SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui PD Pasar, mencanangkan program pasar komoditi Sitinjo menjadi pusat pasar komoditi harian Kabupaten Dairi.
Pencanangan program ini dilakukan dengan mempertimbangkan tiga faktor utama, yaitu letak pasar yang strategis, fasilitas yang memadai, serta potensi hasil pertanian Kabupaten Dairi yang sangat mendukung.
Baca Juga:
Kasus Rumah Mangkrak Masih Terjadi, FKBI Ingatkan Konsumen Jangan Mudah Percaya Janji Developer Syariah
Pantauwan wartawan di pasar Sitinjo, pedagang eceran sudah mulai terlihat ramai. Deretan lapak sayur, buah dan komoditi pertanian lainnya mulai terisi.
Dirut PD Pasar Dairi Lumpin Pangaribuan dikonfirmasi WahanaNews.co mengatakan pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung program tersebut.
"Pantauan kita selama ini pasar Sitinjo ini haruslah menjadi pasar komoditi harian," kata Lumpin di kantornya, Rabu (22/7/2026).
Baca Juga:
Pejabat Kelistrikan Irak Ditangkap, Diduga Gelapkan Kabel Listrik Senilai Rp54 Miliar
Terpisah, masyarakat Sitinjo menyambut baik pencanangan program ini. Warga berharap kedepan pedagang dari Pasar Sumbul yang selama ini berjualan di pinggir jalan dan trotoar dapat bergabung ke pasar Sitinjo. Dengan begitu aktivitas jual beli menjadi lebih aman, tertib, dan tidak mengganggu pengguna jalan.
Selain itu, keuntungan besar juga akan dirasakan para petani. Data menunjukkan 80 persen warga Sitinjo berprofesi sebagai petani. Dengan adanya pasar komoditi harian, proses pengantaran hasil bumi menjadi lebih dekat, efisien, dan petani dapat menjual hasil panen secara eceran langsung kepada konsumen.
Pemkab Dairi berharap melalui program ini perekonomian masyarakat khususnya sektor pertanian di Dairi dapat meningkat, serta tercipta pusat perdagangan komoditi hasil bumi yang bersih, tertib, humanis.