“Masyarakat sangat tertinggal dalam informasi dan pengetahuan” kata Simanjorang. Kalaupun ada yang pakai generator, jumlahnya relatif sedikit. Ditambahkan, Jenjang pendidikan SMP dan SMA ditempuh dengan jarak lumayan jauh.
Sepengetahuannya, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu belum pernah kunjungan ke lokasi itu.
Baca Juga:
Klinik di Siempat Nempu Dairi Diduga Ajukan Klaim Fiktif BPJS Rp400 Juta
Kesia pelajar SMA dan Klaren siswi SMP berharap, Presiden Jokowi memperhatikan kehidupan mereka.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Charles Bantjin, Selasa (1/2/2022) mengatakan, sudah beberapa kali mengusul ke PLN. Namun hingga kini belum direspons.
Pihaknya berharap, pemerintah provinsi turut mendorong agar masyarakat memperoleh penerangan.
Baca Juga:
Warga Minta PLN Perbaiki Jaringan Listrik di Panji Dabutar Dairi
Sebagaimana diketahui, Jokowi melakukan kunjungan ke Kabupaten Dairi, Kamis (3/2/2022). Berdasarkan jadwal yang beredar, tak terlihat agenda kepala negara ke Silalahi-Paropo sebagai bagian Danau Toba.[zbr]