SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kabupaten Dairi menyatakan kecaman keras terhadap segala bentuk tindak kekerasan, penganiayaan, dan perlakuan tidak pantas yang menimpa anak-anak.
GMNI Dairi menegaskan kecaman tersebut tidak hanya untuk wilayah Kabupaten Dairi, tetapi juga untuk seluruh Indonesia.
Baca Juga:
Insentif Motor Listrik Turun dari Rp5 Juta Jadi Rp3 Juta, INDEF Soroti Efektivitas Subsidi
"Kami, Dewan Pimpinan Cabang GMNI Kabupaten Dairi, menyatakan kecaman yang setinggi-tingginya terhadap segala bentuk tindak kekerasan, penganiayaan, dan perlakuan tidak pantas yang menimpa anak-anak di wilayah Kabupaten Dairi maupun di seluruh Indonesia," demikian pernyataan resmi GMNI Dairi.
GMNI Dairi menyebut anak adalah amanah Tuhan dan masa depan bangsa yang haknya wajib dilindungi tanpa terkecuali.
"Anak adalah amanah Tuhan, masa depan bangsa, dan haknya harus dilindungi tanpa terkecuali. Setiap tindak kekerasan,baik fisik, psikis, maupun penelantaran adalah pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan merusak tatanan kemanusiaan yang beradab," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga:
400 Ribu Data Jemaah Haji Diduga Tak Valid, BPKH Pastikan Dana Rp10 Triliun Tidak Hilang
Andi Silalahi Ketua GMNI Dairi dikonfirmasi WahanaNews.co menegaskan 4 poin tuntutan.
1. Usut Tuntas Setiap kasus kekerasan terhadap anak harus diusut hingga tuntas dan pelakunya ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.
2 Perkuat Perlindungan Penguatan perlindungan anak di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan lembaga negara.