ruas jalan tersebut,&quot; ujar Pardomuan Sianturi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Badan jalan menuju Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rusak parah. Hal itu membuat masyarakat mengeluh.&nbsp;<br><br>Keluhan tersebut juga dirasakan warga Desa Lae Itam, Lae Markelang, Lae Luhung termasuk Lae Logan Kecamatan Siempat Nempu Hilir.&nbsp;<br><br>Salah satu warga Desa Pardomuan, Jauli Simbolon (67) mengatakan, kondisi jalan rusak mulai dari Gunung Merah Desa Sopobutar hingga Desa Pardomuan, cudah cukup lama.&nbsp;<br><br>Padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.&nbsp;<br><br>Dikatakan, Desa Pardomuan merupakan daerah sumber Pendapatan Asli Daerah. Sebab di desa ini ada pekan (pajak) setiap hari Senin dan cukup ramai.&nbsp;<br><br>"Kami sangat menyesalkan pemerintah daerah sepertinya tutup mata melihat kondisi jalan menuju Desa Pardomuan yang sangat parah. Jangankan manusia, kami rasa, harimau saja sulit melalui jalan ini," kata Simbolon kesal, Selasa (9/9/2025).&nbsp;<br><br>Tokoh masyakat Desa Pardonuan, Pardomuan Sianturi (72) didampingi Kepala Desa Darto Suparman Tamba, mengakui parahnya kondisi jalan menuju Desa Pardomuan.&nbsp;<br><br>Jalan yang rusak parah sepanjang 7 kilometer, mulai dari Dusun Gunung Merah Desa Sopo Butar.&nbsp;<br><br>"Atas nama masyarakat, kami dan kepala desa sangat mengharapkan perhatian serius oleh Pemkab Dairi, untuk memperbaiki ruas jalan tersebut," ujar Pardomuan Sianturi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/badan-jalan-menuju-desa-pardomuan-dairi-rusak-parah_f5H2gW0Xni.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Alih Fungsi Lahan Persawahan di Dairi Semakin Meluas</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/alih&#45;fungsi&#45;lahan&#45;persawahan&#45;di&#45;dairi&#45;semakin&#45;meluas&#45;O360wyEM1F/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/alih&#45;fungsi&#45;lahan&#45;persawahan&#45;di&#45;dairi&#45;semakin&#45;meluas&#45;O360wyEM1F/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 08 Sep 2025 14:46:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Alih fungsi lahan persawahan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhir&#45;akhir ini semakin meluas. Lahan persawahan yang selama ini produktif dengan tanaman padi, berubah menjadi tanaman jagung.&amp;nbsp;Hal terlihat hampir di seluruh wilayah Dairi, terutama di daerah yang selama ini dikenal sebagai penghasil padi, seperti Desa Buluduri, Sempung, Kentara, Berampu, Lae Parira serta berbagai desa lain di Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga.&amp;nbsp;Salah satu lokasi lahan persawahan yang selama ini produksi dengan tanaman padi di daerah Desa Lae Pangaroan, ditanami dengan tanaman jagung. Padahal lahan persawahan di daerah tersebut dilengkapi dengan sarana irigasi, seperti terlihat dalam foto.&amp;nbsp;Salah seorang petani di Desa Lae Pangaroan mengaku marga Sitorus menyebut bila bertanaman jagung, jauh lebih beruntung dibandingkan dengan bertanam padi.&amp;nbsp;&quot;Bertanam jagung sangat gampang. Bila bertanam padi sangat repot mulai dari pembibitan, mengolah lahan dengan traktor hingga penanaman,&quot; sebutnya, Senin (8/9/2025).&amp;nbsp;Dijelaskan, lahan seluas 12 rantai dapat menghasilkan biji jagung kering sebanyak 4 ton, dengan harga Rp5 ribu per kilogram. Berarti Rp20 juta. Apalagi harga jagung di pasaran sekarang sudah mendekati Rp6 ribu per kilogram.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kadis Pertanian Dairi, Robot Simanullang, saat dikonfirmasi seputar lahan persawahan beralih fungsi dengan tanaman jagung, mengakui hal tersebut.&amp;nbsp;&quot;Petani semakin banyak bertanam jagung. Kita tidak dapat memaksakan petani untuk bertanam padi,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Alih fungsi lahan persawahan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhir-akhir ini semakin meluas. Lahan persawahan yang selama ini produktif dengan tanaman padi, berubah menjadi tanaman jagung.&nbsp;<br><br>Hal terlihat hampir di seluruh wilayah Dairi, terutama di daerah yang selama ini dikenal sebagai penghasil padi, seperti Desa Buluduri, Sempung, Kentara, Berampu, Lae Parira serta berbagai desa lain di Kecamatan Silima Pungga-pungga.&nbsp;<br><br>Salah satu lokasi lahan persawahan yang selama ini produksi dengan tanaman padi di daerah Desa Lae Pangaroan, ditanami dengan tanaman jagung. Padahal lahan persawahan di daerah tersebut dilengkapi dengan sarana irigasi, seperti terlihat dalam foto.&nbsp;<br><br>Salah seorang petani di Desa Lae Pangaroan mengaku marga Sitorus menyebut bila bertanaman jagung, jauh lebih beruntung dibandingkan dengan bertanam padi.&nbsp;<br><br>"Bertanam jagung sangat gampang. Bila bertanam padi sangat repot mulai dari pembibitan, mengolah lahan dengan traktor hingga penanaman," sebutnya, Senin (8/9/2025).&nbsp;<br><br>Dijelaskan, lahan seluas 12 rantai dapat menghasilkan biji jagung kering sebanyak 4 ton, dengan harga Rp5 ribu per kilogram. Berarti Rp20 juta. Apalagi harga jagung di pasaran sekarang sudah mendekati Rp6 ribu per kilogram.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kadis Pertanian Dairi, Robot Simanullang, saat dikonfirmasi seputar lahan persawahan beralih fungsi dengan tanaman jagung, mengakui hal tersebut.&nbsp;<br><br>"Petani semakin banyak bertanam jagung. Kita tidak dapat memaksakan petani untuk bertanam padi," sebutnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/alih-fungsi-lahan-persawahan-di-dairi-semakin-meluas_x1bA8mwAxx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tetap Bersyukur, Sekalipun Menjual Peti Mati</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tetap&#45;bersyukur&#45;sekalipun&#45;menjual&#45;peti&#45;mati&#45;9v5iPz0qO4/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tetap&#45;bersyukur&#45;sekalipun&#45;menjual&#45;peti&#45;mati&#45;9v5iPz0qO4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Sep 2025 12:32:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Untuk memenuhi kebutuhan sehari&#45;hari, setiap manusia melakukan aktivitasnya sesuai kemampuan dan pengetahuan masing&#45;masing.&amp;nbsp;Apapun hasil dari aktivitas itu, harus tetap disyukuri. Yang penting, hasilnya halal.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan seorang pengusaha peti mati, yang tidak bersedia disebut indeditasnya, ditemui WahanaNews.co di Sidikalang, Rabu (3/9/2025).&amp;nbsp;Ia menerangkan, dari hasil penjualan peti mati yang digelutinya, mampu menghidupi anggota keluarganya dan untuk menyekolahkan anaknya.&amp;nbsp;&quot;Memang kita tidak menginginkan kematian seseorang. Bahkan kita berdoa agar panjang umur dan sehat selalu,&quot; katanya.&amp;nbsp;Diutarakan, suatu ketika, pernah datang seseorang memesan peti mati sebanyak dua unit. Satu untuk orang dewasa dan satu lagi untuk peti mati anak anak. Itu terjadi karena kecelakaan, tewas dua orang dalam satu keluarga.&amp;nbsp;&quot;Ketika kita mendapat pesanan peti mati sekaligus dua unit, kita tetap bersyukur karena peti mati laku terjual. Tetapi kita berdoa agar anggota keluarga yang ditinggalkan diberikan Tuhan ketabahan dan penghiburan,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, setiap manusia melakukan aktivitasnya sesuai kemampuan dan pengetahuan masing-masing.&nbsp;<br><br>Apapun hasil dari aktivitas itu, harus tetap disyukuri. Yang penting, hasilnya halal.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan seorang pengusaha peti mati, yang tidak bersedia disebut indeditasnya, ditemui WahanaNews.co di Sidikalang, Rabu (3/9/2025).&nbsp;<br><br>Ia menerangkan, dari hasil penjualan peti mati yang digelutinya, mampu menghidupi anggota keluarganya dan untuk menyekolahkan anaknya.&nbsp;<br><br>"Memang kita tidak menginginkan kematian seseorang. Bahkan kita berdoa agar panjang umur dan sehat selalu," katanya.&nbsp;<br><br>Diutarakan, suatu ketika, pernah datang seseorang memesan peti mati sebanyak dua unit. Satu untuk orang dewasa dan satu lagi untuk peti mati anak anak. Itu terjadi karena kecelakaan, tewas dua orang dalam satu keluarga.&nbsp;<br><br>"Ketika kita mendapat pesanan peti mati sekaligus dua unit, kita tetap bersyukur karena peti mati laku terjual. Tetapi kita berdoa agar anggota keluarga yang ditinggalkan diberikan Tuhan ketabahan dan penghiburan," sebutnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/tetap-bersyukur-sekalipun-menjual-peti-mati_iDZGvE1XAc.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mahasiswa Demo di Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mahasiswa&#45;demo&#45;di&#45;dairi&#45;jlV3bJ7fF2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mahasiswa&#45;demo&#45;di&#45;dairi&#45;jlV3bJ7fF2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 02 Sep 2025 13:54:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Dairi, menggelar aksi unjukrasa di gedung DPRD Dairi, Sumatera Utara, Selasa (2/9/2025).&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, aksi itu digelar di depan gedung DPRD Dairi dengan membakar ban, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dibantu TNI dan anggota Satpol PP.&amp;nbsp;Begitu tiba di lokasi, para pengunjukrasa disambut Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi sembilan orang anggota DPRD Dairi.&amp;nbsp;Kordinator aksi, Nike Darmansyah Simbolon, dalam orasinya mengaku sangat kecewa. Sebab annggota DPRD Dairi sebanyak 35 orang tetapi yang hadir hanya 9 orang.&amp;nbsp;Nike dalam orasinya menyampaikan beberapa hal, diantaranya agar Presiden RI mencopot Kapolri yang terbukti gagal mengayomi rakyat dan justru membiarkan tindakan represif aparat terhadap demonstran, termasuk di daerah lain.&amp;nbsp;Selain itu, mereka juga mendesak evaluasi kinerja DPR, revitalisasi Polri, penertiban hiburan malam untuk memerangi narkoba dengan serius, pengawasan pengamanan dari kriminaliasi dan agar komitmen bersama untuk perubahan.&amp;nbsp;&quot;Kami mendesak DPR untuk fokus pada prioritas kepentingan rakyat, bukan sekedar pencitraan di media sosial,&quot; teriak orator.&amp;nbsp;Menanggapi, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengatakan, semua tuntutan dari aksi demo, akan ditindaklanjuti sesuai dengan tupoksi.&amp;nbsp;Pengunjukrasa pun meninggalkan lokasi, berpindah ke kantor Bupati Dairi. Saat berita ini diturunkan, pengunjukrasa masih berada di kantor Bupati Dari.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Dairi, menggelar aksi unjukrasa di gedung DPRD Dairi, Sumatera Utara, Selasa (2/9/2025).&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, aksi itu digelar di depan gedung DPRD Dairi dengan membakar ban, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dibantu TNI dan anggota Satpol PP.&nbsp;<br><br>Begitu tiba di lokasi, para pengunjukrasa disambut Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi sembilan orang anggota DPRD Dairi.&nbsp;<br><br>Kordinator aksi, Nike Darmansyah Simbolon, dalam orasinya mengaku sangat kecewa. Sebab annggota DPRD Dairi sebanyak 35 orang tetapi yang hadir hanya 9 orang.&nbsp;<br><br>Nike dalam orasinya menyampaikan beberapa hal, diantaranya agar Presiden RI mencopot Kapolri yang terbukti gagal mengayomi rakyat dan justru membiarkan tindakan represif aparat terhadap demonstran, termasuk di daerah lain.&nbsp;<br><br>Selain itu, mereka juga mendesak evaluasi kinerja DPR, revitalisasi Polri, penertiban hiburan malam untuk memerangi narkoba dengan serius, pengawasan pengamanan dari kriminaliasi dan agar komitmen bersama untuk perubahan.&nbsp;<br><br>"Kami mendesak DPR untuk fokus pada prioritas kepentingan rakyat, bukan sekedar pencitraan di media sosial," teriak orator.&nbsp;<br><br>Menanggapi, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengatakan, semua tuntutan dari aksi demo, akan ditindaklanjuti sesuai dengan tupoksi.&nbsp;<br><br>Pengunjukrasa pun meninggalkan lokasi, berpindah ke kantor Bupati Dairi. Saat berita ini diturunkan, pengunjukrasa masih berada di kantor Bupati Dari.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/mahasiswa-demo-di-dairi_KfdmT7jao4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kemarau Panjang, Petani Jagung di Gunung Sitember Dairi Resah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;petani&#45;jagung&#45;di&#45;gunung&#45;sitember&#45;dairi&#45;resah&#45;Gh2pV4U4oV/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;petani&#45;jagung&#45;di&#45;gunung&#45;sitember&#45;dairi&#45;resah&#45;Gh2pV4U4oV/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 Aug 2025 15:51:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Mayoritas petani jagung di Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, merasa resah, disebabkan musim kemarau panjang yang melanda daerah itu.&amp;nbsp;Camat Gunung Sitember Sion Sembiring ditemui WahanaNews.co dikantornya Rabu (27/8/2025) mengatakan, sebelum 17 Agustus 2025 hingga saat ini, hujan di daerah ini belum turun.&amp;nbsp;&quot;Akibat kemarau tersebut, puluhan hektar tanaman jagung terancam punah, terutama yang berumur 2 minggu hingga satu bulan. Kalaupun ada yang tumbuh, kerdil,&quot; katanya.&amp;nbsp;Selain itu, kata Sion, cukup luas lahan yang sudah di traktor, gagal tanam. Warga menanti turunnya hujan, agar mulai menanam.&amp;nbsp;&quot;Kita sangat prihatin melihat petani. Sebab warga di kecamatan ini, mayoritas menggantung hidupnya dari hasil pertanian jagung. Warga kecamatan lainnya seperti Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem, mengalami hal yang sama,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Terpisah, warga Desa Batugugun, Paian Silaban, mengatakan, sebelum perayaan HUT RI, pernah turun hujan tetapi hanya sekali.&amp;nbsp;&quot;Itupun tidak lebat. Tanaman jagung berumur 2 minggu milik saya seluas 15 rantai sudah menguning. Kalau hujan tidak segera turun, tanaman itu akan saya traktor untuk ditanami kembali,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Mayoritas petani jagung di Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, merasa resah, disebabkan musim kemarau panjang yang melanda daerah itu.&nbsp;<br><br>Camat Gunung Sitember Sion Sembiring ditemui WahanaNews.co dikantornya Rabu (27/8/2025) mengatakan, sebelum 17 Agustus 2025 hingga saat ini, hujan di daerah ini belum turun.&nbsp;<br><br>"Akibat kemarau tersebut, puluhan hektar tanaman jagung terancam punah, terutama yang berumur 2 minggu hingga satu bulan. Kalaupun ada yang tumbuh, kerdil," katanya.&nbsp;<br><br>Selain itu, kata Sion, cukup luas lahan yang sudah di traktor, gagal tanam. Warga menanti turunnya hujan, agar mulai menanam.&nbsp;<br><br>"Kita sangat prihatin melihat petani. Sebab warga di kecamatan ini, mayoritas menggantung hidupnya dari hasil pertanian jagung. Warga kecamatan lainnya seperti Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem, mengalami hal yang sama," tambahnya.&nbsp;<br><br>Terpisah, warga Desa Batugugun, Paian Silaban, mengatakan, sebelum perayaan HUT RI, pernah turun hujan tetapi hanya sekali.&nbsp;<br><br>"Itupun tidak lebat. Tanaman jagung berumur 2 minggu milik saya seluas 15 rantai sudah menguning. Kalau hujan tidak segera turun, tanaman itu akan saya traktor untuk ditanami kembali," ujarnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/kemarau-panjang-petani-jagung-di-gunung-sitember-dairi-resah_4hLzg2c5Rn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sampah Warga di Sidikalang Dairi Jadi Sarang Lalat</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sampah&#45;warga&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;jadi&#45;sarang&#45;lalat&#45;vvIxcg9Lv3/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sampah&#45;warga&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;jadi&#45;sarang&#45;lalat&#45;vvIxcg9Lv3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2025 15:30:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Banyak masyarakat Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mengeluh disebabkan sampah keluarga tidak diangkat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.&amp;nbsp;Sampah pun teronggok didepan rumah masing&#45;masing warga, sehingga menjadi sarang lalat. Hal itu dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.&amp;nbsp;Beberapa warga Sidikalang, diantaranya B. Sihombing warga Jalan Batu Kapur dan RN. Manalu warga Jalan Sakti mengatakan, dua bulan terakhir ini petugas dinas kebersihan semakin jarang mengangkut sampah untuk di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Sidiangkat.&amp;nbsp;&quot;Akhir&#45;akhir ini sampai dua minggu sampah warga tidak dijemput petugas kebersihan. Padahal sebelumnya sekali 3 hari mobil Dinas Lingkungan Hidup sudah datang. Akibatnya sampah keluarga membusuk dan mengeluarkan bau yang menyengat,&quot; kata Manalu, Kamis (21/8/2025).&amp;nbsp;Ketika ditanya apa penyebab petugas kebersihan jarang menjemput sampah untuk dibuang, Manalu menyebut kurang jelas mengetahuinya.&amp;nbsp;Namun diakui, diduga ada kaitannya karena sekitar 60&#45;an orang petugas Dinas Lingkungan Hidup dirumahkan karena tidak ada anggaran untuk honor petugas kebersihan.&amp;nbsp;Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirmasi melalui telepon selulernya, tidak tersambung.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Banyak masyarakat Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mengeluh disebabkan sampah keluarga tidak diangkat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.&nbsp;<br><br>Sampah pun teronggok didepan rumah masing-masing warga, sehingga menjadi sarang lalat. Hal itu dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.&nbsp;<br><br>Beberapa warga Sidikalang, diantaranya B. Sihombing warga Jalan Batu Kapur dan RN. Manalu warga Jalan Sakti mengatakan, dua bulan terakhir ini petugas dinas kebersihan semakin jarang mengangkut sampah untuk di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Sidiangkat.&nbsp;<br><br>"Akhir-akhir ini sampai dua minggu sampah warga tidak dijemput petugas kebersihan. Padahal sebelumnya sekali 3 hari mobil Dinas Lingkungan Hidup sudah datang. Akibatnya sampah keluarga membusuk dan mengeluarkan bau yang menyengat," kata Manalu, Kamis (21/8/2025).&nbsp;<br><br>Ketika ditanya apa penyebab petugas kebersihan jarang menjemput sampah untuk dibuang, Manalu menyebut kurang jelas mengetahuinya.&nbsp;<br><br>Namun diakui, diduga ada kaitannya karena sekitar 60-an orang petugas Dinas Lingkungan Hidup dirumahkan karena tidak ada anggaran untuk honor petugas kebersihan.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirmasi melalui telepon selulernya, tidak tersambung.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/sampah-warga-di-sidikalang-dairi-jadi-sarang-lalat_1cG0p6iEh2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Turnamen Dairi Bilyard Community Club Berakhir, Ini Juaranya</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;dairi&#45;bilyard&#45;community&#45;club&#45;berakhir&#45;ini&#45;juaranya&#45;k302Z82WWk/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;dairi&#45;bilyard&#45;community&#45;club&#45;berakhir&#45;ini&#45;juaranya&#45;k302Z82WWk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 Aug 2025 14:52:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pengunjung memadati lokasi pertandingan final turnamen Dairi Bilyard Community Club, di Jalan Merdeka, Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&amp;nbsp;Mereka ingin menyaksikan pemenang turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke&#45;80 itu.&amp;nbsp;Adapun turnamen dimaksud, dimulai pada Minggu (10/8/2025), dibuka Ketua Umum KONI Dairi Mangaranap Manik, dengan jumlah peserta total 80 orang, yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Kepanitiaan turnamen terdiri dari Ketua Billiard Comunity A. Simamora, Ketua Panitia Toni Roni Manalu, Sekretaris Daniel Sihombing dilengkapi dengan seksi&#45;seksi lainnya.&amp;nbsp;Turnamen tersebut dengan sistem Billiard 15 Balls (Bola Panjang), berlangsuung selama 5 hari berturut&#45;turut.&amp;nbsp;&quot;Saat di mulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat secara langsung di lokasi, demikian dengan saat penutupan,&quot; kata N. Manalu, humas turnamen tersebut.&amp;nbsp;Saat berlangsungnya final, turut dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik, serta seluruh pengurus turnamen.&amp;nbsp;Adapun pemenang turnamen, juara I diraih Buyung Angkat, juara II Febri Sinambela, juara III Inol Sihite dan juara IV Eko Sihombing. Bagi pemenang diberikan piala dan piagam.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pengunjung memadati lokasi pertandingan final turnamen Dairi Bilyard Community Club, di Jalan Merdeka, Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&nbsp;<br><br>Mereka ingin menyaksikan pemenang turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 itu.&nbsp;<br><br>Adapun turnamen dimaksud, dimulai pada Minggu (10/8/2025), dibuka Ketua Umum KONI Dairi Mangaranap Manik, dengan jumlah peserta total 80 orang, yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Kepanitiaan turnamen terdiri dari Ketua Billiard Comunity A. Simamora, Ketua Panitia Toni Roni Manalu, Sekretaris Daniel Sihombing dilengkapi dengan seksi-seksi lainnya.&nbsp;<br><br>Turnamen tersebut dengan sistem Billiard 15 Balls (Bola Panjang), berlangsuung selama 5 hari berturut-turut.&nbsp;<br><br>"Saat di mulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat secara langsung di lokasi, demikian dengan saat penutupan," kata N. Manalu, humas turnamen tersebut.&nbsp;<br><br>Saat berlangsungnya final, turut dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik, serta seluruh pengurus turnamen.&nbsp;<br><br>Adapun pemenang turnamen, juara I diraih Buyung Angkat, juara II Febri Sinambela, juara III Inol Sihite dan juara IV Eko Sihombing. Bagi pemenang diberikan piala dan piagam.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/turnamen-dairi-bilyard-community-club-berakhir-ini-juaranya_x0yP0fZNiR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Efisiensi Anggaran, Pemkab Dairi Malah Beli 4 Unit Mobil Mewah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/efisiensi&#45;anggaran&#45;pemkab&#45;dairi&#45;malah&#45;beli&#45;4&#45;unit&#45;mobil&#45;mewah&#45;NXm0Pe5WHC/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/efisiensi&#45;anggaran&#45;pemkab&#45;dairi&#45;malah&#45;beli&#45;4&#45;unit&#45;mobil&#45;mewah&#45;NXm0Pe5WHC/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 Aug 2025 17:19:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, dalam beberapa acara, kerap mendengungkan efisiensi anggaran, agar dilakukan penghematan anggaran.&amp;nbsp;Kendati demikian, dan juga ditengah efisiensi anggaran yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Pemkab Dairi, Sumatera Utara, justru membeli 4 unit mobil mewah.&amp;nbsp;Informasi menyebut, dua unit untuk Bupati Dairi dan dua unit untuk Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala.&amp;nbsp;Terkait hal itu, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Dairi, Robinson Simbolon, ditemui wartawan, mengungkapkan kekesalannya.&amp;nbsp;&quot;Kita sebagai masyarakat Dairi sangat menyesalkan pembelian mobil baru itu. Pemerintan mendengungkan efisiensi, tapi inilah kenyataannya. Kita kecewa,&quot; kata Robinson di Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami melihat sesuai fakta, bahwa efisiensi anggaran hanya berlaku untuk kepentingan masyarakat. Ada baiknya mobil dinas bupati dan wakil bupati yang sudah sempat dibeli agar dikembalikan. Sebab, mobil dinas bupati yang sebelumnya masih layak dipakai,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Terpisah, Kabag Umum Setdakab Dairi Wanri Berutu dikonfirmasi wartawan, membenarkan pembelian mobil dimaksud.&amp;nbsp;Dijelaskan, anggaran pembelian mobil itu bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2025, total anggaran Rp 2,8 miliar.&amp;nbsp;Hingga saat ini, masih dua unit yang diterima Pemkab Dairi. Dua unit lagi, menyusul.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, dalam beberapa acara, kerap mendengungkan efisiensi anggaran, agar dilakukan penghematan anggaran.&nbsp;<br><br>Kendati demikian, dan juga ditengah efisiensi anggaran yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Pemkab Dairi, Sumatera Utara, justru membeli 4 unit mobil mewah.&nbsp;<br><br>Informasi menyebut, dua unit untuk Bupati Dairi dan dua unit untuk Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala.&nbsp;<br><br>Terkait hal itu, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Dairi, Robinson Simbolon, ditemui wartawan, mengungkapkan kekesalannya.&nbsp;<br><br>"Kita sebagai masyarakat Dairi sangat menyesalkan pembelian mobil baru itu. Pemerintan mendengungkan efisiensi, tapi inilah kenyataannya. Kita kecewa," kata Robinson di Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&nbsp;<br><br>"Kami melihat sesuai fakta, bahwa efisiensi anggaran hanya berlaku untuk kepentingan masyarakat. Ada baiknya mobil dinas bupati dan wakil bupati yang sudah sempat dibeli agar dikembalikan. Sebab, mobil dinas bupati yang sebelumnya masih layak dipakai," tambahnya.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kabag Umum Setdakab Dairi Wanri Berutu dikonfirmasi wartawan, membenarkan pembelian mobil dimaksud.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, anggaran pembelian mobil itu bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2025, total anggaran Rp 2,8 miliar.&nbsp;<br><br>Hingga saat ini, masih dua unit yang diterima Pemkab Dairi. Dua unit lagi, menyusul.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/efisiensi-anggaran-pemkab-dairi-malah-beli-4-unit-mobil-mewah_Dy1B7IG4ed.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pasar Induk Sidikalang Dairi Sepi, Daya Beli Jauh Berkurang</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;sepi&#45;daya&#45;beli&#45;jauh&#45;berkurang&#45;oQ5cdwB7Wi/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;sepi&#45;daya&#45;beli&#45;jauh&#45;berkurang&#45;oQ5cdwB7Wi/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 17 Aug 2025 10:06:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Daya beli masyarakat di pusat pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, belakangan ini jauh berkurang. Pedagang pun mengeluh.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Br Siregar, salah satu diantara beberapa pedagang kain jadi, di lantai II pajak bertingkat, ditemui wartawan di lokasinya, Sabtu (16/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Pembeli jauh berkurang belakangan ini. Nggak tau karena apa. Mungkin faktor ekonomi yang semakin sulitlah. Nggak laku lagi jualan kami,&quot; keluhnya.&amp;nbsp;Terpisah, pedagang makanan ringan di pasar tersebut, yang sehari&#45;hari berjualan gorengan dan mie gomak, Br Sihombing, mengatakan selama ini bila hari pekan (Sabtu) dapat penjualan antara Rp800 ribu hingga Rp1 juta.&amp;nbsp;Namun saat ini, penjualan paling tinggi Rp250 ribu. Hal itu terjadi sejak memasuki awal tahun 2025.&amp;nbsp;Ditanya faktor penyebabnya mengapa daya beli masyarakat sangat jauh berkurang, ia menjawab karena faktor ekonomi.&amp;nbsp;&quot;Tidak ada orang kalah makan, kalah membelinya. Boleh bapak lihat di sekitar kota Sidikalang, biasanya bila menjelang perayaan HUT RI, banyak pohon&#45;pohon pinang. Sekarang belum ada saya lihat pohon pinang tertancap di Kota Sidikalang untuk sebagai hiburan. Itu menandakan bahwa perekonomian saat ini, sangat jauh menurun,&quot; katanya.&amp;nbsp;Beberapa pedagang yang dihubungi media ini, mulai dari pedagang sepatu atau sandal, pedagang makanan dan lainnya, semua mengeluh disebabkan barang jualannya kurang laku dibandingkan sebelumnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Daya beli masyarakat di pusat pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, belakangan ini jauh berkurang. Pedagang pun mengeluh.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Br Siregar, salah satu diantara beberapa pedagang kain jadi, di lantai II pajak bertingkat, ditemui wartawan di lokasinya, Sabtu (16/8/2025).&nbsp;<br><br>"Pembeli jauh berkurang belakangan ini. Nggak tau karena apa. Mungkin faktor ekonomi yang semakin sulitlah. Nggak laku lagi jualan kami," keluhnya.&nbsp;<br><br>Terpisah, pedagang makanan ringan di pasar tersebut, yang sehari-hari berjualan gorengan dan mie gomak, Br Sihombing, mengatakan selama ini bila hari pekan (Sabtu) dapat penjualan antara Rp800 ribu hingga Rp1 juta.&nbsp;<br><br>Namun saat ini, penjualan paling tinggi Rp250 ribu. Hal itu terjadi sejak memasuki awal tahun 2025.&nbsp;<br><br>Ditanya faktor penyebabnya mengapa daya beli masyarakat sangat jauh berkurang, ia menjawab karena faktor ekonomi.&nbsp;<br><br>"Tidak ada orang kalah makan, kalah membelinya. Boleh bapak lihat di sekitar kota Sidikalang, biasanya bila menjelang perayaan HUT RI, banyak pohon-pohon pinang. Sekarang belum ada saya lihat pohon pinang tertancap di Kota Sidikalang untuk sebagai hiburan. Itu menandakan bahwa perekonomian saat ini, sangat jauh menurun," katanya.&nbsp;<br><br>Beberapa pedagang yang dihubungi media ini, mulai dari pedagang sepatu atau sandal, pedagang makanan dan lainnya, semua mengeluh disebabkan barang jualannya kurang laku dibandingkan sebelumnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/pasar-induk-sidikalang-dairi-sepi-daya-beli-jauh-berkurang_1id5MXbNwh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Setiap Sabtu, Arus Lalu Lintas di Seputaran Pasar Sidikalang Dairi Semrawut</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/setiap&#45;sabtu&#45;arus&#45;lalu&#45;lintas&#45;di&#45;seputaran&#45;pasar&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;semrawut&#45;087YS5CtUg/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/setiap&#45;sabtu&#45;arus&#45;lalu&#45;lintas&#45;di&#45;seputaran&#45;pasar&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;semrawut&#45;087YS5CtUg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 Aug 2025 15:46:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45;Setiap hari pekan besar (Sabtu), arus lalu lintas di seputaran pasar induk Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, semrawut.&amp;nbsp;Hal itu membuat pengguna jalan sering bersungut&#45;sungut, bahkan sering terjadi adu mulut sesama sopir angkot dan abang becak.&amp;nbsp;Pantauan wartawan, kesemrautan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan, disebabkan sopir angkot semau gue memarkirkan kenderaannya tanpa memikirkan kenderaan lainnya yang hendak melalui badan jalan.&amp;nbsp;Selain itu para tukang becek juga melakukan hal yang sama, memarkirkan becanya di badan jalan. Juga terlihat pedagang gorengan dan penjual aksesoris menjajakan barang jualannya dengan membentangkan tikar di atas badan jalan.&amp;nbsp;Hal tersebut telihat di seputaran pasar induk Sidikalang seperti di Jl. Sekolah, Jl. Pekan, Jl. Trikora dan Jl. Dairi, Sabtu (16/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Sudah lama, setiap hari Sabtu arus lalu lintas di sini selalu semrawut,&quot; kata salah seorang warga, tidak bersedia disebut namanya.&amp;nbsp;Kendati kesemrawutan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan, bahkan perang mulut sesama sopir angkot dan tukang becak, tidak tampak ada petugas Satpol PP untuk mengamankan kesemrawutan arus lalu lintas dimaksud.&amp;nbsp;Kasat Satpol PP Dairi Horas Pardede, hendak dikonfirmasi terkait hal itu melalui telepon ganggamnya, tidak tersambung.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>-Setiap hari pekan besar (Sabtu), arus lalu lintas di seputaran pasar induk Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, semrawut.&nbsp;<br><br>Hal itu membuat pengguna jalan sering bersungut-sungut, bahkan sering terjadi adu mulut sesama sopir angkot dan abang becak.&nbsp;<br><br>Pantauan wartawan, kesemrautan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan, disebabkan sopir angkot semau gue memarkirkan kenderaannya tanpa memikirkan kenderaan lainnya yang hendak melalui badan jalan.&nbsp;<br><br>Selain itu para tukang becek juga melakukan hal yang sama, memarkirkan becanya di badan jalan. Juga terlihat pedagang gorengan dan penjual aksesoris menjajakan barang jualannya dengan membentangkan tikar di atas badan jalan.&nbsp;<br><br>Hal tersebut telihat di seputaran pasar induk Sidikalang seperti di Jl. Sekolah, Jl. Pekan, Jl. Trikora dan Jl. Dairi, Sabtu (16/8/2025).&nbsp;<br><br>"Sudah lama, setiap hari Sabtu arus lalu lintas di sini selalu semrawut," kata salah seorang warga, tidak bersedia disebut namanya.&nbsp;<br><br>Kendati kesemrawutan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan, bahkan perang mulut sesama sopir angkot dan tukang becak, tidak tampak ada petugas Satpol PP untuk mengamankan kesemrawutan arus lalu lintas dimaksud.&nbsp;<br><br>Kasat Satpol PP Dairi Horas Pardede, hendak dikonfirmasi terkait hal itu melalui telepon ganggamnya, tidak tersambung.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/setiap-sabtu-arus-lalu-lintas-di-seputaran-pasar-sidikalang-dairi-semrawut_6yMwnmTwqm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hak Jawab Direktur RSUD Sidikalang Atas Berita &quot;Diduga Sarat Korupsi, Anggaran RSUD Sidikalang Dilapor ke Kejatisu&quot;</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hak&#45;jawab&#45;direktur&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;atas&#45;berita&#45;diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;fgec4D9gYL/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hak&#45;jawab&#45;direktur&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;atas&#45;berita&#45;diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;fgec4D9gYL/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 14 Aug 2025 12:15:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Direktur RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyampaikan hak jawab atas berita sebagaimana dimuat di https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D yang terbit pada Senin (11/8/2025).&amp;nbsp;Berikut isi surat hak jawab Nomor: 400.7/2501/RSUD&#45;SDK/VIII/2025 tertanggal 14 Agustus 2025 yang ditandatangani Direktur RSUD Sidikalang dr Mey Margareta Sitanggang tersebut.&amp;nbsp;Sehubungan dengan adanya pemberitaan saudara pada link https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D tanggal 11 Agustus 2025, bersama ini RSUD Sidikalang menyampaikan hak jawab sebagai berikut:&amp;nbsp;1. Bahwa terhadap Surat DPC&#45;LSM PENJARA Nomor 052/DPC/LSM PJR/X/2024, tanggal 11 Oktober 2024 perihal permintaan klarifikasi/transparansi Penggunaan Anggaran RSUD Sidikalang Tahun Anggaran 2023, telah dibalas oleh RSUD Sidikalang melalui Surat Nomor 400.7/4290/RSUD&#45;SDK/X/2024 tanggal 16 Oktober 2024 yang pada pokoknya telah menerangkan pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Tahun 2023.&amp;nbsp;2. Adapun Penggunaan Anggaran tahun 2023 yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2023 telah dilakukan Audit/Pemeriksaan oleh 2 lembaga auditor yakni Inspektorat Kabupaten Dairi selaku APIP dan BPK&#45;RI selaku Pemeriksa eksternal, sedangkan penggunaan anggaran Tahun 2023 yang bersumber dari dana BLUD telah juga dilakukan audit oleh 2 lembaga audit yakni Kantor Akuntan Publik (KAP) Medan dan BPK&#45;RI selaku pemeriksa eksternal, dengan hasil pemeriksaan tidak terdapat temuan yang berpotensi merugikan keuangan daerah.&amp;nbsp;3. Tidak ada satu hal pun yang ditutupi oleh RSUD Sidikalang dalam penggunaan Anggaran Tahun 2023 apalagi adanya kegiatan fiktif, sebaliknya RSUD sidikalang sangat terbuka akan penggunaan anggaran yang mana sebagai wujud transparansi tersebut Pemerintah Kabupaten Dairi telah mempublikasikan Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2023 yang didalamnya juga telah memuat pertanggungjawaban Penggunaan angggaran RSUD Sidikalang tahun anggaran 2023 yang dapat diakses melalui alamat website https://jdih.dairikab.go.id.&amp;nbsp;4. Atas permintaan dari LSM Penjara yang meminta untuk menunjukkan setiap item kegiatan RSUD Sidikalang dengan cara memberikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) setiap kegiatan serta menunjukkan secara fisik satu persatu kegiatan RSUD Sidikalang pada Penggunaan anggaran tahun 2023 tidak dapat dikabulkan oleh RSUD Sidikalang dengan salah satu pertimbangan bahwa pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut secara menyeluruh telah dilakukan oleh Lembaga yang berwenang dan berkompeten dibidangnya yakni Inspektorat Kabupaten Dairi, Kantor Akuntan Publik serta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK&#45;RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&amp;nbsp;5. RSUD Sidikalang mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh lembaga dan elemen masyarakat Kabupaten Dairi serta seluruh pemerhati yang memberikan perhatian untuk pengembangan RSUD Sidikalang.&amp;nbsp;Sebagaimana jawaban kami diatas, kami mohon kepada saudara untuk dengan segera menerbitkan hak jawab ini dengan mencantumkan link berita yang dijawab. Atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan Terimakasih.&amp;nbsp;Tembusan:1. Yth. Bupati Dairi, di Sidikalang;2. Yth. Sekretaris Daerah Kab. Dairi, di Sidikalang;3. Yth. Inspektur Kab. Dairi, di Sidikalang;4. Yth. Ka.BKAD Kab. Dairi, di Sidikalang;5. Yth. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Dairi, di Sidikalang;6. Yth. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi, di Sidikalang;7. Yth. Kepala Bagian Hukum Kab.Dairi, di Sidikalang.8. Yth. Ketua Dewas RSUD Sidikalang, di Sidikalang.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Direktur RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyampaikan hak jawab atas berita sebagaimana dimuat di https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu-31k5XyG35D yang terbit pada Senin (11/8/2025).&nbsp;<br><br>Berikut isi surat hak jawab Nomor: 400.7/2501/RSUD-SDK/VIII/2025 tertanggal 14 Agustus 2025 yang ditandatangani Direktur RSUD Sidikalang dr Mey Margareta Sitanggang tersebut.&nbsp;<br><br>Sehubungan dengan adanya pemberitaan saudara pada link https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu-31k5XyG35D tanggal 11 Agustus 2025, bersama ini RSUD Sidikalang menyampaikan hak jawab sebagai berikut:&nbsp;<br><br>1. Bahwa terhadap Surat DPC-LSM PENJARA Nomor 052/DPC/LSM PJR/X/2024, tanggal 11 Oktober 2024 perihal permintaan klarifikasi/transparansi Penggunaan Anggaran RSUD Sidikalang Tahun Anggaran 2023, telah dibalas oleh RSUD Sidikalang melalui Surat Nomor 400.7/4290/RSUD-SDK/X/2024 tanggal 16 Oktober 2024 yang pada pokoknya telah menerangkan pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Tahun 2023.&nbsp;<br><br>2. Adapun Penggunaan Anggaran tahun 2023 yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2023 telah dilakukan Audit/Pemeriksaan oleh 2 lembaga auditor yakni Inspektorat Kabupaten Dairi selaku APIP dan BPK-RI selaku Pemeriksa eksternal, sedangkan penggunaan anggaran Tahun 2023 yang bersumber dari dana BLUD telah juga dilakukan audit oleh 2 lembaga audit yakni Kantor Akuntan Publik (KAP) Medan dan BPK-RI selaku pemeriksa eksternal, dengan hasil pemeriksaan tidak terdapat temuan yang berpotensi merugikan keuangan daerah.&nbsp;<br><br>3. Tidak ada satu hal pun yang ditutupi oleh RSUD Sidikalang dalam penggunaan Anggaran Tahun 2023 apalagi adanya kegiatan fiktif, sebaliknya RSUD sidikalang sangat terbuka akan penggunaan anggaran yang mana sebagai wujud transparansi tersebut Pemerintah Kabupaten Dairi telah mempublikasikan Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2023 yang didalamnya juga telah memuat pertanggungjawaban Penggunaan angggaran RSUD Sidikalang tahun anggaran 2023 yang dapat diakses melalui alamat website https://jdih.dairikab.go.id.&nbsp;<br><br>4. Atas permintaan dari LSM Penjara yang meminta untuk menunjukkan setiap item kegiatan RSUD Sidikalang dengan cara memberikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) setiap kegiatan serta menunjukkan secara fisik satu persatu kegiatan RSUD Sidikalang pada Penggunaan anggaran tahun 2023 tidak dapat dikabulkan oleh RSUD Sidikalang dengan salah satu pertimbangan bahwa pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut secara menyeluruh telah dilakukan oleh Lembaga yang berwenang dan berkompeten dibidangnya yakni Inspektorat Kabupaten Dairi, Kantor Akuntan Publik serta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>5. RSUD Sidikalang mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh lembaga dan elemen masyarakat Kabupaten Dairi serta seluruh pemerhati yang memberikan perhatian untuk pengembangan RSUD Sidikalang.&nbsp;<br><br>Sebagaimana jawaban kami diatas, kami mohon kepada saudara untuk dengan segera menerbitkan hak jawab ini dengan mencantumkan link berita yang dijawab. Atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan Terimakasih.&nbsp;<br><br>Tembusan:<br>1. Yth. Bupati Dairi, di Sidikalang;<br>2. Yth. Sekretaris Daerah Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>3. Yth. Inspektur Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>4. Yth. Ka.BKAD Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>5. Yth. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>6. Yth. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi, di Sidikalang;<br>7. Yth. Kepala Bagian Hukum Kab.Dairi, di Sidikalang.<br>8. Yth. Ketua Dewas RSUD Sidikalang, di Sidikalang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/hak-jawab-direktur-rsud-sidikalang-atas-berita-diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu_e0Yd90Kcwj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Diduga Sarat Korupsi, Anggaran RSUD Sidikalang Dilapor ke Kejatisu</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 11 Aug 2025 17:59:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kabupaten Dairi, melaporkan dugaan korupsi anggaran di RSUD Sidikalang ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Ketua LSM Penjara Dairi Jack Sihombing kepada wartawan di Sidikalang, Senin (11/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami laporkan dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Sidikalang dalam bentuk dumas, anggaran tahun 2023 Rp75.485.991.505,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disebut, dumas itu karena pada anggaran dimaksud terkesan ada yang ditutup&#45;tutupi dimana pada saat dilakukan konfirmasi ataupun klarifikasi langsung melalui Kepala Bidang sarana dan prasarana terkait item setiap kegiatan dari perbelanjaan anggaran tersebut, tetapi hanya diam dan tidak mampu menjawab serta menunjukkan bukti fisik perbelanjaan ataupun kegiatan pada tahun 2023.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kabupaten Dairi, melaporkan dugaan korupsi anggaran di RSUD Sidikalang ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Ketua LSM Penjara Dairi Jack Sihombing kepada wartawan di Sidikalang, Senin (11/8/2025).&nbsp;<br><br>"Kami laporkan dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Sidikalang dalam bentuk dumas, anggaran tahun 2023 Rp75.485.991.505," katanya.&nbsp;<br><br>Disebut, dumas itu karena pada anggaran dimaksud terkesan ada yang ditutup-tutupi dimana pada saat dilakukan konfirmasi ataupun klarifikasi langsung melalui Kepala Bidang sarana dan prasarana terkait item setiap kegiatan dari perbelanjaan anggaran tersebut, tetapi hanya diam dan tidak mampu menjawab serta menunjukkan bukti fisik perbelanjaan ataupun kegiatan pada tahun 2023.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1754915364_089908bb76e3d1a6571d.jpg"></figure><p>Ketua LSM Penjara Jack Sihombing saat menyampaikan dumas di Kejatisu [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Kegiatan itu diantaranya Pemeliharaan prasarana dan pendukung fasilitas pelayanan kesehatan Rp3.535.850.000 dan Pemeliharaan rutin berskala alat kesehatan fasilitas kesehatan Rp352.330.000.&nbsp;<br><br>"Kami juga telah melayangkan surat sebanyak 2 kali kepada pihak RSUD Sidikalang pada bulan Oktober 2024, juga tak kunjung mampu atau bersedia menunjukkan bukti-bukti kegiatan tahun 2023," kata Jack.&nbsp;<br><br>"Maka patut dianggap sangat layak dilakukan penyelidikan oleh aparat penegak hukum guna memastikan terjadinya dugaan perbuatan tindak pidana korupsi," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Jack pun berharap Kejatisu dapat menangani dumas yang mereka sampaikan, dengan profesional dan transparan.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kedepannya, Bupati Dairi agar lebih selektif untuk memilih atau&nbsp; menempatkan seorang direktur ataupun pimpinan yang lebih terbuka dan tranparan terhadap penggunaan setiap anggaran.&nbsp;<br><br>"DPC LSM Penjara Kabupaten Dairi akan mengawal serta mengikuti perkembangan proses hukum atas laporan ini," kata Jack mengakhiri.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu_B9SbQ96jaR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Turnamen Billyard 15 Balls, Meriahkan HUT RI ke&#45;80 di Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;billyard&#45;15&#45;balls&#45;meriahkan&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;0PvSv50mx2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;billyard&#45;15&#45;balls&#45;meriahkan&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;0PvSv50mx2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 10 Aug 2025 16:41:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalàm rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke&#45;80, warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengadakan turnamen billiard 15 balls.&amp;nbsp;Turnamen tersebut diadakan di Jalan Merdeka Sidikalang, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang datang dari berbagai desa, Minggu (10/8/2025).&amp;nbsp;Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik dalam sambutannya saat membuka turnamen, mengharapkan wasit agar berlaku jujur dan jangan sampai terjadi nepotisme, sehingga menghasilkan bibit terbaik.&amp;nbsp;&quot;Turnamen untuk mencari bibit&#45;bibit yang handal, yang nantinya dapat untuk dipertandingkan ke luar daerah. Harapan kita, pemenang dapat mewakili Dairi,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sementara Ketua Panitia Toni Rony Manalu didampingi Sekretaris Daniel Sihombing dan Ketua Billiard Comunity A. Simamora menjelaskan, turnamen itu dengan sistem billyard 15 ball (bola panjang), digelar selama 5 hari.&amp;nbsp;Rony mengatakan, turnamen terbuka untuk umum. Namun belum ada yang datang dari luar daerah. Tetapi panitia terbuka untuk peserta dari manapun.&amp;nbsp;Peserta yang ingin mengikuti masih diterima untuk mendaftar hingga batas sampai Jumat (15/8/2025).&amp;nbsp;Bagi pemenang nantinya akan diberikan hadiah tropy dan uang tunai.&amp;nbsp;Humas turnamen N. Manalu mengatakan, saat dimulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat langsung di lokasi turnamen. Masyarakat maupun pemain terlihat di dominasi pria usia muda.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalàm rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80, warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengadakan turnamen billiard 15 balls.&nbsp;<br><br>Turnamen tersebut diadakan di Jalan Merdeka Sidikalang, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang datang dari berbagai desa, Minggu (10/8/2025).&nbsp;<br><br>Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik dalam sambutannya saat membuka turnamen, mengharapkan wasit agar berlaku jujur dan jangan sampai terjadi nepotisme, sehingga menghasilkan bibit terbaik.&nbsp;<br><br>"Turnamen untuk mencari bibit-bibit yang handal, yang nantinya dapat untuk dipertandingkan ke luar daerah. Harapan kita, pemenang dapat mewakili Dairi," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua Panitia Toni Rony Manalu didampingi Sekretaris Daniel Sihombing dan Ketua Billiard Comunity A. Simamora menjelaskan, turnamen itu dengan sistem billyard 15 ball (bola panjang), digelar selama 5 hari.&nbsp;<br><br>Rony mengatakan, turnamen terbuka untuk umum. Namun belum ada yang datang dari luar daerah. Tetapi panitia terbuka untuk peserta dari manapun.&nbsp;<br><br>Peserta yang ingin mengikuti masih diterima untuk mendaftar hingga batas sampai Jumat (15/8/2025).&nbsp;<br><br>Bagi pemenang nantinya akan diberikan hadiah tropy dan uang tunai.&nbsp;<br><br>Humas turnamen N. Manalu mengatakan, saat dimulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat langsung di lokasi turnamen. Masyarakat maupun pemain terlihat di dominasi pria usia muda.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/turnamen-billyard-15-balls-meriahkan-hut-ri-ke-80-di-sidikalang-dairi_n9LG3icIyu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Enau, Pohon Serbaguna</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/serba&#45;serbi/enau&#45;pohon&#45;serbaguna&#45;18I29yP3M8/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/serba&#45;serbi/enau&#45;pohon&#45;serbaguna&#45;18I29yP3M8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 07 Aug 2025 15:06:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pohon enau bukan lagi tanaman langka di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tanaman ini tumbuh hampir di setiap desa.&amp;nbsp;Bahkan terkhusus di Lae Pinang, Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, tanaman dimaksud mendominasi, sehingga menjadi mata pencaharian mayoritas warga.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co di berbagai desa, pohon enau tumbuhnya tidak secara teratur, atau sengaja dibudidayakan. Jikapun ada diantara masyarakat yang sengaja membudidayakannya, dapat dihitung dengan jari.&amp;nbsp;Pohon enau, tidak salah jika disebut pohon serbaguna. Pasalnya, hampir semua bagian pohon ini dapat dipergunakan.&amp;nbsp;Mulai dari batangnya, membuat bangunan. Kemudian ijuknya dipergunakan membuat sapu. Lidinya sering dipergunakan masyarakat untuk sapu halaman rumah.&amp;nbsp;Kemudian, pohon ini setelah berbuah setengah matang diolah melalui proses menjadi berkuah, disebut tuak.&amp;nbsp;Pantauan di beberapa daerah seperti di daerah Titi Kuning, Kutacane, kuah tuak ini diolah menjadi gula merah dan menjadi penghasilan utama.&amp;nbsp;Jika di Dairi, kuah nira yang disebut tuak, hanya menjadi santapan paling populer disebut minum tuak, terutama kaum bapak.&amp;nbsp;Salah seorang pengolah tuak (paragat dalam bahasa daerah) yang mengaku marga Sianturi, mengatakan, beberapa diantara masyarakat dapat menyekolahkan anaknya hingga ke Perguruan Tinggi (PT), hanya mengusahai minuman tuak.&amp;nbsp;Dalam satu batang pohon enau, dapat menghasilkan tuak 30 gelas (3 tumba). Harga pertumba Rp20 ribu. Jika ada diusahai sampai 3 batang, berarti dapat menghasilkan Rp180 ribu dalam satu hari.&amp;nbsp;&quot;Mengusahai pohon ini untuk menjadi minuman tuak sangat gampang. Hanya pagi hari mengiris, kemudian sore harinya menurunkan kuahnya dari pohon,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pohon enau bukan lagi tanaman langka di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tanaman ini tumbuh hampir di setiap desa.&nbsp;<br><br>Bahkan terkhusus di Lae Pinang, Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, tanaman dimaksud mendominasi, sehingga menjadi mata pencaharian mayoritas warga.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co di berbagai desa, pohon enau tumbuhnya tidak secara teratur, atau sengaja dibudidayakan. Jikapun ada diantara masyarakat yang sengaja membudidayakannya, dapat dihitung dengan jari.&nbsp;<br><br>Pohon enau, tidak salah jika disebut pohon serbaguna. Pasalnya, hampir semua bagian pohon ini dapat dipergunakan.&nbsp;<br><br>Mulai dari batangnya, membuat bangunan. Kemudian ijuknya dipergunakan membuat sapu. Lidinya sering dipergunakan masyarakat untuk sapu halaman rumah.&nbsp;<br><br>Kemudian, pohon ini setelah berbuah setengah matang diolah melalui proses menjadi berkuah, disebut tuak.&nbsp;<br><br>Pantauan di beberapa daerah seperti di daerah Titi Kuning, Kutacane, kuah tuak ini diolah menjadi gula merah dan menjadi penghasilan utama.&nbsp;<br><br>Jika di Dairi, kuah nira yang disebut tuak, hanya menjadi santapan paling populer disebut minum tuak, terutama kaum bapak.&nbsp;<br><br>Salah seorang pengolah tuak (paragat dalam bahasa daerah) yang mengaku marga Sianturi, mengatakan, beberapa diantara masyarakat dapat menyekolahkan anaknya hingga ke Perguruan Tinggi (PT), hanya mengusahai minuman tuak.&nbsp;<br><br>Dalam satu batang pohon enau, dapat menghasilkan tuak 30 gelas (3 tumba). Harga pertumba Rp20 ribu. Jika ada diusahai sampai 3 batang, berarti dapat menghasilkan Rp180 ribu dalam satu hari.&nbsp;<br><br>"Mengusahai pohon ini untuk menjadi minuman tuak sangat gampang. Hanya pagi hari mengiris, kemudian sore harinya menurunkan kuahnya dari pohon," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/enau-pohon-serbaguna_vyh0R8TnB6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jelang HUT RI ke&#45;80, Pemasangan Bendera Sepi di Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jelang&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;pemasangan&#45;bendera&#45;sepi&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;4m8mDilaJw/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jelang&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;pemasangan&#45;bendera&#45;sepi&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;4m8mDilaJw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 07 Aug 2025 13:42:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke&#45;80, pemasangan bendera Merah Putih, terlihat sangat sepi di kota Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, Kamis (7/8/2025), di kota Sidikalang, hampir di semua jalan pemasangan bendera ini terlihat sangat sepi. Tidak seperti tahun sebelumnya pemasangan bendera marak tertancap di halaman rumah.&amp;nbsp;Salah satu warga di Jalan Barisan Nauli Sidikalang yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, pemasangan bendera sangat sepi, masyarakat kurang bergairah, mungkin terkait faktor ekonomi yang melemah.&amp;nbsp;&quot;Kondisi ekonomi saat ini sangat sulit. Karena itu mungkin masyarakat kurang bergairah memasang bendera,&quot; katanya.&amp;nbsp;Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi lewat selular, mengakui minimnya pemasangan bendera oleh masyarakat, tidak seperti tahun sebelumnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, Pemkab Dairi telah mengeluarkan surat kepada masyarakat melalui camat hingga kepala desa, menghimbau agar semua masyarakat memasang bendera Merah Putih di halaman rumah masing&#45;masing.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80, pemasangan bendera Merah Putih, terlihat sangat sepi di kota Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, Kamis (7/8/2025), di kota Sidikalang, hampir di semua jalan pemasangan bendera ini terlihat sangat sepi. Tidak seperti tahun sebelumnya pemasangan bendera marak tertancap di halaman rumah.&nbsp;<br><br>Salah satu warga di Jalan Barisan Nauli Sidikalang yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, pemasangan bendera sangat sepi, masyarakat kurang bergairah, mungkin terkait faktor ekonomi yang melemah.&nbsp;<br><br>"Kondisi ekonomi saat ini sangat sulit. Karena itu mungkin masyarakat kurang bergairah memasang bendera," katanya.&nbsp;<br><br>Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi lewat selular, mengakui minimnya pemasangan bendera oleh masyarakat, tidak seperti tahun sebelumnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, Pemkab Dairi telah mengeluarkan surat kepada masyarakat melalui camat hingga kepala desa, menghimbau agar semua masyarakat memasang bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/jelang-hut-ri-ke-80-pemasangan-bendera-sepi-di-sidikalang-dairi_FbRX21lU93.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Harga Beras Meroket di Pasar Induk Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/harga&#45;beras&#45;meroket&#45;di&#45;pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;kb5Ci7fdij/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/harga&#45;beras&#45;meroket&#45;di&#45;pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;kb5Ci7fdij/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 06 Aug 2025 14:18:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Harga semua jenis beras mengalami kenaikan di pasar induk Sidikalang maupun di berbagai pasar tradisional di semua kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, dua minggu belakangan, seperti beras premium ukuran 15 kilogram, naik dari Rp220 ribu menjadi 250ribu per zak.&amp;nbsp;Kenaikan harga tersebut membuat konsumen tercengang, ibu rumah tangga bersungut&#45;sungut, termasuk pengusaha kedai nasi.&amp;nbsp;Salah seorang diantara beberapa pengusaha rumah makan yang tidak disebut namanya, mengaku sangat terpukul dengan kenaikan harga beras itu.&amp;nbsp;Sebab, harga nasi satu piring tetap seperti biasa yakni Rp7 ribu per piring. Jika dinaikkan, sesuai kenaikan harga beras, pelanggan akan tahan selera. Tidak ada orang kalah makan. Artinya para pelanggan makan di rumah masing&#45;masing.&amp;nbsp;&quot;Kita sebagai pengusaha kedai nasi sangat memberatkan dengan kenaikan harga ini. Semua masyarakat merasa bingung, sebab pemerintah pusat sepertinya mengabaikan kebutuhan pokok terutama ekonomi lemah,&quot; kata sumber, di Sidikalang, Rabu (6/8/2025).&amp;nbsp;Terpisah, salah seorang pedagang eceran beras di pasar induk Sidikalang, mengaku boru Sihombing, mengakui harga beras sangat tinggi. Dikatakan, kenaikan itu disebabkan pasokan sangat jauh menurun.&amp;nbsp;&quot;Selama ini, kami selaku pedagang mendapatkan beras dari toke yang berasal dari Kutacane dengan pasokan mencukupi. Saat ini kami hanya dapat menerima beras paling tinggi 10 zak. Sedangkan sebelumnya kami membeli dengan tidak terbatas,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring dikonfirmasi, mengakui kenaikan harga beras dimaksud.&amp;nbsp;&quot;Kenaikan harga itu disebabkan karena beras terjadi kelangkaan,&quot; kata Lipinus.&amp;nbsp;Ketika ditanya upaya apa yang akan dilakukan untuk menetralisir harga, Lipinus menyebut akan diupayakan mengadakan pasar murah.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Harga semua jenis beras mengalami kenaikan di pasar induk Sidikalang maupun di berbagai pasar tradisional di semua kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, dua minggu belakangan, seperti beras premium ukuran 15 kilogram, naik dari Rp220 ribu menjadi 250ribu per zak.&nbsp;<br><br>Kenaikan harga tersebut membuat konsumen tercengang, ibu rumah tangga bersungut-sungut, termasuk pengusaha kedai nasi.&nbsp;<br><br>Salah seorang diantara beberapa pengusaha rumah makan yang tidak disebut namanya, mengaku sangat terpukul dengan kenaikan harga beras itu.&nbsp;<br><br>Sebab, harga nasi satu piring tetap seperti biasa yakni Rp7 ribu per piring. Jika dinaikkan, sesuai kenaikan harga beras, pelanggan akan tahan selera. Tidak ada orang kalah makan. Artinya para pelanggan makan di rumah masing-masing.&nbsp;<br><br>"Kita sebagai pengusaha kedai nasi sangat memberatkan dengan kenaikan harga ini. Semua masyarakat merasa bingung, sebab pemerintah pusat sepertinya mengabaikan kebutuhan pokok terutama ekonomi lemah," kata sumber, di Sidikalang, Rabu (6/8/2025).&nbsp;<br><br>Terpisah, salah seorang pedagang eceran beras di pasar induk Sidikalang, mengaku boru Sihombing, mengakui harga beras sangat tinggi. Dikatakan, kenaikan itu disebabkan pasokan sangat jauh menurun.&nbsp;<br><br>"Selama ini, kami selaku pedagang mendapatkan beras dari toke yang berasal dari Kutacane dengan pasokan mencukupi. Saat ini kami hanya dapat menerima beras paling tinggi 10 zak. Sedangkan sebelumnya kami membeli dengan tidak terbatas," ujarnya.&nbsp;<br><br>Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring dikonfirmasi, mengakui kenaikan harga beras dimaksud.&nbsp;<br><br>"Kenaikan harga itu disebabkan karena beras terjadi kelangkaan," kata Lipinus.&nbsp;<br><br>Ketika ditanya upaya apa yang akan dilakukan untuk menetralisir harga, Lipinus menyebut akan diupayakan mengadakan pasar murah.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/harga-beras-meroket-di-pasar-induk-sidikalang-dairi_vVj83qqJr0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca IP Pandjaitan: Jack Marpaung, Aku Teruskan Perjuanganmu, KUHAP Segera Kami Perbaiki</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;ip&#45;pandjaitan&#45;jack&#45;marpaung&#45;aku&#45;teruskan&#45;perjuanganmu&#45;kuhap&#45;segera&#45;kami&#45;perbaiki&#45;DK1c8ux9og/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;ip&#45;pandjaitan&#45;jack&#45;marpaung&#45;aku&#45;teruskan&#45;perjuanganmu&#45;kuhap&#45;segera&#45;kami&#45;perbaiki&#45;DK1c8ux9og/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 30 Jul 2025 09:33:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyebut lagu Kamar 13 yang diciptakan dan dinyanyikan (Alm) Jack Marpaung, merupakan bentuk pertama protes masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun.&amp;nbsp;Dari kamar 13, Jack Marpaung memprotes KUHAP, karena ia terlalu lama ditahan, hanya untuk mendapatkan haknya segera disidang, juga ditahan di ruang tahanan yang tidak memadai.&amp;nbsp;&quot;Ini saya anggap adalah bentuk pertama sekali protes dari masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun,&quot; kata Hinca sebagaimana diunggah di akun Tiktoknya, Hinca IP Pandjaitan XIII, dilihat WahanaNews.co, Rabu (30/7/2025).&amp;nbsp;Disebut, tidak semua orang punya ruang untuk bicara, apalagi dari balik jeruji. Tapi (Alm) Jack Marpaung berhasil menciptakan lagu dan kemudian menyanyikannya.&amp;nbsp;&quot;Kamar 13 bukan lagu biasa. Ia lahir dari pengalaman nyata. Jack pernah ditahan, tapi sidangnya tak kunjung datang,&quot; sebut Hinca.&amp;nbsp;&quot;Lagu itu menggema kembali lewat suara Style Voice. Saya ikut menyumbang suara, bukan karena bisa menyanyi, tapi karena saya ingin ikut bersaksi,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Politisi Demokrat itu menambahkan, di Komisi III DPR RI, ia melihat terlalu banyak &quot;Jack&#45;Jack&quot; lain yang belum sempat bernyanyi. Yang ditahan lama, tapi belum juga disidang.&amp;nbsp;&quot;KUHAP kita, yang konon menjamin keadilan, justru terlalu sering membiarkan orang menunggu kepastian. Lagu ini saya persembahkan untuk semua yang pernah terkurung bukan karena bersalah, tapi karena hukum kita berjalan lambat. Justice delayed is justice denied&#45;dan itu bukan teori di ruang kuliah, tapi kenyataan di ruang tahanan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditegaskan kembali, saat ini, DPR sedang membahas revisi KUHAP. Hinca ingin lagu Kamar 13 menjadi pengingat, bahwa hukum harus berpihak pada keadilan, bukan pada kelambanan.&amp;nbsp;&quot;Saya tidak ingin ada lagi Kamar 13 lain di negeri ini. Biarlah lagu ini menjadi suara yang menggetarkan pintu&#45;pintu rapat, agar KUHAP kita diperbaiki dengan hati, bukan sekadar pasal,&quot; katanya.&amp;nbsp;Hinca pun berharap revisi KUHAP yang sedang dibahas di DPR RI, memberikan jawaban terhadap harapan almarhum Jack Marpaung, agar sang pencari keadilan mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.&amp;nbsp;&quot;Jack Marpaung, beristirahatlah dengan tenang bersama Tuhan di surga. Aku teruskan perjuangan mu. KUHAP segera kami perbaiki agar menjadi lebih baik bagi semua pencari keadilan,&quot; tandas Hinca.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyebut lagu Kamar 13 yang diciptakan dan dinyanyikan (Alm) Jack Marpaung, merupakan bentuk pertama protes masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun.&nbsp;<br><br>Dari kamar 13, Jack Marpaung memprotes KUHAP, karena ia terlalu lama ditahan, hanya untuk mendapatkan haknya segera disidang, juga ditahan di ruang tahanan yang tidak memadai.&nbsp;<br><br>"Ini saya anggap adalah bentuk pertama sekali protes dari masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun," kata Hinca sebagaimana diunggah di akun Tiktoknya, Hinca IP Pandjaitan XIII, dilihat WahanaNews.co, Rabu (30/7/2025).&nbsp;<br><br>Disebut, tidak semua orang punya ruang untuk bicara, apalagi dari balik jeruji. Tapi (Alm) Jack Marpaung berhasil menciptakan lagu dan kemudian menyanyikannya.&nbsp;<br><br>"Kamar 13 bukan lagu biasa. Ia lahir dari pengalaman nyata. Jack pernah ditahan, tapi sidangnya tak kunjung datang," sebut Hinca.&nbsp;<br><br>"Lagu itu menggema kembali lewat suara Style Voice. Saya ikut menyumbang suara, bukan karena bisa menyanyi, tapi karena saya ingin ikut bersaksi," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Politisi Demokrat itu menambahkan, di Komisi III DPR RI, ia melihat terlalu banyak "Jack-Jack" lain yang belum sempat bernyanyi. Yang ditahan lama, tapi belum juga disidang.&nbsp;<br><br>"KUHAP kita, yang konon menjamin keadilan, justru terlalu sering membiarkan orang menunggu kepastian. Lagu ini saya persembahkan untuk semua yang pernah terkurung bukan karena bersalah, tapi karena hukum kita berjalan lambat. Justice delayed is justice denied-dan itu bukan teori di ruang kuliah, tapi kenyataan di ruang tahanan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditegaskan kembali, saat ini, DPR sedang membahas revisi KUHAP. Hinca ingin lagu Kamar 13 menjadi pengingat, bahwa hukum harus berpihak pada keadilan, bukan pada kelambanan.&nbsp;<br><br>"Saya tidak ingin ada lagi Kamar 13 lain di negeri ini. Biarlah lagu ini menjadi suara yang menggetarkan pintu-pintu rapat, agar KUHAP kita diperbaiki dengan hati, bukan sekadar pasal," katanya.&nbsp;<br><br>Hinca pun berharap revisi KUHAP yang sedang dibahas di DPR RI, memberikan jawaban terhadap harapan almarhum Jack Marpaung, agar sang pencari keadilan mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.&nbsp;<br><br>"Jack Marpaung, beristirahatlah dengan tenang bersama Tuhan di surga. Aku teruskan perjuangan mu. KUHAP segera kami perbaiki agar menjadi lebih baik bagi semua pencari keadilan," tandas Hinca.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/hinca-ip-pandjaitan-jack-marpaung-aku-teruskan-perjuanganmu-kuhap-segera-kami-perbaiki_mvlywKsAVT.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Pandjaitan Usul Standar Rekrutmen Polri Minimal S1</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;usul&#45;standar&#45;rekrutmen&#45;polri&#45;minimal&#45;s1&#45;ZjhE6bF1bV/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;usul&#45;standar&#45;rekrutmen&#45;polri&#45;minimal&#45;s1&#45;ZjhE6bF1bV/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 28 Jul 2025 11:38:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyoroti kekurangan pada lembaga pendidikan dan pelatihan polisi.&amp;nbsp;Hinca pun mengusulkan agar standar rekrutmen calon anggota Polri ditingkatkan menjadi pendidikan minimal sarjana (S1).&amp;nbsp;Mengutip akun YouTube TVR Parlemen, usulan itu ia sampaikan dalam rapat Komisi III DPR RI bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, di Senayan, Senin (26/5/2025).&amp;nbsp;Menurut Hinca, polisi yang mengemban tugas penegakan hukum, penting untuk memahami ilmu hukum, psikologi, kriminologi dan sosiologi.&amp;nbsp;&quot;Jadi, kalau ingin polisi yang profesional, menurut saya, solusinya sederhana. Tingkatkan standar masuknya. Jadi, minimal S1 untuk jadi polisi. Menurut saya itu lebih pas, karena dia menjaga peradaban. Kenapa? Karena hukum itu ilmu, bukan naluri. Polisi harus belajar ilmu hukum, kriminologi, psikologi dan sosiologisebelum bisa memahami tugasnya,&quot; kata Hinca.&amp;nbsp;Ditambahkan, polisi yang tidak memahami hukum sama bahayanya dengan dokter yang tidak menguasai anatomi.&amp;nbsp;&quot;Jangan sampai proses pendidikan polisi hanya jadi formalitas seperti masuk terminal. Masuk, bayar, lulus. Hukum tidak bisa ditegakkan dengan sistem seperti itu,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Hinca pun mengusulkan agar dibuka jalur rekrutmen khusus polisi mahasiswa untuk menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.&amp;nbsp;&quot;Mari buka jalur polisi mahasiswa. Saya menawarkan saja ini pak, apakah bisa? Ada banyak mahasiswa kita, mulai mahasiswa hukum, teknologi informasi, kedokteran dan yang lain&#45;lain. Perbanyak Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) jalur sarjana yang eksklusif ini,&quot; kata politisi Partai Demokrat itu.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyoroti kekurangan pada lembaga pendidikan dan pelatihan polisi.&nbsp;<br><br>Hinca pun mengusulkan agar standar rekrutmen calon anggota Polri ditingkatkan menjadi pendidikan minimal sarjana (S1).&nbsp;<br><br>Mengutip akun YouTube TVR Parlemen, usulan itu ia sampaikan dalam rapat Komisi III DPR RI bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, di Senayan, Senin (26/5/2025).&nbsp;<br><br>Menurut Hinca, polisi yang mengemban tugas penegakan hukum, penting untuk memahami ilmu hukum, psikologi, kriminologi dan sosiologi.&nbsp;<br><br>"Jadi, kalau ingin polisi yang profesional, menurut saya, solusinya sederhana. Tingkatkan standar masuknya. Jadi, minimal S1 untuk jadi polisi. Menurut saya itu lebih pas, karena dia menjaga peradaban. Kenapa? Karena hukum itu ilmu, bukan naluri. Polisi harus belajar ilmu hukum, kriminologi, psikologi dan sosiologisebelum bisa memahami tugasnya," kata Hinca.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, polisi yang tidak memahami hukum sama bahayanya dengan dokter yang tidak menguasai anatomi.&nbsp;<br><br>"Jangan sampai proses pendidikan polisi hanya jadi formalitas seperti masuk terminal. Masuk, bayar, lulus. Hukum tidak bisa ditegakkan dengan sistem seperti itu," tegasnya.&nbsp;<br><br>Hinca pun mengusulkan agar dibuka jalur rekrutmen khusus polisi mahasiswa untuk menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.&nbsp;<br><br>"Mari buka jalur polisi mahasiswa. Saya menawarkan saja ini pak, apakah bisa? Ada banyak mahasiswa kita, mulai mahasiswa hukum, teknologi informasi, kedokteran dan yang lain-lain. Perbanyak Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) jalur sarjana yang eksklusif ini," kata politisi Partai Demokrat itu.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/hinca-pandjaitan-usul-standar-rekrutmen-polri-minimal-s1_miYzf79Oqn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Pandjaitan: Menuju KUHAP Baru dengan Tali&#45;tali dari Sibagotnipohan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;menuju&#45;kuhap&#45;baru&#45;dengan&#45;tali&#45;tali&#45;dari&#45;sibagotnipohan&#45;Ax2Kxl5av2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;menuju&#45;kuhap&#45;baru&#45;dengan&#45;tali&#45;tali&#45;dari&#45;sibagotnipohan&#45;Ax2Kxl5av2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 15 Jul 2025 13:23:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengikuti rapat pembahasan RUU KUHAP di gedung DPR, mengenakan tali&#45;tali (pengikat) kepala dari Sibagotnipohan.&amp;nbsp;Sebagaimana diunggah Hinca dalam laman facebooknya, tali&#45;tali dimaksud perlambang untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar.&amp;nbsp;&quot;Saya tutup kepala dengan tali&#45;tali Sibagotnipohan, bukan untuk menutup pikiran. Tapi untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar,&quot; tulis Hinca, dilihat WahanaNews.co, Selasa (15/7/2025).&amp;nbsp;&quot;Saya percaya RUU KUHAP yang kita bedah hari ini harus serapat anyaman kain tali&#45;tali ulos ini&#45;ringkas dipakai, kuat menahan,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, bila simpulnya benar, ia akan melindungi yang kecil tanpa memberi celah bagi yang besar untuk menyelinap.&amp;nbsp;Dalam unggahan itu, Hinca juga menyampaikan terimakasih kepada orang yang memberi tali&#45;tali itu, dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Aku mau kenalkan satu tali&#45;tali yang khas ini, tali&#45;tali baru dari Sibagotnipohan. Biasanya merah gitu, kan, sekali ini colorfull ya di mangiring dengan banyak format. Jadi dia pas betul untuk kepala. Lembut. Ini ada hanya satu&#45;satunya. Terimakasih untuk yang memberi, dokter Simanjuntak, dokter Herna Marpaung dari Sidikalang, Dairi,&quot; kata Hinca.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengikuti rapat pembahasan RUU KUHAP di gedung DPR, mengenakan tali-tali (pengikat) kepala dari Sibagotnipohan.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diunggah Hinca dalam laman facebooknya, tali-tali dimaksud perlambang untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar.&nbsp;<br><br>"Saya tutup kepala dengan tali-tali Sibagotnipohan, bukan untuk menutup pikiran. Tapi untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar," tulis Hinca, dilihat WahanaNews.co, Selasa (15/7/2025).&nbsp;<br><br>"Saya percaya RUU KUHAP yang kita bedah hari ini harus serapat anyaman kain tali-tali ulos ini-ringkas dipakai, kuat menahan," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, bila simpulnya benar, ia akan melindungi yang kecil tanpa memberi celah bagi yang besar untuk menyelinap.&nbsp;<br><br>Dalam unggahan itu, Hinca juga menyampaikan terimakasih kepada orang yang memberi tali-tali itu, dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Aku mau kenalkan satu tali-tali yang khas ini, tali-tali baru dari Sibagotnipohan. Biasanya merah gitu, kan, sekali ini colorfull ya di mangiring dengan banyak format. Jadi dia pas betul untuk kepala. Lembut. Ini ada hanya satu-satunya. Terimakasih untuk yang memberi, dokter Simanjuntak, dokter Herna Marpaung dari Sidikalang, Dairi," kata Hinca.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/hinca-pandjaitan-menuju-kuhap-baru-dengan-tali-tali-dari-sibagotnipohan_0p7t5K25hJ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Panen Padi Bersama Warga Gunung Meriah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;panen&#45;padi&#45;bersama&#45;warga&#45;gunung&#45;meriah&#45;Kc2L8uN4HO/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;panen&#45;padi&#45;bersama&#45;warga&#45;gunung&#45;meriah&#45;Kc2L8uN4HO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 09 Jul 2025 14:47:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKPP) Robot Simanullang, jajaran Dinas PKPP, Babinsa, Babinkambtibmas, serta Penyuluh Pertanian melakukan panen padi bersama kelompok tani Desa Gunung Meriah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu), Selasa (8/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, kehadiran Wabup disambut hangat warga yang telah menyiapkan saung dan makan siang bersama.&amp;nbsp;Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala pun mengapresiasinya. Wahyu menyampaikan, kebersamaan yang dibangun warga adalah sebuah kekuatan. Demikian halnya pemerintah tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa dukungan warganya.&amp;nbsp;&quot;Saya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan juga kegiatan ini. Kalau sebelumnya beberapa kelompok tani sudah memeperoleh bantuan berupa mesin tractor, tidak tertutup kemungkinan warga Desa Gunung Meriah akan mendapatkan hal serupa. Mari saling bahu membahu,doakan akan kami pemerintah agar juga dimampukan mengusulkan apa yang dibutuhkan masyarakat sehingga bisa mendapatkan bantuan yang memang layak kita peroleh,&quot; kata Wahyu.&amp;nbsp;Demikian halnya kegiatan panen padi, kata Wahyu, adalah bukti nyata hasil kerja keras, semangat gotong royong, dan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan mampu membuahkan hasil yang baik.&amp;nbsp;Panen bukan hanya menjadi momentum keberhasilan di sektor pertanian, tapi juga menjadi simbol ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah ini.&amp;nbsp;&quot;Apresiasi dan penghargaan setinggi&#45;tingginya dari kami pemerintah kepada seluruh anggota kelompok tani yang terus bekerja tanpa lelah, menghadapi tantangan alam, pasokan pupuk, dan fluktuasi harga. Namun semangat dan ketekunan bapak ibu sekalian membuktikan bahwa petani adalah tulang punggung bangsa,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Sejalan dengan misi Pemkab Dairi yakni meningkatkan perekonomian daerah melalui hilirisasi hasil pertanian dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kami terus berupaya agar dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani,&quot; lanjut Wahyu.&amp;nbsp;Lebih jauh Wahyu menjelaskan, Pemkab Dairi terus berkomitmen untuk mendorong pertanian berkelanjutan dengan program&#45;program peningkatan kapasitas petani, penyediaan benih unggul, perluasan lahan pertanian, hingga digitalisasi pertanian.&amp;nbsp;&quot;Kami percaya, sektor pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi lokal, bahkan di tengah tantangan global. Tak lupa terimakasih kepada penyuluh pertanian, atas perannya sebagai jembatan pengetahuan dan teknologi bagi petani. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar petani kita semakin mandiri dan berdaya saing,&quot; kata Wahyu.&amp;nbsp;&quot;Teruslah semangat, demi menjaga kualitas hasil panen. Kita semua adalah bagian dari lumbung pangan yang memberi manfaat besar bagi banyak orang,&quot; tutup Wahyu.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKPP) Robot Simanullang, jajaran Dinas PKPP, Babinsa, Babinkambtibmas, serta Penyuluh Pertanian melakukan panen padi bersama kelompok tani Desa Gunung Meriah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu), Selasa (8/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, kehadiran Wabup disambut hangat warga yang telah menyiapkan saung dan makan siang bersama.&nbsp;<br><br>Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala pun mengapresiasinya. Wahyu menyampaikan, kebersamaan yang dibangun warga adalah sebuah kekuatan. Demikian halnya pemerintah tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa dukungan warganya.&nbsp;<br><br>"Saya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan juga kegiatan ini. Kalau sebelumnya beberapa kelompok tani sudah memeperoleh bantuan berupa mesin tractor, tidak tertutup kemungkinan warga Desa Gunung Meriah akan mendapatkan hal serupa. Mari saling bahu membahu,doakan akan kami pemerintah agar juga dimampukan mengusulkan apa yang dibutuhkan masyarakat sehingga bisa mendapatkan bantuan yang memang layak kita peroleh," kata Wahyu.&nbsp;<br><br>Demikian halnya kegiatan panen padi, kata Wahyu, adalah bukti nyata hasil kerja keras, semangat gotong royong, dan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan mampu membuahkan hasil yang baik.&nbsp;<br><br>Panen bukan hanya menjadi momentum keberhasilan di sektor pertanian, tapi juga menjadi simbol ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah ini.&nbsp;<br><br>"Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya dari kami pemerintah kepada seluruh anggota kelompok tani yang terus bekerja tanpa lelah, menghadapi tantangan alam, pasokan pupuk, dan fluktuasi harga. Namun semangat dan ketekunan bapak ibu sekalian membuktikan bahwa petani adalah tulang punggung bangsa," katanya.&nbsp;<br><br>"Sejalan dengan misi Pemkab Dairi yakni meningkatkan perekonomian daerah melalui hilirisasi hasil pertanian dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kami terus berupaya agar dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani," lanjut Wahyu.&nbsp;<br><br>Lebih jauh Wahyu menjelaskan, Pemkab Dairi terus berkomitmen untuk mendorong pertanian berkelanjutan dengan program-program peningkatan kapasitas petani, penyediaan benih unggul, perluasan lahan pertanian, hingga digitalisasi pertanian.&nbsp;<br><br>"Kami percaya, sektor pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi lokal, bahkan di tengah tantangan global. Tak lupa terimakasih kepada penyuluh pertanian, atas perannya sebagai jembatan pengetahuan dan teknologi bagi petani. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar petani kita semakin mandiri dan berdaya saing," kata Wahyu.&nbsp;<br><br>"Teruslah semangat, demi menjaga kualitas hasil panen. Kita semua adalah bagian dari lumbung pangan yang memberi manfaat besar bagi banyak orang," tutup Wahyu.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/wabup-dairi-panen-padi-bersama-warga-gunung-meriah_iiM83IgfQ9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->