SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Kelangkaan dan sulitnya akses pupuk bersubsidi dikeluhkan petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Pantauan WahanaNews.co, sejumlah kios resmi pupuk bersubsidi di Sidikalang terpantau tutup saat jam operasional, salah satunya kios pupuk Andika yang berada di Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Baca Juga:
Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang Berbuntut Kritik Keras, Boyamin Pertanyakan Sistem KPK
"Kios tutup terus pak. Kami sudah mau memupuk tapi bingung mau beli dimana, kami tidak tau alasan kenapa kios selalu tutup. Kalau beli pupuk non subsidi harganya mahal kali, tidak sanggup kami petani kecil," keluh seorang warga, bermarga Girsang, Jumat (31/7/2026).
Warga berharap pemerintah dan distributor segera mengatasi persoalan ini agar tidak mengganggu musim tanam.
Simanjuntak pengelola kios pupuk UD. Andika dikonfirmasi WahanaNews.co. Jumat (31/7/2026) melalui WhatsApp mengatakan, kios tutup karena pupuk tidak masuk.
Baca Juga:
Cekcok Kekasih Berujung Maut, Pria di Grogol Hantam Korban Empat Kali dengan Palu
"Pupuk yang kita tebus dari distributor dua minggu lalu 15 ton tetapi yang diantar hari Rabu (29/7/2026) hanya 5 ton. Alasan kita tutup, tidak mungkin kita buka kalau hanya duduk di kios kalau pupuk tidak ada, ditambah saya kurang sehat, saya juga sudah buat digrup WA kita, hari Senin kios buka," ujar Simanjuntak.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Dairi terkait penyebab seringnya kios tutup dan solusi untuk petani.
Warga berharap pengusaha kios seharusnya memberitahukan kepada petani kalau pupuk kelompok tidak ada supaya petani tahu mengambil langkah mencari solusi.
Petani meminta aparat dan pemerintah segera turun tangan menertibkan distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak dipersulit.
[Redaktur: Fernando]