SidikalangNews.id | 3 keputusan yang akan diambil Bupati Kabupaten Dairi saat melakukan dialog interaktif dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) adalah peningkatan aparatur pemerintah desa bagi ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-kabupaten Dairi, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Selasa, 5-6 April 2022 bertempat di Hotel Mutiara Sidikalang.
Bupati mengemukakan hal itu usai mendengar keluh kesah para ketua BPD se-Kabupaten Dairi siang itu.
Baca Juga:
Pelaksanaan MBG Diduga Sarat "Permainan", KAMAKSI Desak Dadan Hindayana Kepala BGN Mundur
“Harus dipahami saya memang punya keterbatasan wewenang, dan keterbatasan anggaran, namun walau demikian kita akan upayakan tunjangan BPD akan kita naikkan mulai tahun depan, tapi jumlahnya akan kita hitung dulu,” kata Eddy yang disambut tepuk tangan oleh para ketua BPD se Kabupaten Dairi.
Bupati dengan semangat menjelaskan rencana itu akan terlebih dulu dikaji dan dihitung.
“Kita akan alokasikan anggaran, kita buat dalam bentuk insentif. Seandainya dari Dana Desa tidak bisa dialokasikan untuk hal ini, saya akan coba carikan solusinya nanti. Yang pasti insentifnya pun harus terukur,” seru Bupati.
Baca Juga:
Kota Bandung Dinobatkan Jadi Daerah Termaju Nomor 1 di Jawa Barat
Diakhir dialog Bupati menyampaikan akan mengeluarkan instruksi melalui Dinas Pemdes agar peran BPD ke depan lebih maksimal.
“Saya akan keluarkan instruksi untuk Dinas Pemdes dan seluruh Camat agar peran bapak ibu di BPD ke depan lebih maksimal, ” ujarnya.
Sebelumnya beberapa ketua BPD dari beberapa desa seperti dari Desa Lae Itam, Desa Gunung Meriah, Desa Sihorbo, dan Desa Kalang Simbara menyampaikan berbagai keluhan yang langsung mendapat respon dari Bupati, Dinas Pemdes dan juga Camat.