2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab:
Sila ini menekankan pentingnya menghormati martabat manusia, menjunjung tinggi hak asasi, dan berlaku adil dalam kehidupan.
3. Persatuan Indonesia:
Sila ini menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, serta menolak segala bentuk perpecahan.
Baca Juga:
Pengurus IGORNAS Sumedang Resmi Dilantik, Pelatihan Pelatih Tinju Dasar Digelar untuk Guru Olahraga
4. Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan:
Sila ini menekankan pentingnya pemerintahan yang berdasarkan musyawarah dan perwakilan, serta menghormati pendapat mayoritas dan minoritas dalam perwakilan.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Sila ini menekankan pentingnya menciptakan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, serta menolak segala bentuk ketidakadilan.
Pilpres dan pilkada yang dilaksanakan selama reformasi telah melanggar nilai-nilai Pancasila dan pembukaan UUD 1945.
Baca Juga:
Dukung Ketahanan Pangan,Bupati Karo Bersama Wagubsu dan Forkopimda Karo Panen Raya Padi Sawah Diarea Terdampak Banjir.
Dimana amanat UUD 1945 dan Pancasila Pilpres dilaksanakan oleh MPR RI
dan pilkada dilaksanakan oleh DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.
Nilai yang dilanggar tersebut adalah Pancasila alinea ke 4, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Sila ini menekankan pentingnya pemerintahan yang berdasarkan musyawarah dan perwakilan, serta menghormati pendapat mayoritas dan minoritas dalam perwakilan.