SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Hari pertama masuk sekolah pada tahun pelajaran 2026/2027 semarak di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Dairi, termasuk di SMK Rismaduma Sumbul.
Bagi ratusan murid baru, momen tersebut menjadi langkah awal untuk mengenal lingkungan dan pergaulan yang terukur di lingkungan sekolah.
Baca Juga:
Trump Klaim Seluruh Pemimpin Militer Iran Tewas, Sebut Mojtaba Khamenei "90 Persen Lenyap"
Kepala SMK Swasta Rismaduma Besli Munte dikonfirmasi WahanaNews.co, Selasa (14/7/2026) mengatakan, kegiatan pembukaan diawali dengan upacara bendera yang diikuti seluruh siswa.
Setelah itu, 350 siswa yang mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan akan berlangsung selama 5 hari.
Agusto Benyamin Samosir selaku Ketua Yayasan menyatakan mendukung pelaksanaan MPLS dan harus dilaksanakan secara edukatif, humanis, inklusif, dan menjadikan sekolah menjadi rumah kedua bagi para siswa siswi.
Baca Juga:
Trump Kenakan Tarif Kargo di Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Kedepankan Diplomasi
Selama lima hari pelaksanaan, siswa baru menerima berbagai materi strategis antara lain, pengenalan lingkungan sekolah, visi dan misi sekolah, wawasan wiyata mandala, tata tertib, budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan Santun), pendidikan karakter.
Kemudian, gerakan tujuh anak Indonesia (G7KAIH), gerakan Indonesia Asri, gerakan rukun sama teman, pendidikan agama, hingga pengenalan profil lulusan SMK yang siap menghadapi tantangan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.
Sebagai bentuk penguatan rasa nasionalisme, SMK Swasta Rismaduma Sumbul menggandeng Koramil 01 Sumbul untuk memberikan materi cinta tanah air dan juga peraturan baris berbaris.
"Sehingga peserta didik memiliki pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sebagai warga negara Indonesia. Tidak lupa, SMK Swasta Rismaduma juga menghadirkan Kemenag Dairi memberikan pemaparan tentang pencegahan pergaulan bebas," kata Besli.
Disela acara, Wakasek Bidang Kesiswaan Anceria Maria Tamba menegaskan bahwa MPLS merupakan gerbang awal untuk membangun budaya sekolah yang berkualitas.
"Kami sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya mencetak lulusan berkompetensi tinggi, tetapi juga membangun generasi muda yang berintegritas, berbudaya inopatif, dan siap menjadi sumber daya manusia berkualitas bagi kemajuan Sumut khususnya Kabupaten Dairi," kata Anceria.
[Redaktur: Fernando]