<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sidikalang.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Sidikalang News - Inspirasi Konsumen Sidikalang</title>
        <link>https://sidikalang.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Sidikalang dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sidikalang</description>
        <lastBuildDate>Thu, 06 Nov 2025 16:11:27 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sidikalang.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Sidikalang News - Inspirasi Konsumen Sidikalang</title>
            <link>https://sidikalang.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polres Dairi Periksa Korban dan Saksi Kasus Penganiayaan di Salah Satu Cafe di Sidikalang</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/polres&#45;dairi&#45;periksa&#45;korban&#45;dan&#45;saksi&#45;kasus&#45;penganiayaan&#45;di&#45;salah&#45;satu&#45;cafe&#45;di&#45;sidikalang&#45;1q48GORhk7/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/polres&#45;dairi&#45;periksa&#45;korban&#45;dan&#45;saksi&#45;kasus&#45;penganiayaan&#45;di&#45;salah&#45;satu&#45;cafe&#45;di&#45;sidikalang&#45;1q48GORhk7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 19:23:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munte]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Satreskrim Polres Dairi, Sumatera Utara, terus mengusut kasus penganiayaan di salah satu cafe di Sidikalang yang menimpa Erwin Saut P. Panjaitan, warga Jl. Tapanuli, Sidikalang.&amp;nbsp;Senin (10/8/2026) Polres Dairi memanggil salah satu saksi dan korban, untuk dimintai keterangan. Kasus ini sudah hampir 1 bulan sejak laporan.&amp;nbsp;&quot;Saya bersama saksi dimintai keterangan di Polres Dairi terkait pemukulan yang saya alami 1 bulan lalu. Jelas Sudah ada STTLP, ada nama, ada TKP. Jangan sampai hukum tumpul ke atas. Tangkap segera pelakunya. Hingga kini terlapor SS belum ditahan. Saya menanti keseriusan Polres Dairi menuntaskan kasus ini,&quot; kata Erwin.&amp;nbsp;Berdasarkan STTLP Nomor: STTLP/B/256/VII/2026/SPKT/POLRES DAIRI tanggal 13 Juli 2026 pukul 23.18 WIB, korban melaporkan dugaan penganiayaan Pasal 466 UU 1/2023 tentang KUHP.&amp;nbsp;Peristiwa terjadi Senin (13/7/2026) sekira pukul 20.30 Wib. Korban mengaku dipukul 2 kali di bagian mata kiri oleh terlapor berinisial SS.&amp;nbsp;&quot;Saya datang ke cafe pukul 20.00 Wib. Setengah jam kemudian pelaku tiba&#45;tiba memukul mata saya. Dia berteriak &apos;aku la si xxxxx (red) anak si xxxxxx (red). Saya tidak pernah ada masalah sama dia,&quot; ujar Erwin.&amp;nbsp;Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan Dikonfirmasi WahanaNews.co, Senin (10/08/2026) mengatakan, penyidik telah memeriksa korban dan sejumlah saksi.&amp;nbsp;&quot;Benar, saat ini penyidik masih melengkapi keterangan korban dan saksi. Setelah semua alat bukti lengkap, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum terlapor,&quot; ucap Syahril.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Satreskrim Polres Dairi, Sumatera Utara, terus mengusut kasus penganiayaan di salah satu cafe di Sidikalang yang menimpa Erwin Saut P. Panjaitan, warga Jl. Tapanuli, Sidikalang.&nbsp;<br><br>Senin (10/8/2026) Polres Dairi memanggil salah satu saksi dan korban, untuk dimintai keterangan. Kasus ini sudah hampir 1 bulan sejak laporan.&nbsp;<br><br>"Saya bersama saksi dimintai keterangan di Polres Dairi terkait pemukulan yang saya alami 1 bulan lalu. Jelas Sudah ada STTLP, ada nama, ada TKP. Jangan sampai hukum tumpul ke atas. Tangkap segera pelakunya. Hingga kini terlapor SS belum ditahan. Saya menanti keseriusan Polres Dairi menuntaskan kasus ini," kata Erwin.&nbsp;<br><br>Berdasarkan STTLP Nomor: STTLP/B/256/VII/2026/SPKT/POLRES DAIRI tanggal 13 Juli 2026 pukul 23.18 WIB, korban melaporkan dugaan penganiayaan Pasal 466 UU 1/2023 tentang KUHP.&nbsp;<br><br>Peristiwa terjadi Senin (13/7/2026) sekira pukul 20.30 Wib. Korban mengaku dipukul 2 kali di bagian mata kiri oleh terlapor berinisial SS.&nbsp;<br><br>"Saya datang ke cafe pukul 20.00 Wib. Setengah jam kemudian pelaku tiba-tiba memukul mata saya. Dia berteriak 'aku la si xxxxx (red) anak si xxxxxx (red). Saya tidak pernah ada masalah sama dia," ujar Erwin.&nbsp;<br><br>Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan Dikonfirmasi WahanaNews.co, Senin (10/08/2026) mengatakan, penyidik telah memeriksa korban dan sejumlah saksi.&nbsp;<br><br>"Benar, saat ini penyidik masih melengkapi keterangan korban dan saksi. Setelah semua alat bukti lengkap, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum terlapor," ucap Syahril.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/polres-dairi-periksa-korban-dan-saksi-kasus-penganiayaan-di-salah-satu-cafe-di-sidikalang_4Pm6AU4cQ2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>HUT Veteran Nasional 10 Agustus, LVRI dan PPM: &quot;Dulu Senjata, Kini Nasionalisme&quot;</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hut&#45;veteran&#45;nasional&#45;10&#45;agustus&#45;lvri&#45;dan&#45;ppm&#45;dulu&#45;senjata&#45;kini&#45;nasionalisme&#45;pWqj3OW0ha/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hut&#45;veteran&#45;nasional&#45;10&#45;agustus&#45;lvri&#45;dan&#45;ppm&#45;dulu&#45;senjata&#45;kini&#45;nasionalisme&#45;pWqj3OW0ha/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 10:38:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munte]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Hari Ulang Tahun (HUT) Veteran Nasional diperingati setiap 10 Agustus, tepat jatuh di hari ini, Senin (10/8/2026).&amp;nbsp;Di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, momentum ini jadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan belum selesai.&amp;nbsp;Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Dairi, Sius Dabutar&amp;nbsp; menegaskan, veteran adalah saksi hidup kemerdekaan. Kini tugas mereka beralih menjaga nilai kebangsaan.&amp;nbsp;&quot;Dulu kami berjuang dengan senjata merebut kemerdekaan. Sekarang kami berjuang dengan menanamkan semangat nasionalisme dan gotong royong kepada generasi muda. Perjuangan kami lanjut sampai saat ini,&quot; ujar Sius Dabutar kepada WahanaNews.co, Senin (10/8/2026).&amp;nbsp;Sementara Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Dairi, Herrisson Yehuda Samosir, menyampaikan, momentum HUT Veteran dan HUT RI ke&#45;81 harus jadi bahan evaluasi.&amp;nbsp;&quot;Tema &apos;Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur&apos; harus kita isi dengan tindakan nyata. Lawan kemiskinan, lawan perpecahan, dan jaga NKRI. Itu bentuk penghormatan kita kepada para veteran. LVRI dan PPM Dairi mengajak seluruh masyarakat menghargai jasa veteran bukan hanya lewat upacara, tapi dengan karya dan loyalitas kepada bangsa,&quot; kata Herrisson.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Hari Ulang Tahun (HUT) Veteran Nasional diperingati setiap 10 Agustus, tepat jatuh di hari ini, Senin (10/8/2026).&nbsp;<br><br>Di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, momentum ini jadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan belum selesai.&nbsp;<br><br>Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Dairi, Sius Dabutar&nbsp; menegaskan, veteran adalah saksi hidup kemerdekaan. Kini tugas mereka beralih menjaga nilai kebangsaan.&nbsp;<br><br>"Dulu kami berjuang dengan senjata merebut kemerdekaan. Sekarang kami berjuang dengan menanamkan semangat nasionalisme dan gotong royong kepada generasi muda. Perjuangan kami lanjut sampai saat ini," ujar Sius Dabutar kepada WahanaNews.co, Senin (10/8/2026).&nbsp;<br><br>Sementara Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Dairi, Herrisson Yehuda Samosir, menyampaikan, momentum HUT Veteran dan HUT RI ke-81 harus jadi bahan evaluasi.&nbsp;<br><br>"Tema 'Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur' harus kita isi dengan tindakan nyata. Lawan kemiskinan, lawan perpecahan, dan jaga NKRI. Itu bentuk penghormatan kita kepada para veteran. LVRI dan PPM Dairi mengajak seluruh masyarakat menghargai jasa veteran bukan hanya lewat upacara, tapi dengan karya dan loyalitas kepada bangsa," kata Herrisson.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/hut-veteran-nasional-10-agustus-lvri-dan-ppm-dulu-senjata-kini-nasionalisme_vlrZfi7dDd.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mantan Kepala BPBD Dairi Meninggal Dunia</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mantan&#45;kepala&#45;bpbd&#45;dairi&#45;meninggal&#45;dunia&#45;sOzksyQ8U4/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mantan&#45;kepala&#45;bpbd&#45;dairi&#45;meninggal&#45;dunia&#45;sOzksyQ8U4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 08:33:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munte]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kabar duka menyelimuti Pemkab Dairi, Sumatera Utara. Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, Dekman Sitopu meninggal dunia Minggu (9/8/2026) sore di RSUD Sidikalang.&amp;nbsp;Sekda Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi WahanaNews.co, membenarkan berita duka itu.&amp;nbsp;&quot;Selama ini tidak ada keluhannya terkait dengan sakit. Kami juga terkejut mendengar berita bahwa sore almarhum sudah di RSUD Sidikalang,&quot; katanya.&amp;nbsp;Atas nama Pemkab Dairi, Charles menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggalkan.&amp;nbsp;&quot;Kepada keluarga, tabah dan ikhlas melepas kepergian almarhum. Selama menjabat, almarhum merupakan sosok yang disiplin dalam bekerja,&quot; kata Charles.&amp;nbsp;Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait jadwal pemakaman almarhum.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kabar duka menyelimuti Pemkab Dairi, Sumatera Utara. Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, Dekman Sitopu meninggal dunia Minggu (9/8/2026) sore di RSUD Sidikalang.&nbsp;<br><br>Sekda Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi WahanaNews.co, membenarkan berita duka itu.&nbsp;<br><br>"Selama ini tidak ada keluhannya terkait dengan sakit. Kami juga terkejut mendengar berita bahwa sore almarhum sudah di RSUD Sidikalang," katanya.&nbsp;<br><br>Atas nama Pemkab Dairi, Charles menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggalkan.&nbsp;<br><br>"Kepada keluarga, tabah dan ikhlas melepas kepergian almarhum. Selama menjabat, almarhum merupakan sosok yang disiplin dalam bekerja," kata Charles.&nbsp;<br><br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait jadwal pemakaman almarhum.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/mantan-kepala-bpbd-dairi-meninggal-dunia_4h3q3FOPvO.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Satu Bulan Kasus Penganiayaan Dilapor ke Polres Dairi, Pelaku Masih Berkeliaran</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/satu&#45;bulan&#45;kasus&#45;penganiayaan&#45;dilapor&#45;ke&#45;polres&#45;dairi&#45;pelaku&#45;masih&#45;berkeliaran&#45;c90ZZ1Cdk7/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/satu&#45;bulan&#45;kasus&#45;penganiayaan&#45;dilapor&#45;ke&#45;polres&#45;dairi&#45;pelaku&#45;masih&#45;berkeliaran&#45;c90ZZ1Cdk7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 17:11:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munte]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Hampir sebulan berlalu, kasus penganiayaan yang menimpa Erwin Saut P. Panjaitan, warga Jl. Tapanuli Gg Horas No. 9 Sidikalang, belum ada kejelasan. Korban mendesak Polres Dairi segera menangkap pelaku.&amp;nbsp;Berdasarkan STTLP Nomor: STTLP/B/256/VII/2026/SPKT/POLRES DAIRI tertanggal 13 Juli 2026 pukul 23.18 WIB, korban melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan Pasal 466 UU 1/2023 tentang KUHP.&amp;nbsp;Peristiwa terjadi Senin, 13 Juli 2026 sekira pukul 20.30 WIB di Cafe Babe, Jl. SM. Raja Atas, Sidikalang. Korban dipukul oleh terlapor berinisial SS.&amp;nbsp;&quot;Awalnya saya datang ke cafe pukul 20.00 WIB untuk minum tuak. Sekitar setengah jam kemudian, pelaku SS tiba&#45;tiba menghampiri dan langsung memukul mata sebelah kiri saya 2 kali. Sambil mukul dia teriak &apos;aku la si xxxx (red) anak si xxxx (red)&apos;. Seingat saya, saya tidak pernah ada masalah dengan dia,&quot; ujar Erwin, kepada WahanaNews.co, Minggu (9/8/2026).Akibat pukulan itu, mata sebelah kiri korban memerah. Korban langsung meninggalkan lokasi dan melapor ke Polres Dairi malam itu juga.&amp;nbsp;Hingga Sabtu, 8 Agustus 2026, atau lebih dari 3 minggu sejak laporan, pelaku SS belum ditangkap.&amp;nbsp;&quot;Kami minta Polres Dairi segera proses dan tangkap pelaku. Jangan sampai hukum tumpul ke atas. Ini sudah ada STTLP, ada nama, ada TKP, masa pelaku masih bebas berkeliaran,&quot; kata Erwin.&amp;nbsp;Dikonfirmasi WahanaNews.co Minggu (9/8/2026) melalui WhatsApp, Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadan belum memberi jawaban.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Hampir sebulan berlalu, kasus penganiayaan yang menimpa Erwin Saut P. Panjaitan, warga Jl. Tapanuli Gg Horas No. 9 Sidikalang, belum ada kejelasan. Korban mendesak Polres Dairi segera menangkap pelaku.&nbsp;<br><br>Berdasarkan STTLP Nomor: STTLP/B/256/VII/2026/SPKT/POLRES DAIRI tertanggal 13 Juli 2026 pukul 23.18 WIB, korban melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan Pasal 466 UU 1/2023 tentang KUHP.&nbsp;<br><br>Peristiwa terjadi Senin, 13 Juli 2026 sekira pukul 20.30 WIB di Cafe Babe, Jl. SM. Raja Atas, Sidikalang. Korban dipukul oleh terlapor berinisial SS.&nbsp;<br><br>"Awalnya saya datang ke cafe pukul 20.00 WIB untuk minum tuak. Sekitar setengah jam kemudian, pelaku SS tiba-tiba menghampiri dan langsung memukul mata sebelah kiri saya 2 kali. Sambil mukul dia teriak 'aku la si xxxx (red) anak si xxxx (red)'. Seingat saya, saya tidak pernah ada masalah dengan dia," ujar Erwin, kepada WahanaNews.co, Minggu (9/8/2026).<br><br>Akibat pukulan itu, mata sebelah kiri korban memerah. Korban langsung meninggalkan lokasi dan melapor ke Polres Dairi malam itu juga.&nbsp;<br><br>Hingga Sabtu, 8 Agustus 2026, atau lebih dari 3 minggu sejak laporan, pelaku SS belum ditangkap.&nbsp;<br><br>"Kami minta Polres Dairi segera proses dan tangkap pelaku. Jangan sampai hukum tumpul ke atas. Ini sudah ada STTLP, ada nama, ada TKP, masa pelaku masih bebas berkeliaran," kata Erwin.&nbsp;<br><br>Dikonfirmasi WahanaNews.co Minggu (9/8/2026) melalui WhatsApp, Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadan belum memberi jawaban.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/satu-bulan-kasus-penganiayaan-dilapor-ke-polres-dairi-pelaku-masih-berkeliaran_cpreA9CfY8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sambut HUT RI ke&#45;81, PGRI Dairi Gelar Gebyar Kemerdekaan dengan Total Hadiah Rp20 Juta</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sambut&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;81&#45;pgri&#45;dairi&#45;gelar&#45;gebyar&#45;kemerdekaan&#45;dengan&#45;total&#45;hadiah&#45;rp20&#45;juta&#45;79yniIeZ0e/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sambut&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;81&#45;pgri&#45;dairi&#45;gelar&#45;gebyar&#45;kemerdekaan&#45;dengan&#45;total&#45;hadiah&#45;rp20&#45;juta&#45;79yniIeZ0e/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 12:46:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munte]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke&#45;81, PGRI Kabupaten Dairi menggelar &quot;Gebyar Kemerdekaan HUT RI Ke&#45;81 Bersama PGRI Kabupaten Dairi&quot;, dua hari, 14&#45;15/8/2026.Kegiatan ini mengusung tema positif untuk mengajak siswa dan guru aktif berkreasi dan berolahraga, serta menjauhkan remaja dari penggunaan HP yang tidak terarah.&amp;nbsp;Adapun cabang yang dilombakan meliputi: mewarnai, menggambar, vocal solo, lomba lari 2K dan 5K.&amp;nbsp;Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp20 Juta. Kegiatan ini juga disponsori oleh beberapa pihak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, PGRI Kabupaten Dairi menggelar "Gebyar Kemerdekaan HUT RI Ke-81 Bersama PGRI Kabupaten Dairi", dua hari, 14-15/8/2026.<br><br>Kegiatan ini mengusung tema positif untuk mengajak siswa dan guru aktif berkreasi dan berolahraga, serta menjauhkan remaja dari penggunaan HP yang tidak terarah.&nbsp;<br><br>Adapun cabang yang dilombakan meliputi: mewarnai, menggambar, vocal solo, lomba lari 2K dan 5K.&nbsp;<br><br>Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp20 Juta. Kegiatan ini juga disponsori oleh beberapa pihak.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1786168014_109b121686f7e936c25a.jpg"></figure><p>Flyer gebyar kemerdekaan PGRI Dairi [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Rinsat Siregar selaku Ketua Panitia dan Ketua FKGOR Kabupaten Dairi mengatakan, disamping memeriahkan HUT RI ke-81, kegiatan ini, yakni seni dan olahraga adalah untuk menambah aktivitas para siswa dalam bermain yang positif, sehingga terhindar dari permainan yang tidak terarah selama ini.&nbsp;<br><br>"Semoga dengan adanya kegiatan ini lebih bermanfaat buat remaja-remaja Dairi," katanya, Sabtu (8/8/2026).&nbsp;<br><br>Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Dairi, Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, dan PGRI Kabupaten Dairi.</p><p>Terpisah Ketua PGRI Dairi Binari Tulus Rajagukguk mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian program kerja PGRI, MB XXIII yg dilantik kurang dari 2 bulan lalu.&nbsp;<br><br>Salah satunya adalah kegiatan lomba seni dan olahraga dalam memeriahkan HUT RI yg ke 81. PGRI Kabupaten Dairi berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan semata, melainkan menjadi momentum penting untuk menggali potensi, minat, dan bakat para siswa di seluruh pelosok Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Jaspin S.L Sihombing mengatakan, sebagai mitra strategis antara lembaga pemerintah dan organisasi profesi, Dinas Pendidikan mendukung program kerja PGRI Dairi, khususnya dalam hal peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga pendidik di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>"Dalam hal ini, PGRI melaksanakan kegiatan lomba seni dan olahraga, merupakan salah satu output dari kompetensi guru, yang mampu menemukan potensi peserta didik dalam hal seni dan olahraga," katanya.<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/sambut-hut-ri-ke-81-pgri-dairi-gelar-gebyar-kemerdekaan-dengan-total-hadiah-rp20-juta_6roFsj3Gqn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>39 Guru dan Tendik Cabdisdik Wil IV Dairi Terima Satya Lencana Karya Satya</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/39&#45;guru&#45;dan&#45;tendik&#45;cabdisdik&#45;wil&#45;iv&#45;dairi&#45;terima&#45;satya&#45;lencana&#45;karya&#45;satya&#45;c5U838iWbD/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/39&#45;guru&#45;dan&#45;tendik&#45;cabdisdik&#45;wil&#45;iv&#45;dairi&#45;terima&#45;satya&#45;lencana&#45;karya&#45;satya&#45;c5U838iWbD/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 15:29:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munte]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Sebanyak 39 guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Dairi menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI.&amp;nbsp;Acara penyerahan berlangsung kondusif dan dihadiri kepala sekolah se&#45;Cabdis Wilayah IV serta sejumlah guru, di aula SMKN 1 Sidikalang, Jumat (7/8/202).&amp;nbsp;Daftar penerima tertuang dalam Lampiran Surat Undangan Nomor 800/413/CABDISDIK WIL. IV/VIII/2026 tanggal 4 Agustus 2026 yang ditandatangani Kepala Cabdisdik Wil IV Zulkarnain Barus.&amp;nbsp;Penerima terdiri dari masa kerja 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun.&amp;nbsp;Masa kerja 30 tahun, Netti Surti Manik. Masa kerja 20 tahun, Satiah Cibro, Lorenta Harianja, Nurlaila Solin.&amp;nbsp;Kemudian masa kerja 10 tahun, 35 orang yaitu, Impanto Ginting, Tetty Panjaitan, Kartika Sari Br. Sitepu, Nurasyiting Br. Ginting, Maystina Dewi Br. Bangun, Mutiara Br. Simanjuntak.&amp;nbsp;Asriningsih Kuswardani, Junita Pinem, Andi, Budiman Munthe, Self Tiderna Simbolon, Herliana Br. Ginting, Reni Ginting, Sehat Hasudungan Girsang, Sri Wahyuni.&amp;nbsp;Rospita Br. Sembiring, Alfriden Siregar, Demak Parulian Siregar, Helenta Br. Tarigan, Lenyi Aditama Lumbangaol, Abdul Kahar Tarigan, Ivan Karya Pinem, Elisabet Hasnauli, Benito Banjarnahor.&amp;nbsp;Jefri Sani Lubis, Ingan Malem Maria Ginting, Eli Sadakata Ginting, Elvri Teresia Br. Sembiring, Antoni Bancin, Parsaoran Lam Tota Nababan, Jahra Tati Banurea, Ae Kirana Ginting, Dastanta Ginting, Nina Khairani Solin, Brenda Christina Bangun.&amp;nbsp;Kepala Cabdisdik Wilayah IV Zulkarnain Barus,S.Pd,M.Pd, saat dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (7/8/2026), mengatakan penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi para guru dan tenaga kependidikan.&amp;nbsp;&quot;Hari ini kita adakan seremoninya di Dairi. Dan saya berharap bagi yang belum menerima lencana pada hari ini, tetap memberikan harapan kiranya di tahun&#45;tahun berikutnya bisa dapat,&quot; ucap Zulkarnain.&amp;nbsp;Terpisah, salah seorang penerima Satyalancana Karya Satya Abdul Kahar Tarigan, mengatakan kepada WahanaNews.co, bahwa dirinya merasa bahagia pengabdiannya dihargai pemerintah.&amp;nbsp;&quot;Saya merasa bahagia pengabdian selama ini dihargai pemerintah. Kiranya ke depan apresiasi yang begini tetaplah diadakan pemerintah untuk menambah semangat para guru,&quot; ucap Abdul.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Sebanyak 39 guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Dairi menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI.&nbsp;<br><br>Acara penyerahan berlangsung kondusif dan dihadiri kepala sekolah se-Cabdis Wilayah IV serta sejumlah guru, di aula SMKN 1 Sidikalang, Jumat (7/8/202).&nbsp;<br><br>Daftar penerima tertuang dalam Lampiran Surat Undangan Nomor 800/413/CABDISDIK WIL. IV/VIII/2026 tanggal 4 Agustus 2026 yang ditandatangani Kepala Cabdisdik Wil IV Zulkarnain Barus.&nbsp;<br><br>Penerima terdiri dari masa kerja 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun.&nbsp;<br><br>Masa kerja 30 tahun, Netti Surti Manik. Masa kerja 20 tahun, Satiah Cibro, Lorenta Harianja, Nurlaila Solin.&nbsp;<br><br>Kemudian masa kerja 10 tahun, 35 orang yaitu, Impanto Ginting, Tetty Panjaitan, Kartika Sari Br. Sitepu, Nurasyiting Br. Ginting, Maystina Dewi Br. Bangun, Mutiara Br. Simanjuntak.&nbsp;<br><br>Asriningsih Kuswardani, Junita Pinem, Andi, Budiman Munthe, Self Tiderna Simbolon, Herliana Br. Ginting, Reni Ginting, Sehat Hasudungan Girsang, Sri Wahyuni.&nbsp;<br><br>Rospita Br. Sembiring, Alfriden Siregar, Demak Parulian Siregar, Helenta Br. Tarigan, Lenyi Aditama Lumbangaol, Abdul Kahar Tarigan, Ivan Karya Pinem, Elisabet Hasnauli, Benito Banjarnahor.&nbsp;<br><br>Jefri Sani Lubis, Ingan Malem Maria Ginting, Eli Sadakata Ginting, Elvri Teresia Br. Sembiring, Antoni Bancin, Parsaoran Lam Tota Nababan, Jahra Tati Banurea, Ae Kirana Ginting, Dastanta Ginting, Nina Khairani Solin, Brenda Christina Bangun.&nbsp;<br><br>Kepala Cabdisdik Wilayah IV Zulkarnain Barus,S.Pd,M.Pd, saat dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (7/8/2026), mengatakan penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi para guru dan tenaga kependidikan.&nbsp;<br><br>"Hari ini kita adakan seremoninya di Dairi. Dan saya berharap bagi yang belum menerima lencana pada hari ini, tetap memberikan harapan kiranya di tahun-tahun berikutnya bisa dapat," ucap Zulkarnain.&nbsp;<br><br>Terpisah, salah seorang penerima Satyalancana Karya Satya Abdul Kahar Tarigan, mengatakan kepada WahanaNews.co, bahwa dirinya merasa bahagia pengabdiannya dihargai pemerintah.&nbsp;<br><br>"Saya merasa bahagia pengabdian selama ini dihargai pemerintah. Kiranya ke depan apresiasi yang begini tetaplah diadakan pemerintah untuk menambah semangat para guru," ucap Abdul.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/39-guru-dan-tendik-cabdisdik-wil-iv-dairi-terima-satya-lencana-karya-satya_Bu6qPqhP0P.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wartawan Dilarang Masuk Wilayah PT Wahana Graha Makmur Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wartawan&#45;dilarang&#45;masuk&#45;wilayah&#45;pt&#45;wahana&#45;graha&#45;makmur&#45;dairi&#45;sMswdcRkVw/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wartawan&#45;dilarang&#45;masuk&#45;wilayah&#45;pt&#45;wahana&#45;graha&#45;makmur&#45;dairi&#45;sMswdcRkVw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:28:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Sejumlah wartawan ke lokasi PT Wahana Graha Makmur Dairi untuk melakukan konfirmasi terkait pengerjaan proyek pemerintah pemasangan pipa air, tidak diizinkan masuk.&amp;nbsp;Larangan tersebut disampaikan petugas keamanan di pintu masuk, Pos Utara. Salah seorang satpam bermarga Sihaloho mengatakan bahwa pihaknya tidak memperbolehkan media memasuki wilayah perusahaan karena melanggar SOP.&amp;nbsp;&quot;Ini SOP perusahaan bang,” ujar Sihaloho, Selasa (4/8/2026).&amp;nbsp;Padahal proyek yang dikerjakan merupakan proyek pemerintah yang menggunakan dana negara dan berdampak langsung ke masyarakat.&amp;nbsp;Tindakan pelarangan ini diduga bertentangan dengan, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 ayat 2 dan 3, yang berbunyi: Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran dan UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik.&amp;nbsp;Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.&amp;nbsp;Selain itu, Pasal 18 ayat 1, juga menegaskan setiap orang yang dengan sengaja menghalangi kegiatan jurnalistik dapat dipidana.&amp;nbsp;Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Wahana Graha Makmur Dairi belum memberikan keterangan.&amp;nbsp;Terpisah Kepala PDAM Dairi Wahlin Munthe Selasa (4/8/2026) mengatakan kepada WahanaNews.co, itu kegiatan proyek&amp;nbsp; pemerintah pusat. Pemasangan pipa air minum yang nantinya setelah selesai kegiatan itu diterima oleh PDAM sebagai penerima manfaat.&amp;nbsp;&quot;Terkait penolakan kita tidak mengerti dan tak tau alasan dari PT Wahana Graha Makmur menolak wartawan meliput pengerjaan itu,&quot; kata Wahlin.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Sejumlah wartawan ke lokasi PT Wahana Graha Makmur Dairi untuk melakukan konfirmasi terkait pengerjaan proyek pemerintah pemasangan pipa air, tidak diizinkan masuk.&nbsp;<br><br>Larangan tersebut disampaikan petugas keamanan di pintu masuk, Pos Utara. Salah seorang satpam bermarga Sihaloho mengatakan bahwa pihaknya tidak memperbolehkan media memasuki wilayah perusahaan karena melanggar SOP.&nbsp;<br><br>"Ini SOP perusahaan bang,” ujar Sihaloho, Selasa (4/8/2026).&nbsp;<br><br>Padahal proyek yang dikerjakan merupakan proyek pemerintah yang menggunakan dana negara dan berdampak langsung ke masyarakat.&nbsp;<br><br>Tindakan pelarangan ini diduga bertentangan dengan, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 ayat 2 dan 3, yang berbunyi: Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran dan UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik.&nbsp;<br><br>Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.&nbsp;<br><br>Selain itu, Pasal 18 ayat 1, juga menegaskan setiap orang yang dengan sengaja menghalangi kegiatan jurnalistik dapat dipidana.&nbsp;<br><br>Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Wahana Graha Makmur Dairi belum memberikan keterangan.&nbsp;<br><br>Terpisah Kepala PDAM Dairi Wahlin Munthe Selasa (4/8/2026) mengatakan kepada WahanaNews.co, itu kegiatan proyek&nbsp; pemerintah pusat. Pemasangan pipa air minum yang nantinya setelah selesai kegiatan itu diterima oleh PDAM sebagai penerima manfaat.&nbsp;<br><br>"Terkait penolakan kita tidak mengerti dan tak tau alasan dari PT Wahana Graha Makmur menolak wartawan meliput pengerjaan itu," kata Wahlin.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082026/wartawan-dilarang-masuk-wilayah-pt-wahana-graha-makmur-dairi_OztvbUFsz4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SMA Negeri 1 Sidikalang Cetak Sejumlah Prestasi</title>
                <link>https://berampu.wahananews.co/utama/sma&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;cetak&#45;sejumlah&#45;prestasi&#45;4Xr5qtmnhh/0</link>
                <comments>https://berampu.wahananews.co/utama/sma&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;cetak&#45;sejumlah&#45;prestasi&#45;4Xr5qtmnhh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 12:26:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janto Sihombing]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kembali menorehkan prestasi gemilang di tahun 2026.&amp;nbsp;SMA Negeri 1 Sidikalang tidak hanya sukses mengantarkan siswanya ke perguruan tinggi, tetapi juga berjaya di ajang seni dan olahraga tingkat provinsi.&amp;nbsp;Pada tahun 2026, SMA Negeri 1 Sidikalang mencatat total sebanyak 240 lulusan yang berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), 2 orang Masuk Universitas Pertahanan( UNHAN) yaitu Anastasya Sinambela dan Deby A Sihombing.&amp;nbsp;Hasil ini membuktikan konsistensi SMA Negeri 1 Sidikalang dalam mencetak generasi akademik yang unggul.&amp;nbsp;Selain prestasi akademik, SMA Negeri 1 Sidikalang juga berjaya di bidang non&#45;akademik.&amp;nbsp;Sonia Marpaung berhasil meraih, Juara 1 Cipta Puisi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026. Dengan kemenangan ini, Sonia akan mewakili Sumut untuk bertanding ke Tingkat Nasional.&amp;nbsp;Sementara itu, Crisna Tarigan mengukir prestasi sebagai Juara 2 Atletik Putri Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026.&amp;nbsp;Kedua siswi berprestasi tersebut menerima penghargaan langsung dari Kepala SMAN 1 Sidikalang bersama para guru dalam upacara apresiasi di sekolah.&amp;nbsp;&quot;Jadikan kemenangan ini sebagai awal untuk tantangan baru. Rayakan hari ini, esok melangkah lebih tinggi,&quot; pesan pihak sekolah kepada kedua siswi berprestasi tersebut.&amp;nbsp;&quot;Saya mengapresiasi kerja keras siswa, guru pembina, dan dukungan orang tua. Prestasi ini membuktikan SMA Negeri 1 Sidikalang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga di bidang seni dan olahraga. Semoga Sonia Marpaung bisa mengharumkan nama baik Sumatera Utara khususnya Dairi di ajang FLS3N tingkat nasional nantinya,&quot; kata Kepala SMAN 1 Sidikalang, Ronald Pasaribu dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (31/7/2026).&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERAMPU.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kembali menorehkan prestasi gemilang di tahun 2026.&nbsp;<br><br>SMA Negeri 1 Sidikalang tidak hanya sukses mengantarkan siswanya ke perguruan tinggi, tetapi juga berjaya di ajang seni dan olahraga tingkat provinsi.&nbsp;<br><br>Pada tahun 2026, SMA Negeri 1 Sidikalang mencatat total sebanyak 240 lulusan yang berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), 2 orang Masuk Universitas Pertahanan( UNHAN) yaitu Anastasya Sinambela dan Deby A Sihombing.&nbsp;<br><br>Hasil ini membuktikan konsistensi SMA Negeri 1 Sidikalang dalam mencetak generasi akademik yang unggul.&nbsp;<br><br>Selain prestasi akademik, SMA Negeri 1 Sidikalang juga berjaya di bidang non-akademik.&nbsp;<br><br>Sonia Marpaung berhasil meraih, Juara 1 Cipta Puisi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026. Dengan kemenangan ini, Sonia akan mewakili Sumut untuk bertanding ke Tingkat Nasional.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Crisna Tarigan mengukir prestasi sebagai Juara 2 Atletik Putri Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026.&nbsp;<br><br>Kedua siswi berprestasi tersebut menerima penghargaan langsung dari Kepala SMAN 1 Sidikalang bersama para guru dalam upacara apresiasi di sekolah.&nbsp;<br><br>"Jadikan kemenangan ini sebagai awal untuk tantangan baru. Rayakan hari ini, esok melangkah lebih tinggi," pesan pihak sekolah kepada kedua siswi berprestasi tersebut.&nbsp;<br><br>"Saya mengapresiasi kerja keras siswa, guru pembina, dan dukungan orang tua. Prestasi ini membuktikan SMA Negeri 1 Sidikalang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga di bidang seni dan olahraga. Semoga Sonia Marpaung bisa mengharumkan nama baik Sumatera Utara khususnya Dairi di ajang FLS3N tingkat nasional nantinya," kata Kepala SMAN 1 Sidikalang, Ronald Pasaribu dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (31/7/2026).&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/sma-negeri-1-sidikalang-cetak-sejumlah-prestasi_10t8o80P2O.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kios Pupuk Sering Tutup, Petani di Dairi Bingung</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kios&#45;pupuk&#45;sering&#45;tutup&#45;petani&#45;di&#45;dairi&#45;bingung&#45;19WMN5OzD5/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kios&#45;pupuk&#45;sering&#45;tutup&#45;petani&#45;di&#45;dairi&#45;bingung&#45;19WMN5OzD5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 10:26:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kelangkaan dan sulitnya akses pupuk bersubsidi dikeluhkan petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, sejumlah kios resmi pupuk bersubsidi di Sidikalang terpantau tutup saat jam operasional, salah satunya kios pupuk Andika yang berada di Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;&quot;Kios tutup terus pak. Kami sudah mau memupuk tapi bingung mau beli dimana, kami tidak tau alasan kenapa kios selalu tutup. Kalau beli pupuk non subsidi harganya mahal kali, tidak sanggup kami petani kecil,&quot; keluh seorang warga, bermarga Girsang, Jumat (31/7/2026).&amp;nbsp;Warga berharap pemerintah dan distributor segera mengatasi persoalan ini agar tidak mengganggu musim tanam.&amp;nbsp;Simanjuntak pengelola kios pupuk UD. Andika dikonfirmasi WahanaNews.co. Jumat (31/7/2026) melalui WhatsApp mengatakan, kios tutup karena pupuk tidak masuk.&amp;nbsp;&quot;Pupuk yang kita tebus dari distributor dua minggu lalu 15 ton tetapi yang diantar hari Rabu (29/7/2026) hanya 5 ton. Alasan kita tutup, tidak mungkin kita buka kalau hanya duduk di kios kalau pupuk tidak ada, ditambah saya kurang sehat, saya juga sudah buat digrup WA kita, hari Senin kios buka,&quot; ujar Simanjuntak.&amp;nbsp;Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Dairi terkait penyebab seringnya kios tutup dan solusi untuk petani.&amp;nbsp;Warga berharap pengusaha kios seharusnya memberitahukan kepada petani kalau pupuk kelompok tidak ada supaya petani tahu mengambil langkah mencari solusi.&amp;nbsp;Petani meminta aparat dan pemerintah segera turun tangan menertibkan distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak dipersulit.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kelangkaan dan sulitnya akses pupuk bersubsidi dikeluhkan petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, sejumlah kios resmi pupuk bersubsidi di Sidikalang terpantau tutup saat jam operasional, salah satunya kios pupuk Andika yang berada di Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>"Kios tutup terus pak. Kami sudah mau memupuk tapi bingung mau beli dimana, kami tidak tau alasan kenapa kios selalu tutup. Kalau beli pupuk non subsidi harganya mahal kali, tidak sanggup kami petani kecil," keluh seorang warga, bermarga Girsang, Jumat (31/7/2026).&nbsp;<br><br>Warga berharap pemerintah dan distributor segera mengatasi persoalan ini agar tidak mengganggu musim tanam.&nbsp;<br><br>Simanjuntak pengelola kios pupuk UD. Andika dikonfirmasi WahanaNews.co. Jumat (31/7/2026) melalui WhatsApp mengatakan, kios tutup karena pupuk tidak masuk.&nbsp;<br><br>"Pupuk yang kita tebus dari distributor dua minggu lalu 15 ton tetapi yang diantar hari Rabu (29/7/2026) hanya 5 ton. Alasan kita tutup, tidak mungkin kita buka kalau hanya duduk di kios kalau pupuk tidak ada, ditambah saya kurang sehat, saya juga sudah buat digrup WA kita, hari Senin kios buka," ujar Simanjuntak.&nbsp;<br><br>Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Dairi terkait penyebab seringnya kios tutup dan solusi untuk petani.&nbsp;<br><br>Warga berharap pengusaha kios seharusnya memberitahukan kepada petani kalau pupuk kelompok tidak ada supaya petani tahu mengambil langkah mencari solusi.&nbsp;<br><br>Petani meminta aparat dan pemerintah segera turun tangan menertibkan distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak dipersulit.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/kios-pupuk-sering-tutup-petani-di-dairi-bingung_Awf15l7KQ4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Program BSPS di Belang Malum Dairi Dipertanyakan Warga</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/program&#45;bsps&#45;di&#45;belang&#45;malum&#45;dairi&#45;dipertanyakan&#45;warga&#45;eYz1d478gN/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/program&#45;bsps&#45;di&#45;belang&#45;malum&#45;dairi&#45;dipertanyakan&#45;warga&#45;eYz1d478gN/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 12:03:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mempertanyakan realisasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di desa itu.&amp;nbsp;Pasalnya, warga menduga program BSPS di desa itu tidak tepat sasaran, dimana diperoleh informasi bahwa beberapa Kepala Dusun (Kadus) turut menjadi penerima bantuan dimaksud.&amp;nbsp;Plt. Kepala Desa Belang Malum Neni Anita Pinem dikonfirmasi WahanaNews.co dikantornya, membenarkan adanya program BSPS di desa itu. Terkait penerima, dia mengatakan sesuai aturan.&amp;nbsp;&quot;Penerima, sesuai aturan. Siapa pun dapat menjadi penerima, sepanjang sesuai aturan, sesuai kriteria. Tidak ada aturan yang melarang kadus menjadi penerima,&quot; kata Neni, Senin (27/7/2026).&amp;nbsp;Dijelaskan, dari Desa Belang Malum diajukan data 120 KK untuk program BSPS itu. Ada 96 yang disetujui. Namun 44 penerima bantuan menolak setelah data diverifikasi, hanya 52 yang menerima dan sudah dalam proses pengerjaan.&amp;nbsp;Terpisah, petugas survey BSPS Erwin Sitanggang dikonfirmasi lewat WhatsApp menyebut, penerima BSPS di Desa Belang Malum, telah sesuai kriteria.&amp;nbsp;Kriteria dijelaskan, WNI yang sudah berkeluarga, memiliki rumah tidak layak huni satu&#45;satunya, penghasilan maksimal UMK, memiliki tanah dengan kepemilikan yang sah, belum pernah menerima BSPS dan bantuan perumahan sejenisnya.&amp;nbsp;&quot;Terkait kepala dusun, gaji kepala dusun memang tidak sampai UMR/UMK. Sehingga jika rumahnya tidak layak huni, masuk DTKS, dan sudah melalui verifikasi, maka berhak menerima bantuan,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Siapa saja bisa menerima selama memenuhi syarat miskin dan rumah tidak layak. Status perangkat desa bukan penghalang,&quot; tambah Erwin.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mempertanyakan realisasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di desa itu.&nbsp;<br><br>Pasalnya, warga menduga program BSPS di desa itu tidak tepat sasaran, dimana diperoleh informasi bahwa beberapa Kepala Dusun (Kadus) turut menjadi penerima bantuan dimaksud.&nbsp;<br><br>Plt. Kepala Desa Belang Malum Neni Anita Pinem dikonfirmasi WahanaNews.co dikantornya, membenarkan adanya program BSPS di desa itu. Terkait penerima, dia mengatakan sesuai aturan.&nbsp;<br><br>"Penerima, sesuai aturan. Siapa pun dapat menjadi penerima, sepanjang sesuai aturan, sesuai kriteria. Tidak ada aturan yang melarang kadus menjadi penerima," kata Neni, Senin (27/7/2026).&nbsp;<br><br>Dijelaskan, dari Desa Belang Malum diajukan data 120 KK untuk program BSPS itu. Ada 96 yang disetujui. Namun 44 penerima bantuan menolak setelah data diverifikasi, hanya 52 yang menerima dan sudah dalam proses pengerjaan.&nbsp;<br><br>Terpisah, petugas survey BSPS Erwin Sitanggang dikonfirmasi lewat WhatsApp menyebut, penerima BSPS di Desa Belang Malum, telah sesuai kriteria.&nbsp;<br><br>Kriteria dijelaskan, WNI yang sudah berkeluarga, memiliki rumah tidak layak huni satu-satunya, penghasilan maksimal UMK, memiliki tanah dengan kepemilikan yang sah, belum pernah menerima BSPS dan bantuan perumahan sejenisnya.&nbsp;<br><br>"Terkait kepala dusun, gaji kepala dusun memang tidak sampai UMR/UMK. Sehingga jika rumahnya tidak layak huni, masuk DTKS, dan sudah melalui verifikasi, maka berhak menerima bantuan," katanya.&nbsp;<br><br>"Siapa saja bisa menerima selama memenuhi syarat miskin dan rumah tidak layak. Status perangkat desa bukan penghalang," tambah Erwin.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/program-bsps-di-belang-malum-dairi-dipertanyakan-warga_39R2853Sz9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>8 SMP di Dairi Dapat Program Revitalisasi APBN 2026, 58 SD Proses pengajuan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/8&#45;smp&#45;di&#45;dairi&#45;dapat&#45;program&#45;revitalisasi&#45;apbn&#45;2026&#45;58&#45;sd&#45;proses&#45;pengajuan&#45;scTr9xa8h0/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/8&#45;smp&#45;di&#45;dairi&#45;dapat&#45;program&#45;revitalisasi&#45;apbn&#45;2026&#45;58&#45;sd&#45;proses&#45;pengajuan&#45;scTr9xa8h0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 15:44:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dibawah kepemimpinan Bupati Vickner Sinaga, menargetkan peningkatan mutu pendidikan melalui program revitalisasi.&amp;nbsp;8 SMP di Dairi mendapat kucuran dana APBN 2026 dari Kemendikdasmen dan 58 SD dalam froses pengajuan.&amp;nbsp;Kepala Dinas Pendidikan Dairi Jaspin Sihombing mengatakan revitalisasi ini bukan hanya soal memperbaiki gedung. Tapi tujuannya untuk meningkatkan mutu, kenyamanan belajar, dan prestasi siswa Dairi.&amp;nbsp;&quot;Sarana yang layak akan melahirkan semangat belajar yang tinggi. Dari situlah prestasi anak&#45;anak Dairi akan meningkat,&quot; ujar Jaspin, dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (24/7/2026).&amp;nbsp;Adapun 8 SMP yang sudah ditetapkan menerima revitalisasi yakni SMP Swasta Harapan Tigabaru, SMPN 3 Tanah Pinem, SMPN 1 Siempat Nempu Hulu, SMPN 1 Lae Parira.&amp;nbsp;Kemudian, SMPN 2 Tanah Pinem, SMPN 1 Tigalingga, SMPN 1 Silima Pungga&#45;pungga, dan SMPN 3 Siempat Nempu Hulu.&amp;nbsp;Sementara untuk SD, Dinas Pendidikan telah mengusulkan 58 satuan pendidikan. Selain itu, 3 SD korban kebakaran yaitu SD 033929 Hutaginjang, SD 034823 Kutabuluh, dan SD 030324 Tanjung Saluksuk juga akan direnovasi.&amp;nbsp;Dengan fasilitas baru, Pemkab Dairi menargetkan mutu pendidikan di daerah ini akan naik signifikan pada tahun 2026.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, dibawah kepemimpinan Bupati Vickner Sinaga, menargetkan peningkatan mutu pendidikan melalui program revitalisasi.&nbsp;<br><br>8 SMP di Dairi mendapat kucuran dana APBN 2026 dari Kemendikdasmen dan 58 SD dalam froses pengajuan.&nbsp;<br><br>Kepala Dinas Pendidikan Dairi Jaspin Sihombing mengatakan revitalisasi ini bukan hanya soal memperbaiki gedung. Tapi tujuannya untuk meningkatkan mutu, kenyamanan belajar, dan prestasi siswa Dairi.&nbsp;<br><br>"Sarana yang layak akan melahirkan semangat belajar yang tinggi. Dari situlah prestasi anak-anak Dairi akan meningkat," ujar Jaspin, dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (24/7/2026).&nbsp;<br><br>Adapun 8 SMP yang sudah ditetapkan menerima revitalisasi yakni SMP Swasta Harapan Tigabaru, SMPN 3 Tanah Pinem, SMPN 1 Siempat Nempu Hulu, SMPN 1 Lae Parira.&nbsp;<br><br>Kemudian, SMPN 2 Tanah Pinem, SMPN 1 Tigalingga, SMPN 1 Silima Pungga-pungga, dan SMPN 3 Siempat Nempu Hulu.&nbsp;<br><br>Sementara untuk SD, Dinas Pendidikan telah mengusulkan 58 satuan pendidikan. Selain itu, 3 SD korban kebakaran yaitu SD 033929 Hutaginjang, SD 034823 Kutabuluh, dan SD 030324 Tanjung Saluksuk juga akan direnovasi.&nbsp;<br><br>Dengan fasilitas baru, Pemkab Dairi menargetkan mutu pendidikan di daerah ini akan naik signifikan pada tahun 2026.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/8-smp-di-dairi-dapat-program-revitalisasi-apbn-2026-58-sd-proses-pengajuan_wJay5uadFq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dugaan Penganiayaan di Soban Dairi, Polisi Wawancara Saksi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dugaan&#45;penganiayaan&#45;di&#45;soban&#45;dairi&#45;polisi&#45;wawancara&#45;saksi&#45;mj89F3daGw/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dugaan&#45;penganiayaan&#45;di&#45;soban&#45;dairi&#45;polisi&#45;wawancara&#45;saksi&#45;mj89F3daGw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 09:37:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Polsek Siempat Nempu, Polres Dairi, Sumatera Utara, menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan di Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) malam.&amp;nbsp;Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan [SP2HP' Nomor: B/54/VII/RES.1.6/2026 tertanggal 17 Juli 2026 yang ditujukan kepada pelapor, Remus Tamba, warga Dusun Paranginan, Desa Soban.&amp;nbsp;Dalam surat ditandatangani Kapolsek Siempat Nempu AKP Pandapotan Sitorus itu disebut, dalam proses penyelidikan, penyidik telah melakukan wawancara terhadap 3 orang saksi yakni Anton Sitanggang, Robet Banjarnahor, dan Irwan Silalahi.&amp;nbsp;&quot;Rencana tindak lanjut selanjutnya, penyidik masih akan memeriksa saksi&#45;saksi lain yang berada di lokasi kejadian,&quot; isi surat itu, mencantumkan enam nama lainnya.&amp;nbsp;Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&amp;nbsp;Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&amp;nbsp;Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&amp;nbsp;Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&amp;nbsp;Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&amp;nbsp;Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Polsek Siempat Nempu, Polres Dairi, Sumatera Utara, menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan di Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) malam.&nbsp;<br><br>Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan [SP2HP] Nomor: B/54/VII/RES.1.6/2026 tertanggal 17 Juli 2026 yang ditujukan kepada pelapor, Remus Tamba, warga Dusun Paranginan, Desa Soban.&nbsp;<br><br>Dalam surat ditandatangani Kapolsek Siempat Nempu AKP Pandapotan Sitorus itu disebut, dalam proses penyelidikan, penyidik telah melakukan wawancara terhadap 3 orang saksi yakni Anton Sitanggang, Robet Banjarnahor, dan Irwan Silalahi.&nbsp;<br><br>"Rencana tindak lanjut selanjutnya, penyidik masih akan memeriksa saksi-saksi lain yang berada di lokasi kejadian," isi surat itu, mencantumkan enam nama lainnya.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&nbsp;<br><br>Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&nbsp;<br><br>Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&nbsp;<br><br>Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&nbsp;<br><br>Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&nbsp;<br><br>Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/dugaan-penganiayaan-di-soban-dairi-polisi-wawancara-saksi_u3T4y0GhR9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Yayasan Sumber Sejahtera Bagikan Alkitab dan Adakan KKI di HKBP Se&#45;Distrik Vl Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/yayasan&#45;sumber&#45;sejahtera&#45;bagikan&#45;alkitab&#45;dan&#45;adakan&#45;kki&#45;di&#45;hkbp&#45;se&#45;distrik&#45;vl&#45;dairi&#45;PZliqir383/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/yayasan&#45;sumber&#45;sejahtera&#45;bagikan&#45;alkitab&#45;dan&#45;adakan&#45;kki&#45;di&#45;hkbp&#45;se&#45;distrik&#45;vl&#45;dairi&#45;PZliqir383/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 13:40:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Yayasan Sumber Sejahtera dari Jakarta membagikan alkitab dan menggelar Kebaktian Kebangunan Iman [KKI' di HKBP se&#45;Distrik VI Dairi.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai KKI yang dihadiri ratusan jemaat dari berbagai HKBP se&#45;Distrik VI Dairi, di gereja HKBP Sitinjo, Jumat (24/7/2026).&amp;nbsp;Acara mengusung topik &quot;Saluhut do tarpatupa ahu dibagasan Ibana na margogoihon ahu &#45; Filipi 4:13&quot;.&amp;nbsp;Kebaktian menghadirkan Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Bernard Manik, M.Th dan Praeses HKBP Distrik VI Dairi Pdt. Riedel Sihotang, M.Th sebagai pengkhotbah.&amp;nbsp;Tampak hadir juga para pendeta se&#45;Distrik VI Dairi yang turut mendampingi jemaatnya dalam kegiatan rohani ini.&amp;nbsp;Selain ibadah, Yayasan Sumber Sejahtera juga membagikan alkitab dan buku ende HKBP kepada jemaat yang hadir.&amp;nbsp;Kepala Departemen Marturia, Pdt. Bernard Manik, M.Th mengatakan, sangat bangga melihat antusiasme ibu&#45;ibu yang naik truk dari HKBP Tiga Baru menuju gereja ini untuk menghadiri acara KKR dan pembagian alkitab itu.&amp;nbsp;&quot;Kebaktian Kebangunan Iman ini diharapkan menjadi momentum penguatan iman jemaat HKBP Distrik VI Dairi dalam menghadapi tantangan hidup,&quot; kata Bernard.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Yayasan Sumber Sejahtera dari Jakarta membagikan alkitab dan menggelar Kebaktian Kebangunan Iman [KKI] di HKBP se-Distrik VI Dairi.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai KKI yang dihadiri ratusan jemaat dari berbagai HKBP se-Distrik VI Dairi, di gereja HKBP Sitinjo, Jumat (24/7/2026).&nbsp;<br><br>Acara mengusung topik "Saluhut do tarpatupa ahu dibagasan Ibana na margogoihon ahu - Filipi 4:13".&nbsp;<br><br>Kebaktian menghadirkan Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Bernard Manik, M.Th dan Praeses HKBP Distrik VI Dairi Pdt. Riedel Sihotang, M.Th sebagai pengkhotbah.&nbsp;<br><br>Tampak hadir juga para pendeta se-Distrik VI Dairi yang turut mendampingi jemaatnya dalam kegiatan rohani ini.&nbsp;<br><br>Selain ibadah, Yayasan Sumber Sejahtera juga membagikan alkitab dan <i>buku ende </i>HKBP kepada jemaat yang hadir.&nbsp;<br><br>Kepala Departemen Marturia, Pdt. Bernard Manik, M.Th mengatakan, sangat bangga melihat antusiasme ibu-ibu yang naik truk dari HKBP Tiga Baru menuju gereja ini untuk menghadiri acara KKR dan pembagian alkitab itu.&nbsp;<br><br>"Kebaktian Kebangunan Iman ini diharapkan menjadi momentum penguatan iman jemaat HKBP Distrik VI Dairi dalam menghadapi tantangan hidup," kata Bernard.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/yayasan-sumber-sejahtera-bagikan-alkitab-dan-adakan-kki-di-hkbp-se-distrik-vl-dairi_n4N1vFSJ39.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kapolres Dairi, Staff dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kapolres&#45;dairi&#45;staff&#45;dan&#45;jajaran&#45;ucapkan&#45;selamat&#45;hari&#45;anak&#45;nasional&#45;woEngrEk4r/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kapolres&#45;dairi&#45;staff&#45;dan&#45;jajaran&#45;ucapkan&#45;selamat&#45;hari&#45;anak&#45;nasional&#45;woEngrEk4r/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 11:25:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Memperingati Hari Anak Nasional 23 Juli 2026, Kapolres Dairi, Sumatera Utara, AKBP Otniel Siahaan bersama staf dan jajaran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anak Indonesia khususnya di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Dengan mengusung tema &quot;Anak Terlindungi, Indonesia Maju&quot;, Polres Dairi menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.&amp;nbsp;&quot;Anak adalah aset bangsa. Tugas kita bersama untuk melindungi mereka dari kekerasan, memberikan kasih sayang, dan pendidikan yang layak,&quot; kata AKBP Ontiel Siahaan melalui Kasi Humas AKP Syahril Ramadhan.&amp;nbsp;Polres Dairi mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Kabupaten Dairi yang ramah anak. Dengan anak yang sehat, cerdas dan berkarakter, maka masa depan Indonesia akan semakin maju.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Memperingati Hari Anak Nasional 23 Juli 2026, Kapolres Dairi, Sumatera Utara, AKBP Otniel Siahaan bersama staf dan jajaran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anak Indonesia khususnya di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Dengan mengusung tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju", Polres Dairi menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.&nbsp;<br><br>"Anak adalah aset bangsa. Tugas kita bersama untuk melindungi mereka dari kekerasan, memberikan kasih sayang, dan pendidikan yang layak," kata AKBP Ontiel Siahaan melalui Kasi Humas AKP Syahril Ramadhan.&nbsp;<br><br>Polres Dairi mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Kabupaten Dairi yang ramah anak. Dengan anak yang sehat, cerdas dan berkarakter, maka masa depan Indonesia akan semakin maju.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/kapolres-dairi-staff-dan-jajaran-ucapkan-selamat-hari-anak-nasional_5832wg5K30.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pasar Sitinjo Dicanangkan Jadi Pasar Komoditi Harian Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pasar&#45;sitinjo&#45;dicanangkan&#45;jadi&#45;pasar&#45;komoditi&#45;harian&#45;dairi&#45;gnxIlwe212/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pasar&#45;sitinjo&#45;dicanangkan&#45;jadi&#45;pasar&#45;komoditi&#45;harian&#45;dairi&#45;gnxIlwe212/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 16:06:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui PD Pasar, mencanangkan program pasar komoditi Sitinjo menjadi pusat pasar komoditi harian Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Pencanangan program ini dilakukan dengan mempertimbangkan tiga faktor utama, yaitu letak pasar yang strategis, fasilitas yang memadai, serta potensi hasil pertanian Kabupaten Dairi yang sangat mendukung.&amp;nbsp;Pantauwan wartawan di pasar Sitinjo, pedagang eceran sudah mulai terlihat ramai. Deretan lapak sayur, buah dan komoditi pertanian lainnya mulai terisi.&amp;nbsp;Dirut PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung program tersebut.&amp;nbsp;&quot;Pantauan kita selama ini pasar Sitinjo ini haruslah menjadi pasar komoditi harian,&quot; kata Lumpin di kantornya, Rabu (22/7/2026).&amp;nbsp;Terpisah, masyarakat Sitinjo menyambut baik pencanangan program ini. Warga berharap kedepan pedagang dari Pasar Sumbul yang selama ini berjualan di pinggir jalan dan trotoar dapat bergabung ke pasar Sitinjo. Dengan begitu aktivitas jual beli menjadi lebih aman, tertib, dan tidak mengganggu pengguna jalan.&amp;nbsp;Selain itu, keuntungan besar juga akan dirasakan para petani. Data menunjukkan 80 persen warga Sitinjo berprofesi sebagai petani. Dengan adanya pasar komoditi harian, proses pengantaran hasil bumi menjadi lebih dekat, efisien, dan petani dapat menjual hasil panen secara eceran langsung kepada konsumen.&amp;nbsp;Pemkab Dairi berharap melalui program ini perekonomian masyarakat khususnya sektor pertanian di Dairi dapat meningkat, serta tercipta pusat perdagangan komoditi hasil bumi yang bersih, tertib, humanis.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui PD Pasar, mencanangkan program pasar komoditi Sitinjo menjadi pusat pasar komoditi harian Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Pencanangan program ini dilakukan dengan mempertimbangkan tiga faktor utama, yaitu letak pasar yang strategis, fasilitas yang memadai, serta potensi hasil pertanian Kabupaten Dairi yang sangat mendukung.&nbsp;<br><br>Pantauwan wartawan di pasar Sitinjo, pedagang eceran sudah mulai terlihat ramai. Deretan lapak sayur, buah dan komoditi pertanian lainnya mulai terisi.&nbsp;<br><br>Dirut PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung program tersebut.&nbsp;<br><br>"Pantauan kita selama ini pasar Sitinjo ini haruslah menjadi pasar komoditi harian," kata Lumpin di kantornya, Rabu (22/7/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, masyarakat Sitinjo menyambut baik pencanangan program ini. Warga berharap kedepan pedagang dari Pasar Sumbul yang selama ini berjualan di pinggir jalan dan trotoar dapat bergabung ke pasar Sitinjo. Dengan begitu aktivitas jual beli menjadi lebih aman, tertib, dan tidak mengganggu pengguna jalan.&nbsp;<br><br>Selain itu, keuntungan besar juga akan dirasakan para petani. Data menunjukkan 80 persen warga Sitinjo berprofesi sebagai petani. Dengan adanya pasar komoditi harian, proses pengantaran hasil bumi menjadi lebih dekat, efisien, dan petani dapat menjual hasil panen secara eceran langsung kepada konsumen.&nbsp;<br><br>Pemkab Dairi berharap melalui program ini perekonomian masyarakat khususnya sektor pertanian di Dairi dapat meningkat, serta tercipta pusat perdagangan komoditi hasil bumi yang bersih, tertib, humanis.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pasar-sitinjo-dicanangkan-jadi-pasar-komoditi-harian-dairi_49N61nS955.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Panti Rehabilitas Narkoba Sidikalang Disorot, Data Pasien Tidak Transparan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/panti&#45;rehabilitas&#45;narkoba&#45;sidikalang&#45;disorot&#45;data&#45;pasien&#45;tidak&#45;transparan&#45;1GZtX76mdu/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/panti&#45;rehabilitas&#45;narkoba&#45;sidikalang&#45;disorot&#45;data&#45;pasien&#45;tidak&#45;transparan&#45;1GZtX76mdu/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:10:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Keberadaan Panti Rehabilitas Narkoba di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan publik.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, Senin (20/7/2026) di lokasi Jl. Runding, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, panti tampak sepi.&amp;nbsp;Tidak terlihat adanya aktivitas pasien maupun petugas yang berjaga secara intensif.&amp;nbsp;Warga sekitar menilai panti yang dibiayai dengan anggaran negara ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya.&amp;nbsp;“Kami minta BNN, Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Dairi turun langsung. Jangan sampai panti ini hanya ada papan namanya saja,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.&amp;nbsp;Saat wartawan mendatangi lokasi untuk konfirmasi, salah satu staff panti bermarga Tarigan mengaku tidak bisa memberikan keterangan.&amp;nbsp;&quot;Ibu pimpinan di Medan. Anaknya lagi di rumah sakit Medan sedang operasi. Coba saya koordinasi dulu ke Ibu,&quot; ujar Tarigan.&amp;nbsp;Upaya konfirmasi kemudian dilanjutkan melalui WhatsApp, namun pimpinan panti, Br. Ginting, yang dihubungi hanya menjawab singkat.&amp;nbsp;&quot;Bicara dengan staf saya,&quot; katanya.&amp;nbsp;Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi terkait jumlah pasien yang masuk, keluar, maupun yang sedang menjalani program di panti tersebut.&amp;nbsp;Informasi dari masyarakat keluarga mantan pasien di panti yang minta namanya dirahasiakan menyebut, dalam beberapa operasi penangkapan terakhir, ada pelaku penyalahgunaan narkoba yang diarahkan untuk mengikuti program rehabilitasi.&amp;nbsp;Namun tidak dijelaskan apakah mereka dirujuk ke panti di Sidikalang ini atau ke tempat lain. Tidak diketahui, karena tidak transparannya data dimaksud.&amp;nbsp;Warga berharap ada transparansi dan pengawasan ketat. Jangan sampai niat baik untuk memulihkan korban malah menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Keberadaan Panti Rehabilitas Narkoba di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan publik.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, Senin (20/7/2026) di lokasi Jl. Runding, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, panti tampak sepi.&nbsp;<br><br>Tidak terlihat adanya aktivitas pasien maupun petugas yang berjaga secara intensif.&nbsp;<br><br>Warga sekitar menilai panti yang dibiayai dengan anggaran negara ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya.&nbsp;<br><br>“Kami minta BNN, Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Dairi turun langsung. Jangan sampai panti ini hanya ada papan namanya saja,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.&nbsp;<br><br>Saat wartawan mendatangi lokasi untuk konfirmasi, salah satu staff panti bermarga Tarigan mengaku tidak bisa memberikan keterangan.&nbsp;<br><br>"Ibu pimpinan di Medan. Anaknya lagi di rumah sakit Medan sedang operasi. Coba saya koordinasi dulu ke Ibu," ujar Tarigan.&nbsp;<br><br>Upaya konfirmasi kemudian dilanjutkan melalui WhatsApp, namun pimpinan panti, Br. Ginting, yang dihubungi hanya menjawab singkat.&nbsp;<br><br>"Bicara dengan staf saya," katanya.&nbsp;<br><br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi terkait jumlah pasien yang masuk, keluar, maupun yang sedang menjalani program di panti tersebut.&nbsp;<br><br>Informasi dari masyarakat keluarga mantan pasien di panti yang minta namanya dirahasiakan menyebut, dalam beberapa operasi penangkapan terakhir, ada pelaku penyalahgunaan narkoba yang diarahkan untuk mengikuti program rehabilitasi.&nbsp;<br><br>Namun tidak dijelaskan apakah mereka dirujuk ke panti di Sidikalang ini atau ke tempat lain. Tidak diketahui, karena tidak transparannya data dimaksud.&nbsp;<br><br>Warga berharap ada transparansi dan pengawasan ketat. Jangan sampai niat baik untuk memulihkan korban malah menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/panti-rehabilitas-narkoba-sidikalang-disorot-data-pasien-tidak-transparan_e69yoho06D.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pelaku Diduga Telah Melarikan Diri, Korban Penganiayaan di Soban Kesalkan Kinerja Polisi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pelaku&#45;diduga&#45;telah&#45;melarikan&#45;diri&#45;korban&#45;penganiayaan&#45;di&#45;soban&#45;kesalkan&#45;kinerja&#45;polisi&#45;dFUNkzyBqP/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pelaku&#45;diduga&#45;telah&#45;melarikan&#45;diri&#45;korban&#45;penganiayaan&#45;di&#45;soban&#45;kesalkan&#45;kinerja&#45;polisi&#45;dFUNkzyBqP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:37:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, menyesalkan kinerja polisi yang belum menangkap terduga pelaku.&amp;nbsp;Pasca laporan ke Polsek Siempat Nempu, beberapa hari terduga pelaku masih tampak beraktifitas di kampung mereka. Namun tidak ditangkap polisi. Kini, pelaku inisial LG itu diduga telah melarikan diri.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, selasa (21/7/2026).&amp;nbsp;&quot;Saya kesal kinerja polisi, tidak segera menangkap LG saat masih berada di kampung ini. Beredar informasi dari kerabat saya, LG sudah tidak berada lagi dirumahnya. Kami duga telah melarikan diri,&quot; kata Remus.&amp;nbsp;Ditambahkan, pada Kamis (16/7/2026), ia memperoleh informasi dari pihak Polsek Siempat Nempu, keluarga terduga pelaku berencana datang untuk berdamai. Namun hingga saat ini, tidak realisasi.&amp;nbsp;Adapun kasus dimaksud, sebagaimana diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&amp;nbsp;Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&amp;nbsp;Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&amp;nbsp;Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&amp;nbsp;Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&amp;nbsp;Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, menyesalkan kinerja polisi yang belum menangkap terduga pelaku.&nbsp;<br><br>Pasca laporan ke Polsek Siempat Nempu, beberapa hari terduga pelaku masih tampak beraktifitas di kampung mereka. Namun tidak ditangkap polisi. Kini, pelaku inisial LG itu diduga telah melarikan diri.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, selasa (21/7/2026).&nbsp;<br><br>"Saya kesal kinerja polisi, tidak segera menangkap LG saat masih berada di kampung ini. Beredar informasi dari kerabat saya, LG sudah tidak berada lagi dirumahnya. Kami duga telah melarikan diri," kata Remus.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, pada Kamis (16/7/2026), ia memperoleh informasi dari pihak Polsek Siempat Nempu, keluarga terduga pelaku berencana datang untuk berdamai. Namun hingga saat ini, tidak realisasi.&nbsp;<br><br>Adapun kasus dimaksud, sebagaimana diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&nbsp;<br><br>Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&nbsp;<br><br>Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&nbsp;<br><br>Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&nbsp;<br><br>Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&nbsp;<br><br>Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pelaku-diduga-telah-melarikan-diri-korban-penganiayaan-di-soban-kesalkan-kinerja-polisi_R7B6oJ6mfq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Luka Sekujur Tubuh Karena Penganiayaan, Warga Soban Dairi Tidak Dapat Beraktifitas</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/luka&#45;sekujur&#45;tubuh&#45;karena&#45;penganiayaan&#45;warga&#45;soban&#45;dairi&#45;tidak&#45;dapat&#45;beraktifitas&#45;BU2mtMb4PL/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/luka&#45;sekujur&#45;tubuh&#45;karena&#45;penganiayaan&#45;warga&#45;soban&#45;dairi&#45;tidak&#45;dapat&#45;beraktifitas&#45;BU2mtMb4PL/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:51:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, tidak dapat beraktifitas lagi seperti biasa.&amp;nbsp;Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, Minggu (19/7/2026) mengatakan, fisiknya lemah karena luka di wajah, kaki dan punggungnya akibat penganiayaan itu.&amp;nbsp;&quot;Setelah saya mengalami penganiayaan pada hari Selasa itu, saya tidak bisa ke ladang lagi, istri saya pun harus pulang dari ladang sebelum tengah hari untuk mengurus saya. Kami jadi terganggu mencari nafkah dari bertani kami,&quot; kata Remus.&amp;nbsp;Dijelaskan, mereka dikaruniai empat putri, semua masih status pelajar. Sulung di Aek Kanopan Labuhan Batu Kelas 2 SMK, kemudian SMP kelas 2, dan dua lainnya SD. Semua sedang membutuhkan biaya saat ini.&amp;nbsp;&quot;Saya sangat menyesalkan perbuatan pelaku LG. Saya anggap kata&#45;kata saya terhadap pelaku tidak salah. Saya hanya bercerita. Namun saya dianiaya sampai begini, sehingga tidak dapat bekerja. Pada saat ini saya banyak tanggungan yang harus dipenuhi. Adanya kejadian ini membuat ekonomi kami terpuruk, biaya bulanan putri saya untuk bulan ini saya harus meminjam uang kerabat,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, setelah pengaduannya ke Polsek Siempat Nempu, personil kepolisian diketahui telah datang ke rumah pelaku. Namun hingga saat ini, terduga pelaku masih bebas berkeliaran.&amp;nbsp;Terpisah, petugas Polsek Siempat Nempu marga Banurea melalui WhatsApp dikonfirmasi media, menyarankan untuk datang langsung.&amp;nbsp;&quot;Datang aja langsung ke Polsek guna klarifikasi terkait penganiayaannya pak,&quot; sebut Banurea.&amp;nbsp;Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&amp;nbsp;Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&amp;nbsp;Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&amp;nbsp;Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&amp;nbsp;Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&amp;nbsp;Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, tidak dapat beraktifitas lagi seperti biasa.&nbsp;<br><br>Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, Minggu (19/7/2026) mengatakan, fisiknya lemah karena luka di wajah, kaki dan punggungnya akibat penganiayaan itu.&nbsp;<br><br>"Setelah saya mengalami penganiayaan pada hari Selasa itu, saya tidak bisa ke ladang lagi, istri saya pun harus pulang dari ladang sebelum tengah hari untuk mengurus saya. Kami jadi terganggu mencari nafkah dari bertani kami," kata Remus.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, mereka dikaruniai empat putri, semua masih status pelajar. Sulung di Aek Kanopan Labuhan Batu Kelas 2 SMK, kemudian SMP kelas 2, dan dua lainnya SD. Semua sedang membutuhkan biaya saat ini.&nbsp;<br><br>"Saya sangat menyesalkan perbuatan pelaku LG. Saya anggap kata-kata saya terhadap pelaku tidak salah. Saya hanya bercerita. Namun saya dianiaya sampai begini, sehingga tidak dapat bekerja. Pada saat ini saya banyak tanggungan yang harus dipenuhi. Adanya kejadian ini membuat ekonomi kami terpuruk, biaya bulanan putri saya untuk bulan ini saya harus meminjam uang kerabat," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, setelah pengaduannya ke Polsek Siempat Nempu, personil kepolisian diketahui telah datang ke rumah pelaku. Namun hingga saat ini, terduga pelaku masih bebas berkeliaran.&nbsp;<br><br>Terpisah, petugas Polsek Siempat Nempu marga Banurea melalui WhatsApp dikonfirmasi media, menyarankan untuk datang langsung.&nbsp;<br><br>"Datang aja langsung ke Polsek guna klarifikasi terkait penganiayaannya pak," sebut Banurea.&nbsp;<br><br>Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&nbsp;<br><br>Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&nbsp;<br><br>Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&nbsp;<br><br>Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&nbsp;<br><br>Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&nbsp;<br><br>Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/luka-sekujur-tubuh-karena-penganiayaan-warga-soban-dairi-tidak-dapat-beraktifitas_x0oodt02GI.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Korban Penganiayaan di Soban Dairi Desak Polisi Tangkap Pelaku</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/korban&#45;penganiayaan&#45;di&#45;soban&#45;dairi&#45;desak&#45;polisi&#45;tangkap&#45;pelaku&#45;Xs201T7uBK/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/korban&#45;penganiayaan&#45;di&#45;soban&#45;dairi&#45;desak&#45;polisi&#45;tangkap&#45;pelaku&#45;Xs201T7uBK/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 11:15:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, meminta polisi untuk segera menangkap terduga pelaku inisial LG.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, Jumat (17/7/2026).&amp;nbsp;&quot;Pelaku masih berkeliaran di areal perkampungan. Saya dan keluarga berharap kepada penegak hukum khususnya Polsek Siempat Nempu untuk segera menangkap pelaku,&quot; kata Remus.&amp;nbsp;Adapun dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&amp;nbsp;Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&amp;nbsp;Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&amp;nbsp;Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&amp;nbsp;Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&amp;nbsp;Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, meminta polisi untuk segera menangkap terduga pelaku inisial LG.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, Jumat (17/7/2026).&nbsp;<br><br>"Pelaku masih berkeliaran di areal perkampungan. Saya dan keluarga berharap kepada penegak hukum khususnya Polsek Siempat Nempu untuk segera menangkap pelaku," kata Remus.&nbsp;<br><br>Adapun dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.&nbsp;<br><br>Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.&nbsp;<br><br>Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.&nbsp;<br><br>Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.&nbsp;<br><br>Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).&nbsp;<br><br>Laporan diterima dengan STPL Nomor: STTLP/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Siempat Nempu/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/korban-penganiayaan-di-soban-dairi-desak-polisi-tangkap-pelaku_6c5sxbhous.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Oknum Pendamping KBR Bintang Hulu Dairi Diduga Korupsi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/oknum&#45;pendamping&#45;kbr&#45;bintang&#45;hulu&#45;dairi&#45;diduga&#45;korupsi&#45;GfSxFY0C1r/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/oknum&#45;pendamping&#45;kbr&#45;bintang&#45;hulu&#45;dairi&#45;diduga&#45;korupsi&#45;GfSxFY0C1r/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 10:22:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengerjakan kegiatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) tahun 2025.&amp;nbsp;Kegiatan itu bersumber dari Kementerian Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu Sei Ular, dengan target 33 ribu bibit, jenis bibit kopi, aren, durian, pinang, cokelat, kemiri, alpukat.&amp;nbsp;Dalam proses pengerjaannya, terungkap bahwa oknum pendamping dari Kementerian Kehutanan inisial DS, diduga melakukan korupsi sekitar Rp20 juta.&amp;nbsp;Ketua Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Parden Bintang, WahanaNews.co Senin (6/7/2026) di kantor Kelurahan Bintang Hulu mengatakan, pagu anggaran kegiatan itu Rp100 juta, dicairkan 3 tahap, Rp40 juta, Rp30 juta dan Rp30 juta.&amp;nbsp;Setiap pencairan, DS disebut meminta potongan sekitar 20 persen dengan alasan untuk PPN/PPh dan biaya berkas Surat Pertanggungjawaban (Spj).&amp;nbsp;&quot;Selain potongan itu, setiap pencairan saya juga memberikan kepada pendamping Rp500 ribu bahkan lebih. Katanya untuk fotocopy atau lain&#45;lainnya. Total sekitar Rp20 juta lah semua untuk pendamping dari pagu Rp100 juta itu,&quot; kata Parden.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengerjakan kegiatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) tahun 2025.&nbsp;<br><br>Kegiatan itu bersumber dari Kementerian Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu Sei Ular, dengan target 33 ribu bibit, jenis bibit kopi, aren, durian, pinang, cokelat, kemiri, alpukat.&nbsp;<br><br>Dalam proses pengerjaannya, terungkap bahwa oknum pendamping dari Kementerian Kehutanan inisial DS, diduga melakukan korupsi sekitar Rp20 juta.&nbsp;<br><br>Ketua Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Parden Bintang, WahanaNews.co Senin (6/7/2026) di kantor Kelurahan Bintang Hulu mengatakan, pagu anggaran kegiatan itu Rp100 juta, dicairkan 3 tahap, Rp40 juta, Rp30 juta dan Rp30 juta.&nbsp;<br><br>Setiap pencairan, DS disebut meminta potongan sekitar 20 persen dengan alasan untuk PPN/PPh dan biaya berkas Surat Pertanggungjawaban (Spj).&nbsp;<br><br>"Selain potongan itu, setiap pencairan saya juga memberikan kepada pendamping Rp500 ribu bahkan lebih. Katanya untuk fotocopy atau lain-lainnya. Total sekitar Rp20 juta lah semua untuk pendamping dari pagu Rp100 juta itu," kata Parden.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1784258653_936dbe7d4214e7f614ef.jpg"></figure><p>Program KBR TA 2025 di Kelurahan Bintang Hulu [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>"Saya menyesalkan perbuatan DS yang seharusnya memberikan pendampingan yang bagus kepada kami bukan malah memanfaatkan kami seperti ini," tambah Parden.&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Bintang Hulu Isran Bintang dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan KBR di wilayahnya itu.&nbsp;<br><br>"Program KBR tahun 2025 memang saya ketahui. Ketua Kelompok Parden Bintang dan pendamping dari Kemenhut pernah datang ke kantor untuk menandatangi SPJ pencairan tahap l. Selainnya saya tidak tau lagi dan menurut informasi dari ketua kelompok, penandatangan SPJ tahap ll dan lll tidak lagi perlu tanda tangan saya," kata Isran.&nbsp;<br><br>Sementara DS dikonfirmasi WahanaNews.co lewat WhatsApp, membantah dugaan pemotongan dimaksud.&nbsp;<br><br>"Ini yang nggak ada. Iya laporkanlah aku kalau ada kuminta itu. Biar kupertanggung jawabkan secara hukum. Tapi kalau memang kam mau berita kan beritakanlah pra," tulis DS terpisah, Kamis (16/7/2026).&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/oknum-pendamping-kbr-bintang-hulu-dairi-diduga-korupsi_auTVUnJsF6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkab Dairi Diminta Tertibkan Pedagang Liar</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;diminta&#45;tertibkan&#45;pedagang&#45;liar&#45;cOKaUc4484/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemkab&#45;dairi&#45;diminta&#45;tertibkan&#45;pedagang&#45;liar&#45;cOKaUc4484/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 16 Jul 2026 10:20:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pedagang liar marak di seputaran kota Sidikalang, seperti misalnya di jalan Nusantara tepat didepan tanah milik Pemkab, jalan Sidikalang&#45;Medan didepan stadion utama Sidikalang.&amp;nbsp;Keberadaannya merugikan para pedagang yang berada di pusat pasar Sidikalang dan toko di seputaran Sidikalang yang jelas membayar retribusi.&amp;nbsp;Selain mengganggu pemandangan dan pengguna jalan, pedagang liar mengakibatkan pedagang resmi mengalami penurunan omzet, kadang sampai tidak laku.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan salah satu pedagang di pusat pasar Sidikalang, Marojahan Simbolon, kepada WahanaNews.co, Kamis (16/7/2026).&amp;nbsp;&quot;Adanya pedagang liar disekitaran Kota Sidikalang jelas melanggar aturan yang dimana kami di lokasi pasar kena retribusi, pembeli kami jelas berkurang dan mereka sesukanya membuat harga yang tidak logika karena harga mereka dibawah harga modal,&quot; kata Marojahan.&amp;nbsp;&quot;Kami berharap Pemerintah Kabupaten Dairi untuk menertibkan dan menindak para pedagang liar seperti dijalan Nusantara, Panji depan stadion,&quot; imbuhnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, pedagang liar itu sudah mulai memasuki pekan seperti di pekan Sumbul, Tigabaru, Tigalingga dan beberapa pekan di luar Dairi, yang juga dimasuki pedagang resmi.&amp;nbsp;Terpisah Sekda Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, sudah melakukan penertiban beberapa kali tetapi selalu melanggar.&amp;nbsp;&quot;Nanti coba kita tinjau lagi ke lokasi,&quot; kata Charles.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pedagang liar marak di seputaran kota Sidikalang, seperti misalnya di jalan Nusantara tepat didepan tanah milik Pemkab, jalan Sidikalang-Medan didepan stadion utama Sidikalang.&nbsp;<br><br>Keberadaannya merugikan para pedagang yang berada di pusat pasar Sidikalang dan toko di seputaran Sidikalang yang jelas membayar retribusi.&nbsp;<br><br>Selain mengganggu pemandangan dan pengguna jalan, pedagang liar mengakibatkan pedagang resmi mengalami penurunan omzet, kadang sampai tidak laku.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan salah satu pedagang di pusat pasar Sidikalang, Marojahan Simbolon, kepada WahanaNews.co, Kamis (16/7/2026).&nbsp;<br><br>"Adanya pedagang liar disekitaran Kota Sidikalang jelas melanggar aturan yang dimana kami di lokasi pasar kena retribusi, pembeli kami jelas berkurang dan mereka sesukanya membuat harga yang tidak logika karena harga mereka dibawah harga modal," kata Marojahan.&nbsp;<br><br>"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Dairi untuk menertibkan dan menindak para pedagang liar seperti dijalan Nusantara, Panji depan stadion," imbuhnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, pedagang liar itu sudah mulai memasuki pekan seperti di pekan Sumbul, Tigabaru, Tigalingga dan beberapa pekan di luar Dairi, yang juga dimasuki pedagang resmi.&nbsp;<br><br>Terpisah Sekda Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, sudah melakukan penertiban beberapa kali tetapi selalu melanggar.&nbsp;<br><br>"Nanti coba kita tinjau lagi ke lokasi," kata Charles.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pemkab-dairi-diminta-tertibkan-pedagang-liar_AZ9Socdlmn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MPLS, SMK Swasta Rismaduma Gandeng Koramil 01 Sumbul dan Kemenag Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mpls&#45;smk&#45;swasta&#45;rismaduma&#45;gandeng&#45;koramil&#45;01&#45;sumbul&#45;dan&#45;kemenag&#45;dairi&#45;7237OcoRpy/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mpls&#45;smk&#45;swasta&#45;rismaduma&#45;gandeng&#45;koramil&#45;01&#45;sumbul&#45;dan&#45;kemenag&#45;dairi&#45;7237OcoRpy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 10:16:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Hari pertama masuk sekolah pada tahun pelajaran 2026/2027 semarak di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Dairi, termasuk di SMK Rismaduma Sumbul.&amp;nbsp;Bagi ratusan murid baru, momen tersebut menjadi langkah awal untuk mengenal lingkungan dan pergaulan yang terukur di lingkungan sekolah.&amp;nbsp;Kepala SMK Swasta Rismaduma Besli Munte dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (14/7/2026) mengatakan, kegiatan pembukaan diawali dengan upacara bendera yang diikuti seluruh siswa.&amp;nbsp;Setelah itu, 350 siswa yang mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari.&amp;nbsp;Agusto Benyamin Samosir selaku Ketua Yayasan menyatakan mendukung pelaksanaan MPLS dan harus dilaksanakan secara edukatif, humanis, inklusif, dan menjadikan sekolah menjadi rumah kedua bagi para siswa siswi.&amp;nbsp;Selama lima hari pelaksanaan, siswa baru menerima berbagai materi strategis antara lain, pengenalan lingkungan sekolah, visi dan misi sekolah, wawasan wiyata mandala, tata tertib, budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan Santun), pendidikan karakter.&amp;nbsp;Kemudian, gerakan tujuh anak Indonesia (G7KAIH), gerakan Indonesia Asri, gerakan rukun sama teman, pendidikan agama, hingga pengenalan profil lulusan SMK yang siap menghadapi tantangan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.&amp;nbsp;Sebagai bentuk penguatan rasa nasionalisme, SMK Swasta Rismaduma Sumbul menggandeng Koramil 01 Sumbul untuk memberikan materi cinta tanah air&amp;nbsp;dan juga peraturan baris berbaris.&amp;nbsp;&quot;Sehingga peserta didik memiliki pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sebagai warga negara Indonesia. Tidak lupa, SMK Swasta Rismaduma juga menghadirkan Kemenag Dairi memberikan pemaparan tentang pencegahan pergaulan bebas,&quot; kata Besli.&amp;nbsp;Disela acara, Wakasek Bidang Kesiswaan Anceria Maria Tamba menegaskan bahwa MPLS merupakan gerbang awal untuk membangun budaya sekolah yang berkualitas.&amp;nbsp;&quot;Kami sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya mencetak lulusan berkompetensi tinggi, tetapi juga membangun generasi muda yang berintegritas, berbudaya inopatif, dan siap menjadi sumber daya manusia berkualitas bagi kemajuan Sumut khususnya Kabupaten Dairi,&quot; kata Anceria.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Hari pertama masuk sekolah pada tahun pelajaran 2026/2027 semarak di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Dairi, termasuk di SMK Rismaduma Sumbul.&nbsp;<br><br>Bagi ratusan murid baru, momen tersebut menjadi langkah awal untuk mengenal lingkungan dan pergaulan yang terukur di lingkungan sekolah.&nbsp;<br><br>Kepala SMK Swasta Rismaduma Besli Munte dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (14/7/2026) mengatakan, kegiatan pembukaan diawali dengan upacara bendera yang diikuti seluruh siswa.&nbsp;<br><br>Setelah itu, 350 siswa yang mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari.&nbsp;<br><br>Agusto Benyamin Samosir selaku Ketua Yayasan menyatakan mendukung pelaksanaan MPLS dan harus dilaksanakan secara edukatif, humanis, inklusif, dan menjadikan sekolah menjadi rumah kedua bagi para siswa siswi.&nbsp;<br><br>Selama lima hari pelaksanaan, siswa baru menerima berbagai materi strategis antara lain, pengenalan lingkungan sekolah, visi dan misi sekolah, wawasan wiyata mandala, tata tertib, budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan Santun), pendidikan karakter.&nbsp;<br><br>Kemudian, gerakan tujuh anak Indonesia (G7KAIH), gerakan Indonesia Asri, gerakan rukun sama teman, pendidikan agama, hingga pengenalan profil lulusan SMK yang siap menghadapi tantangan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.&nbsp;<br><br>Sebagai bentuk penguatan rasa nasionalisme, SMK Swasta Rismaduma Sumbul menggandeng Koramil 01 Sumbul untuk memberikan materi cinta tanah air&nbsp;dan juga peraturan baris berbaris.&nbsp;<br><br>"Sehingga peserta didik memiliki pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sebagai warga negara Indonesia. Tidak lupa, SMK Swasta Rismaduma juga menghadirkan Kemenag Dairi memberikan pemaparan tentang pencegahan pergaulan bebas," kata Besli.&nbsp;<br><br>Disela acara, Wakasek Bidang Kesiswaan Anceria Maria Tamba menegaskan bahwa MPLS merupakan gerbang awal untuk membangun budaya sekolah yang berkualitas.&nbsp;<br><br>"Kami sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya mencetak lulusan berkompetensi tinggi, tetapi juga membangun generasi muda yang berintegritas, berbudaya inopatif, dan siap menjadi sumber daya manusia berkualitas bagi kemajuan Sumut khususnya Kabupaten Dairi," kata Anceria.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/mpls-smk-swasta-rismaduma-gandeng-koramil-01-sumbul-dan-kemenag-dairi_eNwRVnU6bL.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Dusun III Sitinjo Keluhkan Jalan Rusak, Ini Respon Sekda Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dusun&#45;iii&#45;sitinjo&#45;keluhkan&#45;jalan&#45;rusak&#45;ini&#45;respon&#45;sekda&#45;dairi&#45;mEl7l5zAbR/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dusun&#45;iii&#45;sitinjo&#45;keluhkan&#45;jalan&#45;rusak&#45;ini&#45;respon&#45;sekda&#45;dairi&#45;mEl7l5zAbR/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 12:44:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Dusun lll Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kembali merasa kecewa dengan janji Pemkab Dairi yang sebelumnya telah menjanjikan perbaikan jalan penghubung Kelurahan Bintang Hulu Kecamatan Sidikalang menuju Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo.&amp;nbsp;Salah satu warga Gilbert Pinayungan mengatakan kepada WahanaNews.co Selasa (14/7/2026), sewaktu jalan Sidikalang&#45;Medan longsor di tahun 2022 jalan desa itu adalah akses alternatif menuju kota Medan.&amp;nbsp;&quot;Semua kendaraan melewati lokasi ini bermacam kendaraan mulai dari mobil kecil, bus sampai truk muatan berat, mengakibatkan jalan semakin rusak parah,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disebut, saat itu, Camat Sitinjo beserta jajaran mewakili Pemkab Dairi menjanjikan akan segera memperbaiki jalan itu. Nyatanya sampai saat ini, tahun 2026, janji itu tidak ditepati sampai masa bakti bupati lama selesai.&amp;nbsp;&quot;Kami warga Dusun lll Sitinjo sangat berharap kepada bapak Bupati Dairi Vicner Sinaga menepati janji bupati lama karena kami anggap janji itu adalah utang,&quot; ujar Gilbert.&amp;nbsp;Terpisah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dihubungi melalui seluler menjawab pertanyaan wartawan mengatakan perbaikan sudah dilakukan di sebagian jalan rusak di kelurahan Bintang Hulu.&amp;nbsp;&quot;Tetapi belum dapat informasi terkait perbaikan di dusun lll Desa Sitinjo. Lebih detailnya coba tanyakan langsung ke PUTR,&quot; kata Charles.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Dusun lll Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, kembali merasa kecewa dengan janji Pemkab Dairi yang sebelumnya telah menjanjikan perbaikan jalan penghubung Kelurahan Bintang Hulu Kecamatan Sidikalang menuju Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo.&nbsp;<br><br>Salah satu warga Gilbert Pinayungan mengatakan kepada WahanaNews.co Selasa (14/7/2026), sewaktu jalan Sidikalang-Medan longsor di tahun 2022 jalan desa itu adalah akses alternatif menuju kota Medan.&nbsp;<br><br>"Semua kendaraan melewati lokasi ini bermacam kendaraan mulai dari mobil kecil, bus sampai truk muatan berat, mengakibatkan jalan semakin rusak parah," katanya.&nbsp;<br><br>Disebut, saat itu, Camat Sitinjo beserta jajaran mewakili Pemkab Dairi menjanjikan akan segera memperbaiki jalan itu. Nyatanya sampai saat ini, tahun 2026, janji itu tidak ditepati sampai masa bakti bupati lama selesai.&nbsp;<br><br>"Kami warga Dusun lll Sitinjo sangat berharap kepada bapak Bupati Dairi Vicner Sinaga menepati janji bupati lama karena kami anggap janji itu adalah utang," ujar Gilbert.&nbsp;<br><br>Terpisah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dihubungi melalui seluler menjawab pertanyaan wartawan mengatakan perbaikan sudah dilakukan di sebagian jalan rusak di kelurahan Bintang Hulu.&nbsp;<br><br>"Tetapi belum dapat informasi terkait perbaikan di dusun lll Desa Sitinjo. Lebih detailnya coba tanyakan langsung ke PUTR," kata Charles.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/warga-dusun-iii-sitinjo-keluhkan-jalan-rusak-ini-respon-sekda-dairi_D16lDCw1k9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MPLS, Ini Kegiatan SD Negeri 037990 Sibira Dairi 5 Hari Kedepan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mpls&#45;ini&#45;kegiatan&#45;sd&#45;negeri&#45;037990&#45;sibira&#45;dairi&#45;5&#45;hari&#45;kedepan&#45;sN6C0McA3U/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mpls&#45;ini&#45;kegiatan&#45;sd&#45;negeri&#45;037990&#45;sibira&#45;dairi&#45;5&#45;hari&#45;kedepan&#45;sN6C0McA3U/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 17:21:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; SD Negeri 037990 Sibira, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin&#45;Jumat (13&#45;17/7/2026).&amp;nbsp;Kegiatan MPLS selama 5 hari kedepan itu, mengambil thema Langkah Ceria, bertujuan menjadikan setiap siswa mengenal lokasi sekolah dan pergaulan positif siswa diruang lingkup sekolah.&amp;nbsp;Kepala SD Negeri 037990 Sibira, Iko Artha Tambunan dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, kegiatan hari pertama MPLS dihadiri orangtua peserta didik kelas 1, Senin (13/7/2026).&amp;nbsp;Dijelskan, terdapat beberapa tujuan pelaksanaan MPLS dimaksud, diantaranya, mengenal lingkungan sekolah dan fasilitas sekolah.&amp;nbsp;Kemudian, transisi TK ke SD yang menyenangkan. Mengenal interaksi positif dengan mengenal teman sebaya dan guru&#45;guru.&amp;nbsp;Selanjutnya, menumbuhkan karakter pelajar Pancasila kemandirian, bergotong royong, bertatakrama. Terakhir, menanamkan semangat dan kenyamanan belajar.&amp;nbsp;&quot;Dengan kegiatan ini, kita harapkan peserta didik tumbuh menjadi insan yang berkarakter, peduli lingkungan, berani, mandiri, berbudaya dan menjadi bintang masa depan Sibira,&quot; kata Iko Artha.&amp;nbsp;Ditambahkan, sebagaimana disampaikan kepada orangtua siswa, dalam MPLS ini tidak ada perpeloncoan, kegiatan ini menyenangkan peserta didik, dan SD Sibira siap menjadi rumah kedua yang ramah, aman, nyaman.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- SD Negeri 037990 Sibira, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin-Jumat (13-17/7/2026).&nbsp;<br><br>Kegiatan MPLS selama 5 hari kedepan itu, mengambil thema Langkah Ceria, bertujuan menjadikan setiap siswa mengenal lokasi sekolah dan pergaulan positif siswa diruang lingkup sekolah.&nbsp;<br><br>Kepala SD Negeri 037990 Sibira, Iko Artha Tambunan dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, kegiatan hari pertama MPLS dihadiri orangtua peserta didik kelas 1, Senin (13/7/2026).&nbsp;<br><br>Dijelskan, terdapat beberapa tujuan pelaksanaan MPLS dimaksud, diantaranya, mengenal lingkungan sekolah dan fasilitas sekolah.&nbsp;<br><br>Kemudian, transisi TK ke SD yang menyenangkan. Mengenal interaksi positif dengan mengenal teman sebaya dan guru-guru.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, menumbuhkan karakter pelajar Pancasila kemandirian, bergotong royong, bertatakrama. Terakhir, menanamkan semangat dan kenyamanan belajar.&nbsp;<br><br>"Dengan kegiatan ini, kita harapkan peserta didik tumbuh menjadi insan yang berkarakter, peduli lingkungan, berani, mandiri, berbudaya dan menjadi bintang masa depan Sibira," kata Iko Artha.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, sebagaimana disampaikan kepada orangtua siswa, dalam MPLS ini tidak ada perpeloncoan, kegiatan ini menyenangkan peserta didik, dan SD Sibira siap menjadi rumah kedua yang ramah, aman, nyaman.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/mpls-ini-kegiatan-sd-negeri-037990-sibira-dairi-5-hari-kedepan_Oao7ln9V3z.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sosialisasi MPLS SMK Negeri 1 Sidikalang</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sosialisasi&#45;mpls&#45;smk&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;fokus&#45;etika&#45;dan&#45;moral&#45;I4hkd1tjVG/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sosialisasi&#45;mpls&#45;smk&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;fokus&#45;etika&#45;dan&#45;moral&#45;I4hkd1tjVG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 13:18:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pelaksanaan hari pertama masuk sekolah, SMK Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang difokuskan pada pengenalan lingkungan, etika dan moral.&amp;nbsp;Plt Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang Lamtiur Sihombing dikonfirmasi WahanaNews.co dikantornya mengatakan, sosialisasi MPLS merupakan program wajib yang selalu dilaksanakan setiap tahun ajaran baru.&amp;nbsp;&quot;MPLS ini kita laksanakan setiap tahun ajaran baru. Kegiatan ini sangat penting, awal pengenalan lingkungan kepada siswa dan tata cara bagaimana seorang siswa beretika dalam proses belajar dan bergaul di lingkungan sekolah,&quot; kata Lamtiur, Senin (13/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pelaksanaan hari pertama masuk sekolah, SMK Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang difokuskan pada pengenalan lingkungan, etika dan moral.&nbsp;<br><br>Plt Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang Lamtiur Sihombing dikonfirmasi WahanaNews.co dikantornya mengatakan, sosialisasi MPLS merupakan program wajib yang selalu dilaksanakan setiap tahun ajaran baru.&nbsp;<br><br>"MPLS ini kita laksanakan setiap tahun ajaran baru. Kegiatan ini sangat penting, awal pengenalan lingkungan kepada siswa dan tata cara bagaimana seorang siswa beretika dalam proses belajar dan bergaul di lingkungan sekolah," kata Lamtiur, Senin (13/7/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1783923565_9193e175840acf7e55e5.jpg"></figure><p>Kegiatan MPLS SMK Negeri 1 Sidikalang, Senin (13/7/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Ditambahkan, pihaknya menggenjot setiap siswa harus mempunyai kepribadian yang baik, menjadi diri sendiri dan menjadikan seorang siswa merasa nyaman di lingkungan sekolah.&nbsp;<br><br>Mengacu pada Permendikdasmen nomor 12 tahun 2026, mengganti Permendikbud nomor 18 tahun 2016, aturan ini memastikan sekolah menjadikan tempat yang aman, nyaman dan ramah tanpa perpeloncoan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/sosialisasi-mpls-smk-negeri-1-sidikalang-fokus-etika-dan-moral_h07xZ985LX.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Klarifikasi Kepala SMA Negeri 1 Sidikalang Terkait Pungutan Rp100 Ribu Per Siswa</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/klarifikasi&#45;kepala&#45;sma&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;terkait&#45;pungutan&#45;rp100&#45;ribu&#45;per&#45;siswa&#45;1tlyh5bznl/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/klarifikasi&#45;kepala&#45;sma&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;terkait&#45;pungutan&#45;rp100&#45;ribu&#45;per&#45;siswa&#45;1tlyh5bznl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:02:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kepala SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Ronald Pasaribu buka suara terkait adanya pungutan Rp100 ribu per siswa yang dimana akhir&#45;akhir ini santer dikabarkan sebagai pungli.&amp;nbsp;Dikatakan, uang yang dikumpul dari para orangtua siswa merupakan sukarela, tidak ada patokan. Surat permohonan bantuan resmi disampaikan panitia kepada para orangtua siswa.&amp;nbsp;&quot;Pungutan itu tidak ada patokan seperti yang diberitakan salah satu surat kabar yang dimana sebenarnya itu pemberitaan palsu tanpa adanya konfirmasi kepada saya hanya dari beberapa narasumber yang tidak pasti. Panitia memang meminta bantuan dari orang tua siswa melalui siswa tetapi hanya secara sukarela bukan dipatok seperti yang diberitakan,&quot; kata Ronald dikonfirmasi WahanaNews.co diruang kerjanya, Jumat (3/7/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kepala SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Ronald Pasaribu buka suara terkait adanya pungutan Rp100 ribu per siswa yang dimana akhir-akhir ini santer dikabarkan sebagai pungli.&nbsp;<br><br>Dikatakan, uang yang dikumpul dari para orangtua siswa merupakan sukarela, tidak ada patokan. Surat permohonan bantuan resmi disampaikan panitia kepada para orangtua siswa.&nbsp;<br><br>"Pungutan itu tidak ada patokan seperti yang diberitakan salah satu surat kabar yang dimana sebenarnya itu pemberitaan palsu tanpa adanya konfirmasi kepada saya hanya dari beberapa narasumber yang tidak pasti. Panitia memang meminta bantuan dari orang tua siswa melalui siswa tetapi hanya secara sukarela bukan dipatok seperti yang diberitakan," kata Ronald dikonfirmasi WahanaNews.co diruang kerjanya, Jumat (3/7/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1783062228_7a65789b70d3bedbf5d0.jpg"></figure><p>Proposal pembangunan mushollah SMA Negeri 1 Sidikalang [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / Roy Daniel Munthe]</p><p>Ketua panitia pembangunan mushollah SMA Negeri 1 Sidikalang Dicky Sembiring dilokasi mushollah mengatakan kepada awak media, pembangunan mushollah ini terlaksana dana awal dari para alumni SMA Negeri 1 Sidikalang.&nbsp;<br><br>"Kepanitiaan pembangunan mushollah dibentuk, yang dimana jelas kita ketahui dana pembangunan mushollah untuk tingkat SMA tidak ada di anggarkan pemerintah," kata Dicky.&nbsp;<br><br>Panitia pun membuat proposal permohonan bantuan mengingat keterbatasan dana renovasi mushollah SMA Negeri 1 Sidikalang yang sangat minim.&nbsp;<br><br>"Di proposal kita ini jelas menyebutkan 'mengingat keterbatasan kemampuan keuangan pihak sekolah maka kami dengan segala rendah hati untuk memohon bantuan. Sebagai bahan pertimbangan, bersama surat ini kami lampirkan Rencana Anggaran Belanja," jelas Dicky.&nbsp;<br><br>"Saya berharap kepada media yang ada di Sidikalang kiranya segala sesuatu yang harus diberitakan haruslah berdasarkan konfirmasi supaya menjadikan berita itu berita yang real dan fakta," tutupnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/klarifikasi-kepala-sma-negeri-1-sidikalang-terkait-pungutan-rp100-ribu-per-siswa_ud5txjdC0C.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pendaftar SMK Negeri 1 Sidikalang Melonjak Melebihi Kapasitas</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pendaftar&#45;smk&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;melonjak&#45;melebihi&#45;kapasitas&#45;nqFnZsFgdd/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pendaftar&#45;smk&#45;negeri&#45;1&#45;sidikalang&#45;melonjak&#45;melebihi&#45;kapasitas&#45;nqFnZsFgdd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 02 Jul 2026 10:39:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Kabupaten Dairi telah memasuki tahap verifikasi berkas.&amp;nbsp;Dari seluruh tingkat SMA dan SMK, SMK Negeri 1 Sidikalang kembali menjadi sekolah dengan jumlah pendaftar terbanyak hingga melampaui kuota yang tersedia.&amp;nbsp;PLT Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang Lamtiur Sihombing dikonfirmasi dikantornya mengatakan, pendaftaran telah ditutup pada 26 Juni 2026.&amp;nbsp;&quot;Pendaftar ke sekolah kita 1.062 siswa, yang diterima 432 siswa dengan kapasitas 36 siswa per ruangan,&quot; katanya, Rabu (1/7/2026).&amp;nbsp;&quot;Secara global pendaftar tingkat SMA dan SMK Negeri / Swasta di Dairi sekolah kita pendaftar yang paling banyak, diikuti SMA Negeri 1 Sidikalang dan SMA Negeri 2 Sidikalang,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Lamtiur yang sebelumnya menjabat Wakasek Kurikulum itu berharap SMK Negeri 1 Sidikalang tetap menjadi sekolah kejuruan terbaik di Dairi.&amp;nbsp;&quot;Kita akan terus berbenah kiranya SMK Negeri 1 Sidikalang bisa menjadi yang terbaik di Sumatera Utara dan di republik ini juga,&quot; kata Lamtiur.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Kabupaten Dairi telah memasuki tahap verifikasi berkas.&nbsp;<br><br>Dari seluruh tingkat SMA dan SMK, SMK Negeri 1 Sidikalang kembali menjadi sekolah dengan jumlah pendaftar terbanyak hingga melampaui kuota yang tersedia.&nbsp;<br><br>PLT Kepala SMK Negeri 1 Sidikalang Lamtiur Sihombing dikonfirmasi dikantornya mengatakan, pendaftaran telah ditutup pada 26 Juni 2026.&nbsp;<br><br>"Pendaftar ke sekolah kita 1.062 siswa, yang diterima 432 siswa dengan kapasitas 36 siswa per ruangan," katanya, Rabu (1/7/2026).&nbsp;<br><br>"Secara global pendaftar tingkat SMA dan SMK Negeri / Swasta di Dairi sekolah kita pendaftar yang paling banyak, diikuti SMA Negeri 1 Sidikalang dan SMA Negeri 2 Sidikalang," tambahnya.&nbsp;<br><br>Lamtiur yang sebelumnya menjabat Wakasek Kurikulum itu berharap SMK Negeri 1 Sidikalang tetap menjadi sekolah kejuruan terbaik di Dairi.&nbsp;<br><br>"Kita akan terus berbenah kiranya SMK Negeri 1 Sidikalang bisa menjadi yang terbaik di Sumatera Utara dan di republik ini juga," kata Lamtiur.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pendaftar-smk-negeri-1-sidikalang-melonjak-melebihi-kapasitas_8nxw5Il2Jm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Apresiasi Program KBR Kemenhut di Bintang Hulu Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;apresiasi&#45;program&#45;kbr&#45;kemenhut&#45;di&#45;bintang&#45;hulu&#45;dairi&#45;YvQEuT1ZeE/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;apresiasi&#45;program&#45;kbr&#45;kemenhut&#45;di&#45;bintang&#45;hulu&#45;dairi&#45;YvQEuT1ZeE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:59:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi memgapresiasi apresiasi program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu Sei Ular.&amp;nbsp;Kegiatan ini berlangsung selama 6 bulan mulai pembibitan sampai bibit siap tanam. Kegiatan dikerjakan masyarakat, yang bergabung dalam wadah kelompok tani hutan.&amp;nbsp;Ketua Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Parden Bintang dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (26/6/2026), mengatakan, jenis bibit yang diadakan, kopi, aren, alpukat, pinang dan kemiri, 33 ribu batang.&amp;nbsp;&quot;Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat kepada warga, kegiatan ini langsung kami kerjakan mulai tanam biji dan kami harus pastikan pertumbuhannya bagus sampai dapat dibagikan kepada warga. Dalam proses pembibitan sampai tanam kita juga didampingi pihak BPDAS Wampu Sei Ular dan KPH XlV Sidikalang,&quot; kata Parden.&amp;nbsp;Salah satu warga penerima bibit bermarga Bintang mengatakan bibit itu sangat berguna baginya. Ia menerima bibit kopi 300 batang, aren 30 dan alpukat 20 batang, semuanya gratis.&amp;nbsp;&quot;Semoga program yang begini tetap berlanjut untuk desa kita ini,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sementara Pendamping Masyarakat di Bidang Kehutanan, Daniel Simbolon, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dalam program KBR ini.&amp;nbsp;Menurutnya, esensi utama program ini adalah kemandirian masyarakat. Warga dilatih langsung dari hulu ke hilir, mulai dari teknik pembibitan yang benar hingga pengelolaan administrasi kelompok.&amp;nbsp;&quot;Kedepan, kami berharap program ini menjadi solusi nyata untuk menghijaukan kembali lahan kritis dan meningkatkan produktivitas ekonomi desa,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi memgapresiasi apresiasi program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Wampu Sei Ular.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini berlangsung selama 6 bulan mulai pembibitan sampai bibit siap tanam. Kegiatan dikerjakan masyarakat, yang bergabung dalam wadah kelompok tani hutan.&nbsp;<br><br>Ketua Kelompok Tani Hutan Bersama Bintang, Parden Bintang dikonfirmasi WahanaNews.co, Jumat (26/6/2026), mengatakan, jenis bibit yang diadakan, kopi, aren, alpukat, pinang dan kemiri, 33 ribu batang.&nbsp;<br><br>"Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat kepada warga, kegiatan ini langsung kami kerjakan mulai tanam biji dan kami harus pastikan pertumbuhannya bagus sampai dapat dibagikan kepada warga. Dalam proses pembibitan sampai tanam kita juga didampingi pihak BPDAS Wampu Sei Ular dan KPH XlV Sidikalang," kata Parden.&nbsp;<br><br>Salah satu warga penerima bibit bermarga Bintang mengatakan bibit itu sangat berguna baginya. Ia menerima bibit kopi 300 batang, aren 30 dan alpukat 20 batang, semuanya gratis.&nbsp;<br><br>"Semoga program yang begini tetap berlanjut untuk desa kita ini," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara Pendamping Masyarakat di Bidang Kehutanan, Daniel Simbolon, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dalam program KBR ini.&nbsp;<br><br>Menurutnya, esensi utama program ini adalah kemandirian masyarakat. Warga dilatih langsung dari hulu ke hilir, mulai dari teknik pembibitan yang benar hingga pengelolaan administrasi kelompok.&nbsp;<br><br>"Kedepan, kami berharap program ini menjadi solusi nyata untuk menghijaukan kembali lahan kritis dan meningkatkan produktivitas ekonomi desa," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/warga-apresiasi-program-kbr-kemenhut-di-bintang-hulu-dairi_z2qpqcfqe1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perbaiki Jalan Pertanian, Warga Apresiasi Pemdes Sitinjo II Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/perbaiki&#45;jalan&#45;pertanian&#45;warga&#45;apresiasi&#45;pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;dairi&#45;CDC3js4Fpv/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/perbaiki&#45;jalan&#45;pertanian&#45;warga&#45;apresiasi&#45;pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;dairi&#45;CDC3js4Fpv/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 25 Jun 2026 13:35:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Desa Sitinjo ll, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berterimakasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, atas perbaikan jalan menuju lahan pertanian warga.&amp;nbsp;Pemdes Sitinjo II telah merealisasi permintaan warga terkait perbaikan jalan pertanian yang selama ini mereka mintakan. Terlebih, gorong&#45;gorong atau jembatan dimaksud sangat membahayakan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari&#45;harinya.&amp;nbsp;&quot;Kami masyarakat Desa Sitinjo ll mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dairi dan Pemdes Sitinjo yang telah melakukan perbaikan itu, dimana akses jalan pertanian ini kami gunakan dalam proses pengantaran hasil tani kami ke pasar dan kiranya pemerintah daerah dan pemdes semakin solid dalam proses peningkatan infrastruktur di desa ini,&quot; ujar salah satu warga bermarga Sagala.&amp;nbsp;Dikonfirmasi WahanaNews.co, Kamis (25/6/2026) dilokasi bangunan gorong gorong itu, Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako mengatakan, memang jalan itu adalah akses masyarakat penghubung Dusun lV ke Dusun lll.&amp;nbsp;&quot;Selama ini telah dikeluhkan warga karena akses ini adalah jalan pertanian warga dan memang gorong&#45;gorong ini sudah beberapa kali diajukan warga untuk diperbaiki, namun pada saat ini baru bisa kita perbaiki,&quot; kata Umum.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Desa Sitinjo ll, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berterimakasih kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, atas perbaikan jalan menuju lahan pertanian warga.&nbsp;<br><br>Pemdes Sitinjo II telah merealisasi permintaan warga terkait perbaikan jalan pertanian yang selama ini mereka mintakan. Terlebih, gorong-gorong atau jembatan dimaksud sangat membahayakan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-harinya.&nbsp;<br><br>"Kami masyarakat Desa Sitinjo ll mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dairi dan Pemdes Sitinjo yang telah melakukan perbaikan itu, dimana akses jalan pertanian ini kami gunakan dalam proses pengantaran hasil tani kami ke pasar dan kiranya pemerintah daerah dan pemdes semakin solid dalam proses peningkatan infrastruktur di desa ini," ujar salah satu warga bermarga Sagala.&nbsp;<br><br>Dikonfirmasi WahanaNews.co, Kamis (25/6/2026) dilokasi bangunan gorong gorong itu, Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako mengatakan, memang jalan itu adalah akses masyarakat penghubung Dusun lV ke Dusun lll.&nbsp;<br><br>"Selama ini telah dikeluhkan warga karena akses ini adalah jalan pertanian warga dan memang gorong-gorong ini sudah beberapa kali diajukan warga untuk diperbaiki, namun pada saat ini baru bisa kita perbaiki," kata Umum.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/perbaiki-jalan-pertanian-warga-apresiasi-pemdes-sitinjo-ii-dairi_lt9Bm2IZ99.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MTsN Dairi Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah TP 2026/2027</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mtsn&#45;dairi&#45;buka&#45;penerimaan&#45;murid&#45;baru&#45;madrasah&#45;tp&#45;20262027&#45;kCEw13JbOO/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mtsn&#45;dairi&#45;buka&#45;penerimaan&#45;murid&#45;baru&#45;madrasah&#45;tp&#45;20262027&#45;kCEw13JbOO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 17:38:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Dairi, Sumatera Utara, mulai melaksanakan tahapan seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran (TP) 2026/2027.&amp;nbsp;Panitia PMBM Mulki Parinduri dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (23/6/2026) mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal madrasah dalam menjaring calon peserta didik yang berkualitas melalui proses seleksi yang terencana dan sistematis.&amp;nbsp;Adapun syarat pendaftaran diantaranya, berusia minimal 11 tahun dan maksimal 15 tahun, menyerahkan berkas seperti fotocopy akta lahir 2 lembar, fotocopy kartu keluarga 2 lembar (min 2020), pasfoto 3x4 warna 3 lembar, fotocopy DKTL/ijazah legalisir dan fotocopy KTP orang tua.&amp;nbsp;Sementara Kepala MTsN Dairi Dahli Padang, SPd.MM di kantornya mengatakan keunggulan sekolah itu diantaranya adalah pendidikan islami dasar berkualitas global, berahlak mulia, seperti pembekalan ajaran agama yang kuat, pendidikan dan tenaga kependidikan profesional.&amp;nbsp;&quot;Fasilitas kita engkap, laboratorium IPA dan komputer, sains, lingkungan aman dan asri. Pembelajaran diluar kelas, ekstrakurikuler seperti silat, basket, futsal, sarana olah raga, kurikulum lengkap berbasis agama, perpustakaan, UKS, mushola, semua mendukung pembelajaran,&quot; kata Dahli.&amp;nbsp;Dalam kesempatan itu Dahli menjelaskan beberapa prestasi yang diraih sekolah seperti juara 1 KSM se&#45;Sumatera Utara (2023, 2024, 2025), juara 1 drumband pada MTQ 2022&#45;2025, juara 3 turnamen futsal se&#45;Kabupaten Dairi 2026, juara 3 festival&amp;nbsp; film pendek madrasah 2024, juara 1 marjalengkat se&#45;Kabupaten Dairi 2022&#45;2024.&amp;nbsp;Pihak madrasah berharap seluruh peserta didik yang telah dinyatakan diterima&amp;nbsp; segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.&amp;nbsp;Sehingga, proses persiapan awal tahun ajaran baru dapat berjalan lancar dan seluruh siswa baru dapat mengikuti kegiatan dengan optimal.&amp;nbsp;Keberhasilan PMBM tahun ini diharapkan menjadi awal baik bagi MTsN Dairi dalam mencetak murid berilmu, beriman dan berahlak mulia serta semakin memperkuat posisi mandrasah sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Dairi, Sumatera Utara, mulai melaksanakan tahapan seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran (TP) 2026/2027.&nbsp;<br><br>Panitia PMBM Mulki Parinduri dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (23/6/2026) mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah awal madrasah dalam menjaring calon peserta didik yang berkualitas melalui proses seleksi yang terencana dan sistematis.&nbsp;<br><br>Adapun syarat pendaftaran diantaranya, berusia minimal 11 tahun dan maksimal 15 tahun, menyerahkan berkas seperti fotocopy akta lahir 2 lembar, fotocopy kartu keluarga 2 lembar (min 2020), pasfoto 3x4 warna 3 lembar, fotocopy DKTL/ijazah legalisir dan fotocopy KTP orang tua.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala MTsN Dairi Dahli Padang, SPd.MM di kantornya mengatakan keunggulan sekolah itu diantaranya adalah pendidikan islami dasar berkualitas global, berahlak mulia, seperti pembekalan ajaran agama yang kuat, pendidikan dan tenaga kependidikan profesional.&nbsp;<br><br>"Fasilitas kita engkap, laboratorium IPA dan komputer, sains, lingkungan aman dan asri. Pembelajaran diluar kelas, ekstrakurikuler seperti silat, basket, futsal, sarana olah raga, kurikulum lengkap berbasis agama, perpustakaan, UKS, mushola, semua mendukung pembelajaran," kata Dahli.&nbsp;<br><br>Dalam kesempatan itu Dahli menjelaskan beberapa prestasi yang diraih sekolah seperti juara 1 KSM se-Sumatera Utara (2023, 2024, 2025), juara 1 drumband pada MTQ 2022-2025, juara 3 turnamen futsal se-Kabupaten Dairi 2026, juara 3 festival&nbsp; film pendek madrasah 2024, juara 1 marjalengkat se-Kabupaten Dairi 2022-2024.&nbsp;<br><br>Pihak madrasah berharap seluruh peserta didik yang telah dinyatakan diterima&nbsp; segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.&nbsp;<br><br>Sehingga, proses persiapan awal tahun ajaran baru dapat berjalan lancar dan seluruh siswa baru dapat mengikuti kegiatan dengan optimal.&nbsp;<br><br>Keberhasilan PMBM tahun ini diharapkan menjadi awal baik bagi MTsN Dairi dalam mencetak murid berilmu, beriman dan berahlak mulia serta semakin memperkuat posisi mandrasah sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/mtsn-dairi-buka-penerimaan-murid-baru-madrasah-tp-20262027_nLPvp48Sue.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Bintang Hulu Minta Komitmen BPBD Dairi Terkait Janji Perbaikan Longsor</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;bintang&#45;hulu&#45;minta&#45;komitmen&#45;bpbd&#45;dairi&#45;terkait&#45;janji&#45;perbaikan&#45;longsor&#45;Gixa4go4p2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;bintang&#45;hulu&#45;minta&#45;komitmen&#45;bpbd&#45;dairi&#45;terkait&#45;janji&#45;perbaikan&#45;longsor&#45;Gixa4go4p2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 17 Jun 2026 13:41:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Rimo Bunga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang&amp;nbsp; Kabupaten Dairi, memohon BPBD Dairi untuk merealisasi janji penanganan longsor yang terjadi di lokasi mereka.&amp;nbsp;Salah satu warga yang namanya enggan disebut mengatakan bahwa lokasi longsor sudah 2 kali di cek dan difoto BPBD Dairi di bulan April, namun sampai saat ini belum ada penanganan.&amp;nbsp;&quot;Sudah di cek. Namun belum ditangani sampai sekarang. Lokasi longsor ini sangat membahayakan warga sekitar apalagi di malam hari yang dimana lokasi ini tidak ada lampu jalan. Longsor sudah parah, melebihi 50 persen badan jalan&quot; katanya, Rabu (17/6/2026).&amp;nbsp;Disebut, jalan akses itu merupakan jalan warga dalam pengurusan administrasi warga dan merupakan akses jalan dalam pengantaran hasil tani. Juga, penghubung antara Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Sitinjo.&amp;nbsp;Lurah Bintang Hulu Isnan Bintang dikonfirmasi mengatakan, sudah melayangkan surat permohonan perbaikan ke BPBD Dairi, No 620/159/binhul lV/2026.&amp;nbsp;Sementara Kepala BPBD Dairi Dekman Sitopu mengatakan, surat sudah diproses dan tindak lanjut dengan penerbitan surat sudah disampakan ke Dinas PUTR sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Rimo Bunga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang&nbsp; Kabupaten Dairi, memohon BPBD Dairi untuk merealisasi janji penanganan longsor yang terjadi di lokasi mereka.&nbsp;<br><br>Salah satu warga yang namanya enggan disebut mengatakan bahwa lokasi longsor sudah 2 kali di cek dan difoto BPBD Dairi di bulan April, namun sampai saat ini belum ada penanganan.&nbsp;<br><br>"Sudah di cek. Namun belum ditangani sampai sekarang. Lokasi longsor ini sangat membahayakan warga sekitar apalagi di malam hari yang dimana lokasi ini tidak ada lampu jalan. Longsor sudah parah, melebihi 50 persen badan jalan" katanya, Rabu (17/6/2026).&nbsp;<br><br>Disebut, jalan akses itu merupakan jalan warga dalam pengurusan administrasi warga dan merupakan akses jalan dalam pengantaran hasil tani. Juga, penghubung antara Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Sitinjo.&nbsp;<br><br>Lurah Bintang Hulu Isnan Bintang dikonfirmasi mengatakan, sudah melayangkan surat permohonan perbaikan ke BPBD Dairi, No 620/159/binhul lV/2026.&nbsp;<br><br>Sementara Kepala BPBD Dairi Dekman Sitopu mengatakan, surat sudah diproses dan tindak lanjut dengan penerbitan surat sudah disampakan ke Dinas PUTR sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/warga-bintang-hulu-minta-komitmen-bpbd-dairi-terkait-janji-perbaikan-longsor_g9Xvg8922K.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Open Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Ketua DPP Gema Sicike&#45;Cike II Dimeriahkan Tim Luar Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/open&#45;turnamen&#45;sepak&#45;bola&#45;piala&#45;bergilir&#45;ketua&#45;dpp&#45;gema&#45;sicike&#45;cike&#45;ii&#45;dimeriahkan&#45;tim&#45;luar&#45;dairi&#45;t4gtRzpBwb/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/open&#45;turnamen&#45;sepak&#45;bola&#45;piala&#45;bergilir&#45;ketua&#45;dpp&#45;gema&#45;sicike&#45;cike&#45;ii&#45;dimeriahkan&#45;tim&#45;luar&#45;dairi&#45;t4gtRzpBwb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:44:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Turnamen sepak bola piala bergilir Ketua DPP Gema Sicike&#45;cike Cup jilid ll kembali digelar, diikuti 21 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi, termasuk dari berbagai daerah di luar Dairi.&amp;nbsp;Tim luar Dairi diantaranya, PERSEPUTRA KOTACANE, TRIPLE X SAMOSIR, FOOTWORK MEDAN, PAKALIMA dari Pakpak barat, SIMBAHI FC dari Sembahe, yang dimana beberapa tim ini beberapa kali menjuarai beberapa turnamen di Sumatera Utara.&amp;nbsp;Turnamen yang dibuka Minggu (14/6/2026) itu memperebutkan total hadiah Rp110 juta. Juara l Rp30 juta, Juara ll Rp20 juta, Juara lll Rp10 juta, Juara lV Rp5 juta, dan juga hadiah para pemain terbaik, top score dan juga tim terbaik.&amp;nbsp;Ditemui WahanaNews.co di sekretariat DPP Gema Sicike&#45;cike, di jalan Nusantara Sidikalang, Ketua DPP Gema Sicike&#45;cike Andi Prokeri Ujung yang juga Plt Ketua PSSI Kabupaten Dairi mengatakan, turnamen open ke semua tim di berbagai daerah supaya kiranya semua tim sepak bola dan SSB dapat bertanding di perhelatan turnamen sepak bola DPP Gema Sicike&#45;cike.&amp;nbsp;&quot;Selain menghadirkan atmosfer kompetisi ajang ini juga mempererat hubungan antar suku dan ras bahwasanya kita ketahui Dairi sangat beragam suku dan juga agama. Kita juga berharap melahirkan bibit pemain potensial yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Dairi ke level lebih tinggi,&quot; kata Andi.&amp;nbsp;Adapun tim yang bertanding di turnamen dimaksud adalah:&amp;nbsp;POOL AA1 .LAE HOLE FC&amp;nbsp;A2 .PSSP PARONGILA3 .PERSEPUTRA KOTA CANEA4 .TIGA LINGGA FCA5 .BINTANG MARSADA&amp;nbsp;Pool BB1.TRIPLE&#45;X SAMOSIRB2 .PASI FC&amp;nbsp;B3 .SADANI BOLAB4 .KOPAS REBORNB5.VIKTORI DAIRI&amp;nbsp;Pool CC1 .PUTRA KALANG FCC2 .DAIRI MOUNTAINSC3 .SIMBAHI FCC4 .MT PUTRA GRUPC5 .SIDIKALANG FCC6 .PUTRA KALANG JR&amp;nbsp;Pool DD1 .SITINJO NUSANTARAD2 .IKJ DAIRID3 .PAKALIMAD4 .BRI SIDIKALANGD5 .FOOTWORK MEDAN&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Turnamen sepak bola piala bergilir Ketua DPP Gema Sicike-cike Cup jilid ll kembali digelar, diikuti 21 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi, termasuk dari berbagai daerah di luar Dairi.&nbsp;<br><br>Tim luar Dairi diantaranya, PERSEPUTRA KOTACANE, TRIPLE X SAMOSIR, FOOTWORK MEDAN, PAKALIMA dari Pakpak barat, SIMBAHI FC dari Sembahe, yang dimana beberapa tim ini beberapa kali menjuarai beberapa turnamen di Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Turnamen yang dibuka Minggu (14/6/2026) itu memperebutkan total hadiah Rp110 juta. Juara l Rp30 juta, Juara ll Rp20 juta, Juara lll Rp10 juta, Juara lV Rp5 juta, dan juga hadiah para pemain terbaik, top score dan juga tim terbaik.&nbsp;<br><br>Ditemui WahanaNews.co di sekretariat DPP Gema Sicike-cike, di jalan Nusantara Sidikalang, Ketua DPP Gema Sicike-cike Andi Prokeri Ujung yang juga Plt Ketua PSSI Kabupaten Dairi mengatakan, turnamen open ke semua tim di berbagai daerah supaya kiranya semua tim sepak bola dan SSB dapat bertanding di perhelatan turnamen sepak bola DPP Gema Sicike-cike.&nbsp;<br><br>"Selain menghadirkan atmosfer kompetisi ajang ini juga mempererat hubungan antar suku dan ras bahwasanya kita ketahui Dairi sangat beragam suku dan juga agama. Kita juga berharap melahirkan bibit pemain potensial yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Dairi ke level lebih tinggi," kata Andi.&nbsp;<br><br>Adapun tim yang bertanding di turnamen dimaksud adalah:&nbsp;<br><br>POOL A<br>A1 .LAE HOLE FC&nbsp;<br>A2 .PSSP PARONGIL<br>A3 .PERSEPUTRA KOTA CANE<br>A4 .TIGA LINGGA FC<br>A5 .BINTANG MARSADA&nbsp;<br><br>Pool B<br>B1.TRIPLE-X SAMOSIR<br>B2 .PASI FC&nbsp;<br>B3 .SADANI BOLA<br>B4 .KOPAS REBORN<br>B5.VIKTORI DAIRI&nbsp;<br><br>Pool C<br>C1 .PUTRA KALANG FC<br>C2 .DAIRI MOUNTAINS<br>C3 .SIMBAHI FC<br>C4 .MT PUTRA GRUP<br>C5 .SIDIKALANG FC<br>C6 .PUTRA KALANG JR&nbsp;<br><br>Pool D<br>D1 .SITINJO NUSANTARA<br>D2 .IKJ DAIRI<br>D3 .PAKALIMA<br>D4 .BRI SIDIKALANG<br>D5 .FOOTWORK MEDAN&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/open-turnamen-sepak-bola-piala-bergilir-ketua-dpp-gema-sicike-cike-ii-dimeriahkan-tim-luar-dairi_xNnY4uis82.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PD Pasar Dairi Konsisten Menertibkan Pedagang di Luar Pasar</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pd&#45;pasar&#45;dairi&#45;konsisten&#45;menertibkan&#45;pedagang&#45;di&#45;luar&#45;pasar&#45;VCb5k8tK07/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pd&#45;pasar&#45;dairi&#45;konsisten&#45;menertibkan&#45;pedagang&#45;di&#45;luar&#45;pasar&#45;VCb5k8tK07/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 13 Jun 2026 10:32:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi terus aktif beroperasi dan secara rutin melakukan penertiban di sejumlah titik padat perdagangan.&amp;nbsp;Penertiban para pedagang yang memasang lapak jualannya dibahu jalan atau trotoar konsisten dilakukan, demikian dengan himbauan dilarang berjualan di luar pasar, selalu disosialisasikan.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co, Sabtu (13/6/2026).&amp;nbsp;&quot;Kita selalu giat melakukan penertipan para pedagang di luar pasar, supaya berjualan didalam lapak yang kita siapkan. PD Pasar juga telah menyiapkan ratusan lapak kosong untuk para pedagang dan kita pastikan pengurusan lapak untuk para pedagang kita permudah,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, monitoring selalu dilakukan, terutama pada hari Sabtu, yang merupakan hari pekan di pasar Sidikalang.&amp;nbsp;Lumpin menghimbau agar pedagang tidak melanggar PP Nomor 125 tahun 2012. Aturan ini melarang berdagang difasilitas umum dan jalan, yang mengganggu ketertiban umum.&amp;nbsp;Demikian dengan Perda Kabupaten Dairi Nomor 1 tahun 2016. Aturan ini secara ketat melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi terus aktif beroperasi dan secara rutin melakukan penertiban di sejumlah titik padat perdagangan.&nbsp;<br><br>Penertiban para pedagang yang memasang lapak jualannya dibahu jalan atau trotoar konsisten dilakukan, demikian dengan himbauan dilarang berjualan di luar pasar, selalu disosialisasikan.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co, Sabtu (13/6/2026).&nbsp;<br><br>"Kita selalu giat melakukan penertipan para pedagang di luar pasar, supaya berjualan didalam lapak yang kita siapkan. PD Pasar juga telah menyiapkan ratusan lapak kosong untuk para pedagang dan kita pastikan pengurusan lapak untuk para pedagang kita permudah," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, monitoring selalu dilakukan, terutama pada hari Sabtu, yang merupakan hari pekan di pasar Sidikalang.&nbsp;<br><br>Lumpin menghimbau agar pedagang tidak melanggar PP Nomor 125 tahun 2012. Aturan ini melarang berdagang difasilitas umum dan jalan, yang mengganggu ketertiban umum.&nbsp;<br><br>Demikian dengan Perda Kabupaten Dairi Nomor 1 tahun 2016. Aturan ini secara ketat melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pd-pasar-dairi-konsisten-menertibkan-pedagang-di-luar-pasar_vdl51juw7B.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Surat Pindah Alamat FSPTI&#45;KSPSI Dairi Diduga Melanggar Hukum</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/surat&#45;pindah&#45;alamat&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;diduga&#45;melanggar&#45;hukum&#45;gImZuJK4U7/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/surat&#45;pindah&#45;alamat&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;diduga&#45;melanggar&#45;hukum&#45;gImZuJK4U7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 13:19:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ketua DPC FSPTI&#45;KSPSI Dairi, Sumatera Utara, Gomgom Tulus Panggabean meminta Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) meninjau kembali surat pindah alamat kantor FSPTI&#45;KSPSI yang dipindahkan alamatnya dari jalan Makam Pahlawan ke jalan Pegagan.&amp;nbsp;Berdasarkan pencacatan yang diterima Gomgom Panggabean No.560&#45;4&#45;OP/05/DTKS/3/lll/2015 yang beralamat di jalan Makam Pahlawan, dilegalisir Pengadilan Negeri Sidikalang.&amp;nbsp;Gomgom kepada WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026) mengatakan bahwasanya perpindahan alamat seharusnya diketahui dirinya dan anggota.&amp;nbsp;&quot;Yang dimana ijin pencatatan yang saya terima dari pemerintah tahun 2015 sah dan dialamatkan berkantor dirumah saya. Perpindahan alamat ke pihak lain tanpa sepengetahuan saya, hal ini menurut saya sangat melanggar hukum seperti yang tertuang di pasal 263 KUHP pelaku pemalsuan surat atau dokumen yang menimbulkan hak dengan tujuan seolah&#45;olah asli dan menimbulkan kerugian diancam pidana penjara 6 tahun lamanya,&quot; katanya.&amp;nbsp;Gomgom juga mengatakan sebelumnya ia juga meminta pemerintah cek keabsahan FSPTI&#45;KSPSI Dairi yang menurutnya memang adanya dualisme kepengurusan, dan semua harus di cek instansi terkait seperti permintaan sebelumnya.&amp;nbsp;&quot;Karena saya juga memiliki pemblokiran PC FSPTI&#45;KSPSI dari KEMENKUMHAM RI. Saya berharap semua pelaku usaha ataupun para pengusaha merasa nyaman dan tidak terganggu dengan keberadaan SPSI di Kabupaten Dairi ini,&quot; ujar Gomgom.&amp;nbsp;Terpisah Kepala DPMPTSPK Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirrmasi di kantornya Rabu (10/6/2026) mengatakan, perpindahan alamat yang disetujui bukan semata urusan mereka tetapi mereka hanya mengikuti SOP perpindahan domisili ketenagakerjaan yaitu perpindahan alamat kantor FSPTI&#45;KSPSI dari kantor lama ke kantor yang baru yang dimana syarat pindah domisili sudah disetujui instansi terkait seperti Kelurahan Sidikalang.&amp;nbsp;Sesuai surat keterangan domisili perusahaan no 470/1695/Xll/kel.sdk/2024 tanggal 13 Desember 2024.&amp;nbsp;&quot;Perpindahan ini terkait ketenagakerjaan makanya kami urusi dengan sebaik mungkin karena kami hanya bertindak sebagai mediator,&quot; ujar saut Maruli tua Sinaga.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ketua DPC FSPTI-KSPSI Dairi, Sumatera Utara, Gomgom Tulus Panggabean meminta Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) meninjau kembali surat pindah alamat kantor FSPTI-KSPSI yang dipindahkan alamatnya dari jalan Makam Pahlawan ke jalan Pegagan.&nbsp;<br><br>Berdasarkan pencacatan yang diterima Gomgom Panggabean No.560-4-OP/05/DTKS/3/lll/2015 yang beralamat di jalan Makam Pahlawan, dilegalisir Pengadilan Negeri Sidikalang.&nbsp;<br><br>Gomgom kepada WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026) mengatakan bahwasanya perpindahan alamat seharusnya diketahui dirinya dan anggota.&nbsp;<br><br>"Yang dimana ijin pencatatan yang saya terima dari pemerintah tahun 2015 sah dan dialamatkan berkantor dirumah saya. Perpindahan alamat ke pihak lain tanpa sepengetahuan saya, hal ini menurut saya sangat melanggar hukum seperti yang tertuang di pasal 263 KUHP pelaku pemalsuan surat atau dokumen yang menimbulkan hak dengan tujuan seolah-olah asli dan menimbulkan kerugian diancam pidana penjara 6 tahun lamanya," katanya.&nbsp;<br><br>Gomgom juga mengatakan sebelumnya ia juga meminta pemerintah cek keabsahan FSPTI-KSPSI Dairi yang menurutnya memang adanya dualisme kepengurusan, dan semua harus di cek instansi terkait seperti permintaan sebelumnya.&nbsp;<br><br>"Karena saya juga memiliki pemblokiran PC FSPTI-KSPSI dari KEMENKUMHAM RI. Saya berharap semua pelaku usaha ataupun para pengusaha merasa nyaman dan tidak terganggu dengan keberadaan SPSI di Kabupaten Dairi ini," ujar Gomgom.&nbsp;<br><br>Terpisah Kepala DPMPTSPK Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirrmasi di kantornya Rabu (10/6/2026) mengatakan, perpindahan alamat yang disetujui bukan semata urusan mereka tetapi mereka hanya mengikuti SOP perpindahan domisili ketenagakerjaan yaitu perpindahan alamat kantor FSPTI-KSPSI dari kantor lama ke kantor yang baru yang dimana syarat pindah domisili sudah disetujui instansi terkait seperti Kelurahan Sidikalang.&nbsp;<br><br>Sesuai surat keterangan domisili perusahaan no 470/1695/Xll/kel.sdk/2024 tanggal 13 Desember 2024.&nbsp;<br><br>"Perpindahan ini terkait ketenagakerjaan makanya kami urusi dengan sebaik mungkin karena kami hanya bertindak sebagai mediator," ujar saut Maruli tua Sinaga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/surat-pindah-alamat-fspti-kspsi-dairi-diduga-melanggar-hukum_eaka37Ahxq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kemarau Panjang, PLN Sidikalang Himbau Warga Waspada Kebakaran</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;pln&#45;sidikalang&#45;himbau&#45;warga&#45;waspada&#45;kebakaran&#45;r4Htzn9sFy/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;pln&#45;sidikalang&#45;himbau&#45;warga&#45;waspada&#45;kebakaran&#45;r4Htzn9sFy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 12:28:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pihak PT PLN termaksud jajaran ULP wilayah Kabupaten Dairi mengingatkan warga untuk waspada bahaya kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik, terlebih di musim kemarau panjang saat ini.&amp;nbsp;Himbauan itu disampaikan Manager ULP PT PLN Sidikalang Marudut Sinaga, ditemui WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026).&amp;nbsp;Beberapa langkah pencegahan, dikatakan Marudut, pertama, jangan membakar sampah sembarangan, terutama di areal terbuka atau dekat vegetasi kering dan instalasi jaringan atau tiang.&amp;nbsp;Kedua, waspadai jarak aman, pastikan dahan atau ranting pohon berjarak minimal 3 meter dari jaringan kabel listrik untuk menghindari gesekan atau percikan api.&amp;nbsp;Ketiga, cek instalasi listrik, lakukan pemeriksaan berkala pada peralatan listrik di rumah guna mencegah korsleting akibat kabel terkelupas.&amp;nbsp;Selanjutnya, kepada masyarakat terkhusus buat anak&#45;anak jangan bermain layangan apalagi dekat kabel jaringan tegangan tinggi karena sangat membahayakan.&amp;nbsp;&quot;Kiranya warga Dairi dapat mengikuti langkah&#45;langkah yang kita berikan dalam mengurangi resiko kebakaran di wilayah kita,&quot; ujar Sinaga.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pihak PT PLN termaksud jajaran ULP wilayah Kabupaten Dairi mengingatkan warga untuk waspada bahaya kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik, terlebih di musim kemarau panjang saat ini.&nbsp;<br><br>Himbauan itu disampaikan Manager ULP PT PLN Sidikalang Marudut Sinaga, ditemui WahanaNews.co di kantornya, Selasa (9/6/2026).&nbsp;<br><br>Beberapa langkah pencegahan, dikatakan Marudut, pertama, jangan membakar sampah sembarangan, terutama di areal terbuka atau dekat vegetasi kering dan instalasi jaringan atau tiang.&nbsp;<br><br>Kedua, waspadai jarak aman, pastikan dahan atau ranting pohon berjarak minimal 3 meter dari jaringan kabel listrik untuk menghindari gesekan atau percikan api.&nbsp;<br><br>Ketiga, cek instalasi listrik, lakukan pemeriksaan berkala pada peralatan listrik di rumah guna mencegah korsleting akibat kabel terkelupas.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, kepada masyarakat terkhusus buat anak-anak jangan bermain layangan apalagi dekat kabel jaringan tegangan tinggi karena sangat membahayakan.&nbsp;<br><br>"Kiranya warga Dairi dapat mengikuti langkah-langkah yang kita berikan dalam mengurangi resiko kebakaran di wilayah kita," ujar Sinaga.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kemarau-panjang-pln-sidikalang-himbau-warga-waspada-kebakaran_VEm379wd3m.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rumah Potong Hewan Dairi Tidak Terawat</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rumah&#45;potong&#45;hewan&#45;dairi&#45;tidak&#45;terawat&#45;v3hhsa1EJd/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rumah&#45;potong&#45;hewan&#45;dairi&#45;tidak&#45;terawat&#45;v3hhsa1EJd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 12:53:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga mengeluhkan kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di jalan Rumah Potong, Kelurahan Sidikalang&amp;nbsp; Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;Kondisi RPH yang berdekatan dengan pemukiman warga itu, dinilai sangat tidak layak beroperasi, diduga karena minimnya perhatian pemerintah.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, Selasa (26/5/2026), bangunan RPH tampak usang dan bau tak sedap menyeruak dari sisa pemotong hewan yang tak bersih.&amp;nbsp;Bagian pintu gerbang sudah keropos. Memasuki areal bangunan fasilitasnya ada yang kurang seperti saluran air panas, meja pemotongan daging sangat jorok, lantai dan pemeriksaan buat daging yang sudah siap dikonsumsi atau dipasarkan juga rusak, ditambah anjing warga yang sangat mengganggu aktifitas pemotongan.&amp;nbsp;Ditemui awak media dilokasi petugas RPH Rapen Berutu mengatakan dia belum mempunyai sertifikat halal dari BPJPH&amp;nbsp; sertifikat nomor kontrol veteriner dari Kementerian pertanian dan pemotongan hewan biasanya hanya dilakukan 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan Kamis.&amp;nbsp;&quot;Tetapi kita selalu stanby dilokasi karena saya tinggal di rumah dinas tepat disamping RPH,&quot; ujar Rapen.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga mengeluhkan kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di jalan Rumah Potong, Kelurahan Sidikalang&nbsp; Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>Kondisi RPH yang berdekatan dengan pemukiman warga itu, dinilai sangat tidak layak beroperasi, diduga karena minimnya perhatian pemerintah.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, Selasa (26/5/2026), bangunan RPH tampak usang dan bau tak sedap menyeruak dari sisa pemotong hewan yang tak bersih.&nbsp;<br><br>Bagian pintu gerbang sudah keropos. Memasuki areal bangunan fasilitasnya ada yang kurang seperti saluran air panas, meja pemotongan daging sangat jorok, lantai dan pemeriksaan buat daging yang sudah siap dikonsumsi atau dipasarkan juga rusak, ditambah anjing warga yang sangat mengganggu aktifitas pemotongan.&nbsp;<br><br>Ditemui awak media dilokasi petugas RPH Rapen Berutu mengatakan dia belum mempunyai sertifikat halal dari BPJPH&nbsp; sertifikat nomor kontrol veteriner dari Kementerian pertanian dan pemotongan hewan biasanya hanya dilakukan 2 kali seminggu yaitu hari Senin dan Kamis.&nbsp;<br><br>"Tetapi kita selalu stanby dilokasi karena saya tinggal di rumah dinas tepat disamping RPH," ujar Rapen.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1780466078_b0b7d8c5b8ad0807da62.jpg"></figure><p>Kondisi Rumah Potong Hewan, di Sidikalang, Dairi [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / Roy Daniel Munthe]</p><p>Sementara pantauan wartawan di pasar daging Sidikalang masih banyak pengusaha yang melakukan pemotongan liar ditempat masing-masing tanpa pantauan pemerintah yang dimana sangat berdampak jika tanpa keterlibatan pemerintah seperti pengecekan kesehatan daging yang dimana sudah diluar standart higienis dan terbuangnya potensi retribusi pemerintah daerah yang seharusnya masuk kas daerah.&nbsp;<br><br>Mengacu pada dasar hukum dan regulasi standart Rumah Potong Hewan (RPH) diatur dalam Permentan Nomor 13/Permentan/OT.140/1/2010, pedoman ini memastikan fasilitas penyembelihan menghasilkan daging yang aman sehat utuh dan halal.&nbsp;<br><br>Terpisah Kabid perikanan dan peternakan Dinas Pertanian Hamaska Silalahi dikantornya mengatakan perbaikan RPH akan diajukan.&nbsp;<br><br>"Saya juga masih baru menjabat sebagai Kabid dan masalah pemotong liar kami seharusnya dibantu instansi lain seperti Satpol PP dan PD Pasar supaya semua dapat berjalan lancar karena ada aturannya," ujar Hamaska.&nbsp;<br><br>Sementara Kadis Pertanian Dairi Kesti Rusda Angkat dikonfirmasi lewat WhatsApp menjawab ringan.&nbsp;<br><br>"Begitulah kondisinya sekarang," tulisnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/rumah-potong-hewan-dairi-tidak-terawat_2N1iE0sIis.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Rokok Tanpa Cukai Bebas Beredar di Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rokok&#45;tanpa&#45;cukai&#45;bebas&#45;beredar&#45;di&#45;dairi&#45;ba0LI3BaGu/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/rokok&#45;tanpa&#45;cukai&#45;bebas&#45;beredar&#45;di&#45;dairi&#45;ba0LI3BaGu/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 16:37:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Peredaran rokok tanpa cukai semakin marak di berbagi wilayah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pengawasan pihak terkait diduga minim, sehingga rokok ilegal itu dapat diedarkan dengan bebas, hingga ke pelosok.&amp;nbsp;Hal itu sebagaimana pantuan wartawan di beberapa grosir dan toko di sekitaran Sidikalang, Senin (25/5/2026).&amp;nbsp;Salah satunya, grosir yang terletak di daerah Panji Desa Sitinjo ll, yang diusahai marga B.&amp;nbsp;Informasi dari salah satu warga yang namanya enggan disebut, pembongkaran rokok tanpa cukai selalu dilakukan di malam hari.&amp;nbsp;Dikonfirmasi wartawan lewat seluler, pengusaha bermarga B itu tidak mau mengangkat telepon.&amp;nbsp;Sebagaimana diketahui, peredaran rokok tanpa cukai adalah aktivitas ilegal, melanggar undang&#45;undang cukai, merugikan negara triliunan rupiah dan mengganggu kesehatan karena produksi yang tidak jelas, tidak ada pengawasan pemerintah.&amp;nbsp;Sanksi hukum Undang&#45;undang Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, pasal 54 menyiratkan menyediakan, menjual atau menyediakan rokok tanpa pita cukai bisa dipenjara 1&#45;5 tahun penjara atau denda 2&#45;10 kali denda kali nilai cukai yang harus dibayar.&amp;nbsp;Terpisah Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako membenarkan bahwa B adalah penduduk Sitinjo ll, tetapi menyebut tidak tahu mengenai peredaran rokok tanpa cukai dimaksud.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Peredaran rokok tanpa cukai semakin marak di berbagi wilayah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pengawasan pihak terkait diduga minim, sehingga rokok ilegal itu dapat diedarkan dengan bebas, hingga ke pelosok.&nbsp;<br><br>Hal itu sebagaimana pantuan wartawan di beberapa grosir dan toko di sekitaran Sidikalang, Senin (25/5/2026).&nbsp;<br><br>Salah satunya, grosir yang terletak di daerah Panji Desa Sitinjo ll, yang diusahai marga B.&nbsp;<br><br>Informasi dari salah satu warga yang namanya enggan disebut, pembongkaran rokok tanpa cukai selalu dilakukan di malam hari.&nbsp;<br><br>Dikonfirmasi wartawan lewat seluler, pengusaha bermarga B itu tidak mau mengangkat telepon.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diketahui, peredaran rokok tanpa cukai adalah aktivitas ilegal, melanggar undang-undang cukai, merugikan negara triliunan rupiah dan mengganggu kesehatan karena produksi yang tidak jelas, tidak ada pengawasan pemerintah.&nbsp;<br><br>Sanksi hukum Undang-undang Nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, pasal 54 menyiratkan menyediakan, menjual atau menyediakan rokok tanpa pita cukai bisa dipenjara 1-5 tahun penjara atau denda 2-10 kali denda kali nilai cukai yang harus dibayar.&nbsp;<br><br>Terpisah Kepala Desa Sitinjo ll Umum Sukarjo Bako membenarkan bahwa B adalah penduduk Sitinjo ll, tetapi menyebut tidak tahu mengenai peredaran rokok tanpa cukai dimaksud.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/rokok-tanpa-cukai-bebas-beredar-di-dairi_9SITk0B6h9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anggota DPRD Sumut Reses di Kuta Gambir Dairi, Ini Harapan Masyarakat</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;sumut&#45;reses&#45;di&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;ini&#45;harapan&#45;masyarakat&#45;R3gFO90s18/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/anggota&#45;dprd&#45;sumut&#45;reses&#45;di&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;ini&#45;harapan&#45;masyarakat&#45;R3gFO90s18/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 May 2026 10:05:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Luhut Simanjuntak melaksanakan reses lll tahun ll 2025/2026 di Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (19/5/2026).&amp;nbsp;Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir berharap adanya beberapa kunjungan atau reses anggota DPRD Sumut ataupun anggota DPRD Dairi ke Kuta Gambir dapat bermanfaat untuk masyarakat.&amp;nbsp;Salah satu warga bermarga Girsang mengatakan bahwasanya pertemuan demikian telah sering diikutinya di kantor Kelurahan Kuta Gambir, tetapi kelurahan itu tetap tertinggal dari kelurahan lain yang ada di Kecamatan Sidikalang.&amp;nbsp;&quot;Seperti musrenbang, reses anggota DPRD Dairi, saya dan beberapa masyarakat meminta perbaikan jalan, pembukaan jalan pertanian, alat pertanian, saluran drainase yang dimana permohonan tersebut sampai sekarang tidak terealisasi. Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir 75 persen adalah petani,&quot; katanya.&amp;nbsp;Pantauwan WahanaNews.co, beberapa ruas jalan rusak, jalan pertanian susah dilalui petani karena harus melewati perladangan warga dan drenase yang tersumbat.&amp;nbsp;Warga berharap kunjungan anggota DPRD Sumut Luhut Simanjuntak dapat membawa perubahan maupun perhatian pemerintah untuk Kelurahan Kuta Gambir.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Luhut Simanjuntak melaksanakan reses lll tahun ll 2025/2026 di Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (19/5/2026).&nbsp;<br><br>Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir berharap adanya beberapa kunjungan atau reses anggota DPRD Sumut ataupun anggota DPRD Dairi ke Kuta Gambir dapat bermanfaat untuk masyarakat.&nbsp;<br><br>Salah satu warga bermarga Girsang mengatakan bahwasanya pertemuan demikian telah sering diikutinya di kantor Kelurahan Kuta Gambir, tetapi kelurahan itu tetap tertinggal dari kelurahan lain yang ada di Kecamatan Sidikalang.&nbsp;<br><br>"Seperti musrenbang, reses anggota DPRD Dairi, saya dan beberapa masyarakat meminta perbaikan jalan, pembukaan jalan pertanian, alat pertanian, saluran drainase yang dimana permohonan tersebut sampai sekarang tidak terealisasi. Masyarakat Kelurahan Kuta Gambir 75 persen adalah petani," katanya.&nbsp;<br><br>Pantauwan WahanaNews.co, beberapa ruas jalan rusak, jalan pertanian susah dilalui petani karena harus melewati perladangan warga dan drenase yang tersumbat.&nbsp;<br><br>Warga berharap kunjungan anggota DPRD Sumut Luhut Simanjuntak dapat membawa perubahan maupun perhatian pemerintah untuk Kelurahan Kuta Gambir.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/anggota-dprd-sumut-reses-di-kuta-gambir-dairi-ini-harapan-masyarakat_o7wzS0k8Pz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Personel Polrestabes Medan Terbukti Hanya Langgar SOP, Bebas dari Tuduhan Pelecehan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/personel&#45;polrestabes&#45;medan&#45;terbukti&#45;hanya&#45;langgar&#45;sop&#45;bebas&#45;dari&#45;tuduhan&#45;pelecehan&#45;petput87oJ/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/personel&#45;polrestabes&#45;medan&#45;terbukti&#45;hanya&#45;langgar&#45;sop&#45;bebas&#45;dari&#45;tuduhan&#45;pelecehan&#45;petput87oJ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 07:24:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan &#45; Sidang dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara kembali digelar, Senin (11/5/2026).&amp;nbsp;Dalam persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), terungkap bahwa terperiksa berinisial SDS tidak terbukti melakukan pelecehan sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.&amp;nbsp;Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan perempuan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus pemeriksaan berada pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan dugaan tindak pidana pelecehan.&amp;nbsp;Dalam putusannya, majelis sidang menyatakan SDS terbukti melakukan pelanggaran SOP dan kode etik. Namun, tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana, termasuk tuduhan pelecehan yang sebelumnya ramai dibicarakan di ruang publik.&amp;nbsp;Tim kuasa hukum SDS dari Kantor Natio Law Firm yang terdiri dari Mery Betti Sitorus, S.H., Angelius Simbolon, S.H., Ramses Sitorus, S.H., dan H. Abdul Salman Kari, S.H., M.H., CPM, dan Romi Tampubolon,SH yang diwakili oleh Romi Tampubolon, menyambut baik putusan tersebut.&amp;nbsp;Ia menilai keputusan majelis sidang telah mencerminkan keadilan serta berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.&amp;nbsp;“Putusan hari ini kami nilai jujur dan adil. Klien kami terbukti hanya melanggar SOP dan kode etik, tidak ada pelanggaran lain seperti pelecehan sebagaimana yang dituduhkan. Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara, Kabid Propam, serta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar Romi kepada wartawan usai sidang.&amp;nbsp;Ia menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap pihak&#45;pihak yang sebelumnya menyampaikan tuduhan tidak berdasar.&amp;nbsp;“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan mengkaji langkah hukum terhadap pihak&#45;pihak yang telah menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti,” katanya.&amp;nbsp;Terkait isu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Romi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan hanya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.&amp;nbsp;Dengan putusan ini, SDS disebut dapat kembali menjalankan tugas kedinasannya seperti semula.&amp;nbsp;Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, karena dapat merusak nama baik seseorang maupun institusi.&amp;nbsp;“Kami berharap masyarakat tidak terburu&#45;buru menyimpulkan suatu peristiwa dari informasi yang belum terverifikasi. Perlu kehati&#45;hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama jika berpotensi merusak nama baik seseorang dan institusi Polri,” tutupnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan </strong>- Sidang dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara kembali digelar, Senin (11/5/2026).&nbsp;<br><br>Dalam persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), terungkap bahwa terperiksa berinisial SDS tidak terbukti melakukan pelecehan sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.&nbsp;<br><br>Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan perempuan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus pemeriksaan berada pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan dugaan tindak pidana pelecehan.&nbsp;<br><br>Dalam putusannya, majelis sidang menyatakan SDS terbukti melakukan pelanggaran SOP dan kode etik. Namun, tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana, termasuk tuduhan pelecehan yang sebelumnya ramai dibicarakan di ruang publik.&nbsp;<br><br>Tim kuasa hukum SDS dari Kantor Natio Law Firm yang terdiri dari Mery Betti Sitorus, S.H., Angelius Simbolon, S.H., Ramses Sitorus, S.H., dan H. Abdul Salman Kari, S.H., M.H., CPM, dan Romi Tampubolon,SH yang diwakili oleh Romi Tampubolon, menyambut baik putusan tersebut.&nbsp;<br><br>Ia menilai keputusan majelis sidang telah mencerminkan keadilan serta berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.&nbsp;<br><br>“Putusan hari ini kami nilai jujur dan adil. Klien kami terbukti hanya melanggar SOP dan kode etik, tidak ada pelanggaran lain seperti pelecehan sebagaimana yang dituduhkan. Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara, Kabid Propam, serta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar Romi kepada wartawan usai sidang.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap pihak-pihak yang sebelumnya menyampaikan tuduhan tidak berdasar.&nbsp;<br><br>“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan mengkaji langkah hukum terhadap pihak-pihak yang telah menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti,” katanya.&nbsp;<br><br>Terkait isu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Romi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan hanya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.&nbsp;<br><br>Dengan putusan ini, SDS disebut dapat kembali menjalankan tugas kedinasannya seperti semula.&nbsp;<br><br>Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, karena dapat merusak nama baik seseorang maupun institusi.&nbsp;<br><br>“Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa dari informasi yang belum terverifikasi. Perlu kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama jika berpotensi merusak nama baik seseorang dan institusi Polri,” tutupnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/personel-polrestabes-medan-terbukti-hanya-langgar-sop-bebas-dari-tuduhan-pelecehan_yy60Xvm72t.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Propam Gelar Sidang Etik Oknum Polisi di Polda Sumut, Putusan Pekan Depan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/propam&#45;gelar&#45;sidang&#45;etik&#45;oknum&#45;polisi&#45;di&#45;polda&#45;sumut&#45;putusan&#45;pekan&#45;depan&#45;eCpIDs9ZzP/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/propam&#45;gelar&#45;sidang&#45;etik&#45;oknum&#45;polisi&#45;di&#45;polda&#45;sumut&#45;putusan&#45;pekan&#45;depan&#45;eCpIDs9ZzP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 16:56:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan &#45; Sidang pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara digelar, Kamis (7/5/2026).&amp;nbsp;Persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tersebut menghadirkan saksi&#45;saksi serta pelapor guna memperjelas rangkaian peristiwa.&amp;nbsp;Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan wanita. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses persidangan saat ini berfokus pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan pada dugaan tindak pidana pelecehan yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik.&amp;nbsp;Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami sejumlah pengunjung di sebuah pusat kebugaran di Kota Medan.&amp;nbsp;“Para member mengaku sering kehilangan uang di loker khusus wanita. Mereka kemudian melakukan upaya jebakan dengan mendokumentasikan uang yang disimpan sebelum berolahraga,” ujarnya.&amp;nbsp;Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan modus meminjam kunci master loker dari resepsionis. Loker tersebut hanya dapat diakses menggunakan dua kunci, yakni milik member dan kunci master yang berada di pihak pengelola.&amp;nbsp;“Berdasarkan pengakuan tersangka, terdapat sekitar 10 korban dengan total kerugian mencapai Rp15 hingga Rp16 juta. Motifnya ekonomi dan gaya hidup,” kata Adrian.&amp;nbsp;Pelaku yang telah bekerja selama kurang lebih satu tahun di pusat kebugaran tersebut diduga menjalankan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2025. Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku tertangkap tangan oleh salah satu korban.&amp;nbsp;Sementara itu, oknum berinisial SDS diketahui telah selesai menjalani penempatan khusus (patsus) selama 30 hari. Polda Sumut menyatakan bahwa sidang putusan atas pelanggaran kode etik tersebut dijadwalkan akan digelar pada pekan depan.&amp;nbsp;Di sisi lain, pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penahanan terhadap SDS dilakukan karena pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan, bukan terkait dugaan pelecehan seksual.&amp;nbsp;Polda Sumut memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan </strong>- Sidang pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara digelar, Kamis (7/5/2026).&nbsp;<br><br>Persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tersebut menghadirkan saksi-saksi serta pelapor guna memperjelas rangkaian peristiwa.&nbsp;<br><br>Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan wanita. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses persidangan saat ini berfokus pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan pada dugaan tindak pidana pelecehan yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik.&nbsp;<br><br>Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami sejumlah pengunjung di sebuah pusat kebugaran di Kota Medan.&nbsp;<br><br>“Para member mengaku sering kehilangan uang di loker khusus wanita. Mereka kemudian melakukan upaya jebakan dengan mendokumentasikan uang yang disimpan sebelum berolahraga,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan modus meminjam kunci master loker dari resepsionis. Loker tersebut hanya dapat diakses menggunakan dua kunci, yakni milik member dan kunci master yang berada di pihak pengelola.&nbsp;<br><br>“Berdasarkan pengakuan tersangka, terdapat sekitar 10 korban dengan total kerugian mencapai Rp15 hingga Rp16 juta. Motifnya ekonomi dan gaya hidup,” kata Adrian.&nbsp;<br><br>Pelaku yang telah bekerja selama kurang lebih satu tahun di pusat kebugaran tersebut diduga menjalankan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2025. Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku tertangkap tangan oleh salah satu korban.&nbsp;<br><br>Sementara itu, oknum berinisial SDS diketahui telah selesai menjalani penempatan khusus (patsus) selama 30 hari. Polda Sumut menyatakan bahwa sidang putusan atas pelanggaran kode etik tersebut dijadwalkan akan digelar pada pekan depan.&nbsp;<br><br>Di sisi lain, pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penahanan terhadap SDS dilakukan karena pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan, bukan terkait dugaan pelecehan seksual.&nbsp;<br><br>Polda Sumut memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/propam-gelar-sidang-etik-oknum-polisi-di-polda-sumut-putusan-pekan-depan_HX8vNVGm8q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SMK Pariwisata Prima Sidikalang Tamatkan 74 Siswa, Kasek Optimis Tembus Dunia Kerja</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/smk&#45;pariwisata&#45;prima&#45;sidikalang&#45;tamatkan&#45;74&#45;siswa&#45;kasek&#45;optimis&#45;tembus&#45;dunia&#45;kerja&#45;e9J2Vj7giG/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/smk&#45;pariwisata&#45;prima&#45;sidikalang&#45;tamatkan&#45;74&#45;siswa&#45;kasek&#45;optimis&#45;tembus&#45;dunia&#45;kerja&#45;e9J2Vj7giG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 16:10:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menamatkan 74 siswa. Acara pelepasan digelar di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&amp;nbsp;Kepala SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Rejeki Situmorang, S.Pd, M.Tr.Par, mengatakan 74 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 itu terdiri dari 56 siswa jurusan perhotelan dan 18 siswa jurusan layanan pariwisata.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Rejeki menyebut, acara pelepasan dimaksud sebagai prosesi mengembalikan siswa ke orang tua, setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.&amp;nbsp;Rejeki berharap sekaligus berkeyakinan bahwa para lulusan dimaksud akan mampu menembus dunia kerja, di sektor pariwisata.&amp;nbsp;&quot;Siswa yang kita lepas hari ini, kami optimis sudah siap bekerja di sektor pariwisata maupun menjadi wirausaha,&quot; katanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menamatkan 74 siswa. Acara pelepasan digelar di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&nbsp;<br><br>Kepala SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Rejeki Situmorang, S.Pd, M.Tr.Par, mengatakan 74 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 itu terdiri dari 56 siswa jurusan perhotelan dan 18 siswa jurusan layanan pariwisata.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Rejeki menyebut, acara pelepasan dimaksud sebagai prosesi mengembalikan siswa ke orang tua, setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.&nbsp;<br><br>Rejeki berharap sekaligus berkeyakinan bahwa para lulusan dimaksud akan mampu menembus dunia kerja, di sektor pariwisata.&nbsp;<br><br>"Siswa yang kita lepas hari ini, kami optimis sudah siap bekerja di sektor pariwisata maupun menjadi wirausaha," katanya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778231482_0d0a7fcedea2fe79ac0a.jpg"></figure><p>Peserta acara pelepasan 74 siswa SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang TP 2025/2026, di balai budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Senada, Ketua Panitia Viyen Sinaga, S.Pd mengatakan, untuk Dairi, SMK Swasta Prima Sidikalang masih menjadi pilihan masyarakat khususnya di bidang pariwisata.&nbsp;<br><br>Terpisah, Hendrik Purba, salah satu orang tua siswa kepada WahanaNews.co mengatakan, ia percaya dengan SMK Swasta Prima Sidikalang, karena 2 anaknya merupakan lulusan dari sekolah itu dan kini telah bekerja di hotel di Bali dan Jakarta.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam acara, Mardurum Manurung, M.Pd, dari Cabang Dinas Pendidikan Sumut, Komite Sekolah Jasnan Sipayung, SH, pihak Polres Dairi dan para orangtua.&nbsp;<br><br>Juga, lulusan SMK Pariwisata Sidikalang seperti Stevaldo Sihaloho, A.Md.Par, yang bekerja di kapal pesiar Royal Carribean dan Ananda Josua Siburian, S.Tr.Par yang sekarang bekerja di Hotel Tentram Jakarta.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/smk-pariwisata-prima-sidikalang-tamatkan-74-siswa-kasek-optimis-tembus-dunia-kerja_4h1erY88dm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dualisme, Pemerintah Diminta Cek Keabsahan Pengurus F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dualisme&#45;pemerintah&#45;diminta&#45;cek&#45;keabsahan&#45;pengurus&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;0wPHOWYs6l/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dualisme&#45;pemerintah&#45;diminta&#45;cek&#45;keabsahan&#45;pengurus&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;0wPHOWYs6l/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 05 May 2026 11:50:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) diminta untuk mengecek keabsahan kepengurusan DPC F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Gomgom Panggabean, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia&#45;Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI&#45;K.SPSI) Dairi, kepada WahanaNews.co, Selasa (5/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Saya minta Pemkab Dairi memanggil kedua belah pihak yang masing&#45;masing mengaku pengurus, untuk dicek kebenarannya, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan di Dairi,&quot; kata Gomgom.&amp;nbsp;Disebut, ia sebagai ketua F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi, sebagaimana ijin yang diterima dari Disnaker Kabupaten Dairi, pencatatan nomor 560&#45;4/OP/05/DTKS/3/lll/2015.&amp;nbsp;Gomgom juga meminta para pengusaha dapat diikut sertakan dalam rapat atau pertemuan bersama F.SPTI&#45;K.SPSI dan Pemkab Dairi, sehingga pengusaha tida merasa terganggu dengan keberadaan F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi.&amp;nbsp;Ditambahkan, sebagai bentuk keabsahan kepengurusannya, ia ikut serta dalam acara peringatan hari buruh di lapangan Mapolres Dairi yang dihadiri Kapolres Dairi, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh adat dan juga unsur TNI&amp;nbsp;Sementara itu, beredar informasi terdapat 2 pengutipan SPSI di beberapa toko atau usaha di kota Sidikalang.&amp;nbsp;Salah satu pengusaha yang namanya enggan disebut mengatakan bahwasanya dia sering didatangi oknum yang mengatas namakan SPSI diketuai dua orang berbeda.&amp;nbsp;&quot;Kami selaku pengusaha sangatlah terganggu kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan penertiban terhadap oknum atau menetapkan SPSI yang sah di Kabupaten Dairi ini,&quot; harapnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) diminta untuk mengecek keabsahan kepengurusan DPC F.SPTI-K.SPSI Dairi.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Gomgom Panggabean, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Dairi, kepada WahanaNews.co, Selasa (5/5/2026).&nbsp;<br><br>"Saya minta Pemkab Dairi memanggil kedua belah pihak yang masing-masing mengaku pengurus, untuk dicek kebenarannya, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan di Dairi," kata Gomgom.&nbsp;<br><br>Disebut, ia sebagai ketua F.SPTI-K.SPSI Dairi, sebagaimana ijin yang diterima dari Disnaker Kabupaten Dairi, pencatatan nomor 560-4/OP/05/DTKS/3/lll/2015.&nbsp;<br><br>Gomgom juga meminta para pengusaha dapat diikut sertakan dalam rapat atau pertemuan bersama F.SPTI-K.SPSI dan Pemkab Dairi, sehingga pengusaha tida merasa terganggu dengan keberadaan F.SPTI-K.SPSI Dairi.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, sebagai bentuk keabsahan kepengurusannya, ia ikut serta dalam acara peringatan hari buruh di lapangan Mapolres Dairi yang dihadiri Kapolres Dairi, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh adat dan juga unsur TNI&nbsp;<br><br>Sementara itu, beredar informasi terdapat 2 pengutipan SPSI di beberapa toko atau usaha di kota Sidikalang.&nbsp;<br><br>Salah satu pengusaha yang namanya enggan disebut mengatakan bahwasanya dia sering didatangi oknum yang mengatas namakan SPSI diketuai dua orang berbeda.&nbsp;<br><br>"Kami selaku pengusaha sangatlah terganggu kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan penertiban terhadap oknum atau menetapkan SPSI yang sah di Kabupaten Dairi ini," harapnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dualisme-pemerintah-diminta-cek-keabsahan-pengurus-fspti-kspsi-dairi_mrhe4e4wxf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Sitinjo Dairi Gotong Royong Perbaiki Longsor</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;sitinjo&#45;dairi&#45;gotong&#45;royong&#45;perbaiki&#45;longsor&#45;zyObn02Apx/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;sitinjo&#45;dairi&#45;gotong&#45;royong&#45;perbaiki&#45;longsor&#45;zyObn02Apx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 04 May 2026 13:50:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Hujan deras akhir&#45;akhir ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Seperti yang terjadi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, hujan mengakibatkan longsor pada aliran air minum dan persawahan warga.&amp;nbsp;Warga pun berinisiatif bergotong&#45;royong memperbaiki jalur pipa air minum, sekaligus saluran air ke persawahan, Senin (4/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Menunggu ada bantuan pemerintah, kami warga disini berembuk, kemudian menyepakati segera bergotong&#45;royong memperbaiki, karena aliran ini vital untuk kebutuhan air minun dan persawahan warga,&quot; kata Sihotang, salah satu warga.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, lokasi longsor berdekatan dengan persawahan dan aliran air digunakan warga Dusun III untuk air minum.&amp;nbsp;Terpisah, Kadus III Sitinjo, Edu Naibaho mengatakan, sebelumnya warga sudah komplain dengan keadaan longsor dan musyawarah untuk melakukan gotong royong secepatnya.&amp;nbsp;&quot;Kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memberikan perhatian untuk dapat melakukan perbaikan yang utuh untuk kenyamanan warga,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Hujan deras akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Seperti yang terjadi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, hujan mengakibatkan longsor pada aliran air minum dan persawahan warga.&nbsp;<br><br>Warga pun berinisiatif bergotong-royong memperbaiki jalur pipa air minum, sekaligus saluran air ke persawahan, Senin (4/5/2026).&nbsp;<br><br>"Menunggu ada bantuan pemerintah, kami warga disini berembuk, kemudian menyepakati segera bergotong-royong memperbaiki, karena aliran ini vital untuk kebutuhan air minun dan persawahan warga," kata Sihotang, salah satu warga.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, lokasi longsor berdekatan dengan persawahan dan aliran air digunakan warga Dusun III untuk air minum.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kadus III Sitinjo, Edu Naibaho mengatakan, sebelumnya warga sudah komplain dengan keadaan longsor dan musyawarah untuk melakukan gotong royong secepatnya.&nbsp;<br><br>"Kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memberikan perhatian untuk dapat melakukan perbaikan yang utuh untuk kenyamanan warga," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/warga-sitinjo-dairi-gotong-royong-perbaiki-longsor_ZLqnbb4o4w.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>AHY Silaturahmi dengan Umat Katolik, Menyampaikan Pesan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/ahy&#45;silaturahmi&#45;dengan&#45;umat&#45;katolik&#45;menyampaikan&#45;pesan&#45;q9v3HSLU06/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/ahy&#45;silaturahmi&#45;dengan&#45;umat&#45;katolik&#45;menyampaikan&#45;pesan&#45;q9v3HSLU06/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 12:35:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (13/4/2026).&amp;nbsp;Berikut kesan dan pesan AHY, sebagaimana diunggah dalam akun facebooknya, Agus Yudhoyono, yang dibagikan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.&amp;nbsp;Senang bisa bersilaturahmi dengan umat Katolik di Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu (13/4).&amp;nbsp;Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat dari Romo Jhems Kumolontang; Romo Marianus Ada; Bapak Fransiskus Amir Phendy, Wakil Ketua Dewan Paroki; dan Ibu Estherina Arianti, Ketua Lumrn Christi serta seluruh komunitas Bumen Christi, rasanya seperti berada di tengah keluarga sendiri.&amp;nbsp;Saya juga sangat terkesan dengan tema besar Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, yaitu &quot;Pertobatan Ekologis&quot;.&amp;nbsp;Maknanya sangat dalam; sebuah ajakan untuk sadar bahwa bumi kita hanya satu. Dan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur ke depan tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi harus menjamin keberlanjutan (sustainability) demi masa depan anak cucu kita.&amp;nbsp;Terima kasih juga kepada adik&#45;adik jemaat muda, khususnya atas lukisan indah dan lagu &quot;Hidup adalah Kesempatan&quot; yang dibawakan dengan sangat menyentuh.&amp;nbsp;Pesannya jelas: jangan sia&#45;siakan waktu untuk berbuat baik bagi sesama manusia dan bangsa.&amp;nbsp;Selamat menyambut ulang tahun ke&#45;40 untuk Gereja Santo Andreas bulan November mendatang. Semoga kedamaian dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua. Amin.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (13/4/2026).&nbsp;<br><br>Berikut kesan dan pesan AHY, sebagaimana diunggah dalam akun facebooknya, Agus Yudhoyono, yang dibagikan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.&nbsp;<br><br>Senang bisa bersilaturahmi dengan umat Katolik di Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu (13/4).&nbsp;<br><br>Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat dari Romo Jhems Kumolontang; Romo Marianus Ada; Bapak Fransiskus Amir Phendy, Wakil Ketua Dewan Paroki; dan Ibu Estherina Arianti, Ketua Lumrn Christi serta seluruh komunitas Bumen Christi, rasanya seperti berada di tengah keluarga sendiri.&nbsp;<br><br>Saya juga sangat terkesan dengan tema besar Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, yaitu "Pertobatan Ekologis".&nbsp;<br><br>Maknanya sangat dalam; sebuah ajakan untuk sadar bahwa bumi kita hanya satu. Dan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur ke depan tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi harus menjamin keberlanjutan (sustainability) demi masa depan anak cucu kita.&nbsp;<br><br>Terima kasih juga kepada adik-adik jemaat muda, khususnya atas lukisan indah dan lagu "Hidup adalah Kesempatan" yang dibawakan dengan sangat menyentuh.&nbsp;<br><br>Pesannya jelas: jangan sia-siakan waktu untuk berbuat baik bagi sesama manusia dan bangsa.&nbsp;<br><br>Selamat menyambut ulang tahun ke-40 untuk Gereja Santo Andreas bulan November mendatang. Semoga kedamaian dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua. Amin.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/ahy-silaturahmi-dengan-umat-katolik-menyampaikan-pesan_anDL0jh3ws.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jalan Amblas Mengancam Keselamatan, Warga Kuta Gambir Dairi Harapkan Perhatian</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jalan&#45;amblas&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;warga&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;harapkan&#45;perhatian&#45;aQbGN7TAxg/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jalan&#45;amblas&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;warga&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;harapkan&#45;perhatian&#45;aQbGN7TAxg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:22:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Gorong&#45;gorong rusak menyebabkan badan jalan berlobang di persimpangan Kuta Gambir, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengancam keselamatan pengguna jalan.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, mengurangi resiko kecelakaan, jalan berlobang ditutupi warga dengan ban bekas, Rabu (8/4/2026).&amp;nbsp;Warga enggan disebut namanya menjelaskan, badan jalan di persimpangan Jalan Hasoman dengan Jalan Batu Kapur itu, telah lama rusak.&amp;nbsp;&quot;Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Masyarakat yang lewat terancam keselamatannya, apalagi kalau malam hari. Kami mohon perhatian pemerintah untuk perbaikannya,&quot; ujar warga tersebut.&amp;nbsp;Terpisah Lurah Kuta Gambir Anisa Fonisa Nasution dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, telah melayangkan surat permohonan perbaikan gorong&#45;gorong dimaksud, ke Dinas PUTR Dairi, namun belum ada tanggapan.&amp;nbsp;Sementara Sekretaris Dinas PUTR Dairi Agus Kacaribu mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada Juni 2026.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Gorong-gorong rusak menyebabkan badan jalan berlobang di persimpangan Kuta Gambir, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengancam keselamatan pengguna jalan.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, mengurangi resiko kecelakaan, jalan berlobang ditutupi warga dengan ban bekas, Rabu (8/4/2026).&nbsp;<br><br>Warga enggan disebut namanya menjelaskan, badan jalan di persimpangan Jalan Hasoman dengan Jalan Batu Kapur itu, telah lama rusak.&nbsp;<br><br>"Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Masyarakat yang lewat terancam keselamatannya, apalagi kalau malam hari. Kami mohon perhatian pemerintah untuk perbaikannya," ujar warga tersebut.&nbsp;<br><br>Terpisah Lurah Kuta Gambir Anisa Fonisa Nasution dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, telah melayangkan surat permohonan perbaikan gorong-gorong dimaksud, ke Dinas PUTR Dairi, namun belum ada tanggapan.&nbsp;<br><br>Sementara Sekretaris Dinas PUTR Dairi Agus Kacaribu mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada Juni 2026.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/jalan-amblas-mengancam-keselamatan-warga-kuta-gambir-dairi-harapkan-perhatian_pW0DdsuJ47.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga dan Staf Kelurahan Kuta Gambir Sambut Hangat Lurah Baru</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dan&#45;staf&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;sambut&#45;hangat&#45;lurah&#45;baru&#45;efIfBUnj8M/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dan&#45;staf&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;sambut&#45;hangat&#45;lurah&#45;baru&#45;efIfBUnj8M/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 04 Mar 2026 13:33:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga dan staf Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan&amp;nbsp; Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyambut hangat lurah yang baru, Anni Fonisa Nasution.&amp;nbsp;Ditemui WahanaNews.co, mereka berharap agar lurah yang baru dapat membawa Kelurahan Kuta Gambir ke arah yang lebih baik kedepan.&amp;nbsp;&quot;Kami berharap lurah yang baru ini lebih baik dari yang sebelumnya. Pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal,&quot; kata warga, enggan disebut namanya, Rabu (4/3/2026).&amp;nbsp;Terpisah, Lurah Kuta Gambir ditemui WahanaNews.co mengetakan, akan membenahi pelayanan dan kehadiran staf kelurahan di kantor lurah.&amp;nbsp;&quot;Yang harus kita benahi adalah pengelolaan administrasi perkantoran dan kehadiran ASN, PKK dan lansia kita aktifkan dan berikan SK. Kelompok tani, posyandu harus kita kunjungi setiap ada kegiatan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, mengingat Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Sidikalang di tahun 2025 sangat rendah, dikatakan harus dilakukan pengecekan dan pengutipan PBB Kelurahan Kuta Gambir lebih intensif.&amp;nbsp;Tidak lupa Anni mengatakan kepling adalah ujung tombak di kelurahan, maka kepling harus mengetahui segala sesuatunya yang ada di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga dan staf Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan&nbsp; Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyambut hangat lurah yang baru, Anni Fonisa Nasution.&nbsp;<br><br>Ditemui WahanaNews.co, mereka berharap agar lurah yang baru dapat membawa Kelurahan Kuta Gambir ke arah yang lebih baik kedepan.&nbsp;<br><br>"Kami berharap lurah yang baru ini lebih baik dari yang sebelumnya. Pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal," kata warga, enggan disebut namanya, Rabu (4/3/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Kuta Gambir ditemui WahanaNews.co mengetakan, akan membenahi pelayanan dan kehadiran staf kelurahan di kantor lurah.&nbsp;<br><br>"Yang harus kita benahi adalah pengelolaan administrasi perkantoran dan kehadiran ASN, PKK dan lansia kita aktifkan dan berikan SK. Kelompok tani, posyandu harus kita kunjungi setiap ada kegiatan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, mengingat Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Sidikalang di tahun 2025 sangat rendah, dikatakan harus dilakukan pengecekan dan pengutipan PBB Kelurahan Kuta Gambir lebih intensif.&nbsp;<br><br>Tidak lupa Anni mengatakan kepling adalah ujung tombak di kelurahan, maka kepling harus mengetahui segala sesuatunya yang ada di lingkungan masing-masing.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/warga-dan-staf-kelurahan-kuta-gambir-sambut-hangat-lurah-baru_V5sQvJAXNz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Sidikalang Gelar Gotong Royong</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dukung&#45;indonesia&#45;asri&#45;pemerintah&#45;kecamatan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;gotong&#45;royong&#45;RL9qLVb7cE/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dukung&#45;indonesia&#45;asri&#45;pemerintah&#45;kecamatan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;gotong&#45;royong&#45;RL9qLVb7cE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 12 Feb 2026 14:25:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama jajaran TNI dan kelurahan, menggelar gotong royong kebersihan di seputaran kota Sidikalang, Kamis (12/2/2026).&amp;nbsp;Plt Camat Sidikalang Fitri Berutu dikonfirmasi wartawan disela kegiatan mengatakan, kegiatan itu untuk mendukung program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo.&amp;nbsp;&quot;Sekaligus untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan, dan akan menjadi agenda rutin, membersihkan pekarangan, parit, diseputaran kota, termasuk Kelurahan Sidiangkat, Batang Beruh, Sidikalang, Bintang Hulu dan Kelurahan Kuta Gambir.&amp;nbsp;Plt Camat Sidikalang pun berharap agar seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri dan pemerintah tetap bekerjasama untuk kebersihan lingkungan sekitar.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama jajaran TNI dan kelurahan, menggelar gotong royong kebersihan di seputaran kota Sidikalang, Kamis (12/2/2026).&nbsp;<br><br>Plt Camat Sidikalang Fitri Berutu dikonfirmasi wartawan disela kegiatan mengatakan, kegiatan itu untuk mendukung program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo.&nbsp;<br><br>"Sekaligus untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan, dan akan menjadi agenda rutin, membersihkan pekarangan, parit, diseputaran kota, termasuk Kelurahan Sidiangkat, Batang Beruh, Sidikalang, Bintang Hulu dan Kelurahan Kuta Gambir.&nbsp;<br><br>Plt Camat Sidikalang pun berharap agar seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri dan pemerintah tetap bekerjasama untuk kebersihan lingkungan sekitar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/dukung-indonesia-asri-pemerintah-kecamatan-sidikalang-gelar-gotong-royong_L549k79cfq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemdes Sitinjo II Bersama Mahasiswa Poltekes Kemenkes Medan Gelar Jumat Bersih</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;bersama&#45;mahasiswa&#45;poltekes&#45;kemenkes&#45;medan&#45;gelar&#45;jumat&#45;bersih&#45;lN7ry8ge23/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;bersama&#45;mahasiswa&#45;poltekes&#45;kemenkes&#45;medan&#45;gelar&#45;jumat&#45;bersih&#45;lN7ry8ge23/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:22:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara bersama masyarakat dan mahasiswa Poltekes Kemendes, menggelar kegiatan Jumat bersih, Jumat (30/1/2026).&amp;nbsp;Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako ditemui WahanaNews.co disela kegiatan mengatakan, kegiatan dimaksud dalam rangka meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara bersama masyarakat dan mahasiswa Poltekes Kemendes, menggelar kegiatan Jumat bersih, Jumat (30/1/2026).&nbsp;<br><br>Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako ditemui WahanaNews.co disela kegiatan mengatakan, kegiatan dimaksud dalam rangka meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1769761399_e688531253ad7138b6a3.jpg"></figure><p>Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako, di kegiatan Jumat bersih di Sitinjo II, Jumat (30/1/2026)</p><p>"Kegiatan bersih-bersih ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar dan upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Jumat bersih, menjadi agenda rutin," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara salah seorang mahasiswa Poltekes Kemenkes Medan mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini sejalan dengan visi dan misi Poltekes Kemenkes Medan yaitu membangun jiwa yang peka, produktif, edukatif, koperatif dan adaptif.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pemdes-sitinjo-ii-bersama-mahasiswa-poltekes-kemenkes-medan-gelar-jumat-bersih_zV0eAoOhIj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Keluhkan Pelayanan Kelurahan Kuta Gambir Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;keluhkan&#45;pelayanan&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;GuMiG7sXGc/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;keluhkan&#45;pelayanan&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;GuMiG7sXGc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 27 Jan 2026 11:05:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari pihak kelurahan.&amp;nbsp;Pasalnya, sesuai pengakuan beberapa warga, lurah maupun aparaturnya diduga jarang masuk kantor. Karenanya, layanan administrasi masyarakat pun sering terkendala.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari pihak kelurahan.&nbsp;<br><br>Pasalnya, sesuai pengakuan beberapa warga, lurah maupun aparaturnya diduga jarang masuk kantor. Karenanya, layanan administrasi masyarakat pun sering terkendala.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1769486808_b6c919e2515a922c49f5.jpg"></figure><p>Kondisi ruangan di kantor Lurah Kuta Gambir, Sidikalang, Dairi, Selasa (27/1/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / Roy Daniel Munthe]</p><p>"Sering warga terkendala mengurus administrasi. Ini pun saya mau mengurus surat domisili, belum berhasil. Sudah jam 9, belum ada pegawai disini," kata seorang warga tidak bersedia disebut namanya, ditemui WahanaNews.co di kantor itu, Selasa (27/1/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Kuta Gambir Hairul Anwar Bintang coba dikonfirmasi, tidak berhasil. Ia tidak berada dikantornya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur : Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/warga-keluhkan-pelayanan-kelurahan-kuta-gambir-dairi_u2zeFg2Kj8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menyambut HUT ke&#45;14, DPD Partai Nasdem Dairi Gelar Donor Darah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/menyambut&#45;hut&#45;ke&#45;14&#45;dpd&#45;partai&#45;nasdem&#45;dairi&#45;gelar&#45;donor&#45;darah&#45;K8i528qln2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/menyambut&#45;hut&#45;ke&#45;14&#45;dpd&#45;partai&#45;nasdem&#45;dairi&#45;gelar&#45;donor&#45;darah&#45;K8i528qln2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 06 Nov 2025 16:11:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar bakti sosial dengan melakukan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan SM. Raja Sidikalang, Kamis (6/11/2025).&amp;nbsp;Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis dilakukan para medis dipimpin dr. Boksa Tampubolon, selaku Kepala Unit Pelaksana PMI.&amp;nbsp;Ketua DPD Partai Nasdem Dairi, Nasib Marudur Sihombing mengatakan, donor darah dan cek kesehatan dilakukan bagi pengurus maupun kader partai dan masyarakat itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke&#45;14 Partai Nasdem.&amp;nbsp;&quot;Tujuan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus dan masyarakat, agar warga yang membutuhkan darah dapat terbantu,&quot; kata Nasib.&amp;nbsp;Politisi muda itu pun menghimbau agar semua pengurus dan kader Partai Nasdem tetap konsisten dan solid untuk membawa arus perubahan kedepan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar bakti sosial dengan melakukan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan SM. Raja Sidikalang, Kamis (6/11/2025).&nbsp;<br><br>Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis dilakukan para medis dipimpin dr. Boksa Tampubolon, selaku Kepala Unit Pelaksana PMI.&nbsp;<br><br>Ketua DPD Partai Nasdem Dairi, Nasib Marudur Sihombing mengatakan, donor darah dan cek kesehatan dilakukan bagi pengurus maupun kader partai dan masyarakat itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-14 Partai Nasdem.&nbsp;<br><br>"Tujuan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus dan masyarakat, agar warga yang membutuhkan darah dapat terbantu," kata Nasib.&nbsp;<br><br>Politisi muda itu pun menghimbau agar semua pengurus dan kader Partai Nasdem tetap konsisten dan solid untuk membawa arus perubahan kedepan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir112025/menyambut-hut-ke-14-dpd-partai-nasdem-dairi-gelar-donor-darah_702501scT3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->