Selain itu, di tahun 1958 Baris juga berhasil dengan memenangkan dengan juara ke lima di Malang.
Baris juga berhasil memenangkan kejuaraan ke enam di Medan tahun 1960 dan tahun yang sama, dia mengikuti mengikuti kejuaraan Zona Pacific di Sydney
Baca Juga:
Kebanggaan Toga Sihite Sedunia, Chelsie Monica Ukir Sejarah Kalahkan Pecatur Nomor 1 Dunia Magnus Carlsen
Namun Baris meninggalkan dunia catur dengan berhasil meraih gelar Master Nasional dan beralih menggeluti olahraga bridge, prestasinya di bidang bridge juga cukup membanggakan dengan berhasil memboyong Piala Rebullida dan juara bridge timur jauh pertama kalinya di tahun 1962 hingga 1975.
Setelah itu, dia mendirikan sekolah catur di Stasiun Cawang.
2. Cerdas Barus
Baca Juga:
Erick Thohir Buka Munas PB Percasi 2026, Dorong Catur Masuk Industri dan Sport Tourism
Cerdas Barus lahir di Kabanjahe, Sumatera Utara (1 Januari 1961), adalah seorang pemain catur tuna rungu yang mampu menjadi seorang Grandmaster (GM) Indonesia pada masanya.
Walaupun dia seorang tunarungu tak menjadi hambatan baginya bersaing dalam bidang catur, hingga dia berhasil mendapatkan gelar Grandmaster.
Awal Baris mengenal catur saat berusia 14 tahun, dia terus mengasah kemampuannya hingga di tahun 1981 dia berhasil menjadi juara kedua dalam kejuaraan Provinsi Sumatera Utara.