<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sidikalang.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Sidikalang News - Inspirasi Konsumen Sidikalang</title>
        <link>https://sidikalang.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Sidikalang dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sidikalang</description>
        <lastBuildDate>Thu, 01 May 2025 13:56:30 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sidikalang.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Sidikalang News - Inspirasi Konsumen Sidikalang</title>
            <link>https://sidikalang.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Personel Polrestabes Medan Terbukti Hanya Langgar SOP, Bebas dari Tuduhan Pelecehan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/personel&#45;polrestabes&#45;medan&#45;terbukti&#45;hanya&#45;langgar&#45;sop&#45;bebas&#45;dari&#45;tuduhan&#45;pelecehan&#45;petput87oJ/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/personel&#45;polrestabes&#45;medan&#45;terbukti&#45;hanya&#45;langgar&#45;sop&#45;bebas&#45;dari&#45;tuduhan&#45;pelecehan&#45;petput87oJ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 12 May 2026 07:24:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan &#45; Sidang dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara kembali digelar, Senin (11/5/2026).&amp;nbsp;Dalam persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), terungkap bahwa terperiksa berinisial SDS tidak terbukti melakukan pelecehan sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.&amp;nbsp;Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan perempuan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus pemeriksaan berada pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan dugaan tindak pidana pelecehan.&amp;nbsp;Dalam putusannya, majelis sidang menyatakan SDS terbukti melakukan pelanggaran SOP dan kode etik. Namun, tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana, termasuk tuduhan pelecehan yang sebelumnya ramai dibicarakan di ruang publik.&amp;nbsp;Tim kuasa hukum SDS dari Kantor Natio Law Firm yang terdiri dari Mery Betti Sitorus, S.H., Angelius Simbolon, S.H., Ramses Sitorus, S.H., dan H. Abdul Salman Kari, S.H., M.H., CPM, dan Romi Tampubolon,SH yang diwakili oleh Romi Tampubolon, menyambut baik putusan tersebut.&amp;nbsp;Ia menilai keputusan majelis sidang telah mencerminkan keadilan serta berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.&amp;nbsp;“Putusan hari ini kami nilai jujur dan adil. Klien kami terbukti hanya melanggar SOP dan kode etik, tidak ada pelanggaran lain seperti pelecehan sebagaimana yang dituduhkan. Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara, Kabid Propam, serta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar Romi kepada wartawan usai sidang.&amp;nbsp;Ia menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap pihak&#45;pihak yang sebelumnya menyampaikan tuduhan tidak berdasar.&amp;nbsp;“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan mengkaji langkah hukum terhadap pihak&#45;pihak yang telah menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti,” katanya.&amp;nbsp;Terkait isu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Romi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan hanya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.&amp;nbsp;Dengan putusan ini, SDS disebut dapat kembali menjalankan tugas kedinasannya seperti semula.&amp;nbsp;Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, karena dapat merusak nama baik seseorang maupun institusi.&amp;nbsp;“Kami berharap masyarakat tidak terburu&#45;buru menyimpulkan suatu peristiwa dari informasi yang belum terverifikasi. Perlu kehati&#45;hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama jika berpotensi merusak nama baik seseorang dan institusi Polri,” tutupnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan </strong>- Sidang dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara kembali digelar, Senin (11/5/2026).&nbsp;<br><br>Dalam persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), terungkap bahwa terperiksa berinisial SDS tidak terbukti melakukan pelecehan sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.&nbsp;<br><br>Sidang ini merupakan tindak lanjut atas laporan dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan perempuan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus pemeriksaan berada pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan dugaan tindak pidana pelecehan.&nbsp;<br><br>Dalam putusannya, majelis sidang menyatakan SDS terbukti melakukan pelanggaran SOP dan kode etik. Namun, tidak ditemukan unsur pelanggaran pidana, termasuk tuduhan pelecehan yang sebelumnya ramai dibicarakan di ruang publik.&nbsp;<br><br>Tim kuasa hukum SDS dari Kantor Natio Law Firm yang terdiri dari Mery Betti Sitorus, S.H., Angelius Simbolon, S.H., Ramses Sitorus, S.H., dan H. Abdul Salman Kari, S.H., M.H., CPM, dan Romi Tampubolon,SH yang diwakili oleh Romi Tampubolon, menyambut baik putusan tersebut.&nbsp;<br><br>Ia menilai keputusan majelis sidang telah mencerminkan keadilan serta berdasarkan fakta yang terungkap selama persidangan.&nbsp;<br><br>“Putusan hari ini kami nilai jujur dan adil. Klien kami terbukti hanya melanggar SOP dan kode etik, tidak ada pelanggaran lain seperti pelecehan sebagaimana yang dituduhkan. Kami mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara, Kabid Propam, serta Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak,” ujar Romi kepada wartawan usai sidang.&nbsp;<br><br>Ia menambahkan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap pihak-pihak yang sebelumnya menyampaikan tuduhan tidak berdasar.&nbsp;<br><br>“Setelah menerima salinan putusan resmi, kami akan mengkaji langkah hukum terhadap pihak-pihak yang telah menyampaikan tuduhan yang tidak terbukti,” katanya.&nbsp;<br><br>Terkait isu Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Romi menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan hanya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.&nbsp;<br><br>Dengan putusan ini, SDS disebut dapat kembali menjalankan tugas kedinasannya seperti semula.&nbsp;<br><br>Kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, karena dapat merusak nama baik seseorang maupun institusi.&nbsp;<br><br>“Kami berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa dari informasi yang belum terverifikasi. Perlu kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama jika berpotensi merusak nama baik seseorang dan institusi Polri,” tutupnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/personel-polrestabes-medan-terbukti-hanya-langgar-sop-bebas-dari-tuduhan-pelecehan_yy60Xvm72t.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Propam Gelar Sidang Etik Oknum Polisi di Polda Sumut, Putusan Pekan Depan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/propam&#45;gelar&#45;sidang&#45;etik&#45;oknum&#45;polisi&#45;di&#45;polda&#45;sumut&#45;putusan&#45;pekan&#45;depan&#45;eCpIDs9ZzP/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/propam&#45;gelar&#45;sidang&#45;etik&#45;oknum&#45;polisi&#45;di&#45;polda&#45;sumut&#45;putusan&#45;pekan&#45;depan&#45;eCpIDs9ZzP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 16:56:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan &#45; Sidang pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara digelar, Kamis (7/5/2026).&amp;nbsp;Persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tersebut menghadirkan saksi&#45;saksi serta pelapor guna memperjelas rangkaian peristiwa.&amp;nbsp;Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan wanita. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses persidangan saat ini berfokus pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan pada dugaan tindak pidana pelecehan yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik.&amp;nbsp;Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami sejumlah pengunjung di sebuah pusat kebugaran di Kota Medan.&amp;nbsp;“Para member mengaku sering kehilangan uang di loker khusus wanita. Mereka kemudian melakukan upaya jebakan dengan mendokumentasikan uang yang disimpan sebelum berolahraga,” ujarnya.&amp;nbsp;Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan modus meminjam kunci master loker dari resepsionis. Loker tersebut hanya dapat diakses menggunakan dua kunci, yakni milik member dan kunci master yang berada di pihak pengelola.&amp;nbsp;“Berdasarkan pengakuan tersangka, terdapat sekitar 10 korban dengan total kerugian mencapai Rp15 hingga Rp16 juta. Motifnya ekonomi dan gaya hidup,” kata Adrian.&amp;nbsp;Pelaku yang telah bekerja selama kurang lebih satu tahun di pusat kebugaran tersebut diduga menjalankan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2025. Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku tertangkap tangan oleh salah satu korban.&amp;nbsp;Sementara itu, oknum berinisial SDS diketahui telah selesai menjalani penempatan khusus (patsus) selama 30 hari. Polda Sumut menyatakan bahwa sidang putusan atas pelanggaran kode etik tersebut dijadwalkan akan digelar pada pekan depan.&amp;nbsp;Di sisi lain, pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penahanan terhadap SDS dilakukan karena pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan, bukan terkait dugaan pelecehan seksual.&amp;nbsp;Polda Sumut memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Medan </strong>- Sidang pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik terhadap seorang oknum anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumatera Utara digelar, Kamis (7/5/2026).&nbsp;<br><br>Persidangan yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tersebut menghadirkan saksi-saksi serta pelapor guna memperjelas rangkaian peristiwa.&nbsp;<br><br>Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan tahanan wanita. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses persidangan saat ini berfokus pada aspek pelanggaran kode etik profesi, bukan pada dugaan tindak pidana pelecehan yang sebelumnya sempat berkembang di ruang publik.&nbsp;<br><br>Secara terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami sejumlah pengunjung di sebuah pusat kebugaran di Kota Medan.&nbsp;<br><br>“Para member mengaku sering kehilangan uang di loker khusus wanita. Mereka kemudian melakukan upaya jebakan dengan mendokumentasikan uang yang disimpan sebelum berolahraga,” ujarnya.&nbsp;<br><br>Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menggunakan modus meminjam kunci master loker dari resepsionis. Loker tersebut hanya dapat diakses menggunakan dua kunci, yakni milik member dan kunci master yang berada di pihak pengelola.&nbsp;<br><br>“Berdasarkan pengakuan tersangka, terdapat sekitar 10 korban dengan total kerugian mencapai Rp15 hingga Rp16 juta. Motifnya ekonomi dan gaya hidup,” kata Adrian.&nbsp;<br><br>Pelaku yang telah bekerja selama kurang lebih satu tahun di pusat kebugaran tersebut diduga menjalankan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2025. Aksi tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku tertangkap tangan oleh salah satu korban.&nbsp;<br><br>Sementara itu, oknum berinisial SDS diketahui telah selesai menjalani penempatan khusus (patsus) selama 30 hari. Polda Sumut menyatakan bahwa sidang putusan atas pelanggaran kode etik tersebut dijadwalkan akan digelar pada pekan depan.&nbsp;<br><br>Di sisi lain, pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penahanan terhadap SDS dilakukan karena pelanggaran prosedur dalam pemeriksaan, bukan terkait dugaan pelecehan seksual.&nbsp;<br><br>Polda Sumut memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/propam-gelar-sidang-etik-oknum-polisi-di-polda-sumut-putusan-pekan-depan_HX8vNVGm8q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SMK Pariwisata Prima Sidikalang Tamatkan 74 Siswa, Kasek Optimis Tembus Dunia Kerja</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/smk&#45;pariwisata&#45;prima&#45;sidikalang&#45;tamatkan&#45;74&#45;siswa&#45;kasek&#45;optimis&#45;tembus&#45;dunia&#45;kerja&#45;e9J2Vj7giG/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/smk&#45;pariwisata&#45;prima&#45;sidikalang&#45;tamatkan&#45;74&#45;siswa&#45;kasek&#45;optimis&#45;tembus&#45;dunia&#45;kerja&#45;e9J2Vj7giG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 16:10:12 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menamatkan 74 siswa. Acara pelepasan digelar di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&amp;nbsp;Kepala SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Rejeki Situmorang, S.Pd, M.Tr.Par, mengatakan 74 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 itu terdiri dari 56 siswa jurusan perhotelan dan 18 siswa jurusan layanan pariwisata.&amp;nbsp;Dalam sambutannya, Rejeki menyebut, acara pelepasan dimaksud sebagai prosesi mengembalikan siswa ke orang tua, setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.&amp;nbsp;Rejeki berharap sekaligus berkeyakinan bahwa para lulusan dimaksud akan mampu menembus dunia kerja, di sektor pariwisata.&amp;nbsp;&quot;Siswa yang kita lepas hari ini, kami optimis sudah siap bekerja di sektor pariwisata maupun menjadi wirausaha,&quot; katanya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menamatkan 74 siswa. Acara pelepasan digelar di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026).&nbsp;<br><br>Kepala SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang, Rejeki Situmorang, S.Pd, M.Tr.Par, mengatakan 74 siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 itu terdiri dari 56 siswa jurusan perhotelan dan 18 siswa jurusan layanan pariwisata.&nbsp;<br><br>Dalam sambutannya, Rejeki menyebut, acara pelepasan dimaksud sebagai prosesi mengembalikan siswa ke orang tua, setelah 3 tahun mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.&nbsp;<br><br>Rejeki berharap sekaligus berkeyakinan bahwa para lulusan dimaksud akan mampu menembus dunia kerja, di sektor pariwisata.&nbsp;<br><br>"Siswa yang kita lepas hari ini, kami optimis sudah siap bekerja di sektor pariwisata maupun menjadi wirausaha," katanya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1778231482_0d0a7fcedea2fe79ac0a.jpg"></figure><p>Peserta acara pelepasan 74 siswa SMK Swasta Pariwisata Prima Sidikalang TP 2025/2026, di balai budaya Sidikalang, Jumat (8/5/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Senada, Ketua Panitia Viyen Sinaga, S.Pd mengatakan, untuk Dairi, SMK Swasta Prima Sidikalang masih menjadi pilihan masyarakat khususnya di bidang pariwisata.&nbsp;<br><br>Terpisah, Hendrik Purba, salah satu orang tua siswa kepada WahanaNews.co mengatakan, ia percaya dengan SMK Swasta Prima Sidikalang, karena 2 anaknya merupakan lulusan dari sekolah itu dan kini telah bekerja di hotel di Bali dan Jakarta.&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam acara, Mardurum Manurung, M.Pd, dari Cabang Dinas Pendidikan Sumut, Komite Sekolah Jasnan Sipayung, SH, pihak Polres Dairi dan para orangtua.&nbsp;<br><br>Juga, lulusan SMK Pariwisata Sidikalang seperti Stevaldo Sihaloho, A.Md.Par, yang bekerja di kapal pesiar Royal Carribean dan Ananda Josua Siburian, S.Tr.Par yang sekarang bekerja di Hotel Tentram Jakarta.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/smk-pariwisata-prima-sidikalang-tamatkan-74-siswa-kasek-optimis-tembus-dunia-kerja_4h1erY88dm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dualisme, Pemerintah Diminta Cek Keabsahan Pengurus F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dualisme&#45;pemerintah&#45;diminta&#45;cek&#45;keabsahan&#45;pengurus&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;0wPHOWYs6l/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dualisme&#45;pemerintah&#45;diminta&#45;cek&#45;keabsahan&#45;pengurus&#45;fspti&#45;kspsi&#45;dairi&#45;0wPHOWYs6l/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 05 May 2026 11:50:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) diminta untuk mengecek keabsahan kepengurusan DPC F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Gomgom Panggabean, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia&#45;Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI&#45;K.SPSI) Dairi, kepada WahanaNews.co, Selasa (5/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Saya minta Pemkab Dairi memanggil kedua belah pihak yang masing&#45;masing mengaku pengurus, untuk dicek kebenarannya, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan di Dairi,&quot; kata Gomgom.&amp;nbsp;Disebut, ia sebagai ketua F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi, sebagaimana ijin yang diterima dari Disnaker Kabupaten Dairi, pencatatan nomor 560&#45;4/OP/05/DTKS/3/lll/2015.&amp;nbsp;Gomgom juga meminta para pengusaha dapat diikut sertakan dalam rapat atau pertemuan bersama F.SPTI&#45;K.SPSI dan Pemkab Dairi, sehingga pengusaha tida merasa terganggu dengan keberadaan F.SPTI&#45;K.SPSI Dairi.&amp;nbsp;Ditambahkan, sebagai bentuk keabsahan kepengurusannya, ia ikut serta dalam acara peringatan hari buruh di lapangan Mapolres Dairi yang dihadiri Kapolres Dairi, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh adat dan juga unsur TNI&amp;nbsp;Sementara itu, beredar informasi terdapat 2 pengutipan SPSI di beberapa toko atau usaha di kota Sidikalang.&amp;nbsp;Salah satu pengusaha yang namanya enggan disebut mengatakan bahwasanya dia sering didatangi oknum yang mengatas namakan SPSI diketuai dua orang berbeda.&amp;nbsp;&quot;Kami selaku pengusaha sangatlah terganggu kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan penertiban terhadap oknum atau menetapkan SPSI yang sah di Kabupaten Dairi ini,&quot; harapnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK) diminta untuk mengecek keabsahan kepengurusan DPC F.SPTI-K.SPSI Dairi.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Gomgom Panggabean, Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Dairi, kepada WahanaNews.co, Selasa (5/5/2026).&nbsp;<br><br>"Saya minta Pemkab Dairi memanggil kedua belah pihak yang masing-masing mengaku pengurus, untuk dicek kebenarannya, sehingga tidak ada dualisme kepengurusan di Dairi," kata Gomgom.&nbsp;<br><br>Disebut, ia sebagai ketua F.SPTI-K.SPSI Dairi, sebagaimana ijin yang diterima dari Disnaker Kabupaten Dairi, pencatatan nomor 560-4/OP/05/DTKS/3/lll/2015.&nbsp;<br><br>Gomgom juga meminta para pengusaha dapat diikut sertakan dalam rapat atau pertemuan bersama F.SPTI-K.SPSI dan Pemkab Dairi, sehingga pengusaha tida merasa terganggu dengan keberadaan F.SPTI-K.SPSI Dairi.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, sebagai bentuk keabsahan kepengurusannya, ia ikut serta dalam acara peringatan hari buruh di lapangan Mapolres Dairi yang dihadiri Kapolres Dairi, Kejaksaan, Pengadilan, tokoh adat dan juga unsur TNI&nbsp;<br><br>Sementara itu, beredar informasi terdapat 2 pengutipan SPSI di beberapa toko atau usaha di kota Sidikalang.&nbsp;<br><br>Salah satu pengusaha yang namanya enggan disebut mengatakan bahwasanya dia sering didatangi oknum yang mengatas namakan SPSI diketuai dua orang berbeda.&nbsp;<br><br>"Kami selaku pengusaha sangatlah terganggu kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan penertiban terhadap oknum atau menetapkan SPSI yang sah di Kabupaten Dairi ini," harapnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/dualisme-pemerintah-diminta-cek-keabsahan-pengurus-fspti-kspsi-dairi_mrhe4e4wxf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Sitinjo Dairi Gotong Royong Perbaiki Longsor</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;sitinjo&#45;dairi&#45;gotong&#45;royong&#45;perbaiki&#45;longsor&#45;zyObn02Apx/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;sitinjo&#45;dairi&#45;gotong&#45;royong&#45;perbaiki&#45;longsor&#45;zyObn02Apx/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 04 May 2026 13:50:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Hujan deras akhir&#45;akhir ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Seperti yang terjadi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, hujan mengakibatkan longsor pada aliran air minum dan persawahan warga.&amp;nbsp;Warga pun berinisiatif bergotong&#45;royong memperbaiki jalur pipa air minum, sekaligus saluran air ke persawahan, Senin (4/5/2026).&amp;nbsp;&quot;Menunggu ada bantuan pemerintah, kami warga disini berembuk, kemudian menyepakati segera bergotong&#45;royong memperbaiki, karena aliran ini vital untuk kebutuhan air minun dan persawahan warga,&quot; kata Sihotang, salah satu warga.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, lokasi longsor berdekatan dengan persawahan dan aliran air digunakan warga Dusun III untuk air minum.&amp;nbsp;Terpisah, Kadus III Sitinjo, Edu Naibaho mengatakan, sebelumnya warga sudah komplain dengan keadaan longsor dan musyawarah untuk melakukan gotong royong secepatnya.&amp;nbsp;&quot;Kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memberikan perhatian untuk dapat melakukan perbaikan yang utuh untuk kenyamanan warga,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Hujan deras akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya longsor dan kerusakan di beberapa wilayah di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Seperti yang terjadi di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, hujan mengakibatkan longsor pada aliran air minum dan persawahan warga.&nbsp;<br><br>Warga pun berinisiatif bergotong-royong memperbaiki jalur pipa air minum, sekaligus saluran air ke persawahan, Senin (4/5/2026).&nbsp;<br><br>"Menunggu ada bantuan pemerintah, kami warga disini berembuk, kemudian menyepakati segera bergotong-royong memperbaiki, karena aliran ini vital untuk kebutuhan air minun dan persawahan warga," kata Sihotang, salah satu warga.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, lokasi longsor berdekatan dengan persawahan dan aliran air digunakan warga Dusun III untuk air minum.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kadus III Sitinjo, Edu Naibaho mengatakan, sebelumnya warga sudah komplain dengan keadaan longsor dan musyawarah untuk melakukan gotong royong secepatnya.&nbsp;<br><br>"Kiranya Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memberikan perhatian untuk dapat melakukan perbaikan yang utuh untuk kenyamanan warga," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/warga-sitinjo-dairi-gotong-royong-perbaiki-longsor_ZLqnbb4o4w.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>AHY Silaturahmi dengan Umat Katolik, Menyampaikan Pesan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/ahy&#45;silaturahmi&#45;dengan&#45;umat&#45;katolik&#45;menyampaikan&#45;pesan&#45;q9v3HSLU06/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/ahy&#45;silaturahmi&#45;dengan&#45;umat&#45;katolik&#45;menyampaikan&#45;pesan&#45;q9v3HSLU06/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 14 Apr 2026 12:35:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (13/4/2026).&amp;nbsp;Berikut kesan dan pesan AHY, sebagaimana diunggah dalam akun facebooknya, Agus Yudhoyono, yang dibagikan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.&amp;nbsp;Senang bisa bersilaturahmi dengan umat Katolik di Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu (13/4).&amp;nbsp;Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat dari Romo Jhems Kumolontang; Romo Marianus Ada; Bapak Fransiskus Amir Phendy, Wakil Ketua Dewan Paroki; dan Ibu Estherina Arianti, Ketua Lumrn Christi serta seluruh komunitas Bumen Christi, rasanya seperti berada di tengah keluarga sendiri.&amp;nbsp;Saya juga sangat terkesan dengan tema besar Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, yaitu &quot;Pertobatan Ekologis&quot;.&amp;nbsp;Maknanya sangat dalam; sebuah ajakan untuk sadar bahwa bumi kita hanya satu. Dan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur ke depan tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi harus menjamin keberlanjutan (sustainability) demi masa depan anak cucu kita.&amp;nbsp;Terima kasih juga kepada adik&#45;adik jemaat muda, khususnya atas lukisan indah dan lagu &quot;Hidup adalah Kesempatan&quot; yang dibawakan dengan sangat menyentuh.&amp;nbsp;Pesannya jelas: jangan sia&#45;siakan waktu untuk berbuat baik bagi sesama manusia dan bangsa.&amp;nbsp;Selamat menyambut ulang tahun ke&#45;40 untuk Gereja Santo Andreas bulan November mendatang. Semoga kedamaian dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua. Amin.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkunjung ke Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (13/4/2026).&nbsp;<br><br>Berikut kesan dan pesan AHY, sebagaimana diunggah dalam akun facebooknya, Agus Yudhoyono, yang dibagikan anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan.&nbsp;<br><br>Senang bisa bersilaturahmi dengan umat Katolik di Gereja Paroki Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat pada Minggu (13/4).&nbsp;<br><br>Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat dari Romo Jhems Kumolontang; Romo Marianus Ada; Bapak Fransiskus Amir Phendy, Wakil Ketua Dewan Paroki; dan Ibu Estherina Arianti, Ketua Lumrn Christi serta seluruh komunitas Bumen Christi, rasanya seperti berada di tengah keluarga sendiri.&nbsp;<br><br>Saya juga sangat terkesan dengan tema besar Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, yaitu "Pertobatan Ekologis".&nbsp;<br><br>Maknanya sangat dalam; sebuah ajakan untuk sadar bahwa bumi kita hanya satu. Dan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan infrastruktur ke depan tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi harus menjamin keberlanjutan (sustainability) demi masa depan anak cucu kita.&nbsp;<br><br>Terima kasih juga kepada adik-adik jemaat muda, khususnya atas lukisan indah dan lagu "Hidup adalah Kesempatan" yang dibawakan dengan sangat menyentuh.&nbsp;<br><br>Pesannya jelas: jangan sia-siakan waktu untuk berbuat baik bagi sesama manusia dan bangsa.&nbsp;<br><br>Selamat menyambut ulang tahun ke-40 untuk Gereja Santo Andreas bulan November mendatang. Semoga kedamaian dan keberkahan senantiasa menyertai kita semua. Amin.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/ahy-silaturahmi-dengan-umat-katolik-menyampaikan-pesan_anDL0jh3ws.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jalan Amblas Mengancam Keselamatan, Warga Kuta Gambir Dairi Harapkan Perhatian</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jalan&#45;amblas&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;warga&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;harapkan&#45;perhatian&#45;aQbGN7TAxg/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jalan&#45;amblas&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;warga&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;harapkan&#45;perhatian&#45;aQbGN7TAxg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:22:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Gorong&#45;gorong rusak menyebabkan badan jalan berlobang di persimpangan Kuta Gambir, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengancam keselamatan pengguna jalan.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, mengurangi resiko kecelakaan, jalan berlobang ditutupi warga dengan ban bekas, Rabu (8/4/2026).&amp;nbsp;Warga enggan disebut namanya menjelaskan, badan jalan di persimpangan Jalan Hasoman dengan Jalan Batu Kapur itu, telah lama rusak.&amp;nbsp;&quot;Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Masyarakat yang lewat terancam keselamatannya, apalagi kalau malam hari. Kami mohon perhatian pemerintah untuk perbaikannya,&quot; ujar warga tersebut.&amp;nbsp;Terpisah Lurah Kuta Gambir Anisa Fonisa Nasution dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, telah melayangkan surat permohonan perbaikan gorong&#45;gorong dimaksud, ke Dinas PUTR Dairi, namun belum ada tanggapan.&amp;nbsp;Sementara Sekretaris Dinas PUTR Dairi Agus Kacaribu mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada Juni 2026.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Gorong-gorong rusak menyebabkan badan jalan berlobang di persimpangan Kuta Gambir, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengancam keselamatan pengguna jalan.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, mengurangi resiko kecelakaan, jalan berlobang ditutupi warga dengan ban bekas, Rabu (8/4/2026).&nbsp;<br><br>Warga enggan disebut namanya menjelaskan, badan jalan di persimpangan Jalan Hasoman dengan Jalan Batu Kapur itu, telah lama rusak.&nbsp;<br><br>"Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Masyarakat yang lewat terancam keselamatannya, apalagi kalau malam hari. Kami mohon perhatian pemerintah untuk perbaikannya," ujar warga tersebut.&nbsp;<br><br>Terpisah Lurah Kuta Gambir Anisa Fonisa Nasution dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan, telah melayangkan surat permohonan perbaikan gorong-gorong dimaksud, ke Dinas PUTR Dairi, namun belum ada tanggapan.&nbsp;<br><br>Sementara Sekretaris Dinas PUTR Dairi Agus Kacaribu mengatakan, perbaikan jalan tersebut akan dilakukan pada Juni 2026.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/jalan-amblas-mengancam-keselamatan-warga-kuta-gambir-dairi-harapkan-perhatian_pW0DdsuJ47.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga dan Staf Kelurahan Kuta Gambir Sambut Hangat Lurah Baru</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dan&#45;staf&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;sambut&#45;hangat&#45;lurah&#45;baru&#45;efIfBUnj8M/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;dan&#45;staf&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;sambut&#45;hangat&#45;lurah&#45;baru&#45;efIfBUnj8M/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 04 Mar 2026 13:33:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga dan staf Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan&amp;nbsp; Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyambut hangat lurah yang baru, Anni Fonisa Nasution.&amp;nbsp;Ditemui WahanaNews.co, mereka berharap agar lurah yang baru dapat membawa Kelurahan Kuta Gambir ke arah yang lebih baik kedepan.&amp;nbsp;&quot;Kami berharap lurah yang baru ini lebih baik dari yang sebelumnya. Pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal,&quot; kata warga, enggan disebut namanya, Rabu (4/3/2026).&amp;nbsp;Terpisah, Lurah Kuta Gambir ditemui WahanaNews.co mengetakan, akan membenahi pelayanan dan kehadiran staf kelurahan di kantor lurah.&amp;nbsp;&quot;Yang harus kita benahi adalah pengelolaan administrasi perkantoran dan kehadiran ASN, PKK dan lansia kita aktifkan dan berikan SK. Kelompok tani, posyandu harus kita kunjungi setiap ada kegiatan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, mengingat Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Sidikalang di tahun 2025 sangat rendah, dikatakan harus dilakukan pengecekan dan pengutipan PBB Kelurahan Kuta Gambir lebih intensif.&amp;nbsp;Tidak lupa Anni mengatakan kepling adalah ujung tombak di kelurahan, maka kepling harus mengetahui segala sesuatunya yang ada di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga dan staf Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan&nbsp; Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyambut hangat lurah yang baru, Anni Fonisa Nasution.&nbsp;<br><br>Ditemui WahanaNews.co, mereka berharap agar lurah yang baru dapat membawa Kelurahan Kuta Gambir ke arah yang lebih baik kedepan.&nbsp;<br><br>"Kami berharap lurah yang baru ini lebih baik dari yang sebelumnya. Pelayanan kepada masyarakat agar lebih maksimal," kata warga, enggan disebut namanya, Rabu (4/3/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Kuta Gambir ditemui WahanaNews.co mengetakan, akan membenahi pelayanan dan kehadiran staf kelurahan di kantor lurah.&nbsp;<br><br>"Yang harus kita benahi adalah pengelolaan administrasi perkantoran dan kehadiran ASN, PKK dan lansia kita aktifkan dan berikan SK. Kelompok tani, posyandu harus kita kunjungi setiap ada kegiatan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, mengingat Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Sidikalang di tahun 2025 sangat rendah, dikatakan harus dilakukan pengecekan dan pengutipan PBB Kelurahan Kuta Gambir lebih intensif.&nbsp;<br><br>Tidak lupa Anni mengatakan kepling adalah ujung tombak di kelurahan, maka kepling harus mengetahui segala sesuatunya yang ada di lingkungan masing-masing.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/warga-dan-staf-kelurahan-kuta-gambir-sambut-hangat-lurah-baru_V5sQvJAXNz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dukung Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Sidikalang Gelar Gotong Royong</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dukung&#45;indonesia&#45;asri&#45;pemerintah&#45;kecamatan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;gotong&#45;royong&#45;RL9qLVb7cE/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dukung&#45;indonesia&#45;asri&#45;pemerintah&#45;kecamatan&#45;sidikalang&#45;gelar&#45;gotong&#45;royong&#45;RL9qLVb7cE/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 12 Feb 2026 14:25:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama jajaran TNI dan kelurahan, menggelar gotong royong kebersihan di seputaran kota Sidikalang, Kamis (12/2/2026).&amp;nbsp;Plt Camat Sidikalang Fitri Berutu dikonfirmasi wartawan disela kegiatan mengatakan, kegiatan itu untuk mendukung program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo.&amp;nbsp;&quot;Sekaligus untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan, dan akan menjadi agenda rutin, membersihkan pekarangan, parit, diseputaran kota, termasuk Kelurahan Sidiangkat, Batang Beruh, Sidikalang, Bintang Hulu dan Kelurahan Kuta Gambir.&amp;nbsp;Plt Camat Sidikalang pun berharap agar seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri dan pemerintah tetap bekerjasama untuk kebersihan lingkungan sekitar.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, bersama jajaran TNI dan kelurahan, menggelar gotong royong kebersihan di seputaran kota Sidikalang, Kamis (12/2/2026).&nbsp;<br><br>Plt Camat Sidikalang Fitri Berutu dikonfirmasi wartawan disela kegiatan mengatakan, kegiatan itu untuk mendukung program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo.&nbsp;<br><br>"Sekaligus untuk mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kegiatan yang dilakukan, dan akan menjadi agenda rutin, membersihkan pekarangan, parit, diseputaran kota, termasuk Kelurahan Sidiangkat, Batang Beruh, Sidikalang, Bintang Hulu dan Kelurahan Kuta Gambir.&nbsp;<br><br>Plt Camat Sidikalang pun berharap agar seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri dan pemerintah tetap bekerjasama untuk kebersihan lingkungan sekitar.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/dukung-indonesia-asri-pemerintah-kecamatan-sidikalang-gelar-gotong-royong_L549k79cfq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemdes Sitinjo II Bersama Mahasiswa Poltekes Kemenkes Medan Gelar Jumat Bersih</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;bersama&#45;mahasiswa&#45;poltekes&#45;kemenkes&#45;medan&#45;gelar&#45;jumat&#45;bersih&#45;lN7ry8ge23/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemdes&#45;sitinjo&#45;ii&#45;bersama&#45;mahasiswa&#45;poltekes&#45;kemenkes&#45;medan&#45;gelar&#45;jumat&#45;bersih&#45;lN7ry8ge23/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:22:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara bersama masyarakat dan mahasiswa Poltekes Kemendes, menggelar kegiatan Jumat bersih, Jumat (30/1/2026).&amp;nbsp;Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako ditemui WahanaNews.co disela kegiatan mengatakan, kegiatan dimaksud dalam rangka meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah Desa (Pemdes) Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara bersama masyarakat dan mahasiswa Poltekes Kemendes, menggelar kegiatan Jumat bersih, Jumat (30/1/2026).&nbsp;<br><br>Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako ditemui WahanaNews.co disela kegiatan mengatakan, kegiatan dimaksud dalam rangka meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap kebersihan lingkungan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1769761399_e688531253ad7138b6a3.jpg"></figure><p>Kepala Desa Sitinjo II Umum Sukarjo Bako, di kegiatan Jumat bersih di Sitinjo II, Jumat (30/1/2026)</p><p>"Kegiatan bersih-bersih ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar dan upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Jumat bersih, menjadi agenda rutin," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara salah seorang mahasiswa Poltekes Kemenkes Medan mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini sejalan dengan visi dan misi Poltekes Kemenkes Medan yaitu membangun jiwa yang peka, produktif, edukatif, koperatif dan adaptif.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/pemdes-sitinjo-ii-bersama-mahasiswa-poltekes-kemenkes-medan-gelar-jumat-bersih_zV0eAoOhIj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Keluhkan Pelayanan Kelurahan Kuta Gambir Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;keluhkan&#45;pelayanan&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;GuMiG7sXGc/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/warga&#45;keluhkan&#45;pelayanan&#45;kelurahan&#45;kuta&#45;gambir&#45;dairi&#45;GuMiG7sXGc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 27 Jan 2026 11:05:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Roy Daniel Munthe]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Warga Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari pihak kelurahan.&amp;nbsp;Pasalnya, sesuai pengakuan beberapa warga, lurah maupun aparaturnya diduga jarang masuk kantor. Karenanya, layanan administrasi masyarakat pun sering terkendala.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Warga Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengeluhkan sulitnya mendapat pelayanan dari pihak kelurahan.&nbsp;<br><br>Pasalnya, sesuai pengakuan beberapa warga, lurah maupun aparaturnya diduga jarang masuk kantor. Karenanya, layanan administrasi masyarakat pun sering terkendala.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1769486808_b6c919e2515a922c49f5.jpg"></figure><p>Kondisi ruangan di kantor Lurah Kuta Gambir, Sidikalang, Dairi, Selasa (27/1/2026) [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / Roy Daniel Munthe]</p><p>"Sering warga terkendala mengurus administrasi. Ini pun saya mau mengurus surat domisili, belum berhasil. Sudah jam 9, belum ada pegawai disini," kata seorang warga tidak bersedia disebut namanya, ditemui WahanaNews.co di kantor itu, Selasa (27/1/2026).&nbsp;<br><br>Terpisah, Lurah Kuta Gambir Hairul Anwar Bintang coba dikonfirmasi, tidak berhasil. Ia tidak berada dikantornya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur : Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir012026/warga-keluhkan-pelayanan-kelurahan-kuta-gambir-dairi_u2zeFg2Kj8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menyambut HUT ke&#45;14, DPD Partai Nasdem Dairi Gelar Donor Darah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/menyambut&#45;hut&#45;ke&#45;14&#45;dpd&#45;partai&#45;nasdem&#45;dairi&#45;gelar&#45;donor&#45;darah&#45;K8i528qln2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/menyambut&#45;hut&#45;ke&#45;14&#45;dpd&#45;partai&#45;nasdem&#45;dairi&#45;gelar&#45;donor&#45;darah&#45;K8i528qln2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 06 Nov 2025 16:11:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar bakti sosial dengan melakukan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan SM. Raja Sidikalang, Kamis (6/11/2025).&amp;nbsp;Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis dilakukan para medis dipimpin dr. Boksa Tampubolon, selaku Kepala Unit Pelaksana PMI.&amp;nbsp;Ketua DPD Partai Nasdem Dairi, Nasib Marudur Sihombing mengatakan, donor darah dan cek kesehatan dilakukan bagi pengurus maupun kader partai dan masyarakat itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke&#45;14 Partai Nasdem.&amp;nbsp;&quot;Tujuan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus dan masyarakat, agar warga yang membutuhkan darah dapat terbantu,&quot; kata Nasib.&amp;nbsp;Politisi muda itu pun menghimbau agar semua pengurus dan kader Partai Nasdem tetap konsisten dan solid untuk membawa arus perubahan kedepan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menggelar bakti sosial dengan melakukan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, di kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan SM. Raja Sidikalang, Kamis (6/11/2025).&nbsp;<br><br>Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis dilakukan para medis dipimpin dr. Boksa Tampubolon, selaku Kepala Unit Pelaksana PMI.&nbsp;<br><br>Ketua DPD Partai Nasdem Dairi, Nasib Marudur Sihombing mengatakan, donor darah dan cek kesehatan dilakukan bagi pengurus maupun kader partai dan masyarakat itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-14 Partai Nasdem.&nbsp;<br><br>"Tujuan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi pengurus dan masyarakat, agar warga yang membutuhkan darah dapat terbantu," kata Nasib.&nbsp;<br><br>Politisi muda itu pun menghimbau agar semua pengurus dan kader Partai Nasdem tetap konsisten dan solid untuk membawa arus perubahan kedepan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir112025/menyambut-hut-ke-14-dpd-partai-nasdem-dairi-gelar-donor-darah_702501scT3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PT DPM Diminta Serius Urus Izin Amdal</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pt&#45;dpm&#45;diminta&#45;serius&#45;urus&#45;izin&#45;amdal&#45;MtpvzCEI2u/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pt&#45;dpm&#45;diminta&#45;serius&#45;urus&#45;izin&#45;amdal&#45;MtpvzCEI2u/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 23 Oct 2025 10:23:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Managemen PT Dairi Prima Mineral (DPM) diminta lebih serius mengurus izin Amdal, sehingga dapat segera beroperasi.&amp;nbsp;Masyarakat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, sangat berharap PT DPM segera beroperasi, karena akan sangat berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya warga lingkar tambang.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Habib Kudadiri Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak) Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga kepada media, Rabu (22/10/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami berharap sekaligus meminta managemen PT DPM lebih serius mengurus izin Amdalnya, sehingga dapat segera beroperasi,&quot; kata Habib.&amp;nbsp;Menurutnya, jika PT DPM beroperasi, setidaknya akan terbuka lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya bagi warga sekitar lingkar tambang.&amp;nbsp;Terpisah, Superintendent External Relations PT DPM Baiq Idayani dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp menyebut, pengurusan Amdal dimaksud telah lulus kelengkapan administrasi.&amp;nbsp;&quot;Kami saat ini sedang berjuang mengurus Amdal dan tahapan saat ini kami sudah lulus kelengkapan administrasi, tinggal menunggu jadwal sidang komisi Amdal,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, sebagai investor, PT DPM sangat berharap tambang ini segera beroperasi. Karena selama tambang belum jalan, perusahaan telah&amp;nbsp; mengeluarkan banyak anggaran untuk kebutuhan operasional seperti membayar tenaga kerja, kegiatan pemeliharaan, CSR dan lainnya.&amp;nbsp;Sebagaimana diketahui, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Hanif Faisol Nurofiq mencabut izin kelayakan lingkungan PT DPM.&amp;nbsp;Hal itu sebagaimana Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor: 888 tahun 2025, tanggal 21 Mei 2025, tentang pencabutan atas keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.854/MENLHK/SETJEN/PLA.4/8/2022, tentang Kelayakan lingkungan hidup kegiatan pertambangan seng dan timbal di Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara oleh PT Dairi Prima Mineral.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Managemen PT Dairi Prima Mineral (DPM) diminta lebih serius mengurus izin Amdal, sehingga dapat segera beroperasi.&nbsp;<br><br>Masyarakat Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, sangat berharap PT DPM segera beroperasi, karena akan sangat berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya warga lingkar tambang.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Habib Kudadiri Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Masyarakat Pakpak (Himpak) Kecamatan Silima Pungga-pungga kepada media, Rabu (22/10/2025).&nbsp;<br><br>"Kami berharap sekaligus meminta managemen PT DPM lebih serius mengurus izin Amdalnya, sehingga dapat segera beroperasi," kata Habib.&nbsp;<br><br>Menurutnya, jika PT DPM beroperasi, setidaknya akan terbuka lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya bagi warga sekitar lingkar tambang.&nbsp;<br><br>Terpisah, Superintendent External Relations PT DPM Baiq Idayani dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp menyebut, pengurusan Amdal dimaksud telah lulus kelengkapan administrasi.&nbsp;<br><br>"Kami saat ini sedang berjuang mengurus Amdal dan tahapan saat ini kami sudah lulus kelengkapan administrasi, tinggal menunggu jadwal sidang komisi Amdal," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, sebagai investor, PT DPM sangat berharap tambang ini segera beroperasi. Karena selama tambang belum jalan, perusahaan telah&nbsp; mengeluarkan banyak anggaran untuk kebutuhan operasional seperti membayar tenaga kerja, kegiatan pemeliharaan, CSR dan lainnya.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diketahui, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Hanif Faisol Nurofiq mencabut izin kelayakan lingkungan PT DPM.&nbsp;<br><br>Hal itu sebagaimana Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor: 888 tahun 2025, tanggal 21 Mei 2025, tentang pencabutan atas keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: SK.854/MENLHK/SETJEN/PLA.4/8/2022, tentang Kelayakan lingkungan hidup kegiatan pertambangan seng dan timbal di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara oleh PT Dairi Prima Mineral.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102025/pt-dpm-diminta-serius-urus-izin-amdal_vTYk1bkL46.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>SEHACI Project Gelar Kampanye “Kids Grow Strong and Nation Grows Bright” di Belawan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sehaci&#45;project&#45;gelar&#45;kampanye&#45;kids&#45;grow&#45;strong&#45;and&#45;nation&#45;grows&#45;bright&#45;di&#45;belawan&#45;Eywko07c2S/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sehaci&#45;project&#45;gelar&#45;kampanye&#45;kids&#45;grow&#45;strong&#45;and&#45;nation&#45;grows&#45;bright&#45;di&#45;belawan&#45;Eywko07c2S/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Oct 2025 16:09:04 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Komunitas Sehat Tanpa Cacing (Sehaci) Project bersama komunitas Senyum Kecil menggelar kampanye edukasi kesehatan bertajuk “Kids Grow Strong and Nation Grows Bright”, di Kampung Nelayan, Belawan, Minggu (28/9/2025).&amp;nbsp;Keterangan pers diterima WahanaNews.co melalui Humas Sehaci Amelia Sihite, acara berlangsung pukul 10.00 Wib hingga 12.20 Wib menghadirkan 40 anak dengan rentang usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti rangkaian kegiatan interaktif mengenai pencegahan penyakit cacingan.&amp;nbsp;Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya angka infeksi cacing di Indonesia.&amp;nbsp;Data Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi penyakit cacingan masih berkisar antara 2,5 persen hingga 62 persen, dengan rata&#45;rata kasus pada anak usia sekolah dasar mencapai 28,12 persen.&amp;nbsp;Kondisi ini paling banyak ditemukan pada anak&#45;anak di kawasan dengan sanitasi terbatas, seperti pesisir pantai dan lingkungan padat penduduk.&amp;nbsp;Kampanye ini berhasil berlangsung meriah dan edukatif dengan menghadirkan Gabriella Selin, seorang mahasiswa kedokteran sebagai pembicara utama.&amp;nbsp;Anak&#45;anak tidak hanya mendengarkan pemaparan mengenai bahaya penyakit cacingan, tetapi juga terlibat aktif melalui yel&#45;yel bertema kebersihan, praktik cuci tangan yang benar dengan metode atraktif, serta permainan edukatif yang dirancang agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami.&amp;nbsp;Untuk menutup kegiatan, anak&#45;anak diberikan kesempatan memberikan penilaian melalui metode “review star” yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan serta pengalaman setelah mengikuti rangkaian acara.&amp;nbsp;Martha Br Simanungkalit, selaku Leader SEHACI Project, menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami anak&#45;anak.&amp;nbsp;“Acara ini kami kemas mulai dari hal paling sederhana, yaitu mencuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktivitas, Kami juga mengedukasi anak&#45;anak untuk selalu menggunakan alas kaki,” jelas Martha.&amp;nbsp;Dia menambahkan bahwa fokus utama kampanye adalah mendorong anak&#45;anak rutin mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali sebagai upaya langkah awal.&amp;nbsp;Sebagai bentuk apresiasi, setiap anak juga menerima merchandise hasil dukungan sponsor dari Kalbe, Fitbar, Chill Go by Morinaga, HydroCoco dan Cleo.&amp;nbsp;Sementara itu, Medan Ride Foundation turut mengambil peran penting melalui donasi yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.&amp;nbsp;Menutup kegiatan, Martha Br Simanungkalit selaku Ketua Pelaksana yang juga merupakan salah satu anak pesisir Belawan menyampaikan harapan pribadinya.&amp;nbsp;“Sebagai anak pesisir Belawan, saya tahu betul bagaimana rasanya tumbuh dengan keterbatasan. Karena itu, saya berharap adik&#45;adik di kampung ini mendapat perhatian lebih terhadap kesehatan mereka. Saya ingin mereka tumbuh kuat, sehat, dan cerdas, agar kelak mampu meraih cita&#45;cita setinggi langit dan kembali mengulurkan tangan untuk membantu anak&#45;anak pesisir lainnya,&quot; katanya.&amp;nbsp;Dengan pesan kuat tersebut, kampanye ini tidak hanya menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, tetapi juga menggarisbawahi nilai keberlanjutan,&amp;nbsp; membangun generasi sehat yang mampu menjadi agen perubahan bagi bangsa Indonesia.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Komunitas Sehat Tanpa Cacing (Sehaci) Project bersama komunitas Senyum Kecil menggelar kampanye edukasi kesehatan bertajuk “Kids Grow Strong and Nation Grows Bright”, di Kampung Nelayan, Belawan, Minggu (28/9/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan pers diterima WahanaNews.co melalui Humas Sehaci Amelia Sihite, acara berlangsung pukul 10.00 Wib hingga 12.20 Wib menghadirkan 40 anak dengan rentang usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti rangkaian kegiatan interaktif mengenai pencegahan penyakit cacingan.&nbsp;<br><br>Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya angka infeksi cacing di Indonesia.&nbsp;<br><br>Data Kementerian Kesehatan menunjukkan prevalensi penyakit cacingan masih berkisar antara 2,5 persen hingga 62 persen, dengan rata-rata kasus pada anak usia sekolah dasar mencapai 28,12 persen.&nbsp;<br><br>Kondisi ini paling banyak ditemukan pada anak-anak di kawasan dengan sanitasi terbatas, seperti pesisir pantai dan lingkungan padat penduduk.&nbsp;<br><br>Kampanye ini berhasil berlangsung meriah dan edukatif dengan menghadirkan Gabriella Selin, seorang mahasiswa kedokteran sebagai pembicara utama.&nbsp;<br><br>Anak-anak tidak hanya mendengarkan pemaparan mengenai bahaya penyakit cacingan, tetapi juga terlibat aktif melalui yel-yel bertema kebersihan, praktik cuci tangan yang benar dengan metode atraktif, serta permainan edukatif yang dirancang agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami.&nbsp;<br><br>Untuk menutup kegiatan, anak-anak diberikan kesempatan memberikan penilaian melalui metode “review star” yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan serta pengalaman setelah mengikuti rangkaian acara.&nbsp;<br><br>Martha Br Simanungkalit, selaku Leader SEHACI Project, menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami anak-anak.&nbsp;<br><br>“Acara ini kami kemas mulai dari hal paling sederhana, yaitu mencuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktivitas, Kami juga mengedukasi anak-anak untuk selalu menggunakan alas kaki,” jelas Martha.&nbsp;<br><br>Dia menambahkan bahwa fokus utama kampanye adalah mendorong anak-anak rutin mengonsumsi obat cacing setiap enam bulan sekali sebagai upaya langkah awal.&nbsp;<br><br>Sebagai bentuk apresiasi, setiap anak juga menerima merchandise hasil dukungan sponsor dari Kalbe, Fitbar, Chill Go by Morinaga, HydroCoco dan Cleo.&nbsp;<br><br>Sementara itu, Medan Ride Foundation turut mengambil peran penting melalui donasi yang mendukung terlaksananya kegiatan ini.&nbsp;<br><br>Menutup kegiatan, Martha Br Simanungkalit selaku Ketua Pelaksana yang juga merupakan salah satu anak pesisir Belawan menyampaikan harapan pribadinya.&nbsp;<br><br>“Sebagai anak pesisir Belawan, saya tahu betul bagaimana rasanya tumbuh dengan keterbatasan. Karena itu, saya berharap adik-adik di kampung ini mendapat perhatian lebih terhadap kesehatan mereka. Saya ingin mereka tumbuh kuat, sehat, dan cerdas, agar kelak mampu meraih cita-cita setinggi langit dan kembali mengulurkan tangan untuk membantu anak-anak pesisir lainnya," katanya.&nbsp;<br><br>Dengan pesan kuat tersebut, kampanye ini tidak hanya menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, tetapi juga menggarisbawahi nilai keberlanjutan,&nbsp; membangun generasi sehat yang mampu menjadi agen perubahan bagi bangsa Indonesia.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir102025/sehaci-project-gelar-kampanye-kids-grow-strong-and-nation-grows-bright-di-belawan_ySAnQdwMhx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Usulan Ubah Skema Makan Bergizi Gratis Jadi Uang Tunai, Ini Respon Pemerintah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/usulan&#45;ubah&#45;skema&#45;makan&#45;bergizi&#45;gratis&#45;jadi&#45;uang&#45;tunai&#45;ini&#45;respon&#45;pemerintah&#45;qr73cpkVcS/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/usulan&#45;ubah&#45;skema&#45;makan&#45;bergizi&#45;gratis&#45;jadi&#45;uang&#45;tunai&#45;ini&#45;respon&#45;pemerintah&#45;qr73cpkVcS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 21 Sep 2025 12:23:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abenk Sihite]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Usulan mengubah skema pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi uang tunai mengemuka. Pemerintah dinilai lebih baik memberikan uang tunai kepada orang tua murid di sekolah untuk menyiapkan makan siang kepada anaknya.&amp;nbsp;Melansir finance.detik.com, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, ide tersebut sah&#45;sah saja disampaikan oleh siapapun.&amp;nbsp;Namun, dia menegaskan konsep pemberian makan siang secara langsung kepada siswa di sekolah sudah merupakan skema terbaik yang bisa dijalankan.&amp;nbsp;&quot;Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan,&quot; ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).&amp;nbsp;Usulan pemberian uang tunai kepada orang tua siswa diungkapkan di tengah maraknya keracunan yang terjadi pada siswa penerima MBG di sekolah.&amp;nbsp;Soal hal ini, Prasetyo bilang apabila ada catatan masalah pada program Makan Gratis semuanya tidak masalah dan akan ditampung pemerintah untuk diperbaiki.&amp;nbsp;&quot;Kalau nanti ada catatan ya kita akui dan kita perbaiki,&quot; lanjut Prasetyo.&amp;nbsp;Usulan MBG Jadi Uang TunaiSebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris yang mengusulkan agar MBG diberikan tunai kepada orang tua siswa.&amp;nbsp;Dia menyoroti standard operating procedure (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kurang baik dan membuat banyaknya kasus keracunan terjadi.&amp;nbsp;Dia curiga kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah akibat tidak dijalankannya SOP dari BGN dengan baik oleh SPPG.&amp;nbsp;Charles mengatakan rata&#45;rata persiapan bahan baku menu MBG dilakukan di pukul 23.00 atau malam sebelum distribusi. Makanan, katanya, dimasak pukul 04.00 dan dibungkus pukul 07.00, sementara baru dihidangkan sekitar pukul 11.00&#45;12.00 WIB. Risiko makanan terkontaminasi bakteri jadi sangat tinggi.&amp;nbsp;Selain itu, Charles juga mendorong BGN mencoba pola lain dalam penyediaan makan bergizi gratis. Salah satunya, dia mengusulkan memberikan uang kepada orang tua siswa agar bisa menyiapkan makan bergizi untuk anak masing&#45;masing.&amp;nbsp;&quot;Bahkan opsi memberikan uang kepada orang tua murid misalnya. Sehingga orang tua murid bisa menyediakan makanan sendiri untuk anak&#45;anaknya,&quot; ujar Charles kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Usulan mengubah skema pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi uang tunai mengemuka. Pemerintah dinilai lebih baik memberikan uang tunai kepada orang tua murid di sekolah untuk menyiapkan makan siang kepada anaknya.&nbsp;<br><br>Melansir finance.detik.com, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, ide tersebut sah-sah saja disampaikan oleh siapapun.&nbsp;<br><br>Namun, dia menegaskan konsep pemberian makan siang secara langsung kepada siswa di sekolah sudah merupakan skema terbaik yang bisa dijalankan.&nbsp;<br><br>"Ide kan banyak, bukan berarti ide tidak baik, tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap oleh pemerintah dan BGN yang terbaik untuk dikerjakan," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).&nbsp;<br><br>Usulan pemberian uang tunai kepada orang tua siswa diungkapkan di tengah maraknya keracunan yang terjadi pada siswa penerima MBG di sekolah.&nbsp;<br><br>Soal hal ini, Prasetyo bilang apabila ada catatan masalah pada program Makan Gratis semuanya tidak masalah dan akan ditampung pemerintah untuk diperbaiki.&nbsp;<br><br>"Kalau nanti ada catatan ya kita akui dan kita perbaiki," lanjut Prasetyo.&nbsp;<br><br><strong>Usulan MBG Jadi Uang Tunai</strong><br>Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris yang mengusulkan agar MBG diberikan tunai kepada orang tua siswa.&nbsp;<br><br>Dia menyoroti standard operating procedure (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kurang baik dan membuat banyaknya kasus keracunan terjadi.&nbsp;<br><br>Dia curiga kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah akibat tidak dijalankannya SOP dari BGN dengan baik oleh SPPG.&nbsp;<br><br>Charles mengatakan rata-rata persiapan bahan baku menu MBG dilakukan di pukul 23.00 atau malam sebelum distribusi. Makanan, katanya, dimasak pukul 04.00 dan dibungkus pukul 07.00, sementara baru dihidangkan sekitar pukul 11.00-12.00 WIB. Risiko makanan terkontaminasi bakteri jadi sangat tinggi.&nbsp;<br><br>Selain itu, Charles juga mendorong BGN mencoba pola lain dalam penyediaan makan bergizi gratis. Salah satunya, dia mengusulkan memberikan uang kepada orang tua siswa agar bisa menyiapkan makan bergizi untuk anak masing-masing.&nbsp;<br><br>"Bahkan opsi memberikan uang kepada orang tua murid misalnya. Sehingga orang tua murid bisa menyediakan makanan sendiri untuk anak-anaknya," ujar Charles kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/usulan-ubah-skema-makan-bergizi-gratis-jadi-uang-tunai-ini-respon-pemerintah_43NN92gKik.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tuntut Tutup PT Gruti, Ratusan Warga Demo ke DPRD, Bupati dan Polres Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tuntut&#45;tutup&#45;pt&#45;gruti&#45;ratusan&#45;warga&#45;demo&#45;ke&#45;dprd&#45;bupati&#45;dan&#45;polres&#45;dairi&#45;A5jp2a5CX3/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tuntut&#45;tutup&#45;pt&#45;gruti&#45;ratusan&#45;warga&#45;demo&#45;ke&#45;dprd&#45;bupati&#45;dan&#45;polres&#45;dairi&#45;A5jp2a5CX3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 18 Sep 2025 16:03:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Lima ratusan warga Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berunjukrasa ke kantor DPRD, kantor Bupati dan Polres Dairi, Kamis (18/9/2025).&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, massa yang tergabung dalam Aliansi Petani Untuk Keadilan (APUK) itu tiba di depan gedung DPRD Dairi sekitar pukul 10.45 Wib.&amp;nbsp;Ditempat itu, pengunjukrasa menuntut agar Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani keluar menemui mereka. Namun, Sabam tidak hadir, karena sedang dinas ke luar kota.&amp;nbsp;Kendati beberapa anggota DPRD Dairi hadir menemui mereka, pengunjukrasa tetap menuntut agar Ketua DPRD Dairi yang hadir langsung menerima tuntutan mereka.&amp;nbsp;Karena Ketua DPRD Dairi tidak hadir, pengunjukrasa pun mengajak anggota dewan yang hadir itu untuk bersama&#45;sama menyampaikan aspirasi ke kantor bupati.&amp;nbsp;Di kantor bupati, Pangihutan Sijabat, koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, yang pada intinya agar pemerintah menutup PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) dari Kecamatan Parbuluan dan Kecamatan Sumbul.&amp;nbsp;&quot;Kegiatan mereka telah merusak alam. Menebang kayu alam dengan alasan melakukan penghijauan dengan menanam kopi sebagai pengganti kayu,&quot; katanya.&amp;nbsp;Kemudian disebutkan, tindakan PT Gruti yang menebang kayu alam, telah merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga ke bibir sungai dan menutup aliran sungai.&amp;nbsp;Kegiatan itu menimbulkan kekeringan sehingga 5.191 jiwa masyarakat Parbuluan VI tidak lagi mendapat sumber air minum.&amp;nbsp;Ditambahkan, aktivitas PT Gruti juga telah merusak akses jalan pertanian yang sehari&#45;hari dilalui masyarakat petani untuk keperluan keberlangsungan hidup.&amp;nbsp;Menurut mereka, Komisi I DPRD Dairi telah merekomendasikan kepada PT GRUTI dan BumDes Desa Parbuluan VI untuk menghentikan kegiatan penebangan kayu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, namun tidak di indahkan.&amp;nbsp;Kepada Bupati Dairi Vickner Sinaga yang hadir menerima mereka didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, pengunjukrasa meminta agar dilakukan audit BumDesa Parbuluan VI.&amp;nbsp;Bupati Dairi juga diminta mencabut SK Kepala Desa dan beberapa perangkatnya karena menurut mereka Kepala Desa&amp;nbsp; melakukan penyalahgunaan wewenang terhadap masyarakat Parbuluan VI.&amp;nbsp;Sebab, melalui surat&amp;nbsp; tanggal 4 Pebruari 2022 bahwa PT Gruti hanya mengelola lahan non produktif. Ternyata terjadi perambahan hutan.&amp;nbsp;Kemudian Kepala Desa juga membuat pemberitaan di sejumlah media massa bahwa masyarakat Parbuluan VI sudah menerima kehadiran PT.Gruti dan telah merasakan manfaatnya padahal akibat kehadirannya menjadi perpecahan di tengah masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Ini kami masyarakat Parbuluan menolak kehadiran PT Gruti. Tutup PT Gruti yang menyengsarakan masyarakat Parbuluan VI,&quot; teriak orator.&amp;nbsp;Menanggapi pengunjukrasa, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan, pihaknya telah menyurati PT. Gruti dan BumDes Parbuluan VI agar menghentikan penebangan pohon sebelum ada&amp;nbsp; penyelesaian masalah yang terjadi di desa itu.&amp;nbsp;Bupati juga menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi di Parbuluan VI termasuk Bumdes akan diaudit.&amp;nbsp;&quot;Sudah saya perintahkan Inspektorat saya supaya melakukan audit,&quot; tegas Vickner Sinaga.&amp;nbsp;Di Polres Dairi, massa diterima Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan didampingi Wakapolres Kompol Diarma Munthe beserta PJU Polres Dairi.&amp;nbsp;Massa meninggalkan Polres Dairi dengan tertib setelah perwakilan warga Parbuluan VI sebanyak 20 orang membuat laporan atas perambahan hutan dan pengrusakan lingkungan di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan.&amp;nbsp;Terpisah, Halim Lumbanbatu anggota Komisi III DPRD Dairi di kantor Dewan kepada media ini mengatakan, anggota dewan selalu mengakomodir aspirasi masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Yang jelas kita negara demokrasi yang berpihak kepada masyarakat banyak,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;Aksi demonstrasi berlangsung damai dalam pengawalan ketat dari TNI dan personel Polres Dairi dan Pakpak Bharat.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Lima ratusan warga Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, berunjukrasa ke kantor DPRD, kantor Bupati dan Polres Dairi, Kamis (18/9/2025).&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, massa yang tergabung dalam Aliansi Petani Untuk Keadilan (APUK) itu tiba di depan gedung DPRD Dairi sekitar pukul 10.45 Wib.&nbsp;<br><br>Ditempat itu, pengunjukrasa menuntut agar Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani keluar menemui mereka. Namun, Sabam tidak hadir, karena sedang dinas ke luar kota.&nbsp;<br><br>Kendati beberapa anggota DPRD Dairi hadir menemui mereka, pengunjukrasa tetap menuntut agar Ketua DPRD Dairi yang hadir langsung menerima tuntutan mereka.&nbsp;<br><br>Karena Ketua DPRD Dairi tidak hadir, pengunjukrasa pun mengajak anggota dewan yang hadir itu untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi ke kantor bupati.&nbsp;<br><br>Di kantor bupati, Pangihutan Sijabat, koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, yang pada intinya agar pemerintah menutup PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) dari Kecamatan Parbuluan dan Kecamatan Sumbul.&nbsp;<br><br>"Kegiatan mereka telah merusak alam. Menebang kayu alam dengan alasan melakukan penghijauan dengan menanam kopi sebagai pengganti kayu," katanya.&nbsp;<br><br>Kemudian disebutkan, tindakan PT Gruti yang menebang kayu alam, telah merusak Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga ke bibir sungai dan menutup aliran sungai.&nbsp;<br><br>Kegiatan itu menimbulkan kekeringan sehingga 5.191 jiwa masyarakat Parbuluan VI tidak lagi mendapat sumber air minum.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, aktivitas PT Gruti juga telah merusak akses jalan pertanian yang sehari-hari dilalui masyarakat petani untuk keperluan keberlangsungan hidup.&nbsp;<br><br>Menurut mereka, Komisi I DPRD Dairi telah merekomendasikan kepada PT GRUTI dan BumDes Desa Parbuluan VI untuk menghentikan kegiatan penebangan kayu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, namun tidak di indahkan.&nbsp;<br><br>Kepada Bupati Dairi Vickner Sinaga yang hadir menerima mereka didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, pengunjukrasa meminta agar dilakukan audit BumDesa Parbuluan VI.&nbsp;<br><br>Bupati Dairi juga diminta mencabut SK Kepala Desa dan beberapa perangkatnya karena menurut mereka Kepala Desa&nbsp; melakukan penyalahgunaan wewenang terhadap masyarakat Parbuluan VI.&nbsp;<br><br>Sebab, melalui surat&nbsp; tanggal 4 Pebruari 2022 bahwa PT Gruti hanya mengelola lahan non produktif. Ternyata terjadi perambahan hutan.&nbsp;<br><br>Kemudian Kepala Desa juga membuat pemberitaan di sejumlah media massa bahwa masyarakat Parbuluan VI sudah menerima kehadiran PT.Gruti dan telah merasakan manfaatnya padahal akibat kehadirannya menjadi perpecahan di tengah masyarakat.&nbsp;<br><br>"Ini kami masyarakat Parbuluan menolak kehadiran PT Gruti. Tutup PT Gruti yang menyengsarakan masyarakat Parbuluan VI," teriak orator.&nbsp;<br><br>Menanggapi pengunjukrasa, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan, pihaknya telah menyurati PT. Gruti dan BumDes Parbuluan VI agar menghentikan penebangan pohon sebelum ada&nbsp; penyelesaian masalah yang terjadi di desa itu.&nbsp;<br><br>Bupati juga menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi di Parbuluan VI termasuk Bumdes akan diaudit.&nbsp;<br><br>"Sudah saya perintahkan Inspektorat saya supaya melakukan audit," tegas Vickner Sinaga.&nbsp;<br><br>Di Polres Dairi, massa diterima Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan didampingi Wakapolres Kompol Diarma Munthe beserta PJU Polres Dairi.&nbsp;<br><br>Massa meninggalkan Polres Dairi dengan tertib setelah perwakilan warga Parbuluan VI sebanyak 20 orang membuat laporan atas perambahan hutan dan pengrusakan lingkungan di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan.&nbsp;<br><br>Terpisah, Halim Lumbanbatu anggota Komisi III DPRD Dairi di kantor Dewan kepada media ini mengatakan, anggota dewan selalu mengakomodir aspirasi masyarakat.&nbsp;<br><br>"Yang jelas kita negara demokrasi yang berpihak kepada masyarakat banyak," sebutnya.&nbsp;<br><br>Aksi demonstrasi berlangsung damai dalam pengawalan ketat dari TNI dan personel Polres Dairi dan Pakpak Bharat.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/tuntut-tutup-pt-gruti-ratusan-warga-demo-ke-dprd-bupati-dan-polres-dairi_UgBpsBii95.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemerintah Pusat Diharapkan Investigasi Pembakaran Fasilitas PT Gruti</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemerintah&#45;pusat&#45;diharapkan&#45;investigasi&#45;pembakaran&#45;fasilitas&#45;pt&#45;gruti&#45;oQt3S1307f/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pemerintah&#45;pusat&#45;diharapkan&#45;investigasi&#45;pembakaran&#45;fasilitas&#45;pt&#45;gruti&#45;oQt3S1307f/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 15 Sep 2025 15:06:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah pusat diharapkan agar melakukan investigasi terkait pembakaran fasilitas PT. Gunung Raya Utama Timber Industri (Gruti) di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami berharap pemerintah pusat untuk segera melakukan investigasi terkait peristiwa itu,&quot; kata Sekretaris Desa (Sekdes) Parbuluan VI, Romulus Nadeak, dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (15/9/2025).&amp;nbsp;Romulus menyebut, massa warga desa melakukan aksi dimaksud untuk menolak kehadiran PT Gruti di daerah itu.&amp;nbsp;Ditambahkan, kehadiran PT Gruti di Desa Parbuluan VI, turut juga membawa efek positif terhadap masyarakat setempat yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur dan juga bantuan&#45;bantuan sosial.&amp;nbsp;&quot;Namun kalau kita berpikir dari hal negatifnya, yang pasti segala sesuatunya di dunia ini memiliki hal negatif, tergantung manusianya melihat dari sudut mana dan juga kepentinganya,&quot; kata Romulus.&amp;nbsp;&quot;Makanya harapan saya pemerintah untuk segera menyikapi masalah ini untuk melihat langsung kelapangan apa penyebab peristiwa pembakaran fasilitas PT Gruti,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Pemerintah diminta langsung berkomunikasi dengan masyarakat, agar pihak pihak terkait tidak salah dalam menentukan sikap.&amp;nbsp;Terpisah, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan melalui Kasat Reskrim AKP Wilson M.Panjaitan dikonfirmasi mengatakan, pihak PT Gruti telah membuat laporan terkait peristiwa tersebut.&amp;nbsp;&quot;Kita masih mendalami masalah itu,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah pusat diharapkan agar melakukan investigasi terkait pembakaran fasilitas PT. Gunung Raya Utama Timber Industri (Gruti) di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).&nbsp;<br><br>"Kami berharap pemerintah pusat untuk segera melakukan investigasi terkait peristiwa itu," kata Sekretaris Desa (Sekdes) Parbuluan VI, Romulus Nadeak, dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (15/9/2025).&nbsp;<br><br>Romulus menyebut, massa warga desa melakukan aksi dimaksud untuk menolak kehadiran PT Gruti di daerah itu.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kehadiran PT Gruti di Desa Parbuluan VI, turut juga membawa efek positif terhadap masyarakat setempat yaitu berupa penyerapan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur dan juga bantuan-bantuan sosial.&nbsp;<br><br>"Namun kalau kita berpikir dari hal negatifnya, yang pasti segala sesuatunya di dunia ini memiliki hal negatif, tergantung manusianya melihat dari sudut mana dan juga kepentinganya," kata Romulus.&nbsp;<br><br>"Makanya harapan saya pemerintah untuk segera menyikapi masalah ini untuk melihat langsung kelapangan apa penyebab peristiwa pembakaran fasilitas PT Gruti," tambahnya.&nbsp;<br><br>Pemerintah diminta langsung berkomunikasi dengan masyarakat, agar pihak pihak terkait tidak salah dalam menentukan sikap.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan melalui Kasat Reskrim AKP Wilson M.Panjaitan dikonfirmasi mengatakan, pihak PT Gruti telah membuat laporan terkait peristiwa tersebut.&nbsp;<br><br>"Kita masih mendalami masalah itu," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/pemerintah-pusat-diharapkan-investigasi-pembakaran-fasilitas-pt-gruti_B5e0Wct1zZ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Badan Jalan Amblas ke Jurang di Simungun Dairi, Mengancam Keselamatan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;amblas&#45;ke&#45;jurang&#45;di&#45;simungun&#45;dairi&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;abPI1dc02E/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;amblas&#45;ke&#45;jurang&#45;di&#45;simungun&#45;dairi&#45;mengancam&#45;keselamatan&#45;abPI1dc02E/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Sep 2025 09:41:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Badan jalan hotmix di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, longsor ke jurang sepanjang lebih kurang 5 meter.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co di lokasi, setengah badan jalan hotmix itu longsor kejurang. Dua potong kayu tertancap di lokasi sebagai pertanda agar pengguna jalan hati&#45;hati.&amp;nbsp;Warga di sekitar lokasi longsornya badan jalan itu, mengaku marga Sihombing mengatakan, longsornya badan jalan tersebut sangat mengancam pengguna jalan, terutama pada malam hari.&amp;nbsp;&quot;Memang belum pernah ada korban jiwa akibat kerusakan jalan itu. Tapi hendaknya jangan menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki. Sangat membahayakan, apalagi bagi pengguna jalan yang bukan warga disini,&quot; kata Sihombing kepada WahanaNews.co, Senin (8/9/2025).&amp;nbsp;Sihombing menambahkan, badan jalan yang longsor itu sudah lama terjadi, saat daerah tersebut di guyur hujan lebat berkepanjangan.&amp;nbsp;Melihat kondisi kerusakan jalan itu, kecil kemungkinan dapat diperbaiki jika hanya mengandalkan gotong royong dan swadaya masyarakat karena membutuhkan dana yang cukup besar.&amp;nbsp;Untuk menghindari korban jiwa dan kerusakan yang lebih fatal, warga berharap agar pihak berkompeten seperti Dinas PUTR atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera memperbaiki jalan dimaksud.&amp;nbsp;&quot;Sebab kalau badan jalan sempat putus total, sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat termasuk anak sekolah yang setiap hari melalui jalan itu akan terganggu,&quot; kata Sihombing.&amp;nbsp;Kepala Desa Simungun Tupang Sianturi, hendak dikonfirmasi kekantornya, tidak berhasil.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Badan jalan hotmix di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, longsor ke jurang sepanjang lebih kurang 5 meter.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co di lokasi, setengah badan jalan hotmix itu longsor kejurang. Dua potong kayu tertancap di lokasi sebagai pertanda agar pengguna jalan hati-hati.&nbsp;<br><br>Warga di sekitar lokasi longsornya badan jalan itu, mengaku marga Sihombing mengatakan, longsornya badan jalan tersebut sangat mengancam pengguna jalan, terutama pada malam hari.&nbsp;<br><br>"Memang belum pernah ada korban jiwa akibat kerusakan jalan itu. Tapi hendaknya jangan menunggu ada korban jiwa baru diperbaiki. Sangat membahayakan, apalagi bagi pengguna jalan yang bukan warga disini," kata Sihombing kepada WahanaNews.co, Senin (8/9/2025).&nbsp;<br><br>Sihombing menambahkan, badan jalan yang longsor itu sudah lama terjadi, saat daerah tersebut di guyur hujan lebat berkepanjangan.&nbsp;<br><br>Melihat kondisi kerusakan jalan itu, kecil kemungkinan dapat diperbaiki jika hanya mengandalkan gotong royong dan swadaya masyarakat karena membutuhkan dana yang cukup besar.&nbsp;<br><br>Untuk menghindari korban jiwa dan kerusakan yang lebih fatal, warga berharap agar pihak berkompeten seperti Dinas PUTR atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera memperbaiki jalan dimaksud.&nbsp;<br><br>"Sebab kalau badan jalan sempat putus total, sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat termasuk anak sekolah yang setiap hari melalui jalan itu akan terganggu," kata Sihombing.&nbsp;<br><br>Kepala Desa Simungun Tupang Sianturi, hendak dikonfirmasi kekantornya, tidak berhasil.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/badan-jalan-amblas-ke-jurang-di-simungun-dairi-mengancam-keselamatan_K32D0mtujI.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Badan Jalan Menuju Desa Pardomuan Dairi Rusak Parah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;menuju&#45;desa&#45;pardomuan&#45;dairi&#45;rusak&#45;parah&#45;71U95suh0b/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/badan&#45;jalan&#45;menuju&#45;desa&#45;pardomuan&#45;dairi&#45;rusak&#45;parah&#45;71U95suh0b/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Sep 2025 15:58:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Badan jalan menuju Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rusak parah. Hal itu membuat masyarakat mengeluh.&amp;nbsp;Keluhan tersebut juga dirasakan warga Desa Lae Itam, Lae Markelang, Lae Luhung termasuk Lae Logan Kecamatan Siempat Nempu Hilir.&amp;nbsp;Salah satu warga Desa Pardomuan, Jauli Simbolon (67) mengatakan, kondisi jalan rusak mulai dari Gunung Merah Desa Sopobutar hingga Desa Pardomuan, cudah cukup lama.&amp;nbsp;Padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.&amp;nbsp;Dikatakan, Desa Pardomuan merupakan daerah sumber Pendapatan Asli Daerah. Sebab di desa ini ada pekan (pajak) setiap hari Senin dan cukup ramai.&amp;nbsp;&quot;Kami sangat menyesalkan pemerintah daerah sepertinya tutup mata melihat kondisi jalan menuju Desa Pardomuan yang sangat parah. Jangankan manusia, kami rasa, harimau saja sulit melalui jalan ini,&quot; kata Simbolon kesal, Selasa (9/9/2025).&amp;nbsp;Tokoh masyakat Desa Pardonuan, Pardomuan Sianturi (72) didampingi Kepala Desa Darto Suparman Tamba, mengakui parahnya kondisi jalan menuju Desa Pardomuan.&amp;nbsp;Jalan yang rusak parah sepanjang 7 kilometer, mulai dari Dusun Gunung Merah Desa Sopo Butar.&amp;nbsp;&quot;Atas nama masyarakat, kami dan kepala desa sangat mengharapkan perhatian serius oleh Pemkab Dairi, untuk memperbaiki ruas jalan tersebut,&quot; ujar Pardomuan Sianturi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Badan jalan menuju Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rusak parah. Hal itu membuat masyarakat mengeluh.&nbsp;<br><br>Keluhan tersebut juga dirasakan warga Desa Lae Itam, Lae Markelang, Lae Luhung termasuk Lae Logan Kecamatan Siempat Nempu Hilir.&nbsp;<br><br>Salah satu warga Desa Pardomuan, Jauli Simbolon (67) mengatakan, kondisi jalan rusak mulai dari Gunung Merah Desa Sopobutar hingga Desa Pardomuan, cudah cukup lama.&nbsp;<br><br>Padahal jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.&nbsp;<br><br>Dikatakan, Desa Pardomuan merupakan daerah sumber Pendapatan Asli Daerah. Sebab di desa ini ada pekan (pajak) setiap hari Senin dan cukup ramai.&nbsp;<br><br>"Kami sangat menyesalkan pemerintah daerah sepertinya tutup mata melihat kondisi jalan menuju Desa Pardomuan yang sangat parah. Jangankan manusia, kami rasa, harimau saja sulit melalui jalan ini," kata Simbolon kesal, Selasa (9/9/2025).&nbsp;<br><br>Tokoh masyakat Desa Pardonuan, Pardomuan Sianturi (72) didampingi Kepala Desa Darto Suparman Tamba, mengakui parahnya kondisi jalan menuju Desa Pardomuan.&nbsp;<br><br>Jalan yang rusak parah sepanjang 7 kilometer, mulai dari Dusun Gunung Merah Desa Sopo Butar.&nbsp;<br><br>"Atas nama masyarakat, kami dan kepala desa sangat mengharapkan perhatian serius oleh Pemkab Dairi, untuk memperbaiki ruas jalan tersebut," ujar Pardomuan Sianturi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/badan-jalan-menuju-desa-pardomuan-dairi-rusak-parah_f5H2gW0Xni.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Alih Fungsi Lahan Persawahan di Dairi Semakin Meluas</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/alih&#45;fungsi&#45;lahan&#45;persawahan&#45;di&#45;dairi&#45;semakin&#45;meluas&#45;O360wyEM1F/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/alih&#45;fungsi&#45;lahan&#45;persawahan&#45;di&#45;dairi&#45;semakin&#45;meluas&#45;O360wyEM1F/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 08 Sep 2025 14:46:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Alih fungsi lahan persawahan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhir&#45;akhir ini semakin meluas. Lahan persawahan yang selama ini produktif dengan tanaman padi, berubah menjadi tanaman jagung.&amp;nbsp;Hal terlihat hampir di seluruh wilayah Dairi, terutama di daerah yang selama ini dikenal sebagai penghasil padi, seperti Desa Buluduri, Sempung, Kentara, Berampu, Lae Parira serta berbagai desa lain di Kecamatan Silima Pungga&#45;pungga.&amp;nbsp;Salah satu lokasi lahan persawahan yang selama ini produksi dengan tanaman padi di daerah Desa Lae Pangaroan, ditanami dengan tanaman jagung. Padahal lahan persawahan di daerah tersebut dilengkapi dengan sarana irigasi, seperti terlihat dalam foto.&amp;nbsp;Salah seorang petani di Desa Lae Pangaroan mengaku marga Sitorus menyebut bila bertanaman jagung, jauh lebih beruntung dibandingkan dengan bertanam padi.&amp;nbsp;&quot;Bertanam jagung sangat gampang. Bila bertanam padi sangat repot mulai dari pembibitan, mengolah lahan dengan traktor hingga penanaman,&quot; sebutnya, Senin (8/9/2025).&amp;nbsp;Dijelaskan, lahan seluas 12 rantai dapat menghasilkan biji jagung kering sebanyak 4 ton, dengan harga Rp5 ribu per kilogram. Berarti Rp20 juta. Apalagi harga jagung di pasaran sekarang sudah mendekati Rp6 ribu per kilogram.&amp;nbsp;Sebelumnya, Kadis Pertanian Dairi, Robot Simanullang, saat dikonfirmasi seputar lahan persawahan beralih fungsi dengan tanaman jagung, mengakui hal tersebut.&amp;nbsp;&quot;Petani semakin banyak bertanam jagung. Kita tidak dapat memaksakan petani untuk bertanam padi,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Alih fungsi lahan persawahan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akhir-akhir ini semakin meluas. Lahan persawahan yang selama ini produktif dengan tanaman padi, berubah menjadi tanaman jagung.&nbsp;<br><br>Hal terlihat hampir di seluruh wilayah Dairi, terutama di daerah yang selama ini dikenal sebagai penghasil padi, seperti Desa Buluduri, Sempung, Kentara, Berampu, Lae Parira serta berbagai desa lain di Kecamatan Silima Pungga-pungga.&nbsp;<br><br>Salah satu lokasi lahan persawahan yang selama ini produksi dengan tanaman padi di daerah Desa Lae Pangaroan, ditanami dengan tanaman jagung. Padahal lahan persawahan di daerah tersebut dilengkapi dengan sarana irigasi, seperti terlihat dalam foto.&nbsp;<br><br>Salah seorang petani di Desa Lae Pangaroan mengaku marga Sitorus menyebut bila bertanaman jagung, jauh lebih beruntung dibandingkan dengan bertanam padi.&nbsp;<br><br>"Bertanam jagung sangat gampang. Bila bertanam padi sangat repot mulai dari pembibitan, mengolah lahan dengan traktor hingga penanaman," sebutnya, Senin (8/9/2025).&nbsp;<br><br>Dijelaskan, lahan seluas 12 rantai dapat menghasilkan biji jagung kering sebanyak 4 ton, dengan harga Rp5 ribu per kilogram. Berarti Rp20 juta. Apalagi harga jagung di pasaran sekarang sudah mendekati Rp6 ribu per kilogram.&nbsp;<br><br>Sebelumnya, Kadis Pertanian Dairi, Robot Simanullang, saat dikonfirmasi seputar lahan persawahan beralih fungsi dengan tanaman jagung, mengakui hal tersebut.&nbsp;<br><br>"Petani semakin banyak bertanam jagung. Kita tidak dapat memaksakan petani untuk bertanam padi," sebutnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/alih-fungsi-lahan-persawahan-di-dairi-semakin-meluas_x1bA8mwAxx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tetap Bersyukur, Sekalipun Menjual Peti Mati</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tetap&#45;bersyukur&#45;sekalipun&#45;menjual&#45;peti&#45;mati&#45;9v5iPz0qO4/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/tetap&#45;bersyukur&#45;sekalipun&#45;menjual&#45;peti&#45;mati&#45;9v5iPz0qO4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 03 Sep 2025 12:32:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Untuk memenuhi kebutuhan sehari&#45;hari, setiap manusia melakukan aktivitasnya sesuai kemampuan dan pengetahuan masing&#45;masing.&amp;nbsp;Apapun hasil dari aktivitas itu, harus tetap disyukuri. Yang penting, hasilnya halal.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan seorang pengusaha peti mati, yang tidak bersedia disebut indeditasnya, ditemui WahanaNews.co di Sidikalang, Rabu (3/9/2025).&amp;nbsp;Ia menerangkan, dari hasil penjualan peti mati yang digelutinya, mampu menghidupi anggota keluarganya dan untuk menyekolahkan anaknya.&amp;nbsp;&quot;Memang kita tidak menginginkan kematian seseorang. Bahkan kita berdoa agar panjang umur dan sehat selalu,&quot; katanya.&amp;nbsp;Diutarakan, suatu ketika, pernah datang seseorang memesan peti mati sebanyak dua unit. Satu untuk orang dewasa dan satu lagi untuk peti mati anak anak. Itu terjadi karena kecelakaan, tewas dua orang dalam satu keluarga.&amp;nbsp;&quot;Ketika kita mendapat pesanan peti mati sekaligus dua unit, kita tetap bersyukur karena peti mati laku terjual. Tetapi kita berdoa agar anggota keluarga yang ditinggalkan diberikan Tuhan ketabahan dan penghiburan,&quot; sebutnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, setiap manusia melakukan aktivitasnya sesuai kemampuan dan pengetahuan masing-masing.&nbsp;<br><br>Apapun hasil dari aktivitas itu, harus tetap disyukuri. Yang penting, hasilnya halal.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan seorang pengusaha peti mati, yang tidak bersedia disebut indeditasnya, ditemui WahanaNews.co di Sidikalang, Rabu (3/9/2025).&nbsp;<br><br>Ia menerangkan, dari hasil penjualan peti mati yang digelutinya, mampu menghidupi anggota keluarganya dan untuk menyekolahkan anaknya.&nbsp;<br><br>"Memang kita tidak menginginkan kematian seseorang. Bahkan kita berdoa agar panjang umur dan sehat selalu," katanya.&nbsp;<br><br>Diutarakan, suatu ketika, pernah datang seseorang memesan peti mati sebanyak dua unit. Satu untuk orang dewasa dan satu lagi untuk peti mati anak anak. Itu terjadi karena kecelakaan, tewas dua orang dalam satu keluarga.&nbsp;<br><br>"Ketika kita mendapat pesanan peti mati sekaligus dua unit, kita tetap bersyukur karena peti mati laku terjual. Tetapi kita berdoa agar anggota keluarga yang ditinggalkan diberikan Tuhan ketabahan dan penghiburan," sebutnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/tetap-bersyukur-sekalipun-menjual-peti-mati_iDZGvE1XAc.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mahasiswa Demo di Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mahasiswa&#45;demo&#45;di&#45;dairi&#45;jlV3bJ7fF2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mahasiswa&#45;demo&#45;di&#45;dairi&#45;jlV3bJ7fF2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 02 Sep 2025 13:54:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Dairi, menggelar aksi unjukrasa di gedung DPRD Dairi, Sumatera Utara, Selasa (2/9/2025).&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, aksi itu digelar di depan gedung DPRD Dairi dengan membakar ban, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dibantu TNI dan anggota Satpol PP.&amp;nbsp;Begitu tiba di lokasi, para pengunjukrasa disambut Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi sembilan orang anggota DPRD Dairi.&amp;nbsp;Kordinator aksi, Nike Darmansyah Simbolon, dalam orasinya mengaku sangat kecewa. Sebab annggota DPRD Dairi sebanyak 35 orang tetapi yang hadir hanya 9 orang.&amp;nbsp;Nike dalam orasinya menyampaikan beberapa hal, diantaranya agar Presiden RI mencopot Kapolri yang terbukti gagal mengayomi rakyat dan justru membiarkan tindakan represif aparat terhadap demonstran, termasuk di daerah lain.&amp;nbsp;Selain itu, mereka juga mendesak evaluasi kinerja DPR, revitalisasi Polri, penertiban hiburan malam untuk memerangi narkoba dengan serius, pengawasan pengamanan dari kriminaliasi dan agar komitmen bersama untuk perubahan.&amp;nbsp;&quot;Kami mendesak DPR untuk fokus pada prioritas kepentingan rakyat, bukan sekedar pencitraan di media sosial,&quot; teriak orator.&amp;nbsp;Menanggapi, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengatakan, semua tuntutan dari aksi demo, akan ditindaklanjuti sesuai dengan tupoksi.&amp;nbsp;Pengunjukrasa pun meninggalkan lokasi, berpindah ke kantor Bupati Dairi. Saat berita ini diturunkan, pengunjukrasa masih berada di kantor Bupati Dari.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Dairi, menggelar aksi unjukrasa di gedung DPRD Dairi, Sumatera Utara, Selasa (2/9/2025).&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, aksi itu digelar di depan gedung DPRD Dairi dengan membakar ban, dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dibantu TNI dan anggota Satpol PP.&nbsp;<br><br>Begitu tiba di lokasi, para pengunjukrasa disambut Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi sembilan orang anggota DPRD Dairi.&nbsp;<br><br>Kordinator aksi, Nike Darmansyah Simbolon, dalam orasinya mengaku sangat kecewa. Sebab annggota DPRD Dairi sebanyak 35 orang tetapi yang hadir hanya 9 orang.&nbsp;<br><br>Nike dalam orasinya menyampaikan beberapa hal, diantaranya agar Presiden RI mencopot Kapolri yang terbukti gagal mengayomi rakyat dan justru membiarkan tindakan represif aparat terhadap demonstran, termasuk di daerah lain.&nbsp;<br><br>Selain itu, mereka juga mendesak evaluasi kinerja DPR, revitalisasi Polri, penertiban hiburan malam untuk memerangi narkoba dengan serius, pengawasan pengamanan dari kriminaliasi dan agar komitmen bersama untuk perubahan.&nbsp;<br><br>"Kami mendesak DPR untuk fokus pada prioritas kepentingan rakyat, bukan sekedar pencitraan di media sosial," teriak orator.&nbsp;<br><br>Menanggapi, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengatakan, semua tuntutan dari aksi demo, akan ditindaklanjuti sesuai dengan tupoksi.&nbsp;<br><br>Pengunjukrasa pun meninggalkan lokasi, berpindah ke kantor Bupati Dairi. Saat berita ini diturunkan, pengunjukrasa masih berada di kantor Bupati Dari.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/mahasiswa-demo-di-dairi_KfdmT7jao4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kemarau Panjang, Petani Jagung di Gunung Sitember Dairi Resah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;petani&#45;jagung&#45;di&#45;gunung&#45;sitember&#45;dairi&#45;resah&#45;Gh2pV4U4oV/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kemarau&#45;panjang&#45;petani&#45;jagung&#45;di&#45;gunung&#45;sitember&#45;dairi&#45;resah&#45;Gh2pV4U4oV/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 27 Aug 2025 15:51:51 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Mayoritas petani jagung di Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, merasa resah, disebabkan musim kemarau panjang yang melanda daerah itu.&amp;nbsp;Camat Gunung Sitember Sion Sembiring ditemui WahanaNews.co dikantornya Rabu (27/8/2025) mengatakan, sebelum 17 Agustus 2025 hingga saat ini, hujan di daerah ini belum turun.&amp;nbsp;&quot;Akibat kemarau tersebut, puluhan hektar tanaman jagung terancam punah, terutama yang berumur 2 minggu hingga satu bulan. Kalaupun ada yang tumbuh, kerdil,&quot; katanya.&amp;nbsp;Selain itu, kata Sion, cukup luas lahan yang sudah di traktor, gagal tanam. Warga menanti turunnya hujan, agar mulai menanam.&amp;nbsp;&quot;Kita sangat prihatin melihat petani. Sebab warga di kecamatan ini, mayoritas menggantung hidupnya dari hasil pertanian jagung. Warga kecamatan lainnya seperti Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem, mengalami hal yang sama,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Terpisah, warga Desa Batugugun, Paian Silaban, mengatakan, sebelum perayaan HUT RI, pernah turun hujan tetapi hanya sekali.&amp;nbsp;&quot;Itupun tidak lebat. Tanaman jagung berumur 2 minggu milik saya seluas 15 rantai sudah menguning. Kalau hujan tidak segera turun, tanaman itu akan saya traktor untuk ditanami kembali,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Mayoritas petani jagung di Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, merasa resah, disebabkan musim kemarau panjang yang melanda daerah itu.&nbsp;<br><br>Camat Gunung Sitember Sion Sembiring ditemui WahanaNews.co dikantornya Rabu (27/8/2025) mengatakan, sebelum 17 Agustus 2025 hingga saat ini, hujan di daerah ini belum turun.&nbsp;<br><br>"Akibat kemarau tersebut, puluhan hektar tanaman jagung terancam punah, terutama yang berumur 2 minggu hingga satu bulan. Kalaupun ada yang tumbuh, kerdil," katanya.&nbsp;<br><br>Selain itu, kata Sion, cukup luas lahan yang sudah di traktor, gagal tanam. Warga menanti turunnya hujan, agar mulai menanam.&nbsp;<br><br>"Kita sangat prihatin melihat petani. Sebab warga di kecamatan ini, mayoritas menggantung hidupnya dari hasil pertanian jagung. Warga kecamatan lainnya seperti Kecamatan Tigalingga dan Tanah Pinem, mengalami hal yang sama," tambahnya.&nbsp;<br><br>Terpisah, warga Desa Batugugun, Paian Silaban, mengatakan, sebelum perayaan HUT RI, pernah turun hujan tetapi hanya sekali.&nbsp;<br><br>"Itupun tidak lebat. Tanaman jagung berumur 2 minggu milik saya seluas 15 rantai sudah menguning. Kalau hujan tidak segera turun, tanaman itu akan saya traktor untuk ditanami kembali," ujarnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/kemarau-panjang-petani-jagung-di-gunung-sitember-dairi-resah_4hLzg2c5Rn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sampah Warga di Sidikalang Dairi Jadi Sarang Lalat</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sampah&#45;warga&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;jadi&#45;sarang&#45;lalat&#45;vvIxcg9Lv3/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sampah&#45;warga&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;jadi&#45;sarang&#45;lalat&#45;vvIxcg9Lv3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 21 Aug 2025 15:30:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Banyak masyarakat Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mengeluh disebabkan sampah keluarga tidak diangkat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.&amp;nbsp;Sampah pun teronggok didepan rumah masing&#45;masing warga, sehingga menjadi sarang lalat. Hal itu dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.&amp;nbsp;Beberapa warga Sidikalang, diantaranya B. Sihombing warga Jalan Batu Kapur dan RN. Manalu warga Jalan Sakti mengatakan, dua bulan terakhir ini petugas dinas kebersihan semakin jarang mengangkut sampah untuk di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Sidiangkat.&amp;nbsp;&quot;Akhir&#45;akhir ini sampai dua minggu sampah warga tidak dijemput petugas kebersihan. Padahal sebelumnya sekali 3 hari mobil Dinas Lingkungan Hidup sudah datang. Akibatnya sampah keluarga membusuk dan mengeluarkan bau yang menyengat,&quot; kata Manalu, Kamis (21/8/2025).&amp;nbsp;Ketika ditanya apa penyebab petugas kebersihan jarang menjemput sampah untuk dibuang, Manalu menyebut kurang jelas mengetahuinya.&amp;nbsp;Namun diakui, diduga ada kaitannya karena sekitar 60&#45;an orang petugas Dinas Lingkungan Hidup dirumahkan karena tidak ada anggaran untuk honor petugas kebersihan.&amp;nbsp;Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirmasi melalui telepon selulernya, tidak tersambung.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Banyak masyarakat Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mengeluh disebabkan sampah keluarga tidak diangkat petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.&nbsp;<br><br>Sampah pun teronggok didepan rumah masing-masing warga, sehingga menjadi sarang lalat. Hal itu dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.&nbsp;<br><br>Beberapa warga Sidikalang, diantaranya B. Sihombing warga Jalan Batu Kapur dan RN. Manalu warga Jalan Sakti mengatakan, dua bulan terakhir ini petugas dinas kebersihan semakin jarang mengangkut sampah untuk di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kelurahan Sidiangkat.&nbsp;<br><br>"Akhir-akhir ini sampai dua minggu sampah warga tidak dijemput petugas kebersihan. Padahal sebelumnya sekali 3 hari mobil Dinas Lingkungan Hidup sudah datang. Akibatnya sampah keluarga membusuk dan mengeluarkan bau yang menyengat," kata Manalu, Kamis (21/8/2025).&nbsp;<br><br>Ketika ditanya apa penyebab petugas kebersihan jarang menjemput sampah untuk dibuang, Manalu menyebut kurang jelas mengetahuinya.&nbsp;<br><br>Namun diakui, diduga ada kaitannya karena sekitar 60-an orang petugas Dinas Lingkungan Hidup dirumahkan karena tidak ada anggaran untuk honor petugas kebersihan.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Dairi Saut Maruli Tua Sinaga dikonfirmasi melalui telepon selulernya, tidak tersambung.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/sampah-warga-di-sidikalang-dairi-jadi-sarang-lalat_1cG0p6iEh2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Turnamen Dairi Bilyard Community Club Berakhir, Ini Juaranya</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;dairi&#45;bilyard&#45;community&#45;club&#45;berakhir&#45;ini&#45;juaranya&#45;k302Z82WWk/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;dairi&#45;bilyard&#45;community&#45;club&#45;berakhir&#45;ini&#45;juaranya&#45;k302Z82WWk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 Aug 2025 14:52:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pengunjung memadati lokasi pertandingan final turnamen Dairi Bilyard Community Club, di Jalan Merdeka, Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&amp;nbsp;Mereka ingin menyaksikan pemenang turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke&#45;80 itu.&amp;nbsp;Adapun turnamen dimaksud, dimulai pada Minggu (10/8/2025), dibuka Ketua Umum KONI Dairi Mangaranap Manik, dengan jumlah peserta total 80 orang, yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Kepanitiaan turnamen terdiri dari Ketua Billiard Comunity A. Simamora, Ketua Panitia Toni Roni Manalu, Sekretaris Daniel Sihombing dilengkapi dengan seksi&#45;seksi lainnya.&amp;nbsp;Turnamen tersebut dengan sistem Billiard 15 Balls (Bola Panjang), berlangsuung selama 5 hari berturut&#45;turut.&amp;nbsp;&quot;Saat di mulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat secara langsung di lokasi, demikian dengan saat penutupan,&quot; kata N. Manalu, humas turnamen tersebut.&amp;nbsp;Saat berlangsungnya final, turut dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik, serta seluruh pengurus turnamen.&amp;nbsp;Adapun pemenang turnamen, juara I diraih Buyung Angkat, juara II Febri Sinambela, juara III Inol Sihite dan juara IV Eko Sihombing. Bagi pemenang diberikan piala dan piagam.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pengunjung memadati lokasi pertandingan final turnamen Dairi Bilyard Community Club, di Jalan Merdeka, Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&nbsp;<br><br>Mereka ingin menyaksikan pemenang turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 itu.&nbsp;<br><br>Adapun turnamen dimaksud, dimulai pada Minggu (10/8/2025), dibuka Ketua Umum KONI Dairi Mangaranap Manik, dengan jumlah peserta total 80 orang, yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Kepanitiaan turnamen terdiri dari Ketua Billiard Comunity A. Simamora, Ketua Panitia Toni Roni Manalu, Sekretaris Daniel Sihombing dilengkapi dengan seksi-seksi lainnya.&nbsp;<br><br>Turnamen tersebut dengan sistem Billiard 15 Balls (Bola Panjang), berlangsuung selama 5 hari berturut-turut.&nbsp;<br><br>"Saat di mulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat secara langsung di lokasi, demikian dengan saat penutupan," kata N. Manalu, humas turnamen tersebut.&nbsp;<br><br>Saat berlangsungnya final, turut dihadiri Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik, serta seluruh pengurus turnamen.&nbsp;<br><br>Adapun pemenang turnamen, juara I diraih Buyung Angkat, juara II Febri Sinambela, juara III Inol Sihite dan juara IV Eko Sihombing. Bagi pemenang diberikan piala dan piagam.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/turnamen-dairi-bilyard-community-club-berakhir-ini-juaranya_x0yP0fZNiR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Efisiensi Anggaran, Pemkab Dairi Malah Beli 4 Unit Mobil Mewah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/efisiensi&#45;anggaran&#45;pemkab&#45;dairi&#45;malah&#45;beli&#45;4&#45;unit&#45;mobil&#45;mewah&#45;NXm0Pe5WHC/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/efisiensi&#45;anggaran&#45;pemkab&#45;dairi&#45;malah&#45;beli&#45;4&#45;unit&#45;mobil&#45;mewah&#45;NXm0Pe5WHC/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 Aug 2025 17:19:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, dalam beberapa acara, kerap mendengungkan efisiensi anggaran, agar dilakukan penghematan anggaran.&amp;nbsp;Kendati demikian, dan juga ditengah efisiensi anggaran yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Pemkab Dairi, Sumatera Utara, justru membeli 4 unit mobil mewah.&amp;nbsp;Informasi menyebut, dua unit untuk Bupati Dairi dan dua unit untuk Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala.&amp;nbsp;Terkait hal itu, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Dairi, Robinson Simbolon, ditemui wartawan, mengungkapkan kekesalannya.&amp;nbsp;&quot;Kita sebagai masyarakat Dairi sangat menyesalkan pembelian mobil baru itu. Pemerintan mendengungkan efisiensi, tapi inilah kenyataannya. Kita kecewa,&quot; kata Robinson di Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami melihat sesuai fakta, bahwa efisiensi anggaran hanya berlaku untuk kepentingan masyarakat. Ada baiknya mobil dinas bupati dan wakil bupati yang sudah sempat dibeli agar dikembalikan. Sebab, mobil dinas bupati yang sebelumnya masih layak dipakai,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;Terpisah, Kabag Umum Setdakab Dairi Wanri Berutu dikonfirmasi wartawan, membenarkan pembelian mobil dimaksud.&amp;nbsp;Dijelaskan, anggaran pembelian mobil itu bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2025, total anggaran Rp 2,8 miliar.&amp;nbsp;Hingga saat ini, masih dua unit yang diterima Pemkab Dairi. Dua unit lagi, menyusul.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Bupati Dairi, Sumatera Utara, Vickner Sinaga, dalam beberapa acara, kerap mendengungkan efisiensi anggaran, agar dilakukan penghematan anggaran.&nbsp;<br><br>Kendati demikian, dan juga ditengah efisiensi anggaran yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Pemkab Dairi, Sumatera Utara, justru membeli 4 unit mobil mewah.&nbsp;<br><br>Informasi menyebut, dua unit untuk Bupati Dairi dan dua unit untuk Wakil Bupati (Wabup) Dairi Wahyu Daniel Sagala.&nbsp;<br><br>Terkait hal itu, Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Dairi, Robinson Simbolon, ditemui wartawan, mengungkapkan kekesalannya.&nbsp;<br><br>"Kita sebagai masyarakat Dairi sangat menyesalkan pembelian mobil baru itu. Pemerintan mendengungkan efisiensi, tapi inilah kenyataannya. Kita kecewa," kata Robinson di Sidikalang, Selasa (19/8/2025).&nbsp;<br><br>"Kami melihat sesuai fakta, bahwa efisiensi anggaran hanya berlaku untuk kepentingan masyarakat. Ada baiknya mobil dinas bupati dan wakil bupati yang sudah sempat dibeli agar dikembalikan. Sebab, mobil dinas bupati yang sebelumnya masih layak dipakai," tambahnya.&nbsp;<br><br>Terpisah, Kabag Umum Setdakab Dairi Wanri Berutu dikonfirmasi wartawan, membenarkan pembelian mobil dimaksud.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, anggaran pembelian mobil itu bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2025, total anggaran Rp 2,8 miliar.&nbsp;<br><br>Hingga saat ini, masih dua unit yang diterima Pemkab Dairi. Dua unit lagi, menyusul.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/efisiensi-anggaran-pemkab-dairi-malah-beli-4-unit-mobil-mewah_Dy1B7IG4ed.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pasar Induk Sidikalang Dairi Sepi, Daya Beli Jauh Berkurang</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;sepi&#45;daya&#45;beli&#45;jauh&#45;berkurang&#45;oQ5cdwB7Wi/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;sepi&#45;daya&#45;beli&#45;jauh&#45;berkurang&#45;oQ5cdwB7Wi/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 17 Aug 2025 10:06:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Daya beli masyarakat di pusat pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, belakangan ini jauh berkurang. Pedagang pun mengeluh.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Br Siregar, salah satu diantara beberapa pedagang kain jadi, di lantai II pajak bertingkat, ditemui wartawan di lokasinya, Sabtu (16/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Pembeli jauh berkurang belakangan ini. Nggak tau karena apa. Mungkin faktor ekonomi yang semakin sulitlah. Nggak laku lagi jualan kami,&quot; keluhnya.&amp;nbsp;Terpisah, pedagang makanan ringan di pasar tersebut, yang sehari&#45;hari berjualan gorengan dan mie gomak, Br Sihombing, mengatakan selama ini bila hari pekan (Sabtu) dapat penjualan antara Rp800 ribu hingga Rp1 juta.&amp;nbsp;Namun saat ini, penjualan paling tinggi Rp250 ribu. Hal itu terjadi sejak memasuki awal tahun 2025.&amp;nbsp;Ditanya faktor penyebabnya mengapa daya beli masyarakat sangat jauh berkurang, ia menjawab karena faktor ekonomi.&amp;nbsp;&quot;Tidak ada orang kalah makan, kalah membelinya. Boleh bapak lihat di sekitar kota Sidikalang, biasanya bila menjelang perayaan HUT RI, banyak pohon&#45;pohon pinang. Sekarang belum ada saya lihat pohon pinang tertancap di Kota Sidikalang untuk sebagai hiburan. Itu menandakan bahwa perekonomian saat ini, sangat jauh menurun,&quot; katanya.&amp;nbsp;Beberapa pedagang yang dihubungi media ini, mulai dari pedagang sepatu atau sandal, pedagang makanan dan lainnya, semua mengeluh disebabkan barang jualannya kurang laku dibandingkan sebelumnya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Daya beli masyarakat di pusat pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, belakangan ini jauh berkurang. Pedagang pun mengeluh.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Br Siregar, salah satu diantara beberapa pedagang kain jadi, di lantai II pajak bertingkat, ditemui wartawan di lokasinya, Sabtu (16/8/2025).&nbsp;<br><br>"Pembeli jauh berkurang belakangan ini. Nggak tau karena apa. Mungkin faktor ekonomi yang semakin sulitlah. Nggak laku lagi jualan kami," keluhnya.&nbsp;<br><br>Terpisah, pedagang makanan ringan di pasar tersebut, yang sehari-hari berjualan gorengan dan mie gomak, Br Sihombing, mengatakan selama ini bila hari pekan (Sabtu) dapat penjualan antara Rp800 ribu hingga Rp1 juta.&nbsp;<br><br>Namun saat ini, penjualan paling tinggi Rp250 ribu. Hal itu terjadi sejak memasuki awal tahun 2025.&nbsp;<br><br>Ditanya faktor penyebabnya mengapa daya beli masyarakat sangat jauh berkurang, ia menjawab karena faktor ekonomi.&nbsp;<br><br>"Tidak ada orang kalah makan, kalah membelinya. Boleh bapak lihat di sekitar kota Sidikalang, biasanya bila menjelang perayaan HUT RI, banyak pohon-pohon pinang. Sekarang belum ada saya lihat pohon pinang tertancap di Kota Sidikalang untuk sebagai hiburan. Itu menandakan bahwa perekonomian saat ini, sangat jauh menurun," katanya.&nbsp;<br><br>Beberapa pedagang yang dihubungi media ini, mulai dari pedagang sepatu atau sandal, pedagang makanan dan lainnya, semua mengeluh disebabkan barang jualannya kurang laku dibandingkan sebelumnya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/pasar-induk-sidikalang-dairi-sepi-daya-beli-jauh-berkurang_1id5MXbNwh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Setiap Sabtu, Arus Lalu Lintas di Seputaran Pasar Sidikalang Dairi Semrawut</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/setiap&#45;sabtu&#45;arus&#45;lalu&#45;lintas&#45;di&#45;seputaran&#45;pasar&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;semrawut&#45;087YS5CtUg/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/setiap&#45;sabtu&#45;arus&#45;lalu&#45;lintas&#45;di&#45;seputaran&#45;pasar&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;semrawut&#45;087YS5CtUg/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 16 Aug 2025 15:46:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45;Setiap hari pekan besar (Sabtu), arus lalu lintas di seputaran pasar induk Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, semrawut.&amp;nbsp;Hal itu membuat pengguna jalan sering bersungut&#45;sungut, bahkan sering terjadi adu mulut sesama sopir angkot dan abang becak.&amp;nbsp;Pantauan wartawan, kesemrautan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan, disebabkan sopir angkot semau gue memarkirkan kenderaannya tanpa memikirkan kenderaan lainnya yang hendak melalui badan jalan.&amp;nbsp;Selain itu para tukang becek juga melakukan hal yang sama, memarkirkan becanya di badan jalan. Juga terlihat pedagang gorengan dan penjual aksesoris menjajakan barang jualannya dengan membentangkan tikar di atas badan jalan.&amp;nbsp;Hal tersebut telihat di seputaran pasar induk Sidikalang seperti di Jl. Sekolah, Jl. Pekan, Jl. Trikora dan Jl. Dairi, Sabtu (16/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Sudah lama, setiap hari Sabtu arus lalu lintas di sini selalu semrawut,&quot; kata salah seorang warga, tidak bersedia disebut namanya.&amp;nbsp;Kendati kesemrawutan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan, bahkan perang mulut sesama sopir angkot dan tukang becak, tidak tampak ada petugas Satpol PP untuk mengamankan kesemrawutan arus lalu lintas dimaksud.&amp;nbsp;Kasat Satpol PP Dairi Horas Pardede, hendak dikonfirmasi terkait hal itu melalui telepon ganggamnya, tidak tersambung.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>-Setiap hari pekan besar (Sabtu), arus lalu lintas di seputaran pasar induk Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, semrawut.&nbsp;<br><br>Hal itu membuat pengguna jalan sering bersungut-sungut, bahkan sering terjadi adu mulut sesama sopir angkot dan abang becak.&nbsp;<br><br>Pantauan wartawan, kesemrautan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan, disebabkan sopir angkot semau gue memarkirkan kenderaannya tanpa memikirkan kenderaan lainnya yang hendak melalui badan jalan.&nbsp;<br><br>Selain itu para tukang becek juga melakukan hal yang sama, memarkirkan becanya di badan jalan. Juga terlihat pedagang gorengan dan penjual aksesoris menjajakan barang jualannya dengan membentangkan tikar di atas badan jalan.&nbsp;<br><br>Hal tersebut telihat di seputaran pasar induk Sidikalang seperti di Jl. Sekolah, Jl. Pekan, Jl. Trikora dan Jl. Dairi, Sabtu (16/8/2025).&nbsp;<br><br>"Sudah lama, setiap hari Sabtu arus lalu lintas di sini selalu semrawut," kata salah seorang warga, tidak bersedia disebut namanya.&nbsp;<br><br>Kendati kesemrawutan arus lalu lintas menimbulkan kemacetan, bahkan perang mulut sesama sopir angkot dan tukang becak, tidak tampak ada petugas Satpol PP untuk mengamankan kesemrawutan arus lalu lintas dimaksud.&nbsp;<br><br>Kasat Satpol PP Dairi Horas Pardede, hendak dikonfirmasi terkait hal itu melalui telepon ganggamnya, tidak tersambung.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/setiap-sabtu-arus-lalu-lintas-di-seputaran-pasar-sidikalang-dairi-semrawut_6yMwnmTwqm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hak Jawab Direktur RSUD Sidikalang Atas Berita &quot;Diduga Sarat Korupsi, Anggaran RSUD Sidikalang Dilapor ke Kejatisu&quot;</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hak&#45;jawab&#45;direktur&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;atas&#45;berita&#45;diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;fgec4D9gYL/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hak&#45;jawab&#45;direktur&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;atas&#45;berita&#45;diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;fgec4D9gYL/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 14 Aug 2025 12:15:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Direktur RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyampaikan hak jawab atas berita sebagaimana dimuat di https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D yang terbit pada Senin (11/8/2025).&amp;nbsp;Berikut isi surat hak jawab Nomor: 400.7/2501/RSUD&#45;SDK/VIII/2025 tertanggal 14 Agustus 2025 yang ditandatangani Direktur RSUD Sidikalang dr Mey Margareta Sitanggang tersebut.&amp;nbsp;Sehubungan dengan adanya pemberitaan saudara pada link https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D tanggal 11 Agustus 2025, bersama ini RSUD Sidikalang menyampaikan hak jawab sebagai berikut:&amp;nbsp;1. Bahwa terhadap Surat DPC&#45;LSM PENJARA Nomor 052/DPC/LSM PJR/X/2024, tanggal 11 Oktober 2024 perihal permintaan klarifikasi/transparansi Penggunaan Anggaran RSUD Sidikalang Tahun Anggaran 2023, telah dibalas oleh RSUD Sidikalang melalui Surat Nomor 400.7/4290/RSUD&#45;SDK/X/2024 tanggal 16 Oktober 2024 yang pada pokoknya telah menerangkan pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Tahun 2023.&amp;nbsp;2. Adapun Penggunaan Anggaran tahun 2023 yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2023 telah dilakukan Audit/Pemeriksaan oleh 2 lembaga auditor yakni Inspektorat Kabupaten Dairi selaku APIP dan BPK&#45;RI selaku Pemeriksa eksternal, sedangkan penggunaan anggaran Tahun 2023 yang bersumber dari dana BLUD telah juga dilakukan audit oleh 2 lembaga audit yakni Kantor Akuntan Publik (KAP) Medan dan BPK&#45;RI selaku pemeriksa eksternal, dengan hasil pemeriksaan tidak terdapat temuan yang berpotensi merugikan keuangan daerah.&amp;nbsp;3. Tidak ada satu hal pun yang ditutupi oleh RSUD Sidikalang dalam penggunaan Anggaran Tahun 2023 apalagi adanya kegiatan fiktif, sebaliknya RSUD sidikalang sangat terbuka akan penggunaan anggaran yang mana sebagai wujud transparansi tersebut Pemerintah Kabupaten Dairi telah mempublikasikan Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2023 yang didalamnya juga telah memuat pertanggungjawaban Penggunaan angggaran RSUD Sidikalang tahun anggaran 2023 yang dapat diakses melalui alamat website https://jdih.dairikab.go.id.&amp;nbsp;4. Atas permintaan dari LSM Penjara yang meminta untuk menunjukkan setiap item kegiatan RSUD Sidikalang dengan cara memberikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) setiap kegiatan serta menunjukkan secara fisik satu persatu kegiatan RSUD Sidikalang pada Penggunaan anggaran tahun 2023 tidak dapat dikabulkan oleh RSUD Sidikalang dengan salah satu pertimbangan bahwa pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut secara menyeluruh telah dilakukan oleh Lembaga yang berwenang dan berkompeten dibidangnya yakni Inspektorat Kabupaten Dairi, Kantor Akuntan Publik serta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK&#45;RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&amp;nbsp;5. RSUD Sidikalang mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh lembaga dan elemen masyarakat Kabupaten Dairi serta seluruh pemerhati yang memberikan perhatian untuk pengembangan RSUD Sidikalang.&amp;nbsp;Sebagaimana jawaban kami diatas, kami mohon kepada saudara untuk dengan segera menerbitkan hak jawab ini dengan mencantumkan link berita yang dijawab. Atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan Terimakasih.&amp;nbsp;Tembusan:1. Yth. Bupati Dairi, di Sidikalang;2. Yth. Sekretaris Daerah Kab. Dairi, di Sidikalang;3. Yth. Inspektur Kab. Dairi, di Sidikalang;4. Yth. Ka.BKAD Kab. Dairi, di Sidikalang;5. Yth. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Dairi, di Sidikalang;6. Yth. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi, di Sidikalang;7. Yth. Kepala Bagian Hukum Kab.Dairi, di Sidikalang.8. Yth. Ketua Dewas RSUD Sidikalang, di Sidikalang.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Direktur RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menyampaikan hak jawab atas berita sebagaimana dimuat di https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu-31k5XyG35D yang terbit pada Senin (11/8/2025).&nbsp;<br><br>Berikut isi surat hak jawab Nomor: 400.7/2501/RSUD-SDK/VIII/2025 tertanggal 14 Agustus 2025 yang ditandatangani Direktur RSUD Sidikalang dr Mey Margareta Sitanggang tersebut.&nbsp;<br><br>Sehubungan dengan adanya pemberitaan saudara pada link https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu-31k5XyG35D tanggal 11 Agustus 2025, bersama ini RSUD Sidikalang menyampaikan hak jawab sebagai berikut:&nbsp;<br><br>1. Bahwa terhadap Surat DPC-LSM PENJARA Nomor 052/DPC/LSM PJR/X/2024, tanggal 11 Oktober 2024 perihal permintaan klarifikasi/transparansi Penggunaan Anggaran RSUD Sidikalang Tahun Anggaran 2023, telah dibalas oleh RSUD Sidikalang melalui Surat Nomor 400.7/4290/RSUD-SDK/X/2024 tanggal 16 Oktober 2024 yang pada pokoknya telah menerangkan pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Tahun 2023.&nbsp;<br><br>2. Adapun Penggunaan Anggaran tahun 2023 yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2023 telah dilakukan Audit/Pemeriksaan oleh 2 lembaga auditor yakni Inspektorat Kabupaten Dairi selaku APIP dan BPK-RI selaku Pemeriksa eksternal, sedangkan penggunaan anggaran Tahun 2023 yang bersumber dari dana BLUD telah juga dilakukan audit oleh 2 lembaga audit yakni Kantor Akuntan Publik (KAP) Medan dan BPK-RI selaku pemeriksa eksternal, dengan hasil pemeriksaan tidak terdapat temuan yang berpotensi merugikan keuangan daerah.&nbsp;<br><br>3. Tidak ada satu hal pun yang ditutupi oleh RSUD Sidikalang dalam penggunaan Anggaran Tahun 2023 apalagi adanya kegiatan fiktif, sebaliknya RSUD sidikalang sangat terbuka akan penggunaan anggaran yang mana sebagai wujud transparansi tersebut Pemerintah Kabupaten Dairi telah mempublikasikan Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2023 yang didalamnya juga telah memuat pertanggungjawaban Penggunaan angggaran RSUD Sidikalang tahun anggaran 2023 yang dapat diakses melalui alamat website https://jdih.dairikab.go.id.&nbsp;<br><br>4. Atas permintaan dari LSM Penjara yang meminta untuk menunjukkan setiap item kegiatan RSUD Sidikalang dengan cara memberikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) setiap kegiatan serta menunjukkan secara fisik satu persatu kegiatan RSUD Sidikalang pada Penggunaan anggaran tahun 2023 tidak dapat dikabulkan oleh RSUD Sidikalang dengan salah satu pertimbangan bahwa pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut secara menyeluruh telah dilakukan oleh Lembaga yang berwenang dan berkompeten dibidangnya yakni Inspektorat Kabupaten Dairi, Kantor Akuntan Publik serta Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>5. RSUD Sidikalang mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh lembaga dan elemen masyarakat Kabupaten Dairi serta seluruh pemerhati yang memberikan perhatian untuk pengembangan RSUD Sidikalang.&nbsp;<br><br>Sebagaimana jawaban kami diatas, kami mohon kepada saudara untuk dengan segera menerbitkan hak jawab ini dengan mencantumkan link berita yang dijawab. Atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan Terimakasih.&nbsp;<br><br>Tembusan:<br>1. Yth. Bupati Dairi, di Sidikalang;<br>2. Yth. Sekretaris Daerah Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>3. Yth. Inspektur Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>4. Yth. Ka.BKAD Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>5. Yth. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Dairi, di Sidikalang;<br>6. Yth. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi, di Sidikalang;<br>7. Yth. Kepala Bagian Hukum Kab.Dairi, di Sidikalang.<br>8. Yth. Ketua Dewas RSUD Sidikalang, di Sidikalang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/hak-jawab-direktur-rsud-sidikalang-atas-berita-diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu_e0Yd90Kcwj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Diduga Sarat Korupsi, Anggaran RSUD Sidikalang Dilapor ke Kejatisu</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/diduga&#45;sarat&#45;korupsi&#45;anggaran&#45;rsud&#45;sidikalang&#45;dilapor&#45;ke&#45;kejatisu&#45;31k5XyG35D/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 11 Aug 2025 17:59:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kabupaten Dairi, melaporkan dugaan korupsi anggaran di RSUD Sidikalang ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Ketua LSM Penjara Dairi Jack Sihombing kepada wartawan di Sidikalang, Senin (11/8/2025).&amp;nbsp;&quot;Kami laporkan dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Sidikalang dalam bentuk dumas, anggaran tahun 2023 Rp75.485.991.505,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disebut, dumas itu karena pada anggaran dimaksud terkesan ada yang ditutup&#45;tutupi dimana pada saat dilakukan konfirmasi ataupun klarifikasi langsung melalui Kepala Bidang sarana dan prasarana terkait item setiap kegiatan dari perbelanjaan anggaran tersebut, tetapi hanya diam dan tidak mampu menjawab serta menunjukkan bukti fisik perbelanjaan ataupun kegiatan pada tahun 2023.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kabupaten Dairi, melaporkan dugaan korupsi anggaran di RSUD Sidikalang ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Ketua LSM Penjara Dairi Jack Sihombing kepada wartawan di Sidikalang, Senin (11/8/2025).&nbsp;<br><br>"Kami laporkan dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Sidikalang dalam bentuk dumas, anggaran tahun 2023 Rp75.485.991.505," katanya.&nbsp;<br><br>Disebut, dumas itu karena pada anggaran dimaksud terkesan ada yang ditutup-tutupi dimana pada saat dilakukan konfirmasi ataupun klarifikasi langsung melalui Kepala Bidang sarana dan prasarana terkait item setiap kegiatan dari perbelanjaan anggaran tersebut, tetapi hanya diam dan tidak mampu menjawab serta menunjukkan bukti fisik perbelanjaan ataupun kegiatan pada tahun 2023.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1754915364_089908bb76e3d1a6571d.jpg"></figure><p>Ketua LSM Penjara Jack Sihombing saat menyampaikan dumas di Kejatisu [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]</p><p>Kegiatan itu diantaranya Pemeliharaan prasarana dan pendukung fasilitas pelayanan kesehatan Rp3.535.850.000 dan Pemeliharaan rutin berskala alat kesehatan fasilitas kesehatan Rp352.330.000.&nbsp;<br><br>"Kami juga telah melayangkan surat sebanyak 2 kali kepada pihak RSUD Sidikalang pada bulan Oktober 2024, juga tak kunjung mampu atau bersedia menunjukkan bukti-bukti kegiatan tahun 2023," kata Jack.&nbsp;<br><br>"Maka patut dianggap sangat layak dilakukan penyelidikan oleh aparat penegak hukum guna memastikan terjadinya dugaan perbuatan tindak pidana korupsi," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Jack pun berharap Kejatisu dapat menangani dumas yang mereka sampaikan, dengan profesional dan transparan.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, kedepannya, Bupati Dairi agar lebih selektif untuk memilih atau&nbsp; menempatkan seorang direktur ataupun pimpinan yang lebih terbuka dan tranparan terhadap penggunaan setiap anggaran.&nbsp;<br><br>"DPC LSM Penjara Kabupaten Dairi akan mengawal serta mengikuti perkembangan proses hukum atas laporan ini," kata Jack mengakhiri.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/diduga-sarat-korupsi-anggaran-rsud-sidikalang-dilapor-ke-kejatisu_B9SbQ96jaR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Turnamen Billyard 15 Balls, Meriahkan HUT RI ke&#45;80 di Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;billyard&#45;15&#45;balls&#45;meriahkan&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;0PvSv50mx2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/turnamen&#45;billyard&#45;15&#45;balls&#45;meriahkan&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;0PvSv50mx2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 10 Aug 2025 16:41:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalàm rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke&#45;80, warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengadakan turnamen billiard 15 balls.&amp;nbsp;Turnamen tersebut diadakan di Jalan Merdeka Sidikalang, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang datang dari berbagai desa, Minggu (10/8/2025).&amp;nbsp;Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik dalam sambutannya saat membuka turnamen, mengharapkan wasit agar berlaku jujur dan jangan sampai terjadi nepotisme, sehingga menghasilkan bibit terbaik.&amp;nbsp;&quot;Turnamen untuk mencari bibit&#45;bibit yang handal, yang nantinya dapat untuk dipertandingkan ke luar daerah. Harapan kita, pemenang dapat mewakili Dairi,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sementara Ketua Panitia Toni Rony Manalu didampingi Sekretaris Daniel Sihombing dan Ketua Billiard Comunity A. Simamora menjelaskan, turnamen itu dengan sistem billyard 15 ball (bola panjang), digelar selama 5 hari.&amp;nbsp;Rony mengatakan, turnamen terbuka untuk umum. Namun belum ada yang datang dari luar daerah. Tetapi panitia terbuka untuk peserta dari manapun.&amp;nbsp;Peserta yang ingin mengikuti masih diterima untuk mendaftar hingga batas sampai Jumat (15/8/2025).&amp;nbsp;Bagi pemenang nantinya akan diberikan hadiah tropy dan uang tunai.&amp;nbsp;Humas turnamen N. Manalu mengatakan, saat dimulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat langsung di lokasi turnamen. Masyarakat maupun pemain terlihat di dominasi pria usia muda.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalàm rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80, warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mengadakan turnamen billiard 15 balls.&nbsp;<br><br>Turnamen tersebut diadakan di Jalan Merdeka Sidikalang, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang yang datang dari berbagai desa, Minggu (10/8/2025).&nbsp;<br><br>Ketua KONI Dairi Mangaranap Manik dalam sambutannya saat membuka turnamen, mengharapkan wasit agar berlaku jujur dan jangan sampai terjadi nepotisme, sehingga menghasilkan bibit terbaik.&nbsp;<br><br>"Turnamen untuk mencari bibit-bibit yang handal, yang nantinya dapat untuk dipertandingkan ke luar daerah. Harapan kita, pemenang dapat mewakili Dairi," katanya.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua Panitia Toni Rony Manalu didampingi Sekretaris Daniel Sihombing dan Ketua Billiard Comunity A. Simamora menjelaskan, turnamen itu dengan sistem billyard 15 ball (bola panjang), digelar selama 5 hari.&nbsp;<br><br>Rony mengatakan, turnamen terbuka untuk umum. Namun belum ada yang datang dari luar daerah. Tetapi panitia terbuka untuk peserta dari manapun.&nbsp;<br><br>Peserta yang ingin mengikuti masih diterima untuk mendaftar hingga batas sampai Jumat (15/8/2025).&nbsp;<br><br>Bagi pemenang nantinya akan diberikan hadiah tropy dan uang tunai.&nbsp;<br><br>Humas turnamen N. Manalu mengatakan, saat dimulainya turnamen, antusias masyarakat cukup tinggi untuk melihat langsung di lokasi turnamen. Masyarakat maupun pemain terlihat di dominasi pria usia muda.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/turnamen-billyard-15-balls-meriahkan-hut-ri-ke-80-di-sidikalang-dairi_n9LG3icIyu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Enau, Pohon Serbaguna</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/serba&#45;serbi/enau&#45;pohon&#45;serbaguna&#45;18I29yP3M8/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/serba&#45;serbi/enau&#45;pohon&#45;serbaguna&#45;18I29yP3M8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 07 Aug 2025 15:06:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pohon enau bukan lagi tanaman langka di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tanaman ini tumbuh hampir di setiap desa.&amp;nbsp;Bahkan terkhusus di Lae Pinang, Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, tanaman dimaksud mendominasi, sehingga menjadi mata pencaharian mayoritas warga.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co di berbagai desa, pohon enau tumbuhnya tidak secara teratur, atau sengaja dibudidayakan. Jikapun ada diantara masyarakat yang sengaja membudidayakannya, dapat dihitung dengan jari.&amp;nbsp;Pohon enau, tidak salah jika disebut pohon serbaguna. Pasalnya, hampir semua bagian pohon ini dapat dipergunakan.&amp;nbsp;Mulai dari batangnya, membuat bangunan. Kemudian ijuknya dipergunakan membuat sapu. Lidinya sering dipergunakan masyarakat untuk sapu halaman rumah.&amp;nbsp;Kemudian, pohon ini setelah berbuah setengah matang diolah melalui proses menjadi berkuah, disebut tuak.&amp;nbsp;Pantauan di beberapa daerah seperti di daerah Titi Kuning, Kutacane, kuah tuak ini diolah menjadi gula merah dan menjadi penghasilan utama.&amp;nbsp;Jika di Dairi, kuah nira yang disebut tuak, hanya menjadi santapan paling populer disebut minum tuak, terutama kaum bapak.&amp;nbsp;Salah seorang pengolah tuak (paragat dalam bahasa daerah) yang mengaku marga Sianturi, mengatakan, beberapa diantara masyarakat dapat menyekolahkan anaknya hingga ke Perguruan Tinggi (PT), hanya mengusahai minuman tuak.&amp;nbsp;Dalam satu batang pohon enau, dapat menghasilkan tuak 30 gelas (3 tumba). Harga pertumba Rp20 ribu. Jika ada diusahai sampai 3 batang, berarti dapat menghasilkan Rp180 ribu dalam satu hari.&amp;nbsp;&quot;Mengusahai pohon ini untuk menjadi minuman tuak sangat gampang. Hanya pagi hari mengiris, kemudian sore harinya menurunkan kuahnya dari pohon,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pohon enau bukan lagi tanaman langka di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Tanaman ini tumbuh hampir di setiap desa.&nbsp;<br><br>Bahkan terkhusus di Lae Pinang, Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, tanaman dimaksud mendominasi, sehingga menjadi mata pencaharian mayoritas warga.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co di berbagai desa, pohon enau tumbuhnya tidak secara teratur, atau sengaja dibudidayakan. Jikapun ada diantara masyarakat yang sengaja membudidayakannya, dapat dihitung dengan jari.&nbsp;<br><br>Pohon enau, tidak salah jika disebut pohon serbaguna. Pasalnya, hampir semua bagian pohon ini dapat dipergunakan.&nbsp;<br><br>Mulai dari batangnya, membuat bangunan. Kemudian ijuknya dipergunakan membuat sapu. Lidinya sering dipergunakan masyarakat untuk sapu halaman rumah.&nbsp;<br><br>Kemudian, pohon ini setelah berbuah setengah matang diolah melalui proses menjadi berkuah, disebut tuak.&nbsp;<br><br>Pantauan di beberapa daerah seperti di daerah Titi Kuning, Kutacane, kuah tuak ini diolah menjadi gula merah dan menjadi penghasilan utama.&nbsp;<br><br>Jika di Dairi, kuah nira yang disebut tuak, hanya menjadi santapan paling populer disebut minum tuak, terutama kaum bapak.&nbsp;<br><br>Salah seorang pengolah tuak (paragat dalam bahasa daerah) yang mengaku marga Sianturi, mengatakan, beberapa diantara masyarakat dapat menyekolahkan anaknya hingga ke Perguruan Tinggi (PT), hanya mengusahai minuman tuak.&nbsp;<br><br>Dalam satu batang pohon enau, dapat menghasilkan tuak 30 gelas (3 tumba). Harga pertumba Rp20 ribu. Jika ada diusahai sampai 3 batang, berarti dapat menghasilkan Rp180 ribu dalam satu hari.&nbsp;<br><br>"Mengusahai pohon ini untuk menjadi minuman tuak sangat gampang. Hanya pagi hari mengiris, kemudian sore harinya menurunkan kuahnya dari pohon," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/enau-pohon-serbaguna_vyh0R8TnB6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jelang HUT RI ke&#45;80, Pemasangan Bendera Sepi di Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jelang&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;pemasangan&#45;bendera&#45;sepi&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;4m8mDilaJw/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/jelang&#45;hut&#45;ri&#45;ke&#45;80&#45;pemasangan&#45;bendera&#45;sepi&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;4m8mDilaJw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 07 Aug 2025 13:42:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke&#45;80, pemasangan bendera Merah Putih, terlihat sangat sepi di kota Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, Kamis (7/8/2025), di kota Sidikalang, hampir di semua jalan pemasangan bendera ini terlihat sangat sepi. Tidak seperti tahun sebelumnya pemasangan bendera marak tertancap di halaman rumah.&amp;nbsp;Salah satu warga di Jalan Barisan Nauli Sidikalang yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, pemasangan bendera sangat sepi, masyarakat kurang bergairah, mungkin terkait faktor ekonomi yang melemah.&amp;nbsp;&quot;Kondisi ekonomi saat ini sangat sulit. Karena itu mungkin masyarakat kurang bergairah memasang bendera,&quot; katanya.&amp;nbsp;Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi lewat selular, mengakui minimnya pemasangan bendera oleh masyarakat, tidak seperti tahun sebelumnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, Pemkab Dairi telah mengeluarkan surat kepada masyarakat melalui camat hingga kepala desa, menghimbau agar semua masyarakat memasang bendera Merah Putih di halaman rumah masing&#45;masing.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80, pemasangan bendera Merah Putih, terlihat sangat sepi di kota Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, Kamis (7/8/2025), di kota Sidikalang, hampir di semua jalan pemasangan bendera ini terlihat sangat sepi. Tidak seperti tahun sebelumnya pemasangan bendera marak tertancap di halaman rumah.&nbsp;<br><br>Salah satu warga di Jalan Barisan Nauli Sidikalang yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, pemasangan bendera sangat sepi, masyarakat kurang bergairah, mungkin terkait faktor ekonomi yang melemah.&nbsp;<br><br>"Kondisi ekonomi saat ini sangat sulit. Karena itu mungkin masyarakat kurang bergairah memasang bendera," katanya.&nbsp;<br><br>Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin dikonfirmasi lewat selular, mengakui minimnya pemasangan bendera oleh masyarakat, tidak seperti tahun sebelumnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, Pemkab Dairi telah mengeluarkan surat kepada masyarakat melalui camat hingga kepala desa, menghimbau agar semua masyarakat memasang bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/jelang-hut-ri-ke-80-pemasangan-bendera-sepi-di-sidikalang-dairi_FbRX21lU93.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Harga Beras Meroket di Pasar Induk Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/harga&#45;beras&#45;meroket&#45;di&#45;pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;kb5Ci7fdij/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/harga&#45;beras&#45;meroket&#45;di&#45;pasar&#45;induk&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;kb5Ci7fdij/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 06 Aug 2025 14:18:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Harga semua jenis beras mengalami kenaikan di pasar induk Sidikalang maupun di berbagai pasar tradisional di semua kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Pantauan WahanaNews.co, dua minggu belakangan, seperti beras premium ukuran 15 kilogram, naik dari Rp220 ribu menjadi 250ribu per zak.&amp;nbsp;Kenaikan harga tersebut membuat konsumen tercengang, ibu rumah tangga bersungut&#45;sungut, termasuk pengusaha kedai nasi.&amp;nbsp;Salah seorang diantara beberapa pengusaha rumah makan yang tidak disebut namanya, mengaku sangat terpukul dengan kenaikan harga beras itu.&amp;nbsp;Sebab, harga nasi satu piring tetap seperti biasa yakni Rp7 ribu per piring. Jika dinaikkan, sesuai kenaikan harga beras, pelanggan akan tahan selera. Tidak ada orang kalah makan. Artinya para pelanggan makan di rumah masing&#45;masing.&amp;nbsp;&quot;Kita sebagai pengusaha kedai nasi sangat memberatkan dengan kenaikan harga ini. Semua masyarakat merasa bingung, sebab pemerintah pusat sepertinya mengabaikan kebutuhan pokok terutama ekonomi lemah,&quot; kata sumber, di Sidikalang, Rabu (6/8/2025).&amp;nbsp;Terpisah, salah seorang pedagang eceran beras di pasar induk Sidikalang, mengaku boru Sihombing, mengakui harga beras sangat tinggi. Dikatakan, kenaikan itu disebabkan pasokan sangat jauh menurun.&amp;nbsp;&quot;Selama ini, kami selaku pedagang mendapatkan beras dari toke yang berasal dari Kutacane dengan pasokan mencukupi. Saat ini kami hanya dapat menerima beras paling tinggi 10 zak. Sedangkan sebelumnya kami membeli dengan tidak terbatas,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring dikonfirmasi, mengakui kenaikan harga beras dimaksud.&amp;nbsp;&quot;Kenaikan harga itu disebabkan karena beras terjadi kelangkaan,&quot; kata Lipinus.&amp;nbsp;Ketika ditanya upaya apa yang akan dilakukan untuk menetralisir harga, Lipinus menyebut akan diupayakan mengadakan pasar murah.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Harga semua jenis beras mengalami kenaikan di pasar induk Sidikalang maupun di berbagai pasar tradisional di semua kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Pantauan WahanaNews.co, dua minggu belakangan, seperti beras premium ukuran 15 kilogram, naik dari Rp220 ribu menjadi 250ribu per zak.&nbsp;<br><br>Kenaikan harga tersebut membuat konsumen tercengang, ibu rumah tangga bersungut-sungut, termasuk pengusaha kedai nasi.&nbsp;<br><br>Salah seorang diantara beberapa pengusaha rumah makan yang tidak disebut namanya, mengaku sangat terpukul dengan kenaikan harga beras itu.&nbsp;<br><br>Sebab, harga nasi satu piring tetap seperti biasa yakni Rp7 ribu per piring. Jika dinaikkan, sesuai kenaikan harga beras, pelanggan akan tahan selera. Tidak ada orang kalah makan. Artinya para pelanggan makan di rumah masing-masing.&nbsp;<br><br>"Kita sebagai pengusaha kedai nasi sangat memberatkan dengan kenaikan harga ini. Semua masyarakat merasa bingung, sebab pemerintah pusat sepertinya mengabaikan kebutuhan pokok terutama ekonomi lemah," kata sumber, di Sidikalang, Rabu (6/8/2025).&nbsp;<br><br>Terpisah, salah seorang pedagang eceran beras di pasar induk Sidikalang, mengaku boru Sihombing, mengakui harga beras sangat tinggi. Dikatakan, kenaikan itu disebabkan pasokan sangat jauh menurun.&nbsp;<br><br>"Selama ini, kami selaku pedagang mendapatkan beras dari toke yang berasal dari Kutacane dengan pasokan mencukupi. Saat ini kami hanya dapat menerima beras paling tinggi 10 zak. Sedangkan sebelumnya kami membeli dengan tidak terbatas," ujarnya.&nbsp;<br><br>Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring dikonfirmasi, mengakui kenaikan harga beras dimaksud.&nbsp;<br><br>"Kenaikan harga itu disebabkan karena beras terjadi kelangkaan," kata Lipinus.&nbsp;<br><br>Ketika ditanya upaya apa yang akan dilakukan untuk menetralisir harga, Lipinus menyebut akan diupayakan mengadakan pasar murah.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir082025/harga-beras-meroket-di-pasar-induk-sidikalang-dairi_vVj83qqJr0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca IP Pandjaitan: Jack Marpaung, Aku Teruskan Perjuanganmu, KUHAP Segera Kami Perbaiki</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;ip&#45;pandjaitan&#45;jack&#45;marpaung&#45;aku&#45;teruskan&#45;perjuanganmu&#45;kuhap&#45;segera&#45;kami&#45;perbaiki&#45;DK1c8ux9og/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;ip&#45;pandjaitan&#45;jack&#45;marpaung&#45;aku&#45;teruskan&#45;perjuanganmu&#45;kuhap&#45;segera&#45;kami&#45;perbaiki&#45;DK1c8ux9og/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 30 Jul 2025 09:33:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyebut lagu Kamar 13 yang diciptakan dan dinyanyikan (Alm) Jack Marpaung, merupakan bentuk pertama protes masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun.&amp;nbsp;Dari kamar 13, Jack Marpaung memprotes KUHAP, karena ia terlalu lama ditahan, hanya untuk mendapatkan haknya segera disidang, juga ditahan di ruang tahanan yang tidak memadai.&amp;nbsp;&quot;Ini saya anggap adalah bentuk pertama sekali protes dari masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun,&quot; kata Hinca sebagaimana diunggah di akun Tiktoknya, Hinca IP Pandjaitan XIII, dilihat WahanaNews.co, Rabu (30/7/2025).&amp;nbsp;Disebut, tidak semua orang punya ruang untuk bicara, apalagi dari balik jeruji. Tapi (Alm) Jack Marpaung berhasil menciptakan lagu dan kemudian menyanyikannya.&amp;nbsp;&quot;Kamar 13 bukan lagu biasa. Ia lahir dari pengalaman nyata. Jack pernah ditahan, tapi sidangnya tak kunjung datang,&quot; sebut Hinca.&amp;nbsp;&quot;Lagu itu menggema kembali lewat suara Style Voice. Saya ikut menyumbang suara, bukan karena bisa menyanyi, tapi karena saya ingin ikut bersaksi,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Politisi Demokrat itu menambahkan, di Komisi III DPR RI, ia melihat terlalu banyak &quot;Jack&#45;Jack&quot; lain yang belum sempat bernyanyi. Yang ditahan lama, tapi belum juga disidang.&amp;nbsp;&quot;KUHAP kita, yang konon menjamin keadilan, justru terlalu sering membiarkan orang menunggu kepastian. Lagu ini saya persembahkan untuk semua yang pernah terkurung bukan karena bersalah, tapi karena hukum kita berjalan lambat. Justice delayed is justice denied&#45;dan itu bukan teori di ruang kuliah, tapi kenyataan di ruang tahanan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditegaskan kembali, saat ini, DPR sedang membahas revisi KUHAP. Hinca ingin lagu Kamar 13 menjadi pengingat, bahwa hukum harus berpihak pada keadilan, bukan pada kelambanan.&amp;nbsp;&quot;Saya tidak ingin ada lagi Kamar 13 lain di negeri ini. Biarlah lagu ini menjadi suara yang menggetarkan pintu&#45;pintu rapat, agar KUHAP kita diperbaiki dengan hati, bukan sekadar pasal,&quot; katanya.&amp;nbsp;Hinca pun berharap revisi KUHAP yang sedang dibahas di DPR RI, memberikan jawaban terhadap harapan almarhum Jack Marpaung, agar sang pencari keadilan mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.&amp;nbsp;&quot;Jack Marpaung, beristirahatlah dengan tenang bersama Tuhan di surga. Aku teruskan perjuangan mu. KUHAP segera kami perbaiki agar menjadi lebih baik bagi semua pencari keadilan,&quot; tandas Hinca.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyebut lagu Kamar 13 yang diciptakan dan dinyanyikan (Alm) Jack Marpaung, merupakan bentuk pertama protes masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun.&nbsp;<br><br>Dari kamar 13, Jack Marpaung memprotes KUHAP, karena ia terlalu lama ditahan, hanya untuk mendapatkan haknya segera disidang, juga ditahan di ruang tahanan yang tidak memadai.&nbsp;<br><br>"Ini saya anggap adalah bentuk pertama sekali protes dari masyarakat terhadap KUHAP yang telah berumur 44 tahun," kata Hinca sebagaimana diunggah di akun Tiktoknya, Hinca IP Pandjaitan XIII, dilihat WahanaNews.co, Rabu (30/7/2025).&nbsp;<br><br>Disebut, tidak semua orang punya ruang untuk bicara, apalagi dari balik jeruji. Tapi (Alm) Jack Marpaung berhasil menciptakan lagu dan kemudian menyanyikannya.&nbsp;<br><br>"Kamar 13 bukan lagu biasa. Ia lahir dari pengalaman nyata. Jack pernah ditahan, tapi sidangnya tak kunjung datang," sebut Hinca.&nbsp;<br><br>"Lagu itu menggema kembali lewat suara Style Voice. Saya ikut menyumbang suara, bukan karena bisa menyanyi, tapi karena saya ingin ikut bersaksi," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Politisi Demokrat itu menambahkan, di Komisi III DPR RI, ia melihat terlalu banyak "Jack-Jack" lain yang belum sempat bernyanyi. Yang ditahan lama, tapi belum juga disidang.&nbsp;<br><br>"KUHAP kita, yang konon menjamin keadilan, justru terlalu sering membiarkan orang menunggu kepastian. Lagu ini saya persembahkan untuk semua yang pernah terkurung bukan karena bersalah, tapi karena hukum kita berjalan lambat. Justice delayed is justice denied-dan itu bukan teori di ruang kuliah, tapi kenyataan di ruang tahanan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditegaskan kembali, saat ini, DPR sedang membahas revisi KUHAP. Hinca ingin lagu Kamar 13 menjadi pengingat, bahwa hukum harus berpihak pada keadilan, bukan pada kelambanan.&nbsp;<br><br>"Saya tidak ingin ada lagi Kamar 13 lain di negeri ini. Biarlah lagu ini menjadi suara yang menggetarkan pintu-pintu rapat, agar KUHAP kita diperbaiki dengan hati, bukan sekadar pasal," katanya.&nbsp;<br><br>Hinca pun berharap revisi KUHAP yang sedang dibahas di DPR RI, memberikan jawaban terhadap harapan almarhum Jack Marpaung, agar sang pencari keadilan mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.&nbsp;<br><br>"Jack Marpaung, beristirahatlah dengan tenang bersama Tuhan di surga. Aku teruskan perjuangan mu. KUHAP segera kami perbaiki agar menjadi lebih baik bagi semua pencari keadilan," tandas Hinca.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/hinca-ip-pandjaitan-jack-marpaung-aku-teruskan-perjuanganmu-kuhap-segera-kami-perbaiki_mvlywKsAVT.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Pandjaitan Usul Standar Rekrutmen Polri Minimal S1</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;usul&#45;standar&#45;rekrutmen&#45;polri&#45;minimal&#45;s1&#45;ZjhE6bF1bV/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;usul&#45;standar&#45;rekrutmen&#45;polri&#45;minimal&#45;s1&#45;ZjhE6bF1bV/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 28 Jul 2025 11:38:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyoroti kekurangan pada lembaga pendidikan dan pelatihan polisi.&amp;nbsp;Hinca pun mengusulkan agar standar rekrutmen calon anggota Polri ditingkatkan menjadi pendidikan minimal sarjana (S1).&amp;nbsp;Mengutip akun YouTube TVR Parlemen, usulan itu ia sampaikan dalam rapat Komisi III DPR RI bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, di Senayan, Senin (26/5/2025).&amp;nbsp;Menurut Hinca, polisi yang mengemban tugas penegakan hukum, penting untuk memahami ilmu hukum, psikologi, kriminologi dan sosiologi.&amp;nbsp;&quot;Jadi, kalau ingin polisi yang profesional, menurut saya, solusinya sederhana. Tingkatkan standar masuknya. Jadi, minimal S1 untuk jadi polisi. Menurut saya itu lebih pas, karena dia menjaga peradaban. Kenapa? Karena hukum itu ilmu, bukan naluri. Polisi harus belajar ilmu hukum, kriminologi, psikologi dan sosiologisebelum bisa memahami tugasnya,&quot; kata Hinca.&amp;nbsp;Ditambahkan, polisi yang tidak memahami hukum sama bahayanya dengan dokter yang tidak menguasai anatomi.&amp;nbsp;&quot;Jangan sampai proses pendidikan polisi hanya jadi formalitas seperti masuk terminal. Masuk, bayar, lulus. Hukum tidak bisa ditegakkan dengan sistem seperti itu,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;Hinca pun mengusulkan agar dibuka jalur rekrutmen khusus polisi mahasiswa untuk menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.&amp;nbsp;&quot;Mari buka jalur polisi mahasiswa. Saya menawarkan saja ini pak, apakah bisa? Ada banyak mahasiswa kita, mulai mahasiswa hukum, teknologi informasi, kedokteran dan yang lain&#45;lain. Perbanyak Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) jalur sarjana yang eksklusif ini,&quot; kata politisi Partai Demokrat itu.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan menyoroti kekurangan pada lembaga pendidikan dan pelatihan polisi.&nbsp;<br><br>Hinca pun mengusulkan agar standar rekrutmen calon anggota Polri ditingkatkan menjadi pendidikan minimal sarjana (S1).&nbsp;<br><br>Mengutip akun YouTube TVR Parlemen, usulan itu ia sampaikan dalam rapat Komisi III DPR RI bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, di Senayan, Senin (26/5/2025).&nbsp;<br><br>Menurut Hinca, polisi yang mengemban tugas penegakan hukum, penting untuk memahami ilmu hukum, psikologi, kriminologi dan sosiologi.&nbsp;<br><br>"Jadi, kalau ingin polisi yang profesional, menurut saya, solusinya sederhana. Tingkatkan standar masuknya. Jadi, minimal S1 untuk jadi polisi. Menurut saya itu lebih pas, karena dia menjaga peradaban. Kenapa? Karena hukum itu ilmu, bukan naluri. Polisi harus belajar ilmu hukum, kriminologi, psikologi dan sosiologisebelum bisa memahami tugasnya," kata Hinca.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, polisi yang tidak memahami hukum sama bahayanya dengan dokter yang tidak menguasai anatomi.&nbsp;<br><br>"Jangan sampai proses pendidikan polisi hanya jadi formalitas seperti masuk terminal. Masuk, bayar, lulus. Hukum tidak bisa ditegakkan dengan sistem seperti itu," tegasnya.&nbsp;<br><br>Hinca pun mengusulkan agar dibuka jalur rekrutmen khusus polisi mahasiswa untuk menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.&nbsp;<br><br>"Mari buka jalur polisi mahasiswa. Saya menawarkan saja ini pak, apakah bisa? Ada banyak mahasiswa kita, mulai mahasiswa hukum, teknologi informasi, kedokteran dan yang lain-lain. Perbanyak Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) jalur sarjana yang eksklusif ini," kata politisi Partai Demokrat itu.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/hinca-pandjaitan-usul-standar-rekrutmen-polri-minimal-s1_miYzf79Oqn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hinca Pandjaitan: Menuju KUHAP Baru dengan Tali&#45;tali dari Sibagotnipohan</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;menuju&#45;kuhap&#45;baru&#45;dengan&#45;tali&#45;tali&#45;dari&#45;sibagotnipohan&#45;Ax2Kxl5av2/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hinca&#45;pandjaitan&#45;menuju&#45;kuhap&#45;baru&#45;dengan&#45;tali&#45;tali&#45;dari&#45;sibagotnipohan&#45;Ax2Kxl5av2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 15 Jul 2025 13:23:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengikuti rapat pembahasan RUU KUHAP di gedung DPR, mengenakan tali&#45;tali (pengikat) kepala dari Sibagotnipohan.&amp;nbsp;Sebagaimana diunggah Hinca dalam laman facebooknya, tali&#45;tali dimaksud perlambang untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar.&amp;nbsp;&quot;Saya tutup kepala dengan tali&#45;tali Sibagotnipohan, bukan untuk menutup pikiran. Tapi untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar,&quot; tulis Hinca, dilihat WahanaNews.co, Selasa (15/7/2025).&amp;nbsp;&quot;Saya percaya RUU KUHAP yang kita bedah hari ini harus serapat anyaman kain tali&#45;tali ulos ini&#45;ringkas dipakai, kuat menahan,&quot; lanjutnya.&amp;nbsp;Ditambahkan, bila simpulnya benar, ia akan melindungi yang kecil tanpa memberi celah bagi yang besar untuk menyelinap.&amp;nbsp;Dalam unggahan itu, Hinca juga menyampaikan terimakasih kepada orang yang memberi tali&#45;tali itu, dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Aku mau kenalkan satu tali&#45;tali yang khas ini, tali&#45;tali baru dari Sibagotnipohan. Biasanya merah gitu, kan, sekali ini colorfull ya di mangiring dengan banyak format. Jadi dia pas betul untuk kepala. Lembut. Ini ada hanya satu&#45;satunya. Terimakasih untuk yang memberi, dokter Simanjuntak, dokter Herna Marpaung dari Sidikalang, Dairi,&quot; kata Hinca.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAIRI.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan mengikuti rapat pembahasan RUU KUHAP di gedung DPR, mengenakan tali-tali (pengikat) kepala dari Sibagotnipohan.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diunggah Hinca dalam laman facebooknya, tali-tali dimaksud perlambang untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar.&nbsp;<br><br>"Saya tutup kepala dengan tali-tali Sibagotnipohan, bukan untuk menutup pikiran. Tapi untuk mengikat ikatan, bahwa hukum bukan sekedar pasal, tapi warisan nilai yang harus dijaga agar tidak lepas seperti simpul yang longgar," tulis Hinca, dilihat WahanaNews.co, Selasa (15/7/2025).&nbsp;<br><br>"Saya percaya RUU KUHAP yang kita bedah hari ini harus serapat anyaman kain tali-tali ulos ini-ringkas dipakai, kuat menahan," lanjutnya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, bila simpulnya benar, ia akan melindungi yang kecil tanpa memberi celah bagi yang besar untuk menyelinap.&nbsp;<br><br>Dalam unggahan itu, Hinca juga menyampaikan terimakasih kepada orang yang memberi tali-tali itu, dari Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Aku mau kenalkan satu tali-tali yang khas ini, tali-tali baru dari Sibagotnipohan. Biasanya merah gitu, kan, sekali ini colorfull ya di mangiring dengan banyak format. Jadi dia pas betul untuk kepala. Lembut. Ini ada hanya satu-satunya. Terimakasih untuk yang memberi, dokter Simanjuntak, dokter Herna Marpaung dari Sidikalang, Dairi," kata Hinca.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/hinca-pandjaitan-menuju-kuhap-baru-dengan-tali-tali-dari-sibagotnipohan_0p7t5K25hJ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Panen Padi Bersama Warga Gunung Meriah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;panen&#45;padi&#45;bersama&#45;warga&#45;gunung&#45;meriah&#45;Kc2L8uN4HO/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;panen&#45;padi&#45;bersama&#45;warga&#45;gunung&#45;meriah&#45;Kc2L8uN4HO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 09 Jul 2025 14:47:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKPP) Robot Simanullang, jajaran Dinas PKPP, Babinsa, Babinkambtibmas, serta Penyuluh Pertanian melakukan panen padi bersama kelompok tani Desa Gunung Meriah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu), Selasa (8/7/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, kehadiran Wabup disambut hangat warga yang telah menyiapkan saung dan makan siang bersama.&amp;nbsp;Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala pun mengapresiasinya. Wahyu menyampaikan, kebersamaan yang dibangun warga adalah sebuah kekuatan. Demikian halnya pemerintah tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa dukungan warganya.&amp;nbsp;&quot;Saya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan juga kegiatan ini. Kalau sebelumnya beberapa kelompok tani sudah memeperoleh bantuan berupa mesin tractor, tidak tertutup kemungkinan warga Desa Gunung Meriah akan mendapatkan hal serupa. Mari saling bahu membahu,doakan akan kami pemerintah agar juga dimampukan mengusulkan apa yang dibutuhkan masyarakat sehingga bisa mendapatkan bantuan yang memang layak kita peroleh,&quot; kata Wahyu.&amp;nbsp;Demikian halnya kegiatan panen padi, kata Wahyu, adalah bukti nyata hasil kerja keras, semangat gotong royong, dan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan mampu membuahkan hasil yang baik.&amp;nbsp;Panen bukan hanya menjadi momentum keberhasilan di sektor pertanian, tapi juga menjadi simbol ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah ini.&amp;nbsp;&quot;Apresiasi dan penghargaan setinggi&#45;tingginya dari kami pemerintah kepada seluruh anggota kelompok tani yang terus bekerja tanpa lelah, menghadapi tantangan alam, pasokan pupuk, dan fluktuasi harga. Namun semangat dan ketekunan bapak ibu sekalian membuktikan bahwa petani adalah tulang punggung bangsa,&quot; katanya.&amp;nbsp;&quot;Sejalan dengan misi Pemkab Dairi yakni meningkatkan perekonomian daerah melalui hilirisasi hasil pertanian dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kami terus berupaya agar dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani,&quot; lanjut Wahyu.&amp;nbsp;Lebih jauh Wahyu menjelaskan, Pemkab Dairi terus berkomitmen untuk mendorong pertanian berkelanjutan dengan program&#45;program peningkatan kapasitas petani, penyediaan benih unggul, perluasan lahan pertanian, hingga digitalisasi pertanian.&amp;nbsp;&quot;Kami percaya, sektor pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi lokal, bahkan di tengah tantangan global. Tak lupa terimakasih kepada penyuluh pertanian, atas perannya sebagai jembatan pengetahuan dan teknologi bagi petani. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar petani kita semakin mandiri dan berdaya saing,&quot; kata Wahyu.&amp;nbsp;&quot;Teruslah semangat, demi menjaga kualitas hasil panen. Kita semua adalah bagian dari lumbung pangan yang memberi manfaat besar bagi banyak orang,&quot; tutup Wahyu.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKPP) Robot Simanullang, jajaran Dinas PKPP, Babinsa, Babinkambtibmas, serta Penyuluh Pertanian melakukan panen padi bersama kelompok tani Desa Gunung Meriah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu), Selasa (8/7/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, kehadiran Wabup disambut hangat warga yang telah menyiapkan saung dan makan siang bersama.&nbsp;<br><br>Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala pun mengapresiasinya. Wahyu menyampaikan, kebersamaan yang dibangun warga adalah sebuah kekuatan. Demikian halnya pemerintah tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa dukungan warganya.&nbsp;<br><br>"Saya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan juga kegiatan ini. Kalau sebelumnya beberapa kelompok tani sudah memeperoleh bantuan berupa mesin tractor, tidak tertutup kemungkinan warga Desa Gunung Meriah akan mendapatkan hal serupa. Mari saling bahu membahu,doakan akan kami pemerintah agar juga dimampukan mengusulkan apa yang dibutuhkan masyarakat sehingga bisa mendapatkan bantuan yang memang layak kita peroleh," kata Wahyu.&nbsp;<br><br>Demikian halnya kegiatan panen padi, kata Wahyu, adalah bukti nyata hasil kerja keras, semangat gotong royong, dan sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan mampu membuahkan hasil yang baik.&nbsp;<br><br>Panen bukan hanya menjadi momentum keberhasilan di sektor pertanian, tapi juga menjadi simbol ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi kerakyatan di daerah ini.&nbsp;<br><br>"Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya dari kami pemerintah kepada seluruh anggota kelompok tani yang terus bekerja tanpa lelah, menghadapi tantangan alam, pasokan pupuk, dan fluktuasi harga. Namun semangat dan ketekunan bapak ibu sekalian membuktikan bahwa petani adalah tulang punggung bangsa," katanya.&nbsp;<br><br>"Sejalan dengan misi Pemkab Dairi yakni meningkatkan perekonomian daerah melalui hilirisasi hasil pertanian dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kami terus berupaya agar dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani," lanjut Wahyu.&nbsp;<br><br>Lebih jauh Wahyu menjelaskan, Pemkab Dairi terus berkomitmen untuk mendorong pertanian berkelanjutan dengan program-program peningkatan kapasitas petani, penyediaan benih unggul, perluasan lahan pertanian, hingga digitalisasi pertanian.&nbsp;<br><br>"Kami percaya, sektor pertanian bisa menjadi penopang utama ekonomi lokal, bahkan di tengah tantangan global. Tak lupa terimakasih kepada penyuluh pertanian, atas perannya sebagai jembatan pengetahuan dan teknologi bagi petani. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar petani kita semakin mandiri dan berdaya saing," kata Wahyu.&nbsp;<br><br>"Teruslah semangat, demi menjaga kualitas hasil panen. Kita semua adalah bagian dari lumbung pangan yang memberi manfaat besar bagi banyak orang," tutup Wahyu.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/wabup-dairi-panen-padi-bersama-warga-gunung-meriah_iiM83IgfQ9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wabup Dairi Ikuti Sosialisasi Program Kepemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;ikuti&#45;sosialisasi&#45;program&#45;kepemilikan&#45;rumah&#45;bagi&#45;masyarakat&#45;berpenghasilan&#45;rendah&#45;T7gjMmBhgW/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/wabup&#45;dairi&#45;ikuti&#45;sosialisasi&#45;program&#45;kepemilikan&#45;rumah&#45;bagi&#45;masyarakat&#45;berpenghasilan&#45;rendah&#45;T7gjMmBhgW/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 02 Jul 2025 12:27:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Rokhudson Sagala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, mengikuti zoom meeting sosialisasi program kepemilikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui KPR subsidi/FLPP, diruang rapat bupati, Senin (30/6/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo Dairi, rapat tersebut dipimpin Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution dan dihadiri kepala daerah se&#45;Sumatera Utara.&amp;nbsp;Dalam arahannya Bobby menyebut sosialisasi program kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui KPR subsidi (FLPP) adalah upaya untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang program pemerintah yang menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan bersubsidi.&amp;nbsp;Hal itu sesuai dengan Permen PKP 5/2025 yang mengatur tentang kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kemudahan pembangunan serta perolehan rumah bagi MBR.&amp;nbsp;&quot;Peraturan ini menetapkan besaran penghasilan maksimal MBR berdasarkan zonasi wilayah dan memberikan kemudahan akses rumah bagi MBR dengan penyesuaian penghasilan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditambahkan, program ini bertujuan agar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat memiliki rumah dengan kemudahan dan keringanan biaya.&amp;nbsp;FLPP, atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, adalah skema subsidi yang dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). FLPP memberikan suku bunga rendah dan uang muka ringan, sehingga cicilan bulanan menjadi lebih terjangkau.&amp;nbsp;Gubsu menyampaikan, akses hunian yang layak dan terjangkau merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan FLPP.&amp;nbsp;Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.&amp;nbsp;FLPP dikelola oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) di bawah Kementerian PUPR. Program ini telah berjalan sejak tahun 2010.&amp;nbsp;Harapannya, semua orang di Sumatera Utara bisa memiliki rumah yang layak.&amp;nbsp;&quot;Ini langkah cepat Provinsi Sumatera Utara, agar segera direalisasikan,&quot; kata Bobby.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, mengikuti zoom meeting sosialisasi program kepemilikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui KPR subsidi/FLPP, diruang rapat bupati, Senin (30/6/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo Dairi, rapat tersebut dipimpin Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution dan dihadiri kepala daerah se-Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Dalam arahannya Bobby menyebut sosialisasi program kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui KPR subsidi (FLPP) adalah upaya untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang program pemerintah yang menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan bersubsidi.&nbsp;<br><br>Hal itu sesuai dengan Permen PKP 5/2025 yang mengatur tentang kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kemudahan pembangunan serta perolehan rumah bagi MBR.&nbsp;<br><br>"Peraturan ini menetapkan besaran penghasilan maksimal MBR berdasarkan zonasi wilayah dan memberikan kemudahan akses rumah bagi MBR dengan penyesuaian penghasilan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, program ini bertujuan agar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat memiliki rumah dengan kemudahan dan keringanan biaya.&nbsp;<br><br>FLPP, atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, adalah skema subsidi yang dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). FLPP memberikan suku bunga rendah dan uang muka ringan, sehingga cicilan bulanan menjadi lebih terjangkau.&nbsp;<br><br>Gubsu menyampaikan, akses hunian yang layak dan terjangkau merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.&nbsp;<br><br>Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan FLPP.&nbsp;<br><br>Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.&nbsp;<br><br>FLPP dikelola oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) di bawah Kementerian PUPR. Program ini telah berjalan sejak tahun 2010.&nbsp;<br><br>Harapannya, semua orang di Sumatera Utara bisa memiliki rumah yang layak.&nbsp;<br><br>"Ini langkah cepat Provinsi Sumatera Utara, agar segera direalisasikan," kata Bobby.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072025/wabup-dairi-ikuti-sosialisasi-program-kepemilikan-rumah-bagi-masyarakat-berpenghasilan-rendah_v7wTNBzk34.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mangaranap Manik Pimpin KONI Dairi Periode 2025&#45;2029</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mangaranap&#45;manik&#45;pimpin&#45;koni&#45;dairi&#45;periode&#45;2025&#45;2029&#45;S5We8ycthY/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/mangaranap&#45;manik&#45;pimpin&#45;koni&#45;dairi&#45;periode&#45;2025&#45;2029&#45;S5We8ycthY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 24 Jun 2025 18:53:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Mangaranap Manik resmi memimpin KONI Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, periode 2025&#45;2029.&amp;nbsp;Pelantikan oleh Ketua KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar, digelar di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (24/6/2025).&amp;nbsp;Pengurus yang dilantik, Ketua Mangaranap Manik, Sekretaris Ihsan Idris Silalahi, Bendahara Sumantra Solin serta para ketua bidang dan anggota, total 55 orang.&amp;nbsp;Pelantikan turut dihadiri Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, Kadis Parbudpora Dairi Rahmat Syah Munthe, perwakilan Forkopimda serta Ketua 3 KONI Sumut, H Irwan Pulungan dan sejumlah atlet.&amp;nbsp;Usai pelantikan, Mangaranap Manik dalam sambutannya menyampaikan harapan dukungan moral dan materil dari Pemkab Dairi, untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.&amp;nbsp;Dijelaskan, saat ini ada 17 cabang olahraha yang masih aktif kepengurusannya, serta 3 cabang dalam proses persiapan musyawarah.&amp;nbsp;&quot;Kami siap melakukan sinergi dengan Pemkab Dairi, pelaku usaha dan lainnya, untuk pembinaan usia muda dan peningkatan prestasi olahraga,&quot; katanya.&amp;nbsp;Disebut, potensi altet dari beberapa cabang di Dairi sangat luar biasa, bahkan ada yang sudah menembus tingkat nasional dan internasional seperti Marlando Sihombing atlet billiar dan Odekta Naibaho dari cabang atletik.&amp;nbsp;&quot;Karenanya, kami butuh dukungan untuk lebih mengembangkan prestasi olahraga Kabupaten Dairi,&quot; kata Mangaranap.&amp;nbsp;Sementara Ketua KONI Sumut, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar menyampaikan, pungurus KONI Dairi harus dapat menjalankan amanah untuk melakukan pembinaan dan meraih prestasi.&amp;nbsp;Ia mengakui potensi altlet dari Dairi dan beberapa atlet sudah terdaftar di Sumut. Karenanya, KONI Dairi harus intens melakukan pembinaan sehingga prestasi dapat diraih.&amp;nbsp;&quot;Dalam waktu dekat KONI Sumut akan menyelenggarakan Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda), akan memanggil atlet berprestasi dari semua kabupaten/kota di Sumut,&quot; katanya.&amp;nbsp;Hatunggal juga berharap agar Pemkab Dairi memberi dukungan ke KONI Dairi, guna peningkatan prestasi olahraga, sehingga lebih maju dari sebelumnya.&amp;nbsp;Sementara Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan, Pemkab Dairi akan menyiapkan sarana prasarana olahraga, sejalan dengan akan adanya Sekolah Rakyat.&amp;nbsp;&quot;Sekolah Rakyat akan kita manfaatkan untuk penyediaan sarana olahraga, seperti lapangan yang lebih baik dari stadion saat ini,&quot; kata Vickner.&amp;nbsp;Vickner juga meminta pengurus KONI yang baru dilantik, untuk dapat membuat inovasi, teroboson, untuk peningkatan kemajuan olahraga di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Mangaranap Manik resmi memimpin KONI Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, periode 2025-2029.&nbsp;<br><br>Pelantikan oleh Ketua KONI Sumut Kol (Purn) Hatunggal Siregar, digelar di Balai Budaya Sidikalang, Selasa (24/6/2025).&nbsp;<br><br>Pengurus yang dilantik, Ketua Mangaranap Manik, Sekretaris Ihsan Idris Silalahi, Bendahara Sumantra Solin serta para ketua bidang dan anggota, total 55 orang.&nbsp;<br><br>Pelantikan turut dihadiri Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, Kadis Parbudpora Dairi Rahmat Syah Munthe, perwakilan Forkopimda serta Ketua 3 KONI Sumut, H Irwan Pulungan dan sejumlah atlet.&nbsp;<br><br>Usai pelantikan, Mangaranap Manik dalam sambutannya menyampaikan harapan dukungan moral dan materil dari Pemkab Dairi, untuk pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, saat ini ada 17 cabang olahraha yang masih aktif kepengurusannya, serta 3 cabang dalam proses persiapan musyawarah.&nbsp;<br><br>"Kami siap melakukan sinergi dengan Pemkab Dairi, pelaku usaha dan lainnya, untuk pembinaan usia muda dan peningkatan prestasi olahraga," katanya.&nbsp;<br><br>Disebut, potensi altet dari beberapa cabang di Dairi sangat luar biasa, bahkan ada yang sudah menembus tingkat nasional dan internasional seperti Marlando Sihombing atlet billiar dan Odekta Naibaho dari cabang atletik.&nbsp;<br><br>"Karenanya, kami butuh dukungan untuk lebih mengembangkan prestasi olahraga Kabupaten Dairi," kata Mangaranap.&nbsp;<br><br>Sementara Ketua KONI Sumut, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar menyampaikan, pungurus KONI Dairi harus dapat menjalankan amanah untuk melakukan pembinaan dan meraih prestasi.&nbsp;<br><br>Ia mengakui potensi altlet dari Dairi dan beberapa atlet sudah terdaftar di Sumut. Karenanya, KONI Dairi harus intens melakukan pembinaan sehingga prestasi dapat diraih.&nbsp;<br><br>"Dalam waktu dekat KONI Sumut akan menyelenggarakan Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda), akan memanggil atlet berprestasi dari semua kabupaten/kota di Sumut," katanya.&nbsp;<br><br>Hatunggal juga berharap agar Pemkab Dairi memberi dukungan ke KONI Dairi, guna peningkatan prestasi olahraga, sehingga lebih maju dari sebelumnya.&nbsp;<br><br>Sementara Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan, Pemkab Dairi akan menyiapkan sarana prasarana olahraga, sejalan dengan akan adanya Sekolah Rakyat.&nbsp;<br><br>"Sekolah Rakyat akan kita manfaatkan untuk penyediaan sarana olahraga, seperti lapangan yang lebih baik dari stadion saat ini," kata Vickner.&nbsp;<br><br>Vickner juga meminta pengurus KONI yang baru dilantik, untuk dapat membuat inovasi, teroboson, untuk peningkatan kemajuan olahraga di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062025/mangaranap-manik-pimpin-koni-dairi-periode-2025-2029_RnuaY5RzxK.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Harga Merosot Tajam, Petani Cabai di Dairi Menjerit</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/harga&#45;merosot&#45;tajam&#45;petani&#45;cabai&#45;di&#45;dairi&#45;menjerit&#45;tDy4A3DP4d/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/harga&#45;merosot&#45;tajam&#45;petani&#45;cabai&#45;di&#45;dairi&#45;menjerit&#45;tDy4A3DP4d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 27 May 2025 14:04:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Sidikalang.Wahananews.co, Sidikalang &#45; Petani cabai di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjerit disebabkan harga jual merosot tajam dibandingkan dengan harga sebelumnya.&amp;nbsp;Beberapa petani cabai di Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, diantaranya Lasman Matanari (45) mengatakan hal itu, dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (27/5/2025).&amp;nbsp;&quot;Sekarang harga cabai sangat merosot tajam. Kami petani cabai menjerit. Bagus tanaman, tapi harga jual merosot,&quot; kata Lasman.&amp;nbsp;Dijelaskan, dua bulan lalu harga cabai rawit di pasaran masih cukup lumayan, yakni Rp35 ribu per kilogram. Kemudian turun cecara berangsur dan kini menjadi Rp12 ribu per kilogram.&amp;nbsp;Sedangkan harga cabai merah dua minggu lalu juga cukup menggembirakan, Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Kemudian turun secara berangsur dan kini menjadi Rp13 ribu per kilogram.&amp;nbsp;Ditanya faktor penyebab harga cabai merosot tajam, Lasman menerangkan karena produksi membludak. Hampir semua daerah petani cabai menjerit karena harga merosot disebabkan produksi membludak.&amp;nbsp;Ditambahkan, petani sangat terpukul dengan merosotnya harga cabai, khususnya yang memiliki anak yang melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang tinggi, tentu membutuhkan dana.&amp;nbsp;Mungkin sekali petani itu sangat mengharapkan dari hasil pertanian cabai untuk biaya sekolah anaknya.&amp;nbsp;Terpisah, salah seorang agen pengumpul cabai mengaku boru Sihombing dikonfirmasi di pekan Sumbul mengakui harga cabai sangat merosot di bandingkan dengan harga sebelumnya.&amp;nbsp;Diakui, harga cabai rawit Rp12 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai merah hanya Rp13 ribu per kilogram.&amp;nbsp;Disebut, merosotnya harga komoditi itu disebabkan produksi membludak. Saat harga cabai meningkat, toke cabai dari Medan bahkan dari Pekanbaru datang ke Dairi untuk membeli cabai.&amp;nbsp;&quot;Namun setelah harga merosot tajam, toke yang dari luar daerah tidak kelihatan lagi batang hidungnya,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sidikalang.Wahananews.co, Sidikalang</strong> - Petani cabai di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjerit disebabkan harga jual merosot tajam dibandingkan dengan harga sebelumnya.&nbsp;<br><br>Beberapa petani cabai di Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, diantaranya Lasman Matanari (45) mengatakan hal itu, dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (27/5/2025).&nbsp;<br><br>"Sekarang harga cabai sangat merosot tajam. Kami petani cabai menjerit. Bagus tanaman, tapi harga jual merosot," kata Lasman.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, dua bulan lalu harga cabai rawit di pasaran masih cukup lumayan, yakni Rp35 ribu per kilogram. Kemudian turun cecara berangsur dan kini menjadi Rp12 ribu per kilogram.&nbsp;<br><br>Sedangkan harga cabai merah dua minggu lalu juga cukup menggembirakan, Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Kemudian turun secara berangsur dan kini menjadi Rp13 ribu per kilogram.&nbsp;<br><br>Ditanya faktor penyebab harga cabai merosot tajam, Lasman menerangkan karena produksi membludak. Hampir semua daerah petani cabai menjerit karena harga merosot disebabkan produksi membludak.&nbsp;<br><br>Ditambahkan, petani sangat terpukul dengan merosotnya harga cabai, khususnya yang memiliki anak yang melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang tinggi, tentu membutuhkan dana.&nbsp;<br><br>Mungkin sekali petani itu sangat mengharapkan dari hasil pertanian cabai untuk biaya sekolah anaknya.&nbsp;<br><br>Terpisah, salah seorang agen pengumpul cabai mengaku boru Sihombing dikonfirmasi di pekan Sumbul mengakui harga cabai sangat merosot di bandingkan dengan harga sebelumnya.&nbsp;<br><br>Diakui, harga cabai rawit Rp12 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai merah hanya Rp13 ribu per kilogram.&nbsp;<br><br>Disebut, merosotnya harga komoditi itu disebabkan produksi membludak. Saat harga cabai meningkat, toke cabai dari Medan bahkan dari Pekanbaru datang ke Dairi untuk membeli cabai.&nbsp;<br><br>"Namun setelah harga merosot tajam, toke yang dari luar daerah tidak kelihatan lagi batang hidungnya," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/harga-merosot-tajam-petani-cabai-di-dairi-menjerit_Ohrg3ke4h0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Diskon Listrik 50 Persen Juni 2025, Golongan Pelanggan Ini Tidak Mendapatkannya</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/diskon&#45;listrik&#45;50&#45;persen&#45;juni&#45;2025&#45;golongan&#45;pelanggan&#45;ini&#45;tidak&#45;mendapatkannya&#45;WWKNo1hO4q/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/diskon&#45;listrik&#45;50&#45;persen&#45;juni&#45;2025&#45;golongan&#45;pelanggan&#45;ini&#45;tidak&#45;mendapatkannya&#45;WWKNo1hO4q/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 26 May 2025 13:34:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pemerintah akan memberikan diskon tarif listrik kepada masyarakat pada Juni 2025. Namun, diskon tarif listrik ini tidak berlaku untuk seluruh pelanggan PLN. Artinya, ada golongan pelanggan tertentu yang tidak bisa mendapatkan diskon ini.&amp;nbsp;Melansir kompas.com, Senin (26/5/2025), pemberian diskon tarif listrik 50 persen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.&amp;nbsp;Lantas, siapa saja pelanggan PLN yang tidak bisa menikmati diskon tarif listrik 50 persen?&amp;nbsp;Golongan yang tidak mendapatkan diskon listrik 50 persen.&amp;nbsp;Secara umum, pemerintah menggulirkan program diskon tarif listrik dengan ketentuan yang tidak berbeda jauh dari periode sebelumnya, yaitu pada Januari&#45;Februari 2025.&amp;nbsp;Pada Januari–Februari 2025, pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA mendapatkan diskon tarif listrik.&amp;nbsp;Namun, pada periode bulan Juni&#45;Juli 2025, tarif sebesar 50 persen hanya akan diberikan kepada rumah tangga dengan daya di bawah 1.300 VA.&quot;(Ketentuannya) Kayak sebelumnya ya, tapi kita turunkan di bawah 1.300 VA,&quot; kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto,&amp;nbsp;Jumat (23/5/2025).&amp;nbsp;Dilansir dari laman resmi PLN, berikut golongan pelanggan yang tidak mendapat diskon tarif listrik 50 persen pada Juni&#45;Juli:&amp;nbsp;1. Golongan R&#45;1/TR: Daya 1.300 VA&amp;nbsp; Daya 2.200 VA2. Golongan R&#45;2/TR: Daya 3.500&#45;5.500 VA3. Golongan R&#45;3/TR: Daya 6.600 VA ke atas.&amp;nbsp;Stimulus untuk tingkatkan daya beli masyarakat&amp;nbsp;Dilansir dari Kompas TV, Sabtu (24/5/2025), diskon tarif listrik termasuk dalam paket insentif ekonomi yang akan diluncurkan pada Juni 2025.&amp;nbsp;Total, ada enam jenis insentif, yaitu diskon listrik, diskon tiket pesawat, diskon tarif tol, bantuan subsidi upah (BSU), bantuan sosial pangan, dan potongan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.&amp;nbsp;Pemerintah menyebutkan, tiap kementerian saat ini sedang menyiapkan aturan pelaksanaannya. Beberapa insentif memerlukan peraturan pemerintah (PP) atau peraturan menteri (Permen), dan semuanya ditargetkan selesai sebelum 5 Juni.&amp;nbsp;Tujuan dari paket ini adalah meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya selama libur sekolah, dan bertepatan dengan pencairan gaji ke&#45;13 untuk ASN.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pemerintah akan memberikan diskon tarif listrik kepada masyarakat pada Juni 2025. Namun, diskon tarif listrik ini tidak berlaku untuk seluruh pelanggan PLN. Artinya, ada golongan pelanggan tertentu yang tidak bisa mendapatkan diskon ini.&nbsp;<br><br>Melansir kompas.com, Senin (26/5/2025), pemberian diskon tarif listrik 50 persen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.&nbsp;<br><br>Lantas, siapa saja pelanggan PLN yang tidak bisa menikmati diskon tarif listrik 50 persen?&nbsp;<br><br><strong>Golongan yang tidak mendapatkan diskon listrik 50 persen.</strong>&nbsp;<br><br>Secara umum, pemerintah menggulirkan program diskon tarif listrik dengan ketentuan yang tidak berbeda jauh dari periode sebelumnya, yaitu pada Januari-Februari 2025.&nbsp;<br><br>Pada Januari–Februari 2025, pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA mendapatkan diskon tarif listrik.&nbsp;<br><br>Namun, pada periode bulan Juni-Juli 2025, tarif sebesar 50 persen hanya akan diberikan kepada rumah tangga dengan daya di bawah 1.300 VA.<br><br>"(Ketentuannya) Kayak sebelumnya ya, tapi kita turunkan di bawah 1.300 VA," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto,&nbsp;Jumat (23/5/2025).&nbsp;<br><br>Dilansir dari laman resmi PLN, berikut golongan pelanggan yang tidak mendapat diskon tarif listrik 50 persen pada Juni-Juli:&nbsp;<br><br>1. Golongan R-1/TR: Daya 1.300 VA&nbsp; Daya 2.200 VA<br>2. Golongan R-2/TR: Daya 3.500-5.500 VA<br>3. Golongan R-3/TR: Daya 6.600 VA ke atas.&nbsp;<br><br><strong>Stimulus untuk tingkatkan daya beli masyarakat</strong>&nbsp;<br><br>Dilansir dari Kompas TV, Sabtu (24/5/2025), diskon tarif listrik termasuk dalam paket insentif ekonomi yang akan diluncurkan pada Juni 2025.&nbsp;<br><br>Total, ada enam jenis insentif, yaitu diskon listrik, diskon tiket pesawat, diskon tarif tol, bantuan subsidi upah (BSU), bantuan sosial pangan, dan potongan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.&nbsp;<br><br>Pemerintah menyebutkan, tiap kementerian saat ini sedang menyiapkan aturan pelaksanaannya. Beberapa insentif memerlukan peraturan pemerintah (PP) atau peraturan menteri (Permen), dan semuanya ditargetkan selesai sebelum 5 Juni.&nbsp;<br><br>Tujuan dari paket ini adalah meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya selama libur sekolah, dan bertepatan dengan pencairan gaji ke-13 untuk ASN.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/diskon-listrik-50-persen-juni-2025-golongan-pelanggan-ini-tidak-mendapatkannya_F39mi3Aaup.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pertama Terjadi, Dinas PUTR Dairi Tidak Mengalokasikan Anggaran Pekerjaan Fisik</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pertama&#45;terjadi&#45;dinas&#45;putr&#45;dairi&#45;tidak&#45;mengalokasikan&#45;anggaran&#45;pekerjaan&#45;fisik&#45;LIwwjyz1U7/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/pertama&#45;terjadi&#45;dinas&#45;putr&#45;dairi&#45;tidak&#45;mengalokasikan&#45;anggaran&#45;pekerjaan&#45;fisik&#45;LIwwjyz1U7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 22 May 2025 14:41:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Pertama kali terjadi, tidak teralokasi anggaran untuk pekerjaan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&amp;nbsp;Ketiadaan anggaran fisik Tahun Anggaran (TA) 2025 itu, dikatakan Sekretaris Dinas PUTR Dairi Frianto Naibaho, dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/5/2025).&amp;nbsp;&quot;Dana untuk pekerjaan fisik yang bersumber dari APBD induk sama sekali tidak ada. Namun besar kemungkinan ada pembangunan fisik pada perubahan anggaran nanti,&quot; katanya.&amp;nbsp;Dijelaskan, jalan kabupaten Dairi atas pengawasan Dinas PUTR sepanjang 1.608 kilometer. Yang mengalami kerusakan berat ringan mencapai 50 persen.&amp;nbsp;Sementara sebagaimana pantauan wartawan di lapangan, hampir semua badan jalan antar desa dengan desa yang lain mengalami rusak berat.&amp;nbsp;Salah satu yang terparah, di kawasan Desa Tanjung Saluksuk hingga ke Desa Simanduma, Kecamatan Pegagan Hilir.&amp;nbsp;Begitu juga di kawasan Kecamatan Tanah Pinem dan Gunung Sitember serta kawasan Kecamatan Tigalingga, tidak kalah dengan kerusakan jalannya.&amp;nbsp;Kerusakan, menyulitkan bagi pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor.&amp;nbsp;Selain pengendara mengeluhkan kerusakan badan jalan, petani juga mengeluh disebabkan untuk memasarkan hasil bumi maupun untuk mendatangkan kebutuhan sehari&#45;hari mengalami kesulitan.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Pertama kali terjadi, tidak teralokasi anggaran untuk pekerjaan fisik di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.&nbsp;<br><br>Ketiadaan anggaran fisik Tahun Anggaran (TA) 2025 itu, dikatakan Sekretaris Dinas PUTR Dairi Frianto Naibaho, dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/5/2025).&nbsp;<br><br>"Dana untuk pekerjaan fisik yang bersumber dari APBD induk sama sekali tidak ada. Namun besar kemungkinan ada pembangunan fisik pada perubahan anggaran nanti," katanya.&nbsp;<br><br>Dijelaskan, jalan kabupaten Dairi atas pengawasan Dinas PUTR sepanjang 1.608 kilometer. Yang mengalami kerusakan berat ringan mencapai 50 persen.&nbsp;<br><br>Sementara sebagaimana pantauan wartawan di lapangan, hampir semua badan jalan antar desa dengan desa yang lain mengalami rusak berat.&nbsp;<br><br>Salah satu yang terparah, di kawasan Desa Tanjung Saluksuk hingga ke Desa Simanduma, Kecamatan Pegagan Hilir.&nbsp;<br><br>Begitu juga di kawasan Kecamatan Tanah Pinem dan Gunung Sitember serta kawasan Kecamatan Tigalingga, tidak kalah dengan kerusakan jalannya.&nbsp;<br><br>Kerusakan, menyulitkan bagi pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor.&nbsp;<br><br>Selain pengendara mengeluhkan kerusakan badan jalan, petani juga mengeluh disebabkan untuk memasarkan hasil bumi maupun untuk mendatangkan kebutuhan sehari-hari mengalami kesulitan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/pertama-terjadi-dinas-putr-dairi-tidak-mengalokasikan-anggaran-pekerjaan-fisik_WNCGte5v3h.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Humas SMAN 1 Pegagan Hilir Dairi Tidak Tahu Jumlah Dana BOS</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/humas&#45;sman&#45;1&#45;pegagan&#45;hilir&#45;dairi&#45;tidak&#45;tahu&#45;jumlah&#45;dana&#45;bos&#45;p0vp7o783t/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/humas&#45;sman&#45;1&#45;pegagan&#45;hilir&#45;dairi&#45;tidak&#45;tahu&#45;jumlah&#45;dana&#45;bos&#45;p0vp7o783t/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 21 May 2025 12:58:37 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Natar Manalu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Humas SMA Negeri (SMAN) 1 Pegagan Hilir, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jefri Sigalingging, tidak mengetahui berapa jumlah dana BOS yang diterima sekolah itu setiap tahunnya.&amp;nbsp;&quot;Tidak semua kita kuasai di sekolah ini,&quot; kata Jefri menjawab pertanyaan wartawan di sekolah itu, Selasa (20/5/2025).&amp;nbsp;Sementara terkait Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), Sigalingging menerangkan, SPP dikutip dari siswa Rp60 ribu per siswa per bulan.&amp;nbsp;Jumlah siswa siswi sebanyak 600 orang, 12 orang diantaranya digratiskan karena faktor ekonomi, termasuk yatim piatu.&amp;nbsp;Salah satu orangtua siswa yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada wartawan mengatakan, SPP Rp60 ribu per siswa setiap bulannya, diminta agar ditinjau kembali.&amp;nbsp;Hal itu mengingat kondisi perekonomian yang semakin sulit, termasuk faktor harga hasil bumi merosot tajam.&amp;nbsp;Salah satu diantaranya, harga cabai rawit Rp12 ribu per kilogram dan sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir, hingga sekarang.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Humas SMA Negeri (SMAN) 1 Pegagan Hilir, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Jefri Sigalingging, tidak mengetahui berapa jumlah dana BOS yang diterima sekolah itu setiap tahunnya.&nbsp;<br><br>"Tidak semua kita kuasai di sekolah ini," kata Jefri menjawab pertanyaan wartawan di sekolah itu, Selasa (20/5/2025).&nbsp;<br><br>Sementara terkait Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), Sigalingging menerangkan, SPP dikutip dari siswa Rp60 ribu per siswa per bulan.&nbsp;<br><br>Jumlah siswa siswi sebanyak 600 orang, 12 orang diantaranya digratiskan karena faktor ekonomi, termasuk yatim piatu.&nbsp;<br><br>Salah satu orangtua siswa yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada wartawan mengatakan, SPP Rp60 ribu per siswa setiap bulannya, diminta agar ditinjau kembali.&nbsp;<br><br>Hal itu mengingat kondisi perekonomian yang semakin sulit, termasuk faktor harga hasil bumi merosot tajam.&nbsp;<br><br>Salah satu diantaranya, harga cabai rawit Rp12 ribu per kilogram dan sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir, hingga sekarang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/humas-sman-1-pegagan-hilir-dairi-tidak-tahu-jumlah-dana-bos_9P5Q4SKU9J.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sabu Dalam Kotak Rokok, 2 Pria Ditangkap di Sidikalang Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sabu&#45;dalam&#45;kotak&#45;rokok&#45;2&#45;pria&#45;ditangkap&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;Tp5oVn10f9/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/sabu&#45;dalam&#45;kotak&#45;rokok&#45;2&#45;pria&#45;ditangkap&#45;di&#45;sidikalang&#45;dairi&#45;Tp5oVn10f9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 20 May 2025 10:48:41 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dua pria ditangkap Sat Narkoba Polres Dairi, Sumatera Utara, atas kasus narkotika jenis sabu, di Jalan Dr FL Tobing, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin (19/5/2025).&amp;nbsp;Kasat Narkoba Polres Dairi AKP Bram Candra dalam keterangan disampaikan Kasi Humas Ipda Ringkon Manik menyebut, kedua tersangka yakni SB (41) dan AS (31), ditangkap di rumah SB.&amp;nbsp;&quot;Ya tim Sat Narkoba Polres Dairi menangkap 2 tersangka atas peredaran narkotika jenis sabu,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Berdasar informasi yang diterima, petugas yang sudah mengetahui identitas tersangka langsung mendatangi rumah SB. Saat itu, kedua tersangka sedang berada di dalam rumah.&amp;nbsp;&quot;Saat petugas kami mengetuk pintu dan pintu langsung dibuka oleh tersangka, dan langsung dilakukan penangkapan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Saat digeledah, petugas mendapat narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam 4 plastik klip berukuran kecil seberat brutto 0,87 gram dan disimpan dalam kotak rokok di halaman belakang rumah.&amp;nbsp;Petugas pun langsung melakukan interogasi, dan SB mengaku bahwa barang haram itu adalah miliknya.&amp;nbsp;Saat ini kedua tersangka beserta alat bukti dibawa ke Mapolres Dairi guna penyelidikan lebih lanjut.&amp;nbsp;Kasat Narkoba Polres Dairi pun menghimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif memberantas narkotika di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;&quot;Mari sama&#45;sama kita memberantas narkoba yang bisa merusak masa depan anak bangsa. Segera laporkan kepada kami apabila menemukan adanya peredaran narkotika, agar segera kami tindaklanjuti,&quot; katanya.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dua pria ditangkap Sat Narkoba Polres Dairi, Sumatera Utara, atas kasus narkotika jenis sabu, di Jalan Dr FL Tobing, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin (19/5/2025).&nbsp;<br><br>Kasat Narkoba Polres Dairi AKP Bram Candra dalam keterangan disampaikan Kasi Humas Ipda Ringkon Manik menyebut, kedua tersangka yakni SB (41) dan AS (31), ditangkap di rumah SB.&nbsp;<br><br>"Ya tim Sat Narkoba Polres Dairi menangkap 2 tersangka atas peredaran narkotika jenis sabu," ujarnya.&nbsp;<br><br>Berdasar informasi yang diterima, petugas yang sudah mengetahui identitas tersangka langsung mendatangi rumah SB. Saat itu, kedua tersangka sedang berada di dalam rumah.&nbsp;<br><br>"Saat petugas kami mengetuk pintu dan pintu langsung dibuka oleh tersangka, dan langsung dilakukan penangkapan," katanya.&nbsp;<br><br>Saat digeledah, petugas mendapat narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam 4 plastik klip berukuran kecil seberat brutto 0,87 gram dan disimpan dalam kotak rokok di halaman belakang rumah.&nbsp;<br><br>Petugas pun langsung melakukan interogasi, dan SB mengaku bahwa barang haram itu adalah miliknya.&nbsp;<br><br>Saat ini kedua tersangka beserta alat bukti dibawa ke Mapolres Dairi guna penyelidikan lebih lanjut.&nbsp;<br><br>Kasat Narkoba Polres Dairi pun menghimbau kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif memberantas narkotika di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br>"Mari sama-sama kita memberantas narkoba yang bisa merusak masa depan anak bangsa. Segera laporkan kepada kami apabila menemukan adanya peredaran narkotika, agar segera kami tindaklanjuti," katanya.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/sabu-dalam-kotak-rokok-2-pria-ditangkap-di-sidikalang-dairi_teSwS4t9sj.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Buruan Daftar! PLN Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/buruan&#45;daftar&#45;pln&#45;promo&#45;tambah&#45;daya&#45;diskon&#45;50&#45;persen&#45;zcf5ZuoWsf/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/buruan&#45;daftar&#45;pln&#45;promo&#45;tambah&#45;daya&#45;diskon&#45;50&#45;persen&#45;zcf5ZuoWsf/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 16 May 2025 10:23:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) PT PLN (Persero) menghadirkan promo tambah daya listrik dengan potongan biaya sebesar 50 persen.&amp;nbsp;Melansir Sulsel.WahanaNews.co, Jumat (16/5/2025), program bertajuk Bangkit Lebih Terang ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga 23 Mei 2025.&amp;nbsp;Promo diperuntukkan bagi pelanggan tegangan rendah seluruh golongan tarif satu fasa, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin melakukan tambah daya hingga batas maksimal 7.700 VA.&amp;nbsp;Program dimaksud hanya dapat diikuti oleh pelanggan PLN yang sudah terdaftar sebelum 1 Mei 2024.&amp;nbsp;Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Sri Mulyanti, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan setia, sekaligus dukungan PLN bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik untuk berbagai aktivitas dengan biaya yang lebih terjangkau.&amp;nbsp;“Mengusung semangat Hari Kebangkitan Nasional, program promo tambah daya Bangkit Lebih Terang dihadirkan untuk memberikan pengalaman penggunaan listrik yang lebih nyaman melalui kemudahan tambah daya,” ujar Edi.&amp;nbsp;Diskon tambah daya 50 persen ini dapat diperoleh dengan melakukan transaksi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.&amp;nbsp;Bagi pelanggan prabayar, cukup melakukan pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dapat melakukan pembayaran tagihan listrik.&amp;nbsp;Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e&#45;voucher diskon tambah daya yang dapat diakses melalui fitur “Reward” di aplikasi PLN Mobile atau melalui email pelanggan yang terdaftar.&amp;nbsp;Selanjutnya, pelanggan dapat mengajukan permohonan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile dengan memasukkan kode e&#45;voucher yang diterima.&amp;nbsp;Setelah pembayaran terkonfirmasi, unit PLN setempat akan segera memproses penambahan daya sesuai ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;Melalui promo ini, pelanggan dapat menghemat lebih dari Rp 3 juta. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp 3.512.625, dibandingkan dengan biaya sebelumnya yang mencapai Rp 7.025.250.&amp;nbsp;Sebagai informasi tambahan, satu akun PLN Mobile hanya dapat menerima maksimal empat e&#45;voucher selama masa promo berlangsung.&amp;nbsp;Hal ini untuk memberikan kesempatan merata kepada lebih banyak pelanggan.&amp;nbsp;“Prosesnya mudah dan cepat. Semua dilakukan melalui PLN Mobile. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik&#45;baiknya sebelum program berakhir pada 23 Mei 2025,” tutup Edi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) PT PLN (Persero) menghadirkan promo tambah daya listrik dengan potongan biaya sebesar 50 persen.&nbsp;<br><br>Melansir Sulsel.WahanaNews.co, Jumat (16/5/2025), program bertajuk Bangkit Lebih Terang ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga 23 Mei 2025.&nbsp;<br><br>Promo diperuntukkan bagi pelanggan tegangan rendah seluruh golongan tarif satu fasa, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin melakukan tambah daya hingga batas maksimal 7.700 VA.&nbsp;<br><br>Program dimaksud hanya dapat diikuti oleh pelanggan PLN yang sudah terdaftar sebelum 1 Mei 2024.&nbsp;<br><br>Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Sri Mulyanti, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan setia, sekaligus dukungan PLN bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik untuk berbagai aktivitas dengan biaya yang lebih terjangkau.&nbsp;<br><br>“Mengusung semangat Hari Kebangkitan Nasional, program promo tambah daya Bangkit Lebih Terang dihadirkan untuk memberikan pengalaman penggunaan listrik yang lebih nyaman melalui kemudahan tambah daya,” ujar Edi.&nbsp;<br><br>Diskon tambah daya 50 persen ini dapat diperoleh dengan melakukan transaksi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.&nbsp;<br><br>Bagi pelanggan prabayar, cukup melakukan pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dapat melakukan pembayaran tagihan listrik.&nbsp;<br><br>Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya yang dapat diakses melalui fitur “Reward” di aplikasi PLN Mobile atau melalui email pelanggan yang terdaftar.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, pelanggan dapat mengajukan permohonan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile dengan memasukkan kode e-voucher yang diterima.&nbsp;<br><br>Setelah pembayaran terkonfirmasi, unit PLN setempat akan segera memproses penambahan daya sesuai ketentuan yang berlaku.&nbsp;<br><br>Melalui promo ini, pelanggan dapat menghemat lebih dari Rp 3 juta. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp 3.512.625, dibandingkan dengan biaya sebelumnya yang mencapai Rp 7.025.250.&nbsp;<br><br>Sebagai informasi tambahan, satu akun PLN Mobile hanya dapat menerima maksimal empat e-voucher selama masa promo berlangsung.&nbsp;<br><br>Hal ini untuk memberikan kesempatan merata kepada lebih banyak pelanggan.&nbsp;<br><br>“Prosesnya mudah dan cepat. Semua dilakukan melalui PLN Mobile. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebelum program berakhir pada 23 Mei 2025,” tutup Edi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/buruan-daftar-pln-promo-tambah-daya-diskon-50-persen_zersy72Qd3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kisah Kelam di Austria, Ayah Sekap Putri Selama 24 Tahun</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kisah&#45;kelam&#45;di&#45;austria&#45;ayah&#45;sekap&#45;putri&#45;selama&#45;24&#45;tahun&#45;HeGxDCh1H1/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/kisah&#45;kelam&#45;di&#45;austria&#45;ayah&#45;sekap&#45;putri&#45;selama&#45;24&#45;tahun&#45;HeGxDCh1H1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 15 May 2025 15:52:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Kisah kelam datang dari Austria, dimana seorang gadis bernama Elisabeth Fritzl mengalami mimpi buruk yang disebabkan oleh perbuatan keji ayahnya sendiri.&amp;nbsp;Melansir kumparan.com, gadis malang itu disekap di ruang bawah tanah selama 24 tahun lamanya. Selama disekap, sang ayah telah memperkosanya lebih dari 3.000 kali sampai dirinya melahirkan 7 orang anak.&amp;nbsp;Hilangnya&amp;nbsp;Elisabeth&amp;nbsp;Mimpi buruk itu berawal Pada 28 Agustus 1984, saat Elisabeth yang saat itu berusia 18 tahun tiba&#45;tiba saja menghilang dari rumahnya. Ibunya, Rosemarie, membuat laporan kehilangan pada kepolisian setempat.&amp;nbsp;Lalu tiba&#45;tiba sebuah surat datang dari Elisabeth, dalam surat itu ia menyatakan bahwa dirinya sudah bosan dengan kehidupan keluarganya dan memutuskan untuk melarikan diri.&amp;nbsp;Ayah Elisabeth, Josef Fritzl, mengatakan kepada polisi yang datang ke rumah mereka bahwa ia tidak tahu ke mana Elisabeth pergi. Ia juga menduga bahwa Elisabeth telah bergabung dengan sebuah sekte keagamaan.&amp;nbsp;Tapi kenyataan yang sebenarnya adalah sang ayah telah menyekap putrinya di ruang bawah tanah yang berada dibawah 20 kaki didalam rumah tempat mereka tinggal.&amp;nbsp;Terungkapnya Kasus Penyekapan dan Pemerkosaan&amp;nbsp;Pada tanggal 26 April 2008, Elisabeth akhirnya berhasil melarikan diri dari ruang bawah tanah tempat sang ayah menyekapnya selama kurang lebih 24 tahun.&amp;nbsp;Saat itu, ia ditahan polisi untuk dimintai keterangan tentang apa yang sebenarnya telah terjadi. Setelah membuat perjanjian dengan kepolisian bahwa ia tidak akan pernah dipertemukan dengan ayahnya lagi, Elisabeth akhirnya menceritakan kisah penyekapannya yang telah terjadi selama 24 tahun tersebut.&amp;nbsp;Elisabeth menjelaskan bahwa sang ayah, Josef Fritzl menyekapnya di ruang bawah tanah selama kurang lebih 24 tahun dan telah memperkosanya sebanyak kurang lebih 3000 kali.&amp;nbsp;Elisabeth juga menjelaskan selama disekap dan diperkosa, dirinya telah hamil sebanyak 7 kali. Sang ayah, Josef, biasanya akan menemuinya di malam hari, membuatnya menonton film porno kemudian memperkosanya.&amp;nbsp;Selama 7 kali hamil, Elisabeth menjelaskan bahwa hanya 3 orang anak yang berhasil bertahan hidup, yaitu Kerstin, Stefan dan Felix, yang berusia 19, 17 dan 5 tahun. Ia membesarkan anak&#45;anaknya diruang bawah tanah tempat sang ayah menyekapnya.&amp;nbsp;Penangkapan Josef&amp;nbsp;Fritzl&amp;nbsp;Sang Ayah, Josef Fritzl, yang saat itu berusia 73 tahun, berhasil ditangkap dan diadili di pengadilan kota Austria, Sankt Pölten.&amp;nbsp;Ia didakwa atas tuduhan pemerkosaan massal, kasus inses, penahanan orang, pemaksaan dan pembunuhan karena kelalaian. Josef akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.&amp;nbsp;Dr Adelheid Kästner, seorang psikiater Austria yang pernah mewawancarai Josef menyimpulkan bahwa pengalaman masa kecil Josef sebagai seorang anak yang diasuh oleh sosok ibu yang brutal dan tidak mencintainya telah mendorongnya untuk menjadi sosok yang suka mengendalikan seseorang sepenuhnya. Dan hal itu ia lakukan pada anaknya sendiri, Elisabeth.&amp;nbsp;Kehidupan&amp;nbsp;Elisabeth&amp;nbsp;Setelah Bebas&amp;nbsp;Elisabeth akhirnya bisa menjalani kehidupan normal di akhir tahun 2008 setelah ia dan anak&#45;anaknya dianggap cukup pulih.&amp;nbsp;Ia tinggal di sebuah desa yang dirahasiakan namanya di Austria yang hanya dikenal sebagai &quot;Desa X&quot;.&amp;nbsp;Elisabeth pun diberikan identitas baru sebagai upaya untuk melupakan semua kenangan buruknya. Ia dan anak&#45;anaknya juga disembunyikan dari media untuk dapat membiarkannya menjalani kehidupan barunya dengan tenang.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Kisah kelam datang dari Austria, dimana seorang gadis bernama Elisabeth Fritzl mengalami mimpi buruk yang disebabkan oleh perbuatan keji ayahnya sendiri.&nbsp;<br><br>Melansir kumparan.com, gadis malang itu disekap di ruang bawah tanah selama 24 tahun lamanya. Selama disekap, sang ayah telah memperkosanya lebih dari 3.000 kali sampai dirinya melahirkan 7 orang anak.&nbsp;<br><br><strong>Hilangnya&nbsp;Elisabeth</strong>&nbsp;<br><br>Mimpi buruk itu berawal Pada 28 Agustus 1984, saat Elisabeth yang saat itu berusia 18 tahun tiba-tiba saja menghilang dari rumahnya. Ibunya, Rosemarie, membuat laporan kehilangan pada kepolisian setempat.&nbsp;<br><br>Lalu tiba-tiba sebuah surat datang dari Elisabeth, dalam surat itu ia menyatakan bahwa dirinya sudah bosan dengan kehidupan keluarganya dan memutuskan untuk melarikan diri.&nbsp;<br><br>Ayah Elisabeth, Josef Fritzl, mengatakan kepada polisi yang datang ke rumah mereka bahwa ia tidak tahu ke mana Elisabeth pergi. Ia juga menduga bahwa Elisabeth telah bergabung dengan sebuah sekte keagamaan.&nbsp;<br><br>Tapi kenyataan yang sebenarnya adalah sang ayah telah menyekap putrinya di ruang bawah tanah yang berada dibawah 20 kaki didalam rumah tempat mereka tinggal.&nbsp;<br><br><strong>Terungkapnya Kasus Penyekapan dan Pemerkosaan</strong>&nbsp;<br><br>Pada tanggal 26 April 2008, Elisabeth akhirnya berhasil melarikan diri dari ruang bawah tanah tempat sang ayah menyekapnya selama kurang lebih 24 tahun.&nbsp;<br><br>Saat itu, ia ditahan polisi untuk dimintai keterangan tentang apa yang sebenarnya telah terjadi. Setelah membuat perjanjian dengan kepolisian bahwa ia tidak akan pernah dipertemukan dengan ayahnya lagi, Elisabeth akhirnya menceritakan kisah penyekapannya yang telah terjadi selama 24 tahun tersebut.&nbsp;<br><br>Elisabeth menjelaskan bahwa sang ayah, Josef Fritzl menyekapnya di ruang bawah tanah selama kurang lebih 24 tahun dan telah memperkosanya sebanyak kurang lebih 3000 kali.&nbsp;<br><br>Elisabeth juga menjelaskan selama disekap dan diperkosa, dirinya telah hamil sebanyak 7 kali. Sang ayah, Josef, biasanya akan menemuinya di malam hari, membuatnya menonton film porno kemudian memperkosanya.&nbsp;<br><br>Selama 7 kali hamil, Elisabeth menjelaskan bahwa hanya 3 orang anak yang berhasil bertahan hidup, yaitu Kerstin, Stefan dan Felix, yang berusia 19, 17 dan 5 tahun. Ia membesarkan anak-anaknya diruang bawah tanah tempat sang ayah menyekapnya.&nbsp;<br><br><strong>Penangkapan Josef&nbsp;Fritzl</strong>&nbsp;<br><br>Sang Ayah, Josef Fritzl, yang saat itu berusia 73 tahun, berhasil ditangkap dan diadili di pengadilan kota Austria, Sankt Pölten.&nbsp;<br><br>Ia didakwa atas tuduhan pemerkosaan massal, kasus inses, penahanan orang, pemaksaan dan pembunuhan karena kelalaian. Josef akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.&nbsp;<br><br>Dr Adelheid Kästner, seorang psikiater Austria yang pernah mewawancarai Josef menyimpulkan bahwa pengalaman masa kecil Josef sebagai seorang anak yang diasuh oleh sosok ibu yang brutal dan tidak mencintainya telah mendorongnya untuk menjadi sosok yang suka mengendalikan seseorang sepenuhnya. Dan hal itu ia lakukan pada anaknya sendiri, Elisabeth.&nbsp;<br><br><strong>Kehidupan&nbsp;Elisabeth&nbsp;Setelah Bebas</strong>&nbsp;<br><br>Elisabeth akhirnya bisa menjalani kehidupan normal di akhir tahun 2008 setelah ia dan anak-anaknya dianggap cukup pulih.&nbsp;<br><br>Ia tinggal di sebuah desa yang dirahasiakan namanya di Austria yang hanya dikenal sebagai "Desa X".&nbsp;<br><br>Elisabeth pun diberikan identitas baru sebagai upaya untuk melupakan semua kenangan buruknya. Ia dan anak-anaknya juga disembunyikan dari media untuk dapat membiarkannya menjalani kehidupan barunya dengan tenang.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/kisah-kelam-di-austria-ayah-sekap-putri-selama-24-tahun_6ggPDKn9JM.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dinas Pertanian Dairi Dorong Petani Gunakan Pestisida Nabati</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dinas&#45;pertanian&#45;dairi&#45;dorong&#45;petani&#45;gunakan&#45;pestisida&#45;nabati&#45;Vo8yF72LkU/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/dinas&#45;pertanian&#45;dairi&#45;dorong&#45;petani&#45;gunakan&#45;pestisida&#45;nabati&#45;Vo8yF72LkU/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 07 May 2025 12:18:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tenno Purba]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Meminimalisir hama, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mendorong petani untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati.&amp;nbsp;Dengan penggunaan pestisida nabati, bahan baku berasal dari tumbuhan, sifatnya mudah terurai di alam dan tidak merusak lingkungan.&amp;nbsp;Hal itu dikatakan Kepala DPKPP Dairi Robot Simanullang dikonfirmasi wartawan terkait rekomendasi DPRD Dairi saat laporan Pansus LKPj Bupati Dairi tahun 2024.&amp;nbsp;&quot;Saya menyambut baik rekomendasi DPRD tersebut. Terkait pengendalian hama, kami mendorong petani untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati,&quot; kata Robot lewat selular, Selasa (6/5/2025).&amp;nbsp;Terkait rekomendasi perbaikan sarana prasarana pertanian, Robot menyebut, mengingat keterbatasan anggaran, terus membangun komunikasi dan sudah menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat dan provinsi, untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi irigasi primer, sekunder dan tersier.&amp;nbsp;&quot;Dan beberapa irigasi yang rusak baik akibat bencana maupun kerusakan yang disebabkan oleh faktor waktu, kami sudah melakukan upaya menghimbau petani agar melakukan gotong royong sebagai penanganan sementara. Demikian halnya dengan hama penyakit, kami terus berupaya memfasilitasi petani untuk membuat pestisida nabati,&quot; kata Robot.&amp;nbsp;Sebagaimana diketahui, DPRD Dairi menyampaikan beberapa rekomendasi, dalam sidang Laporan Pansus DPRD Dairi atas pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Dairi tahun 2024, Senin (5/5/2025).&amp;nbsp;Diantaranya, terkait dengan sarana dan prasarana pertanian, agar disinkronkan dengan OPD terkait.&amp;nbsp;Kemudian, penanganan hama tanaman, khususnya durian, kopi, coklat, jeruk, bawang merah, direkomendasikan agar pelayanan dan advokasinya serta penanganan yang serius.&amp;nbsp;Di tahun 2024, banyak petani durian, kopi, coklat mengalami gagal panen akibat ketidak tersediaan obat&#45;obatan dan ahli untuk membantu petani.&amp;nbsp;Selanjutnya, direkomendasi untuk menganggarkan biaya pemeliharaan dan belanja indukan budidaya ikan di seluruh Balai Benih Ikan (BBI) di Kabupaten Dairi.&amp;nbsp;[Redaktur: Robert Panggabean']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Meminimalisir hama, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara mendorong petani untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati.&nbsp;<br><br>Dengan penggunaan pestisida nabati, bahan baku berasal dari tumbuhan, sifatnya mudah terurai di alam dan tidak merusak lingkungan.&nbsp;<br><br>Hal itu dikatakan Kepala DPKPP Dairi Robot Simanullang dikonfirmasi wartawan terkait rekomendasi DPRD Dairi saat laporan Pansus LKPj Bupati Dairi tahun 2024.&nbsp;<br><br>"Saya menyambut baik rekomendasi DPRD tersebut. Terkait pengendalian hama, kami mendorong petani untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati," kata Robot lewat selular, Selasa (6/5/2025).&nbsp;<br><br>Terkait rekomendasi perbaikan sarana prasarana pertanian, Robot menyebut, mengingat keterbatasan anggaran, terus membangun komunikasi dan sudah menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat dan provinsi, untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi irigasi primer, sekunder dan tersier.&nbsp;<br><br>"Dan beberapa irigasi yang rusak baik akibat bencana maupun kerusakan yang disebabkan oleh faktor waktu, kami sudah melakukan upaya menghimbau petani agar melakukan gotong royong sebagai penanganan sementara. Demikian halnya dengan hama penyakit, kami terus berupaya memfasilitasi petani untuk membuat pestisida nabati," kata Robot.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diketahui, DPRD Dairi menyampaikan beberapa rekomendasi, dalam sidang Laporan Pansus DPRD Dairi atas pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Dairi tahun 2024, Senin (5/5/2025).&nbsp;<br><br>Diantaranya, terkait dengan sarana dan prasarana pertanian, agar disinkronkan dengan OPD terkait.&nbsp;<br><br>Kemudian, penanganan hama tanaman, khususnya durian, kopi, coklat, jeruk, bawang merah, direkomendasikan agar pelayanan dan advokasinya serta penanganan yang serius.&nbsp;<br><br>Di tahun 2024, banyak petani durian, kopi, coklat mengalami gagal panen akibat ketidak tersediaan obat-obatan dan ahli untuk membantu petani.&nbsp;<br><br>Selanjutnya, direkomendasi untuk menganggarkan biaya pemeliharaan dan belanja indukan budidaya ikan di seluruh Balai Benih Ikan (BBI) di Kabupaten Dairi.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Robert Panggabean]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/dinas-pertanian-dairi-dorong-petani-gunakan-pestisida-nabati_6I91yxradR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hardiknas 2025, Ini Pesan Mendikdasmen Dibacakan Wabup Dairi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hardiknas&#45;2025&#45;ini&#45;pesan&#45;mendikdasmen&#45;dibacakan&#45;wabup&#45;dairi&#45;5KzPmhR9Ar/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/hardiknas&#45;2025&#45;ini&#45;pesan&#45;mendikdasmen&#45;dibacakan&#45;wabup&#45;dairi&#45;5KzPmhR9Ar/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 03 May 2025 12:34:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang&amp;nbsp;&#45; Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Dairi, di halaman kantor Bupati Dairi, Jumat (2/5/2025).&amp;nbsp;Keterangan Diskominfo, Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar (Mendikdasmen) Abdul Mu&apos;ti dalam sambutannya dibacakan Wabup menyampaikan, peringatan hardiknas bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba.&amp;nbsp;Disebut, hardiknas merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.&amp;nbsp;&quot;Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab&#45;sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan,&quot; katanya.&amp;nbsp;Ditegaskan, pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara.&amp;nbsp;Sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur.&amp;nbsp;Mendikdasmen juga menyoroti keberadaan guru, tenaga pendidik dan kependidikan.&amp;nbsp;Dijelaskan bahwa presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.&amp;nbsp;Dengan cara demikian, dijelaskan bahwa guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban.&amp;nbsp;&quot;Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor para murid, Guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta memandu para muridnya mencapai cita&#45;cita luhur. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa,&quot; katanya.&amp;nbsp;Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional diminta semua saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan &quot;Pendidikan Bermutu untuk Semua&quot;.&amp;nbsp;Turut hadir dalam upacara itu, unsur Forkopimda, Sekda Charles Bantjin, para ASN serta pelajar dari tingkat SD hingga SMA.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang</strong>&nbsp;- Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Sumatera Utara, Wahyu Daniel Sagala menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Dairi, di halaman kantor Bupati Dairi, Jumat (2/5/2025).&nbsp;<br><br>Keterangan Diskominfo, Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam sambutannya dibacakan Wabup menyampaikan, peringatan hardiknas bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba.&nbsp;<br><br>Disebut, hardiknas merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.&nbsp;<br><br>"Sesuai amanat konstitusi, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab-sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan," katanya.&nbsp;<br><br>Ditegaskan, pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara.&nbsp;<br><br>Sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur.&nbsp;<br><br>Mendikdasmen juga menyoroti keberadaan guru, tenaga pendidik dan kependidikan.&nbsp;<br><br>Dijelaskan bahwa presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.&nbsp;<br><br>Dengan cara demikian, dijelaskan bahwa guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban.&nbsp;<br><br>"Para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tetapi juga mentor dan konselor para murid, Guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta memandu para muridnya mencapai cita-cita luhur. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa," katanya.&nbsp;<br><br>Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional diminta semua saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan "Pendidikan Bermutu untuk Semua".&nbsp;<br><br>Turut hadir dalam upacara itu, unsur Forkopimda, Sekda Charles Bantjin, para ASN serta pelajar dari tingkat SD hingga SMA.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/hardiknas-2025-ini-pesan-mendikdasmen-dibacakan-wabup-dairi_Tz6tLJW6RS.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gugatan Kepemilikan Rumah Antar Anak di Dairi, Ibu Kandung Jadi Saksi</title>
                <link>https://sidikalang.wahananews.co/utama/gugatan&#45;kepemilikan&#45;rumah&#45;antar&#45;anak&#45;di&#45;dairi&#45;ibu&#45;kandung&#45;jadi&#45;saksi&#45;CvG9Lv1qXO/0</link>
                <comments>https://sidikalang.wahananews.co/utama/gugatan&#45;kepemilikan&#45;rumah&#45;antar&#45;anak&#45;di&#45;dairi&#45;ibu&#45;kandung&#45;jadi&#45;saksi&#45;CvG9Lv1qXO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 01 May 2025 13:56:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Robert Panggabean]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang &#45; Karolina Sagala, seorang nenek berusia 91 tahun menjadi saksi dalam perkara gugatan kepemilikan rumah antara penggugat Mestron Siboro dengan tergugat Rosintan Siboro, di PN Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (30/4/2025).&amp;nbsp;Mestron dan Rosintan merupakan anak kandung Karolina. Berstatus janda, Karolina tinggal bersama Rosintan.&amp;nbsp;Karolina diajukan sebagai saksi oleh tergugat melalui kuasa hukum Agustinus, selain Suparman Siboro, personel TNI Angkatan Laut beralamat di Manokwari dan Kolestra Siboro disebut&#45;sebut perwira menengah di Mabes Polri.&amp;nbsp;Sidang dipimpin hakim ketua, Mhd Iqbal Fahri Junaedi Purba dengan hakim anggota Satria Satronikhama Waruwu dan Guntar Frans Gerry.&amp;nbsp;Kesaksian dimulai dari pengajuan pertanyaan Agustinus terkait kwitansi senilai Rp10 juta per 7 Februari 2012.&amp;nbsp;“Setelah ditolak dari RSUD Sidikalang lantaran sakit, benarkah saksi bersama anaknya singgah di rumah Mardongan di Jalan Pahlawan Sidikalang untuk memberi panjar?&quot; tanya Agustinus.&amp;nbsp;Menurut Karolina, hari itu setelah makan pagi, mereka hendak berobat ke Medan. Dalam perjalanan, tampak plank bertuliskan rumah dijual. Rombongan sebanyak 7 orang, dalam 2 mobil. Dia berada di mobil Mestron.&amp;nbsp;Menurutnya, rombongan turun. Anaknya, Suparman mengambil uang sebanyak Rp10 juta diserahkan ke Mardongan. Pertemuan di rumah Mardongan berlangsung selama 1 jam.&amp;nbsp;Seterusnya, perjalanan lanjut ke Medan dan menginap di rumah Mestron. Dia berobat di RS Adven tanggal 8 Februari, masuk di ruang UGD.&amp;nbsp;Penanganan medis selama 3 hari. Kemudian kembali ke Sidikalang. Karolina menyebut, diantar pulang oleh Suparman.&amp;nbsp;“Dalam perjalanan pulang, kami berhenti di rumah Mardongan. Suparman menyerahkan uang pembayaran sebesar Rp250 juta kepada Mardongan”, kata Karolina.&amp;nbsp;“Dalam kondisi kesehatan serius, masih sempat ibu memikirkan negosisasi rumah? Secara analogi, ini sukar diterima,&quot; ujar Satria.&amp;nbsp;Sesuai penjelasan Karolina, kata Satria, bahwa saksi telah ‘disuapi’ makanan ‘hati lembu’ akibat sakit. Acara dilakukan secara kekeluargaan dan adat. Dalam kebiasaan, itu artinya, umur bakal tidak panjang.&amp;nbsp;&quot;Kalau saya konstruksikan, keterangan Karolina tidak sinkron dengan keterangan saksi yang diajukan Mestron. Tolong ibu bicara jujur. Yang berperkara adalah anak kandung saksi. Setiap keterangan&amp;nbsp; berimplikasi hukum,&quot; kata Satria.&amp;nbsp;Satria kemudian bertanya, uang siapa untuk pembelian rumah. Menurut Karolina, dana pembelian ditalangi 3 putranya, yakni Mestron, Suparman dan Kolestra. Namun dia tidak tahu uang siapa paling banyak.&amp;nbsp;“Masa ibu tidak tahu,&quot; kata Satria.&amp;nbsp;Ketika memberi kesaksian, Karolina didampingi putrinya, Dewi Siboro. Kehadirannya, untuk membantu menerjemahkan atau memperjelas pertanyaan. Namun, Satria mengeluarkan Dewi lantaran mempengaruhi.&amp;nbsp;“Keluar,&quot; tegas Satria. Perempuan itu melangkah lalu duduk di kursi pengunjung.&amp;nbsp;Karolina menerangkan, Rosintan bersama Merdi Simanjuntak pindah dari Samosir ke Sidikalang. Itu akibat Simanjuntak sakit di bagian perut. Sesudahnya muncul lagi penyakit di bagian tenggorokan. Menantu tidak bisa bicara&amp;nbsp; tetapi bisa bekerja dan menyetir mobil. Penjelasan Karolina, Merdi tidak ikut ketika saksi hendak berobat ke Medan.&amp;nbsp;“Kenapa Merdi tidak ikut? Kan menantu? Bisanya nyetir,&quot; tanya Satria.&amp;nbsp;Pada kesempatan itu, Satria berbicara dengan nada tinggi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;“Disini, banyak bukti palsu. Tolong ibu bicara jujur. Dalam kesaksian lainnya, Mardongan menyebut, tidak pernah menandatangani kwitansi Rp250 juta,&quot; tegas Satria.&amp;nbsp;Satria menyebut, sesuai keterangan Karolina, Merdi bisa beraktivitas. Namun dalam akte jual beli, menantunya tidak ikut tanda tangan. Padahal, rumah itu adalah untuk suami istri.&amp;nbsp;“Mungkin dilarang anakku. Begitulah,&quot; jawab Karolina.&amp;nbsp;Karolina memaparkan, Mestron pernah marah meminta sertifikat diberikan. Mereka diusir. Karenanya, ia dan Rosintan pindah ke Lae Mbulan. Namun di sana, dia kurang sehat.&amp;nbsp;Karolina minta tolong kepada putranya, Kuatson Siboro yang&amp;nbsp; beralamat di Batang Beruh. Tujuannya agar diijinkan tinggal di rumah dimaksud. Diakui, sertifikat telah diserahkan melalui Kuatson.&amp;nbsp;Menjawab pertanyaan kuasa hukum penggugat, Tahi Purba dan Ranto Sibarani, Karolina menerangkan, memiliki 11 anak. Pun begitu, tidak ada yang memberi perhatian khusus.&amp;nbsp;Karolina menyebut, dia pernah dibawa Mestron berobat ke Penang. Istri kedua Mestron, Lina Sihite pernah memberinya perhiasan emas.&amp;nbsp;“Ku jualnya itu, biar ada makanku,&quot; ata Karolina.&amp;nbsp;Sementara Iqbal memaparkan, perkara ini bisa didamaikan. Sebenarnya, bisa diselesaikan di keluarga. Tidak perlu sampai ke pengadilan. Tergantung ibu.&amp;nbsp;“Berilah keterangan jujur. Bicara seperti air mengalir. Sebenarnya, uang siapa yang membeli rumah itu,&quot; kata Iqbal.&amp;nbsp;Karolina tetap bersikukuh, uang pembelian berasal dari Mestron, Suparman dan Kolestra. Dia tidak tahu bagaimana pembayaran atas kekurangan dari harga jual beli rumah Rp500 juta.&amp;nbsp;Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mestron Siboro mengajukan gugatan karena merasa rumah tersebut merupakan haknya.&amp;nbsp;Uang pembelian rumah Rp500 juta adalah miliknya yang diserahkan ke Rosintan untuk pembayaran tahun 2012.&amp;nbsp;Belakangan, rumah dialihkan atas nama Rosintan tanpa sepengetahuan Mestron, Kini, sertifikat berada di tangan Mestron tetapi tidak bisa dialihkan.&amp;nbsp;[Redaktur: Fernando']]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang </strong>- Karolina Sagala, seorang nenek berusia 91 tahun menjadi saksi dalam perkara gugatan kepemilikan rumah antara penggugat Mestron Siboro dengan tergugat Rosintan Siboro, di PN Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu (30/4/2025).&nbsp;<br><br>Mestron dan Rosintan merupakan anak kandung Karolina. Berstatus janda, Karolina tinggal bersama Rosintan.&nbsp;<br><br>Karolina diajukan sebagai saksi oleh tergugat melalui kuasa hukum Agustinus, selain Suparman Siboro, personel TNI Angkatan Laut beralamat di Manokwari dan Kolestra Siboro disebut-sebut perwira menengah di Mabes Polri.&nbsp;<br><br>Sidang dipimpin hakim ketua, Mhd Iqbal Fahri Junaedi Purba dengan hakim anggota Satria Satronikhama Waruwu dan Guntar Frans Gerry.&nbsp;<br><br>Kesaksian dimulai dari pengajuan pertanyaan Agustinus terkait kwitansi senilai Rp10 juta per 7 Februari 2012.&nbsp;<br><br>“Setelah ditolak dari RSUD Sidikalang lantaran sakit, benarkah saksi bersama anaknya singgah di rumah Mardongan di Jalan Pahlawan Sidikalang untuk memberi panjar?" tanya Agustinus.&nbsp;<br><br>Menurut Karolina, hari itu setelah makan pagi, mereka hendak berobat ke Medan. Dalam perjalanan, tampak plank bertuliskan rumah dijual. Rombongan sebanyak 7 orang, dalam 2 mobil. Dia berada di mobil Mestron.&nbsp;<br><br>Menurutnya, rombongan turun. Anaknya, Suparman mengambil uang sebanyak Rp10 juta diserahkan ke Mardongan. Pertemuan di rumah Mardongan berlangsung selama 1 jam.&nbsp;<br><br>Seterusnya, perjalanan lanjut ke Medan dan menginap di rumah Mestron. Dia berobat di RS Adven tanggal 8 Februari, masuk di ruang UGD.&nbsp;<br><br>Penanganan medis selama 3 hari. Kemudian kembali ke Sidikalang. Karolina menyebut, diantar pulang oleh Suparman.&nbsp;<br><br>“Dalam perjalanan pulang, kami berhenti di rumah Mardongan. Suparman menyerahkan uang pembayaran sebesar Rp250 juta kepada Mardongan”, kata Karolina.&nbsp;<br><br>“Dalam kondisi kesehatan serius, masih sempat ibu memikirkan negosisasi rumah? Secara analogi, ini sukar diterima," ujar Satria.&nbsp;<br><br>Sesuai penjelasan Karolina, kata Satria, bahwa saksi telah ‘disuapi’ makanan ‘hati lembu’ akibat sakit. Acara dilakukan secara kekeluargaan dan adat. Dalam kebiasaan, itu artinya, umur bakal tidak panjang.&nbsp;<br><br>"Kalau saya konstruksikan, keterangan Karolina tidak sinkron dengan keterangan saksi yang diajukan Mestron. Tolong ibu bicara jujur. Yang berperkara adalah anak kandung saksi. Setiap keterangan&nbsp; berimplikasi hukum," kata Satria.&nbsp;<br><br>Satria kemudian bertanya, uang siapa untuk pembelian rumah. Menurut Karolina, dana pembelian ditalangi 3 putranya, yakni Mestron, Suparman dan Kolestra. Namun dia tidak tahu uang siapa paling banyak.&nbsp;<br><br>“Masa ibu tidak tahu," kata Satria.&nbsp;<br><br>Ketika memberi kesaksian, Karolina didampingi putrinya, Dewi Siboro. Kehadirannya, untuk membantu menerjemahkan atau memperjelas pertanyaan. Namun, Satria mengeluarkan Dewi lantaran mempengaruhi.&nbsp;<br><br>“Keluar," tegas Satria. Perempuan itu melangkah lalu duduk di kursi pengunjung.&nbsp;<br><br>Karolina menerangkan, Rosintan bersama Merdi Simanjuntak pindah dari Samosir ke Sidikalang. Itu akibat Simanjuntak sakit di bagian perut. Sesudahnya muncul lagi penyakit di bagian tenggorokan. Menantu tidak bisa bicara&nbsp; tetapi bisa bekerja dan menyetir mobil. Penjelasan Karolina, Merdi tidak ikut ketika saksi hendak berobat ke Medan.&nbsp;<br><br>“Kenapa Merdi tidak ikut? Kan menantu? Bisanya nyetir," tanya Satria.&nbsp;<br><br>Pada kesempatan itu, Satria berbicara dengan nada tinggi.&nbsp;&nbsp;<br><br>“Disini, banyak bukti palsu. Tolong ibu bicara jujur. Dalam kesaksian lainnya, Mardongan menyebut, tidak pernah menandatangani kwitansi Rp250 juta," tegas Satria.&nbsp;<br><br>Satria menyebut, sesuai keterangan Karolina, Merdi bisa beraktivitas. Namun dalam akte jual beli, menantunya tidak ikut tanda tangan. Padahal, rumah itu adalah untuk suami istri.&nbsp;<br><br>“Mungkin dilarang anakku. Begitulah," jawab Karolina.&nbsp;<br><br>Karolina memaparkan, Mestron pernah marah meminta sertifikat diberikan. Mereka diusir. Karenanya, ia dan Rosintan pindah ke Lae Mbulan. Namun di sana, dia kurang sehat.&nbsp;<br><br>Karolina minta tolong kepada putranya, Kuatson Siboro yang&nbsp; beralamat di Batang Beruh. Tujuannya agar diijinkan tinggal di rumah dimaksud. Diakui, sertifikat telah diserahkan melalui Kuatson.&nbsp;<br><br>Menjawab pertanyaan kuasa hukum penggugat, Tahi Purba dan Ranto Sibarani, Karolina menerangkan, memiliki 11 anak. Pun begitu, tidak ada yang memberi perhatian khusus.&nbsp;<br><br>Karolina menyebut, dia pernah dibawa Mestron berobat ke Penang. Istri kedua Mestron, Lina Sihite pernah memberinya perhiasan emas.&nbsp;<br><br>“Ku jualnya itu, biar ada makanku," ata Karolina.&nbsp;<br><br>Sementara Iqbal memaparkan, perkara ini bisa didamaikan. Sebenarnya, bisa diselesaikan di keluarga. Tidak perlu sampai ke pengadilan. Tergantung ibu.&nbsp;<br><br>“Berilah keterangan jujur. Bicara seperti air mengalir. Sebenarnya, uang siapa yang membeli rumah itu," kata Iqbal.&nbsp;<br><br>Karolina tetap bersikukuh, uang pembelian berasal dari Mestron, Suparman dan Kolestra. Dia tidak tahu bagaimana pembayaran atas kekurangan dari harga jual beli rumah Rp500 juta.&nbsp;<br><br>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mestron Siboro mengajukan gugatan karena merasa rumah tersebut merupakan haknya.&nbsp;<br><br>Uang pembelian rumah Rp500 juta adalah miliknya yang diserahkan ke Rosintan untuk pembayaran tahun 2012.&nbsp;<br><br>Belakangan, rumah dialihkan atas nama Rosintan tanpa sepengetahuan Mestron, Kini, sertifikat berada di tangan Mestron tetapi tidak bisa dialihkan.&nbsp;<br><br><strong>[Redaktur: Fernando]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052025/gugatan-kepemilikan-rumah-antar-anak-di-dairi-ibu-kandung-jadi-saksi_xjrKm913wU.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->