Menanggapi pengunjukrasa, Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan, pihaknya telah menyurati PT. Gruti dan BumDes Parbuluan VI agar menghentikan penebangan pohon sebelum ada penyelesaian masalah yang terjadi di desa itu.
Bupati juga menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi di Parbuluan VI termasuk Bumdes akan diaudit.
Baca Juga:
Resmi Jadi Koperasi Simpan-Pinjam, Anim Imamuddin Sampaikan Hal Ini di RAT Koppas Kranggan Ke-38
"Sudah saya perintahkan Inspektorat saya supaya melakukan audit," tegas Vickner Sinaga.
Di Polres Dairi, massa diterima Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan didampingi Wakapolres Kompol Diarma Munthe beserta PJU Polres Dairi.
Massa meninggalkan Polres Dairi dengan tertib setelah perwakilan warga Parbuluan VI sebanyak 20 orang membuat laporan atas perambahan hutan dan pengrusakan lingkungan di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan.
Baca Juga:
Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi Kepada 250 Keluarga Melalui Program CSR
Terpisah, Halim Lumbanbatu anggota Komisi III DPRD Dairi di kantor Dewan kepada media ini mengatakan, anggota dewan selalu mengakomodir aspirasi masyarakat.
"Yang jelas kita negara demokrasi yang berpihak kepada masyarakat banyak," sebutnya.
Aksi demonstrasi berlangsung damai dalam pengawalan ketat dari TNI dan personel Polres Dairi dan Pakpak Bharat.