SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Remus Tamba (45) warga Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, korban penganiayaan, meminta polisi untuk segera menangkap terduga pelaku inisial LG.
Hal itu dikatakan Remus kepada WahanaNews.co melalui sambungan WhatsApp, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga:
Dibalik Tewasnya ASN di Apartemen Medan, Polisi Temukan Modus Pemerasan dan Jejak Konsultasi AI
"Pelaku masih berkeliaran di areal perkampungan. Saya dan keluarga berharap kepada penegak hukum khususnya Polsek Siempat Nempu untuk segera menangkap pelaku," kata Remus.
Adapun dugaan penganiayaan itu terjadi di salah satu kedai tuak milik warga di Dusun Napambelang, Desa Soban, Kecamatan Siempat Nempu, Selasa (14/7/2026) malam.
Kronologi dipaparkan Remus, sekitar pukul 18.30 Wib, ia datang ke kedai tuak milik RN. Disitu, telah ada LG dan beberapa pengunjung lain.
Baca Juga:
Ferdy Sambo Tolak Kisah Hidupnya Difilmkan, Ancam Tempuh Jalur Hukum
Berselang, sambil minum tuak, mereka bercerita. Remus menceritakan bahwa ibu LG adalah teman sekelas Remus sejak SD hingga SMP.
Sekitar pukul 19.30 Wib, Remus permisi mau pulang. Namun LG yang diduga tidak terima cerita Remus, berdiri, memegang kerah baju Remus dengan tangan kiri, dan memukul korban diwajah dengan tangan kanan, yang menggenggam kunci sepeda motor. Korban pun terjatuh. LG kembali memukul korban.
Tidak terima perbuatan LG, Remus melapor ke Polsek Siempat Nempu, Rabu (15/7/2026).